Sampul Novel Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung

Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung

8.5 / 10.0
Dalam novel horor "Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung", jasad korban pembunuhan diubah menjadi karya seni gips oleh keluarganya sendiri demi ketenaran. Baca novel online gratis yang menyajikan cerita misteri mencekam saat rahasia kelam di dalam patung tersebut mulai retak dan terungkap.
Ringkasan Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung
Pembunuhan keji di ruang bawah tanah mengakhiri hidupku, namun keluargaku justru memanfaatkan jasadku yang tak mereka kenali. Tanpa melapor polisi, Ibu menguliti dagingku, sementara Ayah melapisi tulang-tulangku dengan gips hingga menjadi patung indah. Kakakku memamerkan karya mengerikan ini demi meraih reputasi sebagai seniman genius. Namun, kepanikan melanda mereka saat patung tersebut mendadak pecah dan memperlihatkan potongan setengah ruas jariku yang tersembunyi di dalamnya.
Baca Selengkapnya

Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung Bab 1

Aku disiram air keras dan mati di ruang bawah tanah.

Keluargaku tidak mengenali jasadku, mereka juga tidak melaporkan kejadian ini pada polisi.

Ibuku mengambil pisau bedah yang sudah lama tak terpakai, lalu memisahkan daging dan tulangku.

Ayahku dengan penuh semangat melapisi rangka tulangku dengan gips, hingga terbentuklah sebuah patung gips yang sangat indah.

Kakakku memamerkan patung itu dan meraih banyak penghargaan, menjadi seorang gadis genius yang dipuja banyak orang.

Namun kemudian, patung itu pecah, dan terungkaplah setengah ruas jariku yang terputus di dalamnya.

Mereka panik.

Larut malam, ruang bawah tanah.

Dengan pisau bedah, ibuku mengiris kulit dan dagingku dengan cekatan.

Mungkin karena sudah bertahun-tahun tidak memegang pisau, tangannya agak gemetar.

Lapisan demi lapisan kulit dan otot dipisahkan dengan rapi, lalu dilempar ke kantong sampah di sebelahnya.

Kakakku, Lenny Lianto, memeluk lengannya sendiri sambil meringkuk di sudut ruangan. Mata besarnya penuh ketakutan. "Bu, kita lapor polisi saja. Aku takut."

Aku melayang ke sampingnya, memandangnya dengan tatapan menyipit.

Beberapa hari lalu, aku menerima pesan dari ibuku, memintaku ke ruang bawah tanah untuk menemuinya.

Begitu masuk, sebuah benda keras menghantam bagian belakang kepalaku. Setelah rasa sakit yang tajam, aku kehilangan kesadaran.

Saat membuka mata lagi, yang kulihat adalah tubuhku sendiri yang berlumuran darah, dimutilasi hingga tak berbentuk.

Wajah dan tubuhku telah disiram air keras, sehingga sama sekali tidak bisa dikenali lagi.

Lenny gemetar ketakutan, nyaris tidak berani membuka mata.

Ibuku bahkan tidak mengangkat kepalanya. "Buat apa lapor polisi? Orang ini menerobos masuk sendiri, bukan kita yang membunuhnya. Daripada lapor polisi, lebih baik kita manfaatkan sedikit jasadnya."

"Bukannya kamu sebentar lagi akan ikut lomba mematung …?"

Sebelum dia sempat menyelesaikan ucapannya, ayahku memotong, sambil menepuk dahinya sendiri. "Benar juga, kenapa nggak terpikir olehku sebelumnya? Lenny, teknik mematungmu biasa saja, tapi kalau pakai rangka tulang asli sebagai model, hasilnya pasti beda."

Mendengarnya, aku melongo tidak percaya.

Mereka benar-benar akan menggunakan kerangka tubuhku sebagai model patung Lenny?

Dengan marah aku berjongkok, mengayunkan kedua tanganku, mencoba berdebat dengan mereka.

Pisau bedah itu menembus telapak tanganku, tak henti-hentinya membelah tubuhku.

Aku hanya bisa menyaksikan ibuku memisahkan kerangka tulangku, dengan darah yang berceceran menutupi tubuhnya.

Aku tidak pernah tahu dia begitu terampil.

Saat aku masih kecil, aku nakal dan tidak sengaja jatuh dari pohon.

Ibuku secara refleks menangkapku, melukai tangan kanannya, sehingga sejak itu dia tidak bisa lagi memegang pisau bedah.

Bakatnya yang luar biasa pun jadi sia-sia, membuatnya terjebak di apotek, menunggu waktu berlalu.

Selama bertahun-tahun, tidak heran jika dia membenciku.

Saat fajar belum menyingsing, dia mengemudikan mobilnya bersama Lenny, lalu membuang semua kulit dan dagingku ke laut.

Cairan merah itu ditelan laut sebelum sempat menyebar.

Dalam perjalanan pulang, dia tampak linglung dan menerobos beberapa lampu merah.

Ponselnya, yang tergeletak di konsol tengah, terus berdengung dengan notifikasi.

Dia meliriknya dan melemparkannya ke samping dengan sembarangan.

Aku duduk di kursi depan, dengan jelas melihat layar ponsel itu. Di layar percakapan milikku, ada dua baris pesan yang mencolok: [Bu, aku ada urusan mendadak, sudah kembali ke sekolah.]

[Aku akan sibuk sementara waktu ini, jadi nggak akan pulang.]

Aku sudah mati. Siapa yang memegang ponselku dan mengirim pesan?

Aku berusaha keras mengingat semua yang terjadi di ruang bawah tanah. Selain suara benda keras jatuh ke lantai, tidak ada lagi yang lain.

Selama beberapa hari berikutnya, ruang bawah tanah itu terang benderang.

Lenny dengan hati-hati memahat kepala plester dengan pisau pahat.

Saat ujung pisau yang tajam menelusuri kontur rongga mata, dia tertegun.

Tanpa sadar, tangannya gemetar.

Ayahku mendekat, lalu mengangguk puas.

Sambil menunjuk patung seukuran manusia yang berdiri di dekatnya, dia memanggil Lenny, "Ayah sudah mengerjakan ini selama seminggu penuh. Bagaimana menurutmu?"

Sebagai pematung terkenal, keahliannya tidak diragukan lagi.

Patung tubuh manusia setinggi orang dewasa itu memiliki garis yang halus dan sangat indah, hanya saja kepalanya belum ada.

Lenny berjinjit, menempatkan kepala yang dipegangnya ke bagian leher patung itu. Dia menepuk-nepuk sisa gips di tangannya, lalu mundur dua langkah.

Ayahku menepuk bahunya. "Lenny, pakai patung ini untuk ikut lomba. Namamu pasti akan dikenal."

Lenny berdiri di samping, matanya memancarkan sedikit kecemasan.

Aku berpegangan erat pada patung itu, merasakan cairan dingin menetes ke lehernya, tanpa meninggalkan jejak.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Boneka Suami, Kebenaran Pahit Terkuak
8.4
Pasca membela diri dari pelecehan ayah mertuanya hingga koma, istri malang ini mendapati suaminya, Rangga, berpura-pura menjadi pelindung. Namun, sebuah pesan rahasia mengungkap fakta keji bahwa ia hanyalah umpan dalam rencana warisan asuransi. Rangga sengaja membiarkan ayahnya menyerang sang istri demi menyingkirkan orang tuanya tanpa mengotori tangan sendiri. Kini, api dendam membara; sang istri bersumpah akan merebut segalanya dan menjebloskan Rangga ke penjara.
Sampul Novel FANTASI LIAR MR. DOMINAN
9.5
Jenny Wilson terjebak dalam dilema antara Liam Anderson, pria dominan yang ingin mewujudkan fantasi liarnya, dan Ares Martin, bosnya yang menuntut. Setelah malam penuh gairah yang melanggar batas profesional dengan Ares, Jenny kian bimbang. Liam, mantan sahabat Ares, bertekad melatih dan memenangkan jiwa Jenny meski kepercayaan sulit didapat. Di tengah persaingan sengit ini, Liam siap mempertaruhkan segalanya demi memiliki Jenny selamanya sebelum Ares merebutnya.
Sampul Novel Lelaki Kedua
9.5
Dunia Arimbi Maulida hancur saat Nina, sepupunya, mengungkap pernikahan rahasia dengan Seno, tunangan Arimbi. Pengkhianatan ini terungkap tepat sebelum hari besar mereka akibat kehamilan Nina. Demi menutupi aib keluarga, ayah Arimbi menuntut Ganesha, kakak Seno yang dingin dan gila kerja, untuk menggantikan posisi mempelai pria. Meski Arimbi takut dan membenci Ganesha, ia terpaksa menikah. Kini, ia terjebak dalam rumah tangga tanpa cinta sementara Seno mencoba mengejarnya kembali.
Sampul Novel SEBUAH PENGAKUAN
9.1
Bagas memuja citra ayahnya melalui cerita sang ibu. Sejak kecil, ia hanya mengenal sosok pria hebat yang konon telah tiada namun tetap dicintai ibunya dengan tulus. Namun, fantasi Bagas hancur saat kenyataan pahit terungkap. Ayahnya ternyata masih hidup, tetapi bukan pria gagah seperti di bayangannya. Pria itu kini telah bertransformasi menjadi seorang transgender. Akankah Bagas tetap merasa bangga saat mendapati identitas asli ayahnya yang sangat kontras?
Sampul Novel Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu
8.1
Tiara memiliki kemampuan fantasi unik berupa sembilan nyawa, yang perlahan habis demi menyelamatkan Rico. Setelah berkali-kali mati tragis, Rico justru menjadi kejam dan sengaja mencelakai Tiara demi wanita lain, tanpa tahu batas nyawa tersebut. Saat Tiara benar-benar tewas pada kematian kesembilan, sang miliarder yang terhubung dengan dunia mafia barulah menangis histeris meratapi jasadnya yang hangus. Kisah romantis penuh misteri dan horor ini menyajikan akhir penebusan yang sudah terlambat.
Sampul Novel Suamiku adalah guruku
9.2
Bayangkan harus merelakan masa muda yang penuh mimpi dan keseruan bersama teman-teman demi sebuah perjodohan yang diatur oleh sang ayah. Di usia yang masih sangat belia, aku terpaksa melepaskan ambisi dan cita-citaku untuk mengikat janji suci pernikahan dengan sosok yang tak pernah kuduga. Kini, kebebasanku terkubur oleh tanggung jawab baru sebagai seorang istri, mengubah seluruh alur hidupku yang seharusnya masih dipenuhi dengan kegembiraan masa remaja.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan