Sampul Novel Suamiku Menghamili Adikku

Suamiku Menghamili Adikku

9.0 / 10.0
Malam pertama Alina yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk yang menghancurkan hatinya. Ia menemukan kenyataan pahit bahwa suaminya justru tidur dengan adiknya sendiri hingga sang adik dinyatakan hamil. Di saat usia pernikahannya baru genap satu hari, Alina kini dihadapkan pada dilema besar. Apakah ia akan memilih bercerai atau bertahan? Bagaimana nasib rumah tangga mereka saat sang suami dituntut untuk bertanggung jawab atas perbuatannya?

Suamiku Menghamili Adikku Bab 1

Suara desahan terdengar didalam sebuah kamar hotel. Dua insan yang sedang melakukan ritual malam pertama yang dilakukan oleh sepasang suami istri. Namun, siapa disangka jika malam pertama itu tak seharusnya terjadi.

Kamar yang seharusnya Ilham masuki adalah kamar sang istri tapi ia malah masuk kekamar adik iparnya. Yang saat itu juga melaksanakan pernikahannya dengan sang suami.

"Kenapa mas Ilham lama banget ya?" Gumam Alina yang menunggu Ilham dikamar pengantin mereka.

Kasian si Alina, menunggu suami yang lagi main kuda-kudaan sama sang adik.

Didalam sebuah lift terdengar suara siulan seorang pria yang menggambarkan hatinya yang begitu bahagia karena akan menghabiskan malam pertamanya bersama sang istri. Ia adalah Dante, suami dari adik Alina. Yang sudah tak sabar ingin menemui sang istri yang menunggu dirinya didalam kamar.

Sementara didalam kamar sang istri sudah melakukan malam pertama bersama kakak iparnya.

Dante bukan hanya suami dari adik Alina . Tapi ia juga sahabat Ilham. Dante menikahi Alisa dan Ilham menikahi Alina.

"Makasih sayang!" Ucap Ilham dengan napas yang masih terengah-engah. Ia pun turun dari tubuh wanita yang ia pikir itu adalah istrinya.

Tak terdengar suara sang istri yang membalas ucapannya. Ia pun menoleh kearah sang istri dan ternyata sang istri sudah tertidur karena kelelahan. Ilham membelai wajah sang istri yang hanya terlihat samar-samar karena kamar itu hanya diterangi cahaya lilin.

"Dalam gelap pun, kau terlihat sangat cantik, sayang!" Puji Ilham walaupun ia tak bisa melihat wajah sang wanita dengan jelas.

Selama ini Alina dan Alisa menggunakan cadar untuk menutupi wajah mereka. Baik Ilham maupun Dante tidak pernah melihat wajah istri-istri mereka masing-masing. Itulah yang membuat mala petaka ini terjadi.

Dante yang sudah berada didepan pintu sudah tak tahan ingin segera menggagahi sang istri. Ia pun langsung membuka pintu kamar.

"Loh, kok lampunya mati?" Ucap Dante. Yang melihat kamar itu hanya diterangi cahaya lilin. Dante pun menyalakan lampu kamar itu dan membuat ia terkejut. Melihat pakaian berserakan dimana-mana. Ia pun melihat kearah ranjang pengantinnya.

"Lampunya sudah menyala, sayang!" Ucap Ilham yang menyadari jika wanita yang ia anggap istri itu terbangun karena cahaya lampu. Wanita yang tidur membelakanginya itu pun

semakin menarik selimut yang tadinya hanya menutupi tubuhnya tapi kini menutupi wajahnya juga.

"Ilham!" Seru Dante kaget.

"Te!" Seru Ilham

"Mas Dante!" Seru Alisa yang baru duduk dari tidurnya yang tak kalah kagetnya dengan Dante.

"Mas Ilham! Kenapa Kamu disini?" Tanya Alisa yang blo'on ntah memang belaga blo'on

"Hah?" Seru Ilham dengan wajah bingung.

"Kalian berdua benar-benar keterlaluan!" Ucap Dante dengan wajah memerah. Bariton langkah kaki Dante secepat kilat mendekati Ilham yang masih bingung dengan apa yang terjadi.

"Brengsek kau Ilham!" Ucap Dante dengan penuh amarah.

Bugh

Bugh

Arhkkkhh

Dua pukulan mendarat di pipi kiri dan kanan ilham

"Apa-apaan sih, Lo?" Tanya Ilham yang masih juga belom mengerti mengapa sahabatnya itu memukulnya.

"Jadi. Tadi aku melakukan itu dengan mas Ilham bukan dengan suamiku!" Batin Alisa. Ia pun menangis histeris.

Sementara dikamar sebelah, Alina masih kebingungan karena suaminya tak juga datang kekamarnya.

"Mas Ilham kemana sih? Aku cari keluar aja kali ya!" Ucap Alina. Ia pun kembali memasang cadarnya yang tadi sempat ia lepas.

Alina pun berjalan kearah pintu dan membukanya. Setelah pintu terbuka ia mendengar suara keributan dari kamar sang adik dan suaminya.

"Suara apa itu?" Gumam Alina. Ia pun berjalan mendekati kamar itu untuk mencari tahu apa yang terjadi dikamar sang Adik.

Saat didepan pintu kamar. Alangkah terkejutnya ia, saat melihat adik iparnya sedang memukuli suaminya.

"Astaghfirullah! Ada apa ini, Mas?" Tanya Alina yang gelagapan melihat kedua pria itu sedang adu otot.

Ditengah pergulatan itu. Alina samar-samar mendengar suara tangisan. Yang ternyata itu adalah tangisan Alisa.

Hiks.....hiks......hiks ....

"Alisa! Kamu kenapa? Dan kenapa mereka berkelahi?" Tanya Alina dengan suara dan tubuh bergetar.

Alisa tak bergeming. Ia terus menangis histeris membuat Alina tak tahu harus bertanya kepada siapa lagi.

Alina pun menelpon orang tuanya untuk meminta bantuan untuk melerai perkelahian antara suami dan adik iparnya itu.

"[Halo, yah! Cepetan segera kemari! Mas Ilham dan Dante berkelahi! Alina gak tau, yah. Pokoknya ayah cepetan kemari!]" Pinta Alina pada sang Ayah lewat ponselnya.

"Mas! Udah mas. Hentikan perkelahian kalian!" Pinta Alina. Namun, tak ada satu pun diantara kedua sahabat itu berniat menghentikan pukulan mereka.

Hiks hiks hiks

"Alisa! Tolong katakan pada kakak, apa sebenarnya yang terjadi disini?" Tanya Alina lagi. Namun, lagi-lagi sang Adik tak bergeming. Ia masih fokus dengan tangisannya.

"Bagaimana aku akan mengatakannya pada kakak. Kalau aku sudah tidur dengan suaminya!" Batin Alisa. Ia pun semakin frustasi dan semakin menangis sejadi-jadinya.

Alina pun semakin panik melihat Alisa semakin mengeras tangisannya. Saking paniknya, hingga ia tak menyadari jika suaminya itu berkelahi hanya mengenakan boxer saja.

"Astaghfirullah! Ada apa ini?" Tanya pak Sugi yang baru tiba dikamar itu.

Pak Sugi tak datang sendirian. Ia datang bersama pak sunar dan Bu Henny orang tua dari Ilham. Mereka pun melerai pertikaian antara kedua pria itu.

"Sudah hentikan! Apa yang kalian lakukan?" Sentak pak Sunar. Ia pun berjalan mendekati Ilham untuk melerainya. Namun, ia tak kuat menarik Ilham.

"Pak Sugi, tolong bantu saya!" Pinta pak Sunar.

Sang besan pun membantu pak Sugi untuk melerai perkelahian itu dengan menarik Dante dan pak Sunar menarik Ilham. Sementara Bu Henny menghampiri Alina dan juga Alisa yang menangis histeris.

"Alina! Ada apa ini? Kenapa mereka sampai berkelahi seperti ini?" Tanya sang mertua yang bingung dengan kelakuan anak dan sahabat anaknya itu. Mereka seperti sedang berada di area tinju.

"Dan...adik kamu kenapa menangis?" Sambung sang mertua yang melihat Alisa menangis histeris.

"Alina juga gak tahu, Ma! Saat Alina masuk kekamar ini. Sudah seperti ini keadaannya." Jelas Alina yang sama bingungnya dengan sang mertua.

Alina dan Heni hanya bisa melihat pemandangan yang tidak biasa yang ada dihadapan mereka. Tarik menarik antara pak Sugi dan juga pak sunar seperti orang yang sedang main tarik tambang. Sebentar kesana, sebentar kesini. Bikin puyeng yang melihatnya.

Melihat suami dan besannya itu seperti tak mampu untuk melerai perkelahian itu. Bu Henny pun tak tinggal diam. Ia maju ke depan mendekati para pria yang sedang main tarik tambang itu.

"Ber...hen...tiiiiiiiiii!" Teriak Bu Henny yang justru mampu membuat keempat pria itu terdiam terpaku.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Suamiku Menghamili Adikku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menyelamatkan adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar senilai 100 juta rupiah. Namun, takdir mempertemukannya dengan Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket secara tidak sengaja. Kini, Daiva terjebak dalam dilema cinta ketika kedua pria tersebut mulai mengejar hatinya. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Daiva sebagai pendamping hidup di tengah bayang-bayang masa lalunya?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel Terima Kasih Telah Merebut Suamiku
8.3
Dunia seorang istri seketika hancur berantakan saat menyadari bahwa pria yang sangat ia cintai telah berpaling ke pelukan wanita lain. Pengkhianatan menyakitkan ini memaksanya menghadapi kenyataan pahit tentang pernikahan yang selama ini ia pertahankan. Di tengah badai emosi, ia harus menentukan langkah selanjutnya setelah suaminya direbut. Sebuah kisah emosional tentang luka hati, kehilangan, dan cara menghadapi pengkhianatan pasangan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan