Sampul Novel Hilang Di Bunian

Hilang Di Bunian

9.2 / 10.0
Dalam Hilang Di Bunian, lima sekawan terdampar di pulau misterius penuh ancaman mematikan. Adventure story ini memaksa mereka memecahkan misteri dan bertahan hidup dari teror horror yang mengintai. Baca mystery novels ini untuk melihat perjuangan mereka keluar dari pulau tak bertuan.
Ringkasan Hilang Di Bunian
Lima sahabat terjebak dalam situasi mengerikan saat terdampar di pulau tak berpenghuni. Niat awal untuk berpetualang seketika berubah menjadi mimpi buruk penuh misteri. Berbagai ancaman mematikan mulai mengintai dari kegelapan, memaksa mereka menghadapi serangkaian teror yang datang silih berganti tanpa henti. Di tengah keputusasaan, mampukah mereka bertahan hidup dan menemukan jalan keluar dari tempat terkutuk ini sebelum bahaya benar-benar melenyapkan mereka?
Baca Selengkapnya

Hilang Di Bunian Bab 1

Di bawah purnama. Di alun-alun sebuah desa yang nun jauh di sana, orang-orang tengah berpesta. Gendang ditabuh. Seruling dimainkan. Tubuh-tubuh ringkih nan keriput dimakan usia meliuk-liuk membentuk tarian yang menjijikkan.

Mereka menari, bernyanyi dan tertawa di dalam kepayang yang memabukan.  Tangan-tangan keriput itu terangkat ke atas. Mereka merapalkan puja-puji dalam bait-bait lagu yang mereka nyanyikan untuk menyampaikan rasa syukur atas rezeki yang besar, menurut mereka.

Riuh rendah suara mendadak senyap kala sebuah gong dibunyikan. Dari dalam sebuah rumah, seorang perempuan digiring menuju alun-alun. Tubuh perempuan itu dibalut baju pengantin merah bersulam renda emas. Sunting permata bertengger di kepala. Pakaiannya gemerlap namun kontras dengan wajah si perempuan yang pucat pasi. Wajahnya tak berias, juga tak berpulas gincu. Tatapannya kosong bagai raga tanpa nyawa. Perempuan itu berjalan lamban menuju tahta pelaminan. Dengan patuh, dia mematung, duduk bersanding di sana sendirian. 

Puluhan pasang mata menatap si Perempuan di pelaminan. Ada yang memelotot dengan mulut menganga. Ada pula yang menelan ludah karena tak kuasa menahan dahaga. Kehadiran si pengantin perempuan di pelaminan mempermainkan birahi mereka yang telah mencapai puncak kepala.

Seseorang di antara mereka kembali memukul gong. Pesta kembali dilanjutkan. Hingar kembali memecah, bukan lagi karena nyanyian atau tarian, riuh rendah suara perhelatan berganti menjadi kecap, kunyah, teguk dan reguk. Manusia-manusia uzur itu menyantap hidangan dengan lapar. Meja yang penuh hidangan bisa tandas seketika. Mereka tak mau berlama-lama menunggu untuk menyantap hidangan selanjutnya. Mata mereka kembali melesat ke arah si pengantin perempuan.

Setelah prosesi menyantap hidangan yang penuh kerakusan, seseorang naik ke atas pelaminan. Dia menggiring tubuh si pengantin menuju ranjang putih yang ditaburi kelopak mawar. Penganten itu mematung saat Sunting permata dilepas dari kepalanya. Baju merah bertatah emas yang membungkus tubuh dilepaskan lapis demi lapis sampai tak ada yang bersisa satu helai benang pun di badan. Tubuhnya di baringkan. Orang-orang renta yang kelaparan mendengung gelisah menatap perempuan telanjang. Deru napas mereka menderu, bagai serigala diburu napsu.

Tubuh-tubuh keriput yang ringkih itu membentuk lingkaran mengelilingi ranjang putih tempat tubuh perempuan berbaring kaku. Seseorang lelaki tua yang berdiri di garis lingkaran berjalan mendekat ke arah ranjang. Lelaki tua itu menjulurkan lidah untuk menyapu air liur yang menetes di bibirnya. Napsu binatangnya tak terbendung lagi. Helai demi helai pakaian lusuhnya ditanggalkan dari tubuh yang sudah menciut termakan usia. Dia meniti ranjang, bergerak-gerak di atas tubuh si perempuan. Setelah puas bermain, dia mulai melakukan ritual intinya. Dia menindih, satu kali hentak, tubuh tua itu mengerang penuh kenikmatan. Ranjang itu berderit-derit mengikuti ayunan birahi di atasnya, hingga akhirnya deritan pilu menjijikan itu berhenti. Si ringkih yang sudah kekenyangan menggerayangi si perempuan, turun dari ranjang dengan sempoyongan. Kemudian terhempas menghantam tanah.

Tubuh ringkih lainnya berjalan mendekati ranjang. Seolah tahu, ini adalah gilirannya. Dia berjalan dengan napas memburu. Secepat kilat dia menanggalkan pakaiannya, kemudian menindih tubuh si perempuan. Ranjang itu kembali berderit. Lenguhan penuh kenikmatan menguap ke langit Bunian. Silih berganti, tubuh-tubuh ringkih mengambil jatah giliran. Mereka bergantian menindih si perempuan yang terbujur kaku. Malam riuh berubah saru. Iblis-iblis kekenyangan melepas napsu.

Si Perempuan yang mati rasa, menatap nanar ke arah purnama. Raganya yang kosong telah digilir oleh iblis-iblis lapar tanpa jeda. Meski tak merasakan perih, dia tetaplah manusia lemah yang memiliki titik lelah. Perempuan itu menutup mata. Dia terkulai setelah dera luka menyobek raga. Dari pangkal paha, darah mengalir membasahi ranjang putih yang membisu.

Perempuan-perempuan renta yang ada dilingkaran mulai mengerang. Mata mereka membelalak melihat tubuh-tubuh ringkih yang terkulai di tanah setelah mendapat jatah. Lambat laun tubuh itu berubah bentuk, semula ringkih, kini perlahan menunjukkan otot-otot yang menegang, wajah mereka berubah rupawan, berubah tegap dan kekar dengan kulit yang kencang.

Mereka kembali muda setelah ritual nista di bawah purnama penuh kampung Bunian yang tak kasat mata.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hilang Di Bunian

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dikejar Lagi oleh Istri CEOku
8.7
Setelah tiga tahun menjalani biduk rumah tangga, hubungan suami istri ini berakhir di ambang kehancuran. Sang istri yang kini telah mencapai puncak kesuksesan memilih untuk melayangkan gugatan cerai. Dia memandang rendah suaminya, menuduhnya sebagai pria pemalas yang tidak memiliki masa depan dan tidak berguna. Namun, di balik keangkuhannya, wanita itu sama sekali tidak menyadari sebuah kenyataan besar: seluruh pencapaian, kekayaan, dan kesuksesan yang ia banggakan saat ini sebenarnya adalah pemberian rahasia dari suaminya sendiri.
Sampul Novel Fatimah Perjuangan TKW Indonesia
8.7
Demi meraih impian kuliah tanpa membebani orang tuanya, Fatimah mengambil langkah berani setelah lulus SMA. Meski merupakan anak tunggal, keterbatasan ekonomi keluarga mendorongnya untuk bekerja ke luar negeri sebagai TKW. Tekadnya yang sangat kuat menjadi bahan bakar utama dalam berjuang mandiri secara finansial. Kisah ini mengikuti pengorbanan Fatimah yang rela merantau jauh demi mengangkat derajat hidup dan masa depan pendidikannya sendiri.
Sampul Novel Hadiah Menginjak Usia Dewasa
8.1
Menginjak usia dewasa di umur 19 tahun seharusnya menjadi momen bahagia bagi Chika. Namun, catatan hidupnya berubah drastis akibat tindakan tak terduga dari ayah tirinya. Alih-alih perayaan biasa, Chika justru dihadapkan pada situasi traumatis saat sang ayah tiri merobek gaunnya secara kasar dengan dalih memberikan sebuah kejutan ulang tahun yang intim. Kejadian kelam ini menjadi titik balik mengerikan dalam hidupnya, memaksa Chika menghadapi kenyataan pahit di balik kedok kebaikan keluarga tirinya sendiri.
Sampul Novel Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha
8.2
Pameran seni pertamaku hancur saat Baskara, Alpha pasanganku, justru melindungi wanita lain di berita. Dia mengabaikan ikatan kami demi aliansi baru dan menyebut karyaku sekadar hobi, bahkan mencuri ide bisnis triliunanku. Setelah empat tahun dihina sebagai Omega penurut, kesabaranku habis. Melalui dokumen palsu yang dikira pengalihan hak seni, aku menjebaknya untuk menandatangani Ritual Penolakan. Kesombongannya akan menjadi senjata penghancur dirinya sendiri.
Sampul Novel Terjerat Cinta Dosen
8.9
Hubungan Ryan dan Amelia kini berada di ujung tanduk karena restu sang ibu yang tak kunjung didapat. Ryan dengan tegas menolak perjodohan sepihak yang diatur ibunya, namun tekanan tidak berhenti di situ. Sang ibu justru melancarkan berbagai taktik licik demi memaksa mereka berpisah selamanya. Di tengah manipulasi dan paksaan keluarga yang kian memanas, mampukah cinta Ryan dan Amelia bertahan, ataukah rencana jahat sang ibu berhasil menghancurkan segalanya?
Sampul Novel WARISAN CINTA DAN DENDAM DARI MASA LALU
8.1
Suti dan Jodi Bimantara terpisah akibat pengkhianatan pihak ketiga. Bertahun-tahun berlalu, Jodi kini memimpin Cartwright Corporation dengan sikap dingin yang tak lagi Suti kenali. Alih-alih merelakan, Jodi justru memaksa Suti menikah demi menuntaskan dendam lama. Di tengah konflik ini, kutukan siluman ular dalam diri Suti terancam bangkit. Sementara itu, nasib Laura terancam oleh Peter Jansen yang menyamar sebagai Clark demi membalas dendam pada klan Van Den Berg.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan