Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sayang, Beri Aku Kesempatan Lagi!

Sayang, Beri Aku Kesempatan Lagi!

Selama menikah, Satya selalu memandang rendah Tamara sebagai wanita hina hingga akhirnya mereka bercerai. Namun, setelah berpisah, Satya justru menyadari bahwa ia telah membuang sosok yang sangat berharga. Kini, ia memohon kesempatan kedua dengan penuh penyesalan. Sayangnya, Tamara yang sudah terluka akibat perlakuan buruk suaminya kini telah bangkit dan menutup pintu hati. Meski Satya berjanji untuk tidak menyerah, Tamara hanya memberikan penolakan keras.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mata Brigitta berkaca-kaca saat dia menoleh pada Satya. "Satya, tenang dulu. Tolong jangan bertengkar hanya karena aku. Kurasa ini semua hanya salah paham."

Tamara menatap Brigitta dengan penuh cemooh, benar-benar merasa muak terhadapnya. Dia tidak pernah tahu bahwa sepupunya adalah seorang aktris yang baik.

Tanpa menunggu tanggapan Satya, Tamara sudah berkata, "Dia selalu ingin menjadi istrimu. Kenapa kamu tidak menikahinya saja agar dia berhenti mengirimiku pesan-pesan menjijikkan?"

Wajah Brigitta langsung meringis. "Berapa kali aku harus memberitahumu bahwa aku tidak mencoba merusak hubungan kalian? Tidak ada apa-apa antara aku dan Satya. Dia hanya merasa berkewajiban untuk berterima kasih padaku karena aku sudah menyelamatkan nyawanya."

Dengan rasa jijik di matanya, Satya menatap Tamara sebelum beralih pada Brigitta. "Kamu tidak perlu menjelaskan itu semua padanya. Ayo kita pergi."

Ketika Satya dan Brigitta hendak pergi, Tamara kembali angkat bicara, "Mari kita dapatkan akta cerai sekarang agar hubungan ini berakhir selamanya."

Brigitta mengepalkan tangannya saat mendengar itu. Satya mengatakan bahwa dia dan Tamara telah bercerai, tetapi ternyata mereka belum memiliki dokumen resmi untuk membuktikannya.

Setelah beberapa saat, Brigitta berkata, "Dengar ya, Tamara. Jika kamu ingin agar aku berhenti menghubungi Satya, aku akan melakukannya, oke?"

Brigitta tampak seolah-olah dia hampir menangis, kemudian dia berbalik. "Maafkan aku, Satya. Kalian berdua bertengkar karena aku. Aku akan pergi sekarang. Kamu harus tetap di sini dan berbaikan dengan Tamara."

Setelah itu, dia berjalan keluar dari kafe.

"Aku tidak sempat sekarang. Kita bisa mendapatkannya di lain waktu. Asistenku akan menghubungimu, jadi bersiaplah," ucap Satya sambil memelototi Tamara. Kemudian, dia mengejar Brigitta.

Monika menatap sosok Satya yang menghilang, seakan dia tidak percaya apa yang baru saja disaksikannya. Lalu, dia mendesis, "Bos! Anda membuat pilihan yang tepat untuk menceraikannya. Pria seperti itu sama sekali tidak pantas untuk Anda."

Dia tidak percaya bahwa Irma yang terkenal telah diremehkan di hadapannya. Monika tidak berhak untuk ikut campur dalam kehidupan pribadi Tamara, tetapi dia ingin menghajar Brigitta sampai babak belur. Wanita itu sangat pandai berpura-pura tidak bersalah dan ini cukup menyebalkan.

"Monika, kamu bilang kalau Satya kalah dalam kasus ini, dia akan kehilangan dua puluh triliun rupiah. Apa benar?"

Monika menoleh pada Tamara dengan bingung dan menjawab, "Iya benar, kenapa Anda bertanya?"

Tamara, yang sedang melihat ke luar jendela dengan ekspresi tenang, menginstruksikan, "Hubungi Brian dan bersiaplah untuk bekerja."

Monika menutup mulutnya karena terkejut, lalu berkata, "Astaga, apa Anda berencana untuk membalas Satya?"

Tamara tersenyum tipis dan menjawab, "Bukan seperti itu. Hanya saja, menurutku kasus ini menarik."

Dia memang selalu menyukai kasus yang menantang.

Lagi pula, dia tidak berkewajiban untuk berbaik hati pada Satya karena mereka sudah tidak bersama.

Monika masih tidak percaya. "Saya tidak mengerti. Kenapa Anda mau membantu Brian? Anda mencintai Satya. Anda telah melakukan banyak hal untuknya ...."

Tamara memotong Monika sebelum dia bisa menyelesaikan kalimatnya. "Itu semua sudah berlalu. Sebentar lagi, kami akan berpisah secara hukum."

"Apa Anda benar-benar berniat menceraikannya?"

"Ya, sebenarnya aku sudah melakukannya. Kami hanya harus menyelesaikan sisanya. Pokoknya, sekarang aku sudah menerima kasus ini. Tenang saja, aku akan mencurahkan perhatian penuhku pada kasus ini," tegas Tamara.

Monika yakin Tamara akan melakukan itu, jadi dia mengangguk. Kemudian, dia teringat sesuatu. "Anda tidak mungkin mengikuti persidangan dari jarak jauh karena Brian bersikeras agar dia langsung bertemu Irma. Tapi, jika dia mengetahui bahwa Satya adalah suami Anda, dia mungkin tidak akan memercayai Anda .…"

"Jangan khawatir, aku akan menghadapinya."

Monika mengangguk puas dan berkata, "Baiklah. Kalau begitu, saya akan mengurus sisanya. Omong-omong, Anda pernah bertemu dengan kepala Departemen Hukum perusahaan Brian sebelumnya, jadi saya rasa Anda tidak akan kesulitan berbicara dengannya. Dia adalah Dhani Guntara, senior Anda."

Monika senang karena Tamara akhirnya sadar. Dia tersenyum dan merangkul lengannya dengan gembira.

"Bos, Anda harus datang ke tempat saya. Saya akan memasak untuk Anda. Anda sudah meninggalkan pria itu, jadi kita harus merayakannya."

Kedua wanita itu tersenyum dan berjalan keluar dari kafe. Tidak jauh dari bangunan itu, di dalam mobil, Satya memperhatikan mereka dengan kilatan dingin di matanya.

Dia pun bertanya-tanya di dalam hati, 'Tamara, trik apa yang sedang kamu mainkan?'

Tamara pergi ke rumah Monika untuk makan malam. Kemudian, mereka menghabiskan malam hari untuk mendiskusikan kasus tersebut sebelum dia pulang.

Begitu dia tiba di vilanya, dia disambut oleh seorang pelayan. "Selamat datang kembali, Nona Tamara. Kami baru saja memeriksa kamera pengawas. Sepertinya seseorang telah mengikuti Anda ke sini."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Sayang Om
8.1
Noelia, siswi SD berusia delapan tahun, tumbuh tanpa orang tua dan hanya diasuh oleh Tante Novi. Kesehariannya yang sepi berubah sejak kehadiran pasangan pengantin baru, Wisnu dan Santi, sebagai tetangga. Kehangatan Wisnu memberikan Noe kasih sayang figur ayah yang selama ini ia dambakan. Seiring berjalannya waktu, kedekatan yang terjalin selama bertahun-tahun menumbuhkan benih cinta di hati Noe, hingga akhirnya ia berani menyatakan perasaan sayangnya pada Wisnu.
Sampul Novel Be Your Pet
9.2
Demi membiayai pengobatan sang ibu di rumah sakit, Erick yang berusia dua puluh tahun terpaksa mengambil keputusan drastis. Ia setuju menjadi 'peliharaan' bagi Jason, seorang pria penyuka sesama jenis dengan kecenderungan BDSM yang sangat dominan. Kehidupan Erick pun berubah drastis saat ia terjebak dalam dinamika penuh kekerasan, kata-kata kasar, dan penghinaan. Mampukah Erick bertahan dalam hubungan ekstrem yang penuh dengan konten dewasa ini demi sosok ibunya?
Sampul Novel Dear Clarissa
7.9
Dua tahun di Jakarta, Clarissa berjuang menjaga diri saat bekerja di dunia malam. Namun, misinya terancam sejak Arga hadir sebagai pelanggan tetap yang obsesif. Meski Clarissa benci laki-laki dan berusaha menjauh, kekuasaan Arga membuatnya sulit lepas. Arga harus berjuang keras menaklukkan hati Clarissa sambil menghadapi penolakan saudaranya yang memicu konflik besar. Akankah Clarissa menyerah pada pria yang kini terus menguntit hidupnya itu?
Sampul Novel Fanboy Romantis
8.5
Fayrin adalah aktris sempurna di depan kamera, namun sosok aslinya sangat angkuh dan jauh dari citra dewi yang ia sandang. Kiky sangat menyadari tabiat buruk di balik layar tersebut hingga ia merasa muak. Namun, semakin mengenal sisi kelam Fayrin, kebencian Kiky justru berubah menjadi getaran cinta yang mendalam. Kini, ia bertekad menembus batasan dunia mereka demi mendapatkan hati sang artis, meski tahu betapa sulitnya menyatukan dua realitas yang berbeda.
Sampul Novel Fastidious
9.6
Almira, mahasiswi semester lima, terancam gagal meraih predikat cumlaude akibat nilai E di satu mata kuliah. Upaya memperbaiki nilai justru berujung salah lamar oleh keluarga dosennya, Aufa. Terjebak pernikahan beda lima belas tahun, Almira harus menghadapi sikap dingin Aufa yang terang-terangan menjaga jarak dan membandingkannya dengan wanita lain bernama Citra. Tanpa rasa takut, Almira membalas ketidakinginan suaminya dengan ketegasan yang setara.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.