Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Stuck On You

Stuck On You

Kim, seorang pria berwibawa dengan suara bariton yang maskulin, memberikan tawaran mengejutkan kepada Sasi. Di depan sekretarisnya yang ikut terperangah, Kim menyatakan ingin memesan Sasi untuk menemaninya di sebuah hotel mewah malam ini. Tanpa rasa bersalah, pria tampan itu memberikan syarat yang sangat berani: Sasi harus menyerahkan tubuhnya demi mendapatkan apa pun yang ia inginkan. Kini, Sasi terjebak dalam situasi canggung dan godaan yang tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Sebuah mobil sports silver berhenti di sebuah restoran megah nan elite di Jakarta Selatan. Pintu mobil terbuka dengan sendirinya, sudah terlihat kaki jenjang yang terbalut oleh celana bahan hitam berkilau dan kaus kaki hitamnya sampai mata kaki. Seorang pria sudah berdiri dengan tegap, sembari memasukkan satu tangannya di saku celana bahan hitam yang dikenakannya. Tubuh pria itu begitu proporsional dan bidang tegap, sehingga menjadi objek penglihatan tanpa kedip oleh para pengunjung yang melintas di sekitaran restoran. Bahkan, saking terpesonanya dengan sosok pria itu, tanpa sadar jika salah satu kaki pengunjung saling menginjak dengan kaki temannya.

Kim Andersean Bharaswara, pria tampan sejuta pesona ini adalah seorang Presdir di Perusahaan The Bharaswara Corporation. Pria yang digilai banyak wanita, dijadikan sebagai pangeran impiannya itu adalah seorang yang tak mempercayai akan sebuah pernikahan. Bahkan Kim, panggilan pria itu tidak ingin berkomitmen dalam sebuah pernikahan yang menurutnya begitu membosankan. Sifatnya jauh berbeda dengan kebanyakan orang yang ingin hidup bahagia dengan pasangannya di dalam sebuah pernikahan.

Kim adalah tipikal pria yang dingin dan sulit jatuh cinta. Namun ia akan berubah hangat kepada orang yang disukainya. Jika ia sudah merasakan getaran jatuh cinta kepada seorang perempuan membuatnya akan bersungguh-sungguh untuk mendapatkan perempuan itu. Namun, sampai sekarang tidak ada perempuan yang membuatnya luluh dan jatuh cinta, setelah Kim dikhianati oleh cinta pertamanya yang berselingkuh dengan ayah kandungnya sendiri. Di dalam hidup Kim hanya ada beberapa model terkenal yang dekat dengannya tapi tidak sampai membuatnya jatuh cinta.

“Mari Pak Bos, saya sudah memberitahukan kepada manajer restoran ini untuk menyiapkan minuman anggur merah (cabernet sauvignon) favorit anda,” ucap salah seorang pria yang diyakini adalah sekretaris dari Kim. Penampilan dari sang sekretaris pun tak kalah mencuri perhatian dengan atasannya yang begitu rapi dan tampan.

“Ya sudah.” Pria itu segera melangkah masuk ke dalam restoran diikuti oleh sekretarisnya yang berjalan di belakangnya. Tanpa ada kasta bagi Kim untuk menjawab sapaan dari dua orang satpam yang menyapanya begitu ramah. Walaupun raut wajah Kim begitu dingin dan penuh kuasa. Namun, hatinya lembut bagaikan sutra.

“Selamat datang, Pak Kim. Saya sangat senang dengan kedatangan Pak Kim di restoran kami,” sapa Keiko seorang manajer di restoran ini yang menyambutnya di depan pintu ketika Kim baru saja tiba. Kim terus memperhatikan sikap sang manajer yang sedikit seperti banci lebih tepatnya, wajahnya begitu kemayu tak ada wajah seorang pemimpin. Sehingga wajah dari sang manajer sama sekali tak ditakuti oleh para karyawannya karena tampak begitu polos.

Sedangkan di setiap kursi yang diduduki oleh para pengunjung begitu histeris dengan kedatangan sosok Kim Andersean Bharaswara. Pria tampan dengan segudang prestasi di perbisnisan level dunia. Kemahirannya dalam berbisnis begitu diakui oleh para pengusaha asing. Dan tidak terkecuali para pelayan perempuan yang juga ikut histeris melihat suami impiannya datang ke restoran ini. Sesuatu hal yang dapat mereka hayalkan sebelum tidur.

“Pesanan saya,” ucap Kim yang sudah duduk di kursi khusus yang disediakan untuknya. Kedua matanya tak henti-hentinya menatap Keiko, dan membuat Keiko menohok karena belum mengerti.

“Pesanan dari Pak Kim, minuman anggur merah favoritnya, cabernet sauvignon. Bukankah saya sudah memesannya khusus di restoran ini,” sahut sekretarisnya dengan tegas. Barulah Keiko mengerti dengan maksud dari Kim.

“Ah ... iya. Baiklah Pak Kim, saya sudah menyiapkan minuman anggur favorit anda, dan akan membawakan segera,” jawabnya.

Kim menggerakkan tangannya sebuah tanda jika sang manajer restoran harus segera mengambilkan minumannya. Tanpa menunggu lama bagi sang manajer untuk mengambilkan minuman untuk tamu spesialnya.

Selang beberapa menit datang seorang pelayan perempuan yang membawa sebuah minuman pesanan dari Kim tadi. Wajah sang pelayan itu terus menyiratkan senyuman ramahnya kepada sekretaris Kim. Walaupun hatinya begitu kesal dan dongkol, karena sebelum diperintahkan untuk membawa minuman ini. Sasi terlebih dahulu berdebat dengan Keiko yang langsung menarik pergelangan tangannya, ketika dirinya baru selesai membasuh wajah di toilet karena rasa kantuk yang sedang melandanya. Dan sang manajer menyuruhnya untuk tersenyum ramah kepada pelanggan spesialnya ini.

Dewi Sasikirana, perempuan berusia 25 tahun, seorang pelayan di sebuah restoran elit di Jakarta. Ia terpaksa harus menjadi pelayan dan bekerja paruh waktu demi membiayai pengobatan sang ayah yang menderita penyakit gagal ginjal dan komplikasi penyakit lainnya yang begitu menggerogoti tubuhnya. Sang ayah sudah tak dapat lagi bekerja setelah menderita penyakit dan mengalami kebangkrutan di perusahaan yang didirikannya. Dokter mengatakan jika ayahnya harus melakukan cuci darah minimal dua kali dalam seminggu dan istirahat cukup di rumah. Dari situlah Sasi memantapkan untuk bekerja paruh waktu demi membiayai semua pengobatan ayahnya. Karena harapan Sasi hanya satu, yaitu melihat kesembuhan ayahnya. Sasi pun melarang sang ayah untuk bekerja, walaupun ayahnya begitu kekeh ingin kembali bekerja.

Sasi, panggilan perempuan itu hidup dengan ayah, ibu tiri dan juga saudara tirinya yang bernama Nadine. Hubungan antara sasi dengan ibu tirinya tidak pernah akur, bahkan ketika sang ibu tiri yang bernama Lydia menghina keadaan ayahnya yang sulit berjalan dan tak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhannya. Lydia pun memperlakukan ayahnya dengan buruk, di sanalah Sasi selalu merasa sakit hati dan meneteskan air mata, tidak sanggup melihat orang yang sangat dicintainya diperlakukan seperti itu.

“Maaf mengganggu waktunya, Pak ....” Sasi masih mengingat nama pria yang sempat didengarnya dari sang manajer. “Pak Kim, maaf. Saya membawakan minuman anggur merah khusus pesanan Pak Kim yang disediakan di restoran kami,” ucap Sasi yang menaruh satu botol minuman anggur segar dengan gelas kecil di atas meja. Sedangkan kedua mata pria itu masih menatap lekat wajah Sasi tanpa kedip. Bahkan ketika Sasi berjalan ke arah mejanya, wajah Sasi sudah menjadi objek penglihatan Kim dan pria itu merasa sedikit tertarik padanya.

“Selamat menikmati minumannya,” ucap Sasi kembali sembari tersenyum ramah, memamerkan gigi gingsulnya yang begitu lucu ketika tersenyum. “Oh iya, saya lupa. Apa Pak Kim dan temannya mau memesan makanan yang paling lezat di restoran kami. Western, Indo, Asia dan lainnya. Semuanya sudah tersaji di restoran kami,” tawar Sasi sembari tersenyum lagi. Namun lama kelamaan perempuan itu merasa aneh dengan wajah tamunya yang terus menatap ke arahnya, membuat Sasi sedikit gugup dengan wajah tampan dari tamunya ini. Secara perlahan Sasi mengerutkan kembali bibirnya yang melengkung tadi ke bentuk semula.

Sasi menggerutu dalam hati, bahkan ia menjatuhkan tatapannya secara perlahan ke arah penampilannya. Apa mungkin penampilannya ini yang membuat pria itu terus menatapnya tanpa kedip. Namun, tatapan dari pria itu bukanlah tatapan mengejek atau menghina, melainkan sebuah tatapan seperti seorang yang sedang jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi, apa mungkin pria tampan sepertinya jatuh cinta padanya. Sasi segera menghilangkan pikirannya itu jauh-jauh, karena hal itu tidak mungkin terjadi.

Lama kelamaan Sasi sedikit risih dengan tatapan Kim, tidak mengeluarkan sepatah kata apapun namun kedua bola matanya malah terus memandanginya.

“Saya pesan kamu!” tegas Kim yang mengeluarkan nada suara baritone-nya yang sejak dari tadi ditunggu oleh Sasi, bahkan begitu terdengar maskulin oleh telinga Sasi.

To be continued...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Mata Seorang Pengasuh
8.1
Pasca wafatnya Mbah Tini, Amara merantau dari Solo ke Jakarta demi mencari ayah kandung dan menepis stigma anak haram. Ia akhirnya bekerja sebagai pengasuh Arya, cucu konglomerat Hadi Pratama yang terabaikan oleh keluarganya. Di sana, ia harus menghadapi Fathir, ayah Arya yang hancur karena pengkhianatan istri. Sambil berjuang mengurus bayi dan menenangkan luka hati Fathir, Amara tetap teguh mencari identitas aslinya di tengah keluarga yang hampir runtuh tersebut.
Sampul Novel Balas Dendamku: Menikahi Bos Mantan Suamiku
9.3
Vyora Arabelle merelakan impian demi cinta, namun pernikahan tanpa restu itu justru berujung pengkhianatan. Suaminya yang tergiur harta tega meninggalkannya akibat hasutan keluarga. Di tengah kehancuran, seorang pria misterius hadir menawarkan bantuan untuk membalas dendam pada sang mantan. Terluka oleh hinaan, Vyora menerima tawaran itu. Akankah misi ini menumbuhkan benih cinta baru bagi Vyora, atau ia justru akan tetap terbelenggu oleh bayang-bayang masa lalunya?
Sampul Novel CEO Mesum
9.1
Alice Handerson adalah sekretaris tegas yang harus menghadapi perilaku provokatif bosnya setiap hari. Meski profesional, ia sering terjebak dalam situasi penuh godaan dan makna ganda di kantor. Saat sang atasan mengajukan tawaran skandal, Alice terjepit antara logika dan keinginan hati yang membingungkan. Hubungan benci tapi rindu ini memaksa mereka menjelajahi batas kekuasaan dan cinta dalam narasi romansa kontemporer yang berani dan penuh gejolak.
Sampul Novel Cinta yang Sirna Sebelum Fajar
9.3
Shasa Handoko diam-diam menghitung mundur sepuluh hari terakhir sebelum prosedur donor ginjal untuk Arya Lexim dilakukan. Sebagai sosok pengganti yang selama ini dibenci oleh Arya, Shasa telah membulatkan tekad untuk pergi dan menghilang selamanya dari kehidupan pria itu setelah operasi selesai. Di tengah sisa waktu yang kian menipis, sebuah tanya terus membayangi benaknya: saat Arya akhirnya hidup bahagia bersama wanita yang benar-benar dicintainya, akankah pria itu masih mengingat kehadirannya?
Sampul Novel Dipaksa Menikahi CEO Kejam
8.4
Sejak kecelakaan maut merenggut nyawa ibunya di usia delapan tahun, Fallen hidup dalam kebencian sang ayah yang menyalahkannya. Demi menghukum Fallen, ia dipaksa menikahi seorang CEO yang dikenal dingin dan kejam. Ayahnya bahkan mengutuknya agar menderita selamanya sebagai seorang pembunuh. Di tengah luka batin dan pernikahan tanpa cinta, sebuah rahasia besar di balik tragedi masa lalu perlahan terkuak, membawa kenyataan pahit bagi Fallen.
Sampul Novel Istri Dekilku Anak Sultan
7.9
Penyesalan mendalam menghampiri Alif setelah menceraikan Shinta, wanita yang dahulu ia anggap dekil namun rupanya merupakan pewaris tunggal dari konglomerat pemilik tempatnya bekerja. Shinta kini harus memimpin perusahaan sembari menghadapi ancaman pembunuhan dari para musuh yang mengincar takhtanya dalam perebutan kekuasaan. Di tengah bahaya yang mengintai, Shinta berjuang mempertahankan hidupnya sekaligus menemukan cinta sejati pada sosok Raka, pria setia yang selalu menyelamatkannya.