Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Secret Wife

Secret Wife

Satu dekade membina rumah tangga, Bram dan Sinta belum juga dikaruniai keturunan. Tanpa pemeriksaan medis, Bram dan ibunya terus menghakimi Sinta sebagai pihak yang mandul. Akibat desakan sang ibu yang ingin segera menimang cucu, Bram akhirnya memutuskan untuk berpoligami secara diam-diam. Namun, sebuah rahasia besar tersimpan rapat: bagaimana jika sebenarnya Bram lah yang tidak bisa memiliki anak? Akankah Sinta tetap diam saat pengkhianatan ini terungkap?
Bab
Bagikan

Bab 1

“ Stop Mas! aku udah capek banget. ” Ia merasa lelah dengan perlakuan  suaminya yang selalu mengajaknya berhubungan tanpa henti.

“ Ini nih yang bikin kita selalu susah mempunyai keturunan, baru bermain dua ronde saja sudah kecapekan, kita sudah menikah hampir sepuluh tahun dan Kamu belum bisa memberi aku keturunan! ”

“ Mas! ... Aku sudah berusaha untuk memberimu keturunan. Aku rasa mungkin ada yang salah di sini, sebaiknya kita memeriksa kondisi kita pada Dokter. Bisa saja bukan aku yang bermasalah tapi Kamu! ” Sinta sudah merasa sangat lelah dengan perlakuan suaminya yang selalu menuntut tentang kehamilan.

“ Gak perlu! Kata Mama, Kamu yang mandul! ” Bram dengan geram memegang erat pergelangan tangan Sinta.

“ Stop Mas! Kamu jangan pernah melibatkan mama dalam urusan rumah tangga kita! ... Aku udah capek mas, kamu selalu menyalahkan aku! ” Sinta menyentak tangan Bram yang semakin erat meremas pergelangan tangannya.

“ Sudahlah! Aku mau cari angin malam!” Bram yang hendak melangkahkan kaki untuk pergi, ditahan oleh Sinta.

   “ Jangan lari dari masalah mas. Kalau mau sekarang kita ke Rumah Sakit. ” Sinta mencoba menarik tangan suaminya untuk dibawa ke Rumah Sakit, ia sudah lelah dengan Bram dan mertuanya yang selalu menyalahkan dirinya.

  Bukan hanya kali ini Bram dan Sinta bertengkar, bahkan ... sudah menjadi rahasia publik jika mereka berdua belum mempunyai keturunan. Setiap mereka bertengkar, pasti Bram akan langsung pergi meninggalkan Sinta.

   Tapi untuk kali ini, Sinta tidak akan pasrah dengan perlakuan suaminya.

   “ Ayok Mas! Jika benar aku yang mandul! ... Aku akan bersimpuh di kaki Kamu dan mama! ” Ia menarik Bram dengan kuat agar mau mengikuti langkahnya.

   “ Yasudah! Mari kita buktikan. ”

   Dengan langkah lebar Bram dan Sinta menuju mobil, mereka akan pergi ke Rumah Sakit untuk membuktikan siapa yang mandul.

   Di dalam mobil ... Suasana terasa hening, tidak ada yang memulai percakapan, Sinta yang sibuk melihat jalan, dan Bram yang hanya fokus menyetir.

   Setelah sampai di Rumah Sakit, Bram dan Sinta langsung turun dari mobil dan menuju resepsionis.

   “ Permisi mbak, saya ingin bertemu dengan Dokter kandungan yang terbaik di Rumah Sakit ini. ” Ucap Bram kepada resepsionis itu.

   “ Maaf pak, Dokter kandungan di Rumah Sakit ini sedang tugas ke luar kota. Kemungkinan pulangnya hari selasa. ” Resepsionis itu tersenyum tulus kepada Sinta dan Bram.

   “Oh, yasudah mbak, terimakasih. ” Ia langsung pergi dari situ, dan menyeret lengan Sinta.

   “ Kamu lihat! Kita harus menunggu dua hari lagi untuk tes. ” Ia membuka pintu dan menghempaskan Sinta di kursi mobil.

   “ Setelah aku mengantar kamu ke rumah! Aku ingin pergi ke tempat teman! ”

   “ Aku heran mas! Setiap kita bertengkar, kamu selalu menghindar. Apa susahnya sih!? Bicara baik-baik, kita selesaikan sekarang juga. ” Ingin rasanya Sinta menampar dan mencaci maki suaminya, tapi sayangnya ia tidak berani. Sinta yang tidak mendapat jawaban dari suaminya, hanya bisa menghela nafas panjang, ia menyenderkan kepalanya di kursi mobil. Kedua manusia ini, sedang berperang menghadapi ego masing-masing. Ketika mereka berdua sudah sampai di depan rumah.

   “ Turun. ” Bram menatap Sinta dengan tatapan yang sulit diartikan.

   “ ....... ” Tanpa menjawab, Sinta lebih memilih untuk turun langsung, daripada harus berdebat lagi.

   Baru saja Sinta menutup pintu mobil, Bram langsung menginjak pedal gas dan berlalu begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata.

   Bram yang sedang mengendarai mobil masih di bikin sebal dengan Sinta. Kenapa istrinya sekarang tidak menurut dengannya, padahal dulu Sinta sosok yang lembut dan penurut.

   Bram memutuskan untuk pergi ke rumah istri keduanya, ia mengendarai mobil dengan kecepatan di atas rata-rata, bahkan banyak pengguna jalan lainnya yang mengklakson untuk memberi peringatan, tapi Bram hanya diam  tidak perduli.

   “ Tin ... Tin ... ” Suara klakson mobil terdengar begitu nyaring di luar, bahkan wanita yang tinggal dirumah itu dibuat melonjak kaget oleh suara klakson.

   Wanita itu berjalan dengan langkah besar, hanya untuk sekedar melihat siapa yang datang malam-malam seperti ini.

   Ketika wanita itu ingin membuka gerbang, terdengar bunyi klakson lagi.

   “ Tin .... Tin .... ”

   “ Lama banget sih! ” Ketika wanita itu membuka gerbang, ia langsung mendapatkan  amarah dari suaminya.

   “ Minggir! Ngapain kamu masih ditengah jalan, mau di tabrak?! ” Sedangkan wanita yang membuka gerbang, hanya bisa menghela nafas panjang, dan mengelus dada melihat sifat tempramen yang dimiliki suaminya.

   Ketika mobil Bram sudah melewati gerbang, wanita itu ikut melangkahkan kakinya untuk memasuki rumah. Ia belum berani bertanya karna ia melihat Bram yang sedang duduk di sofa dan memijit pelipisnya sendiri, ia berinisiatif untuk membuatkan minuman yang disukai suaminya.

   “ Mas, ini aku buatkan kopi. ” Wanita itu menata cangkir, dan piring kecil di meja depan Bram duduk, setelah ia duduk di samping suaminya,

   “ Kamu kenapa lagi mas? ”

   “ Gapapa, hanya ada sedikit masalah kok.” Bram menjawab dengan mengelus puncak kepala Rani. Menurut Bram, istri keduanya ini sangat menggairahkan, apalagi Rani baru menginjak usia dua puluh tiga tahun.

   “ Gimana keadaan kamu? ”

   “ Aku baik-baik aja mas. ”

   “ Aku menginginkanmu. ”

   “ Tapi mas – ” Kalimat Rani menggantung di udara.

   Bram yang sudah tidak tahan melihat bibir ranum istrinya tanpa aba-aba langsung menyambar bibir Rani, bibir Rani adalah candu baginya.

   Tanpa sadar, tubuh Bram sudah menindih tubuh Rani. Bram semakin menggila mencumbu bibir istrinya, bahkan tangannya sudah menjalar ke gunung kembar milik Rani. Rani yang tidak bisa mengelak dari serangan yang di layangkan suaminya, hanya bisa pasrah menikmati permainannya, hingga ia kehabisan nafas dan memukul-mukul dada suaminya.

   Bram yang menyadari Rani kehabisan nafas, langsung melepas ciumannya dan turun ke leher jenjang milik istrinya, tak lupa Bram memberi tanda kepemilikan di leher dan gunung kembar milik Rani.

   “ Aku selalu memimpikan kedua gunung ini, tidak terlalu besar atau kecil, tapi pas untuk digenggam dan dimainkan. ” Pengakuan Bram yang sangat terang-terangan membuat semburat merah di kedua pipi istrinya.

   Tangan Bram mulai turun kebawah dan berputar-putar di gundukan bawah milik istrinya. Dengan sengaja Bram memainkan clit yang berada di dalamnya, hingga Rani dibuat kelimpungan oleh apa yang dilakukan suaminya.

   “ Ah ... ” Desah Rani yang keluar begitu saja, tatkala suaminya memasukkan ketiga jarinya kedalam gundukan bawah milik Rani.

“ Masukin mas, aku uda – ” Belum sempat Rani melanjutkan ucapannya, Bram langsung memasukkan juniornya ke dalam gundukan itu dengan sekali hentakkan.

   Rani yang mendapat tumbukan secara mendadak, harus dibuat kewalahan tatkala Bram menumbuk dengan cepat, keringat membanjiri tubuh mereka berdua. 

   Sedangkan Sinta yang ditinggal Bram begitu saja, hanya bisa memasuki rumah dengan langkah gontai, ia langsung menuju ke kamar untuk berendam air hangat. 

   Setelah berendam selama tiga puluh menit, ia memutuskan untuk turun menunggu suaminya. Sinta duduk di sofa sambil menonton sebuah acara di tv, Sinta yang sudah kelelahan tanpa sadar tertidur di sofa tanpa mematikan tv. 

   Sedangkan ditempat lain, Bram dan Rani masih menikmati sisa-sisa percintaan mereka berdua.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menikahi Kakak Pembunuh
8.6
Malam pernikahan berubah maut saat Carlos Fowler membiarkan aku tewas di tangan penculik demi wanita lain. Di saat terakhir, kakak laki-lakinya yang lumpuh, Vincent, datang membalaskan dendamku. Kini aku terlahir kembali untuk memperbaiki takdir. Di depan altar, kubatalkan pernikahan dengan Carlos secara mengejutkan. Aku justru melamar Vincent yang terabaikan di kursi rodanya. Carlos mengira ini hanya gertakan, namun ia akan segera kehilangan segalanya.
Sampul Novel Hot Sugar Daddy
9.6
Logan Caldwell adalah sosok perfeksionis dan dingin yang sangat dibenci oleh Amanda Fletcher. Namun, sebuah pertemuan intim satu malam mengubah segalanya, menciptakan getaran asing di antara mereka. Situasi menjadi rumit saat Amanda menyadari bahwa Logan adalah dosen baru di kelas seninya. Terjebak dalam hubungan mahasiswi dan pengajar, mereka kini harus memilih: mengikuti ego masing-masing atau membiarkan rasa cinta mencairkan kebekuan hati Logan yang sangat kaku.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel Jerat Hasrat Tetangga Tampan
9.4
Kehidupan rumah tangga Andini yang terasa hambar mendadak terusik oleh kehadiran Andreas, tetangga baru yang masih muda dan menawan. Pesona luar biasa pria tersebut membangkitkan gairah terpendam dalam diri Andini yang selama ini padam. Meski menyadari statusnya sebagai wanita bersuami, ia terus terbayang akan sentuhan Andreas. Kini, Andini terjebak dalam dilema moral antara kesetiaan pernikahan atau godaan hasrat dari brondong yang sangat sulit ia tepis.
Sampul Novel Pengantin Wanita yang Dicemoohnya Ternyata Legendaris
8.4
Fernanda sering diremehkan sebagai gadis desa yang kasar setelah kembali ke keluarganya. Namun, ia hanya menanggapi ejekan itu dengan santai. Situasi memanas saat Cristian, pria yang rasional, dikabarkan hilang akal karena mencintainya. Fernanda tidak tinggal diam saat kekasihnya difitnah. Perlahan, identitas aslinya sebagai desainer hebat, gamer genius, pelukis ternama, hingga pengusaha sukses terungkap. Ternyata, selama ini dialah yang membodohi mereka semua.
Sampul Novel Perpisahan ke-99
9.5
Bima Wiratama telah menyakiti hatiku sebanyak 99 kali. Sebagai pasangan idola di SMA Tunas Bangsa, rencana kuliah di UI hancur saat dia berpaling pada Catalina. Puncaknya di pesta kelulusan, Bima membiarkanku tenggelam di kolam demi menyelamatkan Catalina. Luka itu membuatku sadar saat dia memutuskan hubungan kami dengan dingin. Akhirnya, aku memilih pergi jauh, membatalkan rencana awal kami, dan mengonfirmasi masuk ke UGM untuk memulai hidup baru.