Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Selimut Malam CEO

Selimut Malam CEO

Masa depan Raina Paradisa hancur saat ia dipaksa menjadi penebus utang pamannya sebesar satu miliar rupiah. Di usia tujuh belas tahun, ia harus merelakan cita-citanya demi menjadi pemuas bagi Alex Modero. Alex adalah pengusaha sukses berusia tiga puluh lima tahun yang angkuh dan gemar bergonta-ganti pasangan. Pria yang sangat membenci pernikahan itu kini mengklaim Raina sebagai miliknya, menjadikannya tawanan dalam hubungan gelap yang tak terelakkan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Berjam-jam menikmati tubuh dan sensasi jeritan dari Raina, Alex berjalan menuju kamar mandi. Ia segera membersihkan diri dan membiarkan tubuh Raina yang sudah tak berdaya.

Dalam guyuran air shower, Alex tak berhenti membayangkan pesona yang diberikan oleh Raina. Berbeda, mungkin itu yang tercipta dalam benak Alex tentang sosok Raina. Dara belia yang masih berusia belasan tahun itu sukses mendapatkan perhatian seoang Alex si raja harta.

‘Sial!kenapa aku tidak bisa berhenti memikirkan gadis itu?! aku bahkan ingin menggaulinya lagi … dia memang berbeda dari wanita-wanita di luar sana,’ pikir Alex.

Alex keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju lemari. Dari sejak proses ia mengenakan pakaiannya, mata Alex tak berhenti menatap lukisan wajah Raina yang sudah terbuka oleh tutup mata. Kecantikan gadis itu berhasil memikat Alex dalam pesonanya.

“Dia … memang cantik. dan tubuhnya membuatku candu,” gumamnya seraya mengancing lengan kemejanya.

Alex segera meminta pelayan hotelnya untuk membersihkan Raina ketika ia bangun nanti. Dan meminta Dandi untuk menyiapkan satu dokumen perjanjian untuk di tanda tangani oleh Raina.

“Dan, kau siapkan semuanya. Nanti ketika dia bangun suruh dia tanda tangani itu. Tapi kalau dia tidak mau, kurung saja. Aku akan mengurusnya,” perintah Alex tanpa menatap Dandi.

“Baik, Tuan.”

Sore beranjak tiba, Alex masih dengan meetingnya di hotel tersebut. Sementara di kamar presiden suite milik Alex. Sebuah gerakan kecil di balik tumpukan selimut itu mulai terlihat.

Perlahan Raina membuka matanya. Samar-samar ia melebarkan pupilnya dan mencoba mengenali tempat ia berada.

“Aw … issshhhh, sakit,” ringisnya menekan bibir dan alisnya. Tangan Raina menekan perut bawahnya. Rasa sakit pada area sensitifnya seakan ingin membunuhnya.

Saat mengangkat wajah, dua orang pelayan wanita dengan seragam rapi dan senyum ramah menyambutnya.

“Selamat sore, Nona Raina,” sapa keduanya serempak.

“Sa-saya di mana ini, Mba?” tanya Raina dengan suara tertahan.

“Anda berada di kamar Tuan Alex. Jika anda bersedia, kami akan membantu anda untuk bersih-bersih,” tawar salah satu pelayan wanita itu.

Ekor mata Raina langsung memicing kesal mendengar tawaran gila dari pelayan hotel tersebut. ‘Emangnya aku ini anak bayi apa? Pake dimandikan segala,’ batin Raina.

“Tidak usah, Mba. Saya bisa sendiri. Saya akan mandi dulu.”

Perlahan dengan gerakan penuh hati-hati, Raina mencoba bangkit dan berjalan sangat pelan menuju kamar mandi. Ditatapnya seperai yang sudah menggambar warna merah di atasnya. Entah sesadis apa lelaki itu menggagahinya hingga linangan darah begitu pekat di atas permukaan kain, bahkan jika dicuci berkali-kali ia yakin nodanya tidak akan hilang.

“Dasar psikopat gila!” maki Raina menatap warna merah di atas kasur itu. sama halnya dengan Alex, Raina menenggelamkan dirinya di bawah guyuran air keran. Linangan air matanya menyatu dengan deraian air yang berjatuhan.

“Hik hik hik hik,” isaknya.

Raina hancur. Bahkan setiap penggalan kalimat dari pria yang usianya sama dengan ayahnya itu, masih terngiang lekat di telinganya. Menjadi ‘Jalang’ itulah ia di mata pria yang sudah merampas mahkota berharganya.

Beberapa jam, Raina keluar dengan handuk kimononya. Matanya disambut dengan satu stel dres berwarna hitam motip bungan sakura tergeletak di atas kasur. Tampaknya selama ia mandi, pelayan hotel sudah mengganti seperai dan menyiapkan beberapa menu makanan di sisi kasur.

Raina mengenakan pakaiannya. Sekeluarnya dari walk in closet, sebuah tubuh pria berjas masuk. Raina tersentak karena di luar perkiraan, lelaki itu masuk tepat ketika ia sudah selesai dengan pakaiannya. ‘On time banget, nih orang. Pas gua udah selesai barpakaian dia masuk. Pas banget! Nggak kurang nggak lebih, wow!’ batin Raina.

“Selamat sore, Nona Raina. Saya Dandi sekretaris sekaligus asisten Tuan Alex. Saya kemari ingin memberikan dokumen ini, tolong Nona tanda tangani,” jelas Dandi menyerahkan lembaran surat perjanjian tersebut.

Raina duduk sebentar dan membaca beberapa poi nisi perjanjian. Ia menghela napas. Sungguh dalam hidupnya bukan ini yang diinginkan yakni menjadi seorang ‘Selimut malam’

“Ini, Nona.” Dandi menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat yang berisi sejumlah uang.

Mata Raina menatap hampa pada benda yang ada di tangannya itu. Sungguh dalam benaknya ia benar-benar sudah menggadaikan masa depannya di balik lembaran uang itu. Di tambah saat ia tahu jika pamannya sudah menjualnya. Sungguh miris.

“Jadi … inilah masa depanku,” lirihnya dengan suara yang sangat kecil.

“Jadi, Nona Raina. Berdasarkan isi perjanjian ini, anda harus siap setiap waktu Tuan membutuhkan anda. Tanpa halangan dan alasan apapun. Saya akan datang menjemput Nona.” Dandi menjelaskan lagi. sebuah anggukan terlihat di wajah Raina.

Tangan Dandi menjulur, menuntun Raina untuk bersantap sebelum ia di antarkan pulang oleh Dandi.

Tetes air mata tiba-tiba datang menyambangi pipi Raina saat gadis itu menyuap makanannya. Ia sedih, ia meratapi nasib sial yang menimpanya. Tak lama Dandi berjalan mendekat dan memberikan sebuah benda.

“Apa ini, Pak Dandi?” Raina membuka suara pada pria berjas itu.

“Ini Handphone dari Tuan. Hanya ada nama Tuan di sana. Nona tidak boleh menyimpan nomor lain selain beliau. Dan Handphone ini sudah distel dengan aplikasi khusus.”

Sekali lagi hati Raina tercekat. Ia tak habis pikir jika dunianya sudah terkunci oleh lelaki asing yang datang dalam wujud iblis itu. Iblis berwajah tampan.

Baru saja benda pipih itu berpindah ke tangan Raina sebuah panggilan menderu dari ponselnya. Ada nama Alex menampang di layarnya. Raina segera menjawab panggilan itu karena Dandi masih berjaga di sisinya.

“Halo, Rei. Apa kamu sudah menerima hadiah yang kuberikan? Aku harap kamu menyukainya. Dan satu lagi, jangan sekali-kali kamu bersama dengan lelaki lain, karena mulai sekarang kamu adalah milikku. Hanya milikku. Aku sudah membelimu dari pamanmu. Dan membayarmu. Jadi kau adalah mainan berhargaku. Barang milik Alex seorang. Kau paham?!”

‘Dasar iblis! Bahkan tanpa kau jelaskan panjang lebar aku sudah mengerti iblis!’ batin Raina.

“Iya, Tuan. Saya paham. Apakah saya boleh pulang sekarang?”

“Ya pulanglah. Besok sepulang kau sekolah temani aku ke puncak. Aku ada pertemuan klien di sana. Kita akan menginap di Villaku.”

“Baik, Tuan.”

Hari itu Dandi membawa Raina ke rumahnya. Seperti biasa langkah gadis itu masih terlihat berbeda. Rasa sakit pada wanitanya belumlah pulih seutuhnya. Ia berjalan lesu menapaki lantai rumahnya.

Wajah Surya sudah menyambut di balik meja makan. Lelaki itu lantas berdiri begitu menemukan suara Raina.

“Aku pulang,” salam Raina.

“Kamu baru pulang sekarang?” tanya Surya berpura-pura baik. Mata Raina langsung menyorot tajam kepada lelaki itu. entah kenapa, bahkan telinganya merasa sakit mendengar suara pria yang sudah menjerumuskannya.

Raina malas meladeni, ia berjalan begitu saja, melewati Surya. Kening lelaki bertubuh jangkung itu mengerut. Melihat sikap dingin Raina terhadapnya.

“Raina! Kamu kenapa diam?! Kamu kenapa, sih?!” desak Surya meninggikan suaranya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bercerai dengan Suami Miskin
8.0
Tiga tahun membina rumah tangga, sang istri rela menanggung seluruh biaya hidup karena mengira suaminya terlilit utang. Pria itu bahkan melarangnya membeli tas murah seharga ratusan ribu. Namun, kebohongan besar terungkap saat sang istri mengetahui suaminya memberikan hadiah kalung berlian senilai delapan miliar rupiah untuk ulang tahun cinta pertamanya. Lelaki yang dianggapnya miskin tersebut rupanya adalah pewaris tunggal dinasti konglomerat yang memiliki kekayaan triliunan rupiah.
Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari berjuang membesarkan dua keponakan tanpa berharap menemukan pria yang tulus. Takdir mempertemukannya dengan miliarder Bastian Navarell yang menyelamatkannya dari bahaya. Meski saling jatuh cinta, Almira memilih lari saat tahu Bastian telah beristri karena tak ingin jadi orang ketiga. Bastian yang terobsesi tidak menyadari bahwa Almira sebenarnya masih perawan. Akankah kebenaran ini menyatukan mereka dalam jalinan cinta yang elegan dan penuh haru?
Sampul Novel BAHAGIA SETELAH DUKA
8.3
Hubungan asmara Gabriel dan Nadya terhalang tembok besar restu keluarga akibat perbedaan keyakinan. Demi meminang Nadya yang merupakan penganut agama yang taat, Gabriel rela berpindah keyakinan dan berkomitmen menjadi imam yang baik. Namun, pengorbanan besar tersebut harus dibayar mahal. Keputusannya membuat Gabriel kehilangan haknya sebagai ahli waris Indofarma Grup dan namanya pun resmi dicoret dari daftar keluarga besarnya.
Sampul Novel Bukan Cinta Biasa
9.7
Demi melunasi utang sang ayah angkat, Maya yang baru berusia 22 tahun terpaksa mengorbankan karier dan masa depannya untuk menjadi istri ketiga seorang CEO dingin di Negara A. Pengusaha ternama ini dikenal tak pernah puas hanya dengan satu wanita. Di tengah kehidupan rumah tangga yang penuh rintangan dan misteri yang terus menghantui, Maya tetap berusaha mempertahankan kebaikannya meski sering dipandang rendah. Akankah ia mampu bertahan dalam pernikahan ini?
Sampul Novel Cinta yang Sirna Sebelum Fajar
9.3
Shasa Handoko diam-diam menghitung mundur sepuluh hari terakhir sebelum prosedur donor ginjal untuk Arya Lexim dilakukan. Sebagai sosok pengganti yang selama ini dibenci oleh Arya, Shasa telah membulatkan tekad untuk pergi dan menghilang selamanya dari kehidupan pria itu setelah operasi selesai. Di tengah sisa waktu yang kian menipis, sebuah tanya terus membayangi benaknya: saat Arya akhirnya hidup bahagia bersama wanita yang benar-benar dicintainya, akankah pria itu masih mengingat kehadirannya?
Sampul Novel Kau Hancurkan Persahabatan Kita
8.8
Satu malam penuh kelalaian mengubah persahabatan Lysandro Wicaksana dan Callista Rayendra menjadi pernikahan terpaksa. Sebagai pewaris bisnis, Lysandro panik saat Callista hamil hingga sempat memintanya menggugurkan janin tersebut. Meski Callista menolak dan memilih pergi, Lysandro akhirnya kembali untuk menikahi sahabatnya secara rahasia. Kini Callista harus hidup dalam bayang-bayang Elowen, kekasih Lysandro yang tidak tahu suaminya telah menjadi milik wanita lain.