Sampul Novel Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku

Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku

9.4 / 10.0
Pernikahan baru ini berubah menjadi mimpi buruk mengerikan ketika sang suami justru berniat mencabut nyawaku. Berbekal sebilah pisau, ia memojokkanku di balkon lantai dua puluh tanpa jalan keluar. Setelah senjata tajam itu menghunjam tepat di jantungku, ia mendorong tubuhku hingga terjatuh ke jurang kematian. Namun, di tengah aksi kejamnya, setitik air mata justru bergulir di pipinya seraya membisikkan sebuah kalimat perpisahan yang ganjil, "Sehat selalu, kekasihku yang sempurna."

Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku Bab 1

Suami yang baru aku nikahi ingin menghabisi nyawaku.

Saat ini, dia sedang memegang pisau dan memojokkan aku di balkon.

Senjata tajam itu menusuk jantungku, lalu dia mengulurkan tangannya dan mendorongku dari lantai dua puluh. Di saat yang bersamaaan, aku melihat air mata jatuh dari sudut matanya.

Dia berkata, "Sehat selalu, kekasihku yang sempurna."

Aku dan Lionel Saputra adalah kekasih masa kecil.

Sejak kecil, kami sudah tahu bahwa kami adalah milik satu sama lain. Tidak ada alasan lain, kami menganggap satu sama lain sebagai kekasih yang sempurna.

Aku akan memasak dan mencuci pakaian untuk Lionel, membuatkan sarung tangan dan syal musim hujan untuknya. Lionel pun akan merebus air gula merah untukku dan menyiapkan hadiah ulang tahun untukku. Kapanpun dan dimanapun, dia akan selalu memenuhi kebutuhanku.

Saat kuliah, kami mengambil jurusan seni lukis. Lionel belajar melukis cat minyak, sedangkan aku melukis sketsa. Kami memiliki impian yang sama, yaitu berharap bisa menjadi pelukis terkenal, seperti Vicasso dan Vincent. Hubungan kami sangat baik. Kami pun sepakat untuk menikah setelah kami mencapai usia legal.

Hingga sebuah kecelakaan mobil merenggut tangan kanan Lionel.

Aku hanya mengingat momen di mana mobil itu menggilas lengan Lionel bolak-balik. Itu benar-benar seperti penguasa akhirat yang sedang mencoba mengambil talenta lukisnya. Sejak saat itu, temperamen Lionel berubah drastis. Dia berubah menjadi sangat pendiam dan temperamental. Dia bahkan sesekali memukulku.

Namun, Lionel tetap bersikeras melukis dengan tangan kirinya.

Aku tahu aku berhutang budi padanya. Jika aku tidak merengek untuk minum secangkir teh susu hari itu, jika itu bukan hari ulang tahunku, dan jika sebelum jam enam aku melarangnya untuk keluar, maka semua tragedi ini tidak akan terjadi.

Terkadang dia bisa tiba-tiba melamun dan berbalik bertanya kepadaku, "Apakah hidupku akan segera berakhir?"

Setiap kali itu terjadi, aku akan menangis dan memeluknya sambil berkata, "Kalau kamu pergi, maka tamatlah riwayatku. Berjanjilah padaku, kamu harus terus hidup, aku akan selalu berada di sisimu untuk menemanimu."

Aku juga terkadang menemukan kejanggalan pada sikap Lionel, seperti warna yang dia gunakan dalam lukisannya semakin gelap. Dia juga selalu menatap lekat buah di atas meja tanpa bergerak, rasanya dia ingin menusuk buah itu dengan matanya. Selain itu, dia bisa tiba-tiba terbangun di tengah malam, lalu berjalan ke balkon. Setelah melihat ke arah bawah sebentar, dia pun kembali tidur seolah tidak terjadi apa-apa.

Namun, aku bisa memahaminya, dan hanya aku yang bisa memahaminya, karena kami akan menikah.

Lionel melamarku pada malam setelah aku menerbitkan makalah akademis.

Karena kami berdua tinggal di luar kota dan lengan Lionel cacat, sehingga kami tidak mengadakan resepsi pernikahan. Aku pun tidak memberitahu orang tuaku. Di rumah kontrakan, aku mengenakan gaun pengantin dan menikah dengan pria yang aku cintai saat masih muda.

Namun, di antara bunga-bunga itu, yang dikeluarkan Lionel bukanlah cincin kawin, melainkan sebilah pisau buah yang tajam. Pisau tajam itu menggores lenganku dan seketika meninggalkan luka yang parah.

Aku mendengar satu kalimat yang diucapkan berulang kali dari mulut Lionel, "Kenapa nasib begitu nggak adil terhadapku? Kenapa?"

Malam pernikahan yang aku dambakan sejak kecil, aku lewatkan dua jam penuh dalam genangan darah. Di sekujur tubuhku dipenuhi dengan lebih dari 160 tusukan. Semua tusukan itu menghindari titik-titik vital.

Aku terus memohon pada Lionel untuk melepaskanku, tetapi dia berkata, "Bukankah kamu bilang kamu akan selalu menemaniku, istriku tercinta?"

Aku memanfaatkan kesempatan saat Lionel pergi ke kamar mandi dan berencana untuk melarikan diri. Siapa sangka, dia menyadarinya. Dia lalu mengambil pisau dan memojokkanku ke balkon. Darah yang mengalir membentuk jejak darah panjang dari ruang tamu.

Di bawah sinar bulan, Lionel menatap tangan kananku seperti makhluk mutasi yang lapar. Pada akhirnya, dia tetap menikamku. Senjata tajam itu menusuk jantungku. Dia mengulurkan tangannya dan mendorongku dari lantai dua puluh. Di saat yang bersamaaan, aku melihat air mata jatuh dari sudut matanya.

Lionel berkata, "Selamat tinggal, kekasihku yang sempurna."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara memaksaku mendonorkan sumsum tulang demi tunangannya, Rania. Meski tumbuh bersama, dia kini membenciku. Rania menjebakku hingga Baskara menyiksaku dengan kejam, bahkan menculik orang tuaku akibat fitnah video asusila. Aku dipaksa menonton mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah sakit parah yang kurahasiakan, Baskara justru menyuruhku mengakhiri hidup. Tanpa ragu, aku menyanggupi permintaannya dan melompat menuju kehampaan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan