Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sosok Teman Khayalan

Sosok Teman Khayalan

Kehidupan sekolah protagonis berubah aneh saat semua orang di sekitarnya tiba-tiba menghindar. Penasaran dengan sikap dingin tersebut, ia mendesak teman sebangkunya yang tampak sangat ketakutan. Meski bersikeras bahwa itu bukan kesalahannya, sang teman memilih pindah dari kelas plus ke kelas reguler. Ketika sang protagonis menyusul ke kelas baru untuk meminta penjelasan, temannya justru panik histeris dan memohon dengan sangat agar tidak pernah ditemui atau dicari lagi.
Bab
Bagikan

Bab 2

Jaylene menggigit jarinya dengan gelisah. Ketika melihatku menatapnya, Jaylene malah panik. Matanya memerah. Dia buru-buru mundur.

Setelah merasa lebih tenang, Jaylene mengelus dadanya dengan lega dan tidak menatapku lagi. Sementara itu, aku tidak bisa menerima perubahan mendadak ini.

Aku maju dan meraih tangan Jaylene. "Sebenarnya ada apa? Apa aku melakukan sesuatu yang membuatmu merasa nggak nyaman?"

"Nggak ada kok. Ini bukan salahmu," pekik Jaylene dengan suara nyaring. Dia juga mengempaskan tanganku, seolah-olah aku adalah monster.

Aku memalingkan wajahku yang berderai air mata. Sebenarnya apa yang terjadi? Padahal aku tidak melakukan apa-apa dan bersikap sangat baik pada mereka. Lantas, kenapa Whitney dan Jaylene memperlakukanku seperti ini?

Aku mengeluarkan cermin dan berkaca. Tidak ada yang aneh denganku. Meskipun tidak termasuk sangat cantik, setidaknya tidak akan membuat orang merasa jijik melihatku.

Air mataku tidak bisa berhenti. Saat melihatku menangis, Jaylene awalnya ingin menghibur karena merasa bersalah. Namun, dia tiba-tiba terperanjat dan menggaruk punggungnya seperti orang gila. Kemudian, dia hanya bisa berteriak, "Maaf! Maaf!"

Setelah itu, Jaylene hendak melompat dari jendela! Aku dan teman lain buru-buru menariknya.

Sejak saat itu, aku mencemaskan kesehatan mental Jaylene sehingga tidak mengganggunya lagi. Aku hanya diam-diam mengamatinya karena khawatir dia melakukan hal-hal nekat.

Suatu hari saat pelajaran olahraga, aku mendapati Jaylene tidak ada di lapangan. Aku mencarinya dengan cemas.

Pada akhirnya, aku menemukannya di kelas. Dia duduk di tempatku sambil mencari sesuatu dengan panik.

Aku terbelalak dan bertanya, "Jaylene, kamu ngapain?"

Dia seolah-olah tidak mendengar pertanyaanku. Setelah menemukan selembar kertas, dia sontak berteriak kaget. Ketika menatapku, matanya pun dipenuhi ketakutan.

Sebelum pelajaran olahraga berakhir, Jaylene pergi ke ruang guru untuk meminta ganti tempat duduk.

Guru merasa tidak berdaya. "Tempat dudukmu sangat bagus. Di depan kelas. Kamu mau duduk di tengah?"

"Ya, aku nggak mau paling depan, nggak mau paling belakang. Kumohon!" Saat berbicara, Jaylene melirik ke luar jendela dengan gugup.

Kebetulan, dia melihatku dan langsung menangis, "Kumohon, Bu!"

Guru mulai kehilangan kesabaran. "Aku juga harus memikirkan perasaan murid lain. Aku nggak bisa memenuhi permintaanmu ini. Permintaanmu terlalu banyak."

Jaylene bak disambar petir. Kedua kakinya pun melemas. Dia ingin pergi, tetapi tidak berani keluar karena melihatku berdiri di depan pintu.

Aku hanya bisa mengembuskan napas panjang, lalu kembali ke kelas. Jaylene tidak kembali sejak tadi.

Keesokan hari, guru memberi tahu kami bahwa Jaylene mengambil cuti panjang. Guru mengetuk papan dan berkata dengan serius, "Jaylene sakit, jadi butuh istirahat panjang. Anak-anak, sekarang kalian masih SMA 2, tapi tetap harus fokus belajar. Faktor lingkungan nggak penting, yang paling penting adalah pikiran kalian harus tenang."

Meskipun guru berkata demikian, aku tetap tidak bisa menahan diri untuk mencari jawaban. Begitu pelajaran berakhir, aku langsung mencari Regina, sahabatku. Kami sama-sama ke koridor untuk mengobrol.

Aku mengepalkan tanganku. "Aku harus cari tahu penyebabnya. Kalau nggak, aku nggak bisa tenang."

Regina tampak frustrasi. "Aku nggak tahu penyebabnya. Tapi, aku bakal membantumu menyelidiki masalah ini."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta dan Ilmu Hitam
9.1
Pascapernikahan, seorang istri mengalami kondisi janggal berupa rasa lapar ekstrem yang membuatnya makan lima kali sehari hingga berat badannya melonjak. Meski hasil medis menyatakan dirinya normal, ia yang putus asa akhirnya meminta bantuan netizen melalui siaran langsung. Petunjuk mengejutkan pun muncul; seseorang menduga suaminya telah mengirimkan guna-guna jahat. Sihir hitam ini sengaja ditujukan untuk menyiksa sang istri sah sekaligus memberikan keuntungan bagi kekasih gelap suaminya.
Sampul Novel Dark in Antares City
9.3
Dunia mencekam akibat teror Eaters, predator berwujud manusia yang berubah menjadi monster haus darah saat malam tiba. Dengan taring dan cakar tajam, mereka memangsa daging manusia hingga memaksa warga bersembunyi dalam ketakutan. Rio Rosswel menjadi saksi bisu saat ibunya tewas mengenaskan di tangan makhluk tersebut. Sambil bersembunyi di lemari, Rio menahan tangis dan amarahnya. Di tengah duka mendalam, ia bersumpah untuk membasmi seluruh Eaters dari muka bumi.
Sampul Novel Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin
9.4
Demi membalas penderitaan cinta pertamanya, William Yuardi tega mengunci istrinya di dalam gudang pendingin tua yang terbengkalai. Dia hanya meninggalkan semangkuk air agar istrinya merenungkan kesalahannya. Tanpa disadari, mesin pendingin tiba-tiba menyala otomatis setelah pintu dikunci. Di tengah suhu yang membekukan, sang istri terus berteriak meminta tolong hingga jari-jarinya berdarah. Saat pintu akhirnya dibuka tujuh hari kemudian, penyesalan William tidak lagi berarti karena ia hanya mendapati jasad yang telah membeku.
Sampul Novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
8.9
Upaya Laras melarikan diri dari rumah berubah menjadi mimpi buruk saat ia dan ketiga buah hatinya diculik oleh seorang sopir travel. Di dalam penyekapan yang penuh siksaan, Laras harus menelan pil pahit kehilangan salah satu anaknya. Tragedi ini memicu dendam membara dalam dirinya. Ia bertekad mengungkap dalang serta motif keji di balik penderitaan mereka. Mampukah Laras menyelamatkan anak-anaknya yang tersisa dan lolos dari jeratan maut yang mengancam nyawa?
Sampul Novel Hilang Di Bunian
9.2
Lima sahabat terjebak dalam situasi mengerikan saat terdampar di pulau tak berpenghuni. Niat awal untuk berpetualang seketika berubah menjadi mimpi buruk penuh misteri. Berbagai ancaman mematikan mulai mengintai dari kegelapan, memaksa mereka menghadapi serangkaian teror yang datang silih berganti tanpa henti. Di tengah keputusasaan, mampukah mereka bertahan hidup dan menemukan jalan keluar dari tempat terkutuk ini sebelum bahaya benar-benar melenyapkan mereka?
Sampul Novel KUNCI LATHI
8.7
Azalia mendadak kehilangan seluruh ingatannya tanpa jejak. Satu-satunya hal yang tersisa di benaknya hanyalah potongan mimpi buruk yang terasa sangat nyata. Saat terbangun dalam kondisi linglung, dia menyadari bahwa kehidupannya telah berubah menjadi misteri yang mencekam. Kini, Aza harus berjuang mencari jawaban di tengah kegelapan yang mengepungnya. Mampukah ia melepaskan diri dari teror mimpi yang terus menghantui dan menemukan kembali jati dirinya yang hilang?