Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Selamat Tinggal, Cintaku yang Ceroboh

Selamat Tinggal, Cintaku yang Ceroboh

Verena terjebak dalam hubungan tanpa status dengan Jeffrey, saudara dari mantan kekasihnya, setelah sebuah pertemuan tak terduga. Meski awalnya sepakat tanpa ikatan, Jeffrey mulai menunjukkan rasa posesif yang kuat. Namun, kemunculan cinta pertama Jeffrey menghancurkan segalanya hingga hubungan mereka berakhir. Saat Verena bangkit dan hendak bertunangan dengan pria lain, Jeffrey datang mengklaim kepemilikannya. Verena menolak, namun Jeffrey bersikeras tidak akan melepaskannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Jeffrey tiba di pesta itu ditemani teman dekatnya, Ethan Wallace.

Verena tampak sangat memukau malam itu, mengenakan gaun sutra dengan kamisol putih. Rambut panjangnya disanggul elegan, memperlihatkan hamparan kulit halus di punggungnya.

Ethan segera melihatnya dan menyikut Jeffrey dengan main-main.

"Mantan saudaramu, Verena Wheeler! Ck, ck. "Wajahnya dan sosoknya sungguh menakjubkan."

Saat dia mengikuti pandangan Ethan, mata Jeffrey dengan santai bergerak dari pergelangan kaki rampingnya ke atas.

"Dia punya sepasang kaki yang bagus, kan? "Aku melihatmu dan dia pergi bersama tadi malam!" Kata Ethan.

Dulu saat masih kuliah, Ethan pernah menaruh minat pada Verena, tanpa menyadari bahwa nantinya Verena akan terjerat dengan Jeffrey dan Blaine.

Mengingat keintimannya dengan Verena yang terputus oleh pengakuannya, Jeffrey menanggapi dengan nada serak, "Dia baik-baik saja."

"Mustahil. Lihat saja kakinya. Atau kamu bukan orang yang suka kaki? Ethan berbisik, tepat saat Verena mendekat sambil membawa segelas anggur.

"Tuan Yates, mau ngobrol?" Verena menyela sambil mengangguk ke arah Ethan sebagai salam.

Ethan, yang cepat tanggap, memanfaatkan kesempatan untuk keluar.

Jeffrey, yang tingginya 6, 2 kaki, membuat Verena tampak mungil dan lembut di sampingnya.

Aroma aftershave dan tembakau menyelimutinya saat kenangan ciuman mereka yang tak terkendali membanjiri kembali.

"Nona Wheeler, apa yang ada dalam pikiran Anda?" Jeffrey bertanya, tatapannya tertuju pada wajah cantiknya.

Saat dia berbicara padanya, Verena merasakan daya tarik yang kuat dalam suara Jeffrey, arus godaan yang menggugah sesuatu dalam dirinya.

Sebagai seorang wanita yang tidak berpengalaman, dia tersipu meski dia tetap mempertahankan sikap tenangnya.

"SwiftGlide International sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan kami. Waktunya telah tiba bagi SwiftGlide International untuk memberikan pinjaman, tetapi hal itu belum terjadi, sehingga mengakibatkan..." Verena memulai, tetapi Jeffrey memotongnya.

"Itu kesepakatan yang Anda buat dengan orang lain. "Itu bukan urusanku," kata Jeffrey datar.

Dengan tergesa-gesa, Verena berkata, "Saya tahu saya seharusnya tidak melibatkan Anda, tetapi bisakah Anda membantu mempercepat pinjaman itu? Bagi Anda, itu semudah mengucapkan beberapa kata."

Sambil mengangkat sebelah alis, Jeffrey menatapnya lekat-lekat. "Bukankah kau pernah bilang bahwa meskipun semua orang di dunia ini binasa, kau tidak akan meminta bantuanku?"

Dengan wajah memerah, Verena menggigit bibirnya, hanya bisa terus maju.

"Saya mabuk dan tidak berpikir jernih. "Maafkan aku..." Verena memohon, wajahnya memerah karena malu.

Jeffrey tetap tabah, nadanya tak tergoyahkan. "Saya tidak melakukan apa pun malam itu."

Dia memahami kondisi yang tak terucapkannya: tidak ada bantuan sampai mereka melakukan hubungan fisik.

Wajahnya terasa panas, tetapi dia menyadari betapa seriusnya situasi tersebut.

Oasis Group, warisan ayahnya, dipertaruhkan.

Dengan mengerahkan tekad, dia dengan lembut mengusap tulang keringnya ke arah Jeffrey, sambil melemparkan pandangan penuh kasih sayang.

Tatapan mata Jeffrey yang tajam terus berlanjut, namun dia tidak menolak ajakannya.

Merasa terdorong, Verena menjadi lebih berani, melingkari pinggangnya dan bergerak ke bawah dengan maksud yang disengaja.

Melihat reaksi Jeffrey, dia pun memberanikan diri mengusulkan, "Bagaimana kalau kita ke tempatku?"

"Kamu cukup terampil. "Aku akan memberikan itu padamu," ujar Jeffrey, tatapannya yang membara tertuju padanya.

Dia menyerupai binatang buas, dan telinganya serta hati nuraninya terasa berkobar-kobar.

Awalnya, dia berjanji untuk menegakkan prinsipnya, mendapatkan pinjaman dari SwiftGlide International untuk menyelamatkan Oasis Group. Namun, keterbatasan waktu dan keputusasaan mengaburkan penilaiannya.

Jeffrey memeluk pinggang rampingnya dan menuntunnya pergi, dan Verena yang patuh membiarkan dirinya dibawa.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Terkekang Oleh Majikan
8.3
Dian telah mengabdi sebagai asisten di keluarga Firdaus sejak remaja. Namun, ketenangannya terusik saat Niko, sang putra sulung, pulang untuk memimpin bisnis keluarga. Meski sudah beristri, Niko justru terobsesi mengejar Dian dan menjadikannya tawanan asmara yang tersembunyi. Tinggal satu atap membuat tekanan Niko semakin menggila hingga Dian sulit menghindar. Di tengah jeratan obsesi sang majikan, mampukah Dian melepaskan diri dari kungkungan pria itu?
Sampul Novel Berikan Aku Cinta
9.6
Dua kepribadian yang sama-sama kuat harus beradu dalam ikatan pernikahan yang tidak biasa. Seorang wanita bermental baja memutuskan untuk tetap bersatu dengan pria yang memiliki sifat sangat keras kepala. Bagaimana dinamika hubungan mereka saat ego dan prinsip masing-masing saling berbenturan di bawah atap yang sama? Kisah ini menyoroti perjuangan cinta dan komitmen di tengah kerasnya watak mereka yang sulit untuk saling mengalah satu sama lain.
Sampul Novel Dendam Wanita Simpanan
8.1
Nayla terjebak dalam pusaran ancaman karena berusaha menghadapi masalahnya sendirian. Sumpah yang dilontarkan Kak Yuni kini seolah mulai menghantui kenyataan hidupnya. Merasa muak terus dituduh dan difitnah sebagai sosok perusak rumah tangga orang lain, Nayla akhirnya mengambil langkah ekstrem. Ia bertekad untuk mewujudkan semua label buruk tersebut menjadi nyata sebagai bentuk pembalasan atas segala penderitaan yang ia alami selama ini.
Sampul Novel DEVIAN
9.4
Maudy hidup layaknya pelayan di rumah sendiri akibat kebencian keluarganya sejak kematian sang adik. Saat nyaris menyerah pada takdir yang tidak adil, kehadiran Devian sempat memberi warna di tengah kegelapan hidupnya. Namun, luka Maudy kian dalam saat ia harus merelakan Devian bagi saudara kembarnya, Maura. Di tengah perjuangan melawan penyakit mematikan, harapan terakhir Maudy hanyalah merasakan kembali kasih sayang orang tua sebelum sisa usianya berakhir.
Sampul Novel Gairah Liar Sang Mantan
8.2
Kejadian tak terduga menimpaku saat kakek melakukan tindakan nekat di dalam kamar. Di bawah ancaman agar tidak membangunkan adik, aku terjebak dalam situasi yang membingungkan sekaligus menggelisahkan. Sentuhan dan bisikannya membuatku kehilangan kendali hingga tubuhku terasa lemas tak berdaya. Saat kakek melancarkan aksinya lebih jauh dengan melucuti pakaianku, tiba-tiba lampu kamar menyala. Sebuah rahasia besar terancam terbongkar dalam keheningan malam itu.
Sampul Novel JALAN PULANG
8.0
Setelah dua dekade merantau, seorang wanita karier yang sukses memilih pulang ke tanah kelahirannya. Kepulangan ini memaksa dirinya menghadapi memori pahit terkait cinta pertama serta trauma masa kecil yang belum tuntas. Di sana, ia harus berhadapan kembali dengan mantan kekasihnya sembari menentukan pilihan besar yang akan mengubah arah hidupnya selamanya. Sebuah perjalanan emosional untuk berdamai dengan masa lalu yang sempat ia tinggalkan demi masa depan.