Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel SAUDADE

SAUDADE

Fahri dan Albani bergegas ke rumah sakit demi istri mereka yang hendak bersalin. Namun, kecelakaan maut merenggut nyawa Albani di tempat. Sebelum tewas, ia menitipkan Rindu pada Fahri. Di sisi lain, Fahri harus menghadapi kenyataan pahit saat istrinya meninggal usai melahirkan di rumah sakit yang sama. Di tengah duka mendalam dan rasa tanggung jawab atas janji terakhirnya, takdir mulai merajut ikatan tak terduga antara Fahri dan Rindu dalam perjalanan hidup yang baru.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah menjalani segala prosesi pernikahan yang rumit, malam hari tiba waktunya pasangan pengantin baru itu menikmati indahnya malam pertama.

Waktu satu bulan termasuk waktu kilat untuk Fahri dan Adelia mempersiapkan pernikahan impian mereka.

Pernikahan super megah dan mewah itu berlangsung di aula gedung salah satu hotel berbintang lima di kawasan pusat Kota Surabaya dan di hadiri oleh ratusan tamu undangan yang berasal dari kalangan atas.

Seperti janjinya semula, setelah Fahri resmi memiliki seorang istri, Pak Hendrawan, selaku ayahanda Fahri akan memberikan seluruh kepemilikan atas perusahaan dan semua aset kekayaannya pada sang ahli waris satu-satunya itu.

Akhir-akhir ini kondisi kesehatan Pak Hendrawan seringkali drop karena memang faktor usia. Itulah sebabnya, dia dan sang istri ingin lekas menimang cucu dari anak tunggal mereka.

Meski, kali ini keinginan itu harus tertunda dikarenakan sang menantu adalah seorang model.

"Papih dan Mamih kamu udah tahukan Beb, kalau aku belum bisa hamil untuk beberapa tahun ke depan? Tadi di pernikahan mereka masih aja bahas-bahas masalah cucu ke orang tua aku," ucap Adelia di dalam kamar pengantin mereka. Wanita itu duduk didepan meja rias sambil melepas satu persatu aksesori yang masih menempel di kepalanya.

Saat itu Adelia sudah melepas gaun pengantinnya dibantu oleh penata riasnya di ruang make up tadi dan kini dia hanya mengenakan sebuah kemben dan celana hot pants saja.

Tubuhnya yang tinggi dan langsing tapi padat di bagian dada dan bokongnya tampak jelas dari balik pakaian miliknya.

Fahri yang saat itu baru saja selesai mandi dan masih mengenakan jubah mandi terlihat menarik napas berat. Dia berjalan menghampiri sang istri di meja rias.

Fahri melihat Adel kesulitan menyisir rambutnya yang kaku karena hair spray sehabis di sanggul berinisiatif membantu. Dia mengambil alih sisir di tangan Adel.

"Sini, aku yang sisir," katanya dengan suara khasnya yang terdengar lembut di telinga.

Adel pun menurut. Dia diam saat Fahri kini mulai menyisiri rambutnya yang panjang, hitam dan sangat tebal itu.

Rambut Adel harum dan Fahri sangat menyukainya.

"Kamu tenang aja, Mamih dan Papihkan sudah tahu kalau kamu model, mereka nggak akan menuntut kamu ini itu kok, Beb," Fahri tersenyum seraya membungkukkan wajahnya dan memposisikan bibirnya di dekat telinga Adel.

"Cukup kamu menjadi istri yang baik untuk Fahri Hendrawan, mereka sudah senang..." bisik Fahri seraya menghirup dalam-dalam aroma tubuh Adel yang memabukkan. Di kecupnya lembut tengkuk dan leher Adel sebelum akhirnya dia kembali melanjutkan kegiatannya semula, yakni menyisir rambut sang Adelia Kartika Wibowo, wanita yang kini resmi menjadi Nyonya Hendrawan.

Mendapat rangsangan singkat dari Fahri, tubuh Adel langsung terbakar.

Dia menangkap cepat lengan Fahri yang memegang sisir dan mengarahkannya ke atas dadanya yang menyembul dari balik kemben mini yang dia kenakan.

Fahri tersenyum miring.

Cukup lama mengenal seorang Adelia, Fahri jelas tahu bagaimana watak Adelia.

Meski sempat kecewa ketika tahu bahwa Adel sudah tidak virgin, tapi perasaannya yang begitu besar untuk Adel tak juga merubah segalanya.

Fahri bersedia menerima apapun kekurangan Adelia tanpa pernah mengungkit-ungkit hal itu dihadapan Adel.

Kehidupan Adel yang glamour dan bebas di luar negeri telah menjerumuskan Adel pada jurang pergaulan sesat yang membuatnya lupa daratan hingga semua hal buruk itu perlahan mulai dia tinggalkan sejak dia mengenal sosok Fahri.

Bagi Adel, Fahri adalah sosok lelaki langka yang keberadaannya jelas sulit ditemukan di seluruh lapisan penjuru dunia.

Bagaimana tidak, Fahri itu memiliki segalanya dalam hidup.

Wajah tampan, otak cerdas, kekayaannya yang melimpah, latar belakang keluarganya baik dan pendidikannya bagus.

Dan hal istimewa lain yang dimiliki Fahri namun tidak dimiliki dari kebanyakan lelaki yang selama ini wara-wiri dalam kehidupan Adel adalah keyakinan Adel bahwa seorang Fahri masih perjaka.

Tumbuh di tengah keluarga yang paham akan norma-norma agama, membuat Fahri menjadi sosok lelaki yang penurut, berbakti, berhati lembut, penuh kasih sayang dan yang pasti Fahri itu tipikal lelaki setia.

Setahu Adel, dari semua cerita Fahri, lelaki itu sangat menyayangi Ibunya, padahal Nyonya Heni Hendrawan itu hanyalah Ibu Tiri Fahri.

Dia istri ke dua Pak Hendrawan setelah Nyonya Emilia Ibu kandung Fahri meninggal dunia saat melahirkan Fahri dulu. Itulah sebabnya, Fahri kini menganggap Nyonya Heni seperti Ibu kandungnya sendiri karena tangan wanita itulah yang selama ini telah membesarkan Fahri dengan penuh kasih sayang dan mematahkan stigma bahwa Ibu Tiri itu kejam.

Nyonya Heni yang sejak awal memang sudah di vonis mandul jelas tak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk merasakan indahnya menjadi seorang Ibu dengan memperlakukan Fahri layaknya anak kandungnya sendiri.

Dan kini, berkat Nyonya Heni yang telah sukses mendidik Fahri, Fahri pun berhasil menjelma menjadi sosok lelaki idaman wanita.

Sosok lelaki yang begitu Adel cintai.

Seolah mendapat lampu hijau dari Adel, Fahri langsung menjatuhkan sisir di tangannya. Jemarinya yang halus menelusup di balik kemben yang Adel gunakan.

Gundukan daging kenyal yang kini berada dalam remasan tangan Fahri membuat lelaki itu ikutan terbakar.

Hingga setelahnya, Adel meminta Fahri untuk mematikan lampu.

Dan pergumulan panas sepasang pengantin baru itu pun dimulai.

Menjadi sebuah pengalaman pertama yang tak terlupakan bagi Fahri saat dirinya bisa melepas keperjakaannya dengan wanita yang memang dia cintai.

Jauh sebelum hari ini, Fahri bahkan tidak pernah bermimpi jika dirinya bisa menikah dengan Adel.

Banyak alasan yang membuat hubungan mereka kian sulit.

Pertama, jarak. Karena saat itu Adel masih di Paris sedang Fahri di USA.

Lalu setelahnya, sifat orang tua Fahri yang tidak sabar ingin lekas menimang cucu hingga berulang kali merencanakan perjodohan untuk sang anak bahkan sebelum Fahri sempat menyelesaikan studynya.

Karena tak ingin mengecewakan ke dua orang tuanya terlebih sang Mamih, Fahri pun terpaksa menuruti kemauan mereka.

Setelah berulang kali rencana perjodohan disusun tapi selalu saja gagal dengan berbagai alasan.

Bahkan terakhir, ketika Sang Mamih menjodohkannya dengan seorang wanita bernama Rindu, anak dari relasi bisnis Pak Hendrawan di Surabaya, bukan hanya sekedar perjodohannya yang batal melainkan pernikahannya yang kandas setelah wanita bernama Rindu itu kabur entah kemana.

Setahu Fahri dari sekelebat percakapan ke dua orang tuanya yang tanpa sengaja dia dengar, Rindu dibawa kabur oleh kekasihnya.

Bukannya marah saat tahu sang mempelai pengantinnya kabur di hari pernikahan, Fahri justru bersyukur.

Dia sendiri tidak bisa membayangkan bagaimana nasib rumah tangganya bersama Rindu jika mereka benar-benar menikah sementara hati Fahri sudah tertambat pada wanita lain.

Lagipula, bagaimana fisik Rindu sendiri, Fahri juga tidak tahu, terlebih dia tidak perduli.

Itulah sebabnya, Fahri manggut-manggut saja ketika Nyonya Heni bilang kalau Rindu itu wanita yang cantik dan baik. Setidaknya Fahri tahu selera Mamihnya.

Dan alasan terakhir yang membuat Fahri merasa ragu untuk mengutarakan niatannya untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan Adel, yakni sifat Adel yang kelewat ambisius.

Setahu Fahri, Adel bukan tipikal wanita yang bisa diajak untuk berkomitmen karena kehidupan Adel yang serba bebas sewaktu di Paris.

Itulah sebabnya Fahri benar-benar tak percaya ketika dirinya nekad melamar Adel dan ternyata Adel setuju untuk menikah meski dengan syarat dia tidak mau hamil dulu.

Fahri benar-benar bahagia.

Hidupnya lengkap.

Sempurna berkat ketersediaan Adel menjadi pendamping seumur hidupnya.

Fahri berjanji, dia akan membahagiakan Adel dan menjadikan Adel satu-satunya wanita yang mendiami hatinya.

"Beb, aku udah urus semua keperluan bulan madu kita ke Switzerland, lusa kita berangkat," beritahu Fahri setelah mereka selesai dengan aktifitas panas mereka.

Adel menumpukkan kepalanya di atas bahu sang suami yang tampak berkeringat. Pikirannya masih berputar pada sekelebat aktifitas ranjangnya tadi bersama Fahri. Wanita berambut panjang itu tersenyum jahil mendapati keyakinannya bahwa Fahri masih perjaka memang benar.

"Sebelum sama aku, apa kamu pernah berhubungan sama wanita lain, Beb?" tanya Adel saking penasaran.

Kening Fahri seketika berkerut dia menatap wajah Adel. "Kok kamu tanya gitu? Maksudnya apa?"

Adel tertawa kecil, dia balas menatap Fahri sambil berbisik, "habis kamu kelihatan amatir banget tadi,"

Wajah Fahri sontak memerah. Perkataan Adel membuatnya malu dan salah tingkah. Untuk pertama kalinya dia merasa begitu bodoh dihadapan seorang wanita. Tapi, bukan Fahri namanya jika tidak bisa mengendalikan situasi.

Dengan wajah santai lelaki itu tersenyum miring dan langsung menindih kembali tubuh Adel.

"Maksud kamu apa bilang begitu?" ucap Fahri tidak terima dirinya dibilang amatir.

Adel menggeleng sambil menahan senyum.

"Oh... Aku tahu, bilang aja kamu ketagihan sama permainan aku tapi malu mau minta tambah? Iyakan?" Fahri mulai menggelitiki Adel hingga sang istri menjerit kegelian.

"Beb! Udah geli! Ampun! Udah... Hahaha..." Adel tertawa lepas tatkala Fahri terus saja menggelitikinya tanpa henti.

Tubuh polos keduanya berguling di atas ranjang empuk super besar itu.

Suara tawa keduanya mendominasi ruangan.

"Aku mau buktikan ke kamu kalau aku nggak amatir! Buktinya aku bisa buat kamu mendesah!" ucap Fahri di tengah pergumulan mereka.

"Iya-iya... Di godain gitu aja ngambek!" balas Adel. Dia merangkul leher Fahri dan mendekatkan wajah suaminya ke wajahnya.

"Kamu hebat kok, cuma..." goda Adel lagi.

"Cuma apa?" potong Fahri sambil melotot.

"Cuma..."

"Cuma apa?"

"Cuma..."

"Adel..."

"Fahri..."

"Aku sayang kamu, Del..."

"Aku juga sayang kamu, Beb,"

Fahri kembali mencumbu Adel dengan cumbuan yang lebih panas dan liar.

Dia pastikan kali ini, bahwa dia tidak amatir.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95KSS" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95KSS
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA SUCI WANITA MALAM
9.0
Olidia menghabiskan malamnya sebagai penghibur di klub kota hingga takdir mempertemukannya dengan Tuan Muda Dax. Meski benih cinta mulai tumbuh, Olidia memilih memendam perasaannya karena reputasi Dax sebagai playboy yang kerap berganti pasangan. Tanpa disangka, Dax ternyata menyimpan rasa yang sama terhadapnya. Di tengah keraguan dan gaya hidup yang kontras, mampukah ketulusan cinta suci mereka menemukan jalan untuk bersatu selamanya?
Sampul Novel HASRAT MEMBARA CEO PERKASA
8.5
Sekuel dari Cintaku Bersemi di Masa Remaja ini mengisahkan Joseph Mikuel, CEO JM Corp, yang tak sengaja bertemu kembali dengan cinta lamanya, Mary Violet. Mary, yang dulu menghilang tanpa penjelasan, tiba-tiba melamar sebagai sekretaris pribadi di perusahaannya. Menggunakan kekuasaannya, Joseph memastikan Mary diterima demi menuntaskan perasaan yang belum usai. Pertemuan tak terduga ini mengejutkan Mary dan memicu tanya: apakah cinta lama mereka bisa bersemi kembali?
Sampul Novel Istriku Berasal Dari Kerajaan Medang
9.1
Kirana Ayu Wening, gadis asal Kerajaan Medang, mendadak terlempar melintasi waktu ke masa depan sejauh 1024 tahun. Ia muncul di tengah kota modern yang asing sebelum akhirnya bertemu Yodha, seorang pekerja yang baru saja patah hati. Dengan tulus, Yodha menolong Kirana beradaptasi di era yang jauh berbeda dari zamannya. Kini, mereka berdua harus menghadapi badai kesedihan, kebingungan, hingga kebahagiaan bersama dalam memulai lembaran hidup yang baru.
Sampul Novel Melawan Suamiku & Selingkuhannya
9.7
Clara hancur saat memergoki Reno berselingkuh dengan Nadia. Di tengah luka mendalam, ia bertekad menghancurkan mereka dengan bantuan Damar, pria penuh kuasa yang selama ini ia hindari. Meski setiap langkah pembalasan terasa menyakitkan, Clara tak peduli demi melihat para pengkhianat menderita. Namun, rencananya terancam kacau saat perasaan lama pada Reno kembali mengusik. Mampukah Clara menuntaskan dendamnya di tengah gejolak batin yang menyiksa?
Sampul Novel Menikah dengan Miliarder Rahasia
8.9
Dikhianati calon tunangannya yang kabur, Livia nekat mengajak pria asing menikah secara spontan. Tanpa diduga, sosok itu adalah Kiran, pria yang dikenal punya reputasi buruk. Meski publik mencemooh dan sang mantan memintanya kembali, Livia tetap bertahan membela martabat pernikahannya. Segalanya berubah saat identitas asli Kiran sebagai triliuner dunia terungkap. Di hadapan semua orang, Kiran berlutut mempersembahkan berlian demi membuktikan cinta tulusnya.
Sampul Novel Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif
7.8
Akibat salah masuk tenda saat acara kantor dalam kondisi mabuk, Liana tidak sengaja tidur dengan atasannya. Panik setelah terbangun, ia langsung kabur dan berusaha bersikap ekstra hati-hati di tempat kerja demi menjaga rahasia itu. Namun, dua bulan kemudian Liana justru mendapati dirinya hamil. Saat ia berniat melarikan diri lagi, sang CEO Perusahaan Barka langsung memblokir bandara dan menyudutkannya di dalam lift untuk meminta pertanggungjawaban atas calon anaknya.