Sampul Novel CINTA SUCI WANITA MALAM

CINTA SUCI WANITA MALAM

9.0 / 10.0
Dalam novel CINTA SUCI WANITA MALAM, Olidia terjebak antara takdir dan kenyataan sebagai penghibur saat bertemu Dax. Meski terhalang reputasi sang billionaire yang playboy, misi cinta mereka tetap membara. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan kesetiaan di web novels free.
Ringkasan CINTA SUCI WANITA MALAM
Olidia menghabiskan malamnya sebagai penghibur di klub kota hingga takdir mempertemukannya dengan Tuan Muda Dax. Meski benih cinta mulai tumbuh, Olidia memilih memendam perasaannya karena reputasi Dax sebagai playboy yang kerap berganti pasangan. Tanpa disangka, Dax ternyata menyimpan rasa yang sama terhadapnya. Di tengah keraguan dan gaya hidup yang kontras, mampukah ketulusan cinta suci mereka menemukan jalan untuk bersatu selamanya?
Baca Selengkapnya

CINTA SUCI WANITA MALAM Bab 1

Dinginnya malam kala itu tidak membuat dua orang yang saat ini berada di ruangan yang sama ke dinginan, malah hawa panas memenuhi dengan keringat yang membasahi tubuh mereka.

Suara indah terdengar begitu mendebarkan hingga akhirnya lolongan panjang menyelesaikan aktifitas diatas ranjang itu.

Nafas memburu membuat kedua orang itu menatap satu sama lain dengan intens, saat sang wanita hendak mencium pria bermata coklat terang itu, pria tersebut bangkit dan pergi dari sana meninggal wanita yang hanya terdiam menatap langit-langit.

Pandangannya kosong dengan nafas yang masih tersengal-sengal karena aktivitas tadi, bukan hal yang membanggakan menjadi wanita bayaran, namun ia bisa memiliki segalanya dengan hal itu.

Termasuk tidur bersama Dax, pria yang tadi bergulat malam dengannya itu cukup terkenal akhir-akhir ini karena iklan yang ia bintangi.

Wanita yang bernama Olidia Soviana itu turun dari ranjang dengan tubuh tanpa balutan benang sedikit pun, dia berjalan ke arah kamar mandi tempat di mana Dax yang tenang mandi.

Di pintu kamar mandi, Olidia menyenderkan tubuhnya dengan wajah sedih. "Aku mencintaimu, Dax!"

Mendengar suara shower tak lagi menyala Olidia membenarkan posisi tubuhnya, lalu terlihat Dax yang sudah selesai mandi dengan rambut basah.

Tubuhnya indah sama seperti wajahnya rupawan, namun tidak dengan sifatnya yang bertolak belakang dengan keindahan yang terlihat.

"Kau selalu saja di depan pintu kamar mandi, apa begitu risihnya bersetubuh denganku hingga kau buru-buru mandi?"

"Maaf Tuan Dax, kau pun sama seperti itu, jangan bicara seakan-akan aku yang paling jijik di sini!"

Olidia masuk ke dalam, membuat pria berwajah datar itu heran. "Hei, aku tidak bicara kau menjijikan."

"Pergilah!" ujar Olidia yang tak lama mengguyur tubuhnya dengan air, setiap hari selalu seperti ini.

Hanya membuka kedua kaki lalu mendapat uang, namun ia merasa sangat terhina dalam pekerjaan ini, jika ada kehidupan kedua, ia memilih tidak pergi ke jalan buntu ini.

Setelah selesai mandi Olidia melihat Dax yang tengah meminum alkohol sambil merokok, dia memperhatikan Olidia yang hanya memakai handuk di tubuhnya.

"Kenapa kau tidak pergi?" tanya Olidia yang heran, dia berjalan ke ranjang guna mengambil baju gantinya.

Asap rokok hampir memenuhi ruangan, Dax sekarang menatap langit-langit. "Aku tidak ada pekerjaan."

Olidia menatap heran. "Tidak ada pekerjaan? Bukannya kau bos kaya yang paling sibuk di kota ini? Dan di mana jalang yang lain? Aku tidak masalah untuk melakukannya bersama."

Dax melihat wanita yang tengah memakai bajunya, setelah pekerjaan selesai Olidia hanya memakai pakaian santai dengan kaos juga celana jins yang tidak terlalu mencolok.

"Bagaimana kalau aku membawa teman?" tanya Dax yang membuat wanita itu tersenyum dan mendekatinya secara santai.

"Tidak masalah!" balasnya sambil mengambil segelas alkohol dari mejanya.

Dax mengambil gelas itu secara paksa, membuat Olidia menatapnya heran. "Hei Tuan Dax, kau mengambil bagianku!"

"Kau tidak boleh terlalu banyak minum alkohol!"

"Lalu kau?"

"Aku? Aku sudah terlalu rusak sejak dulu." Dax menenggak minuman itu sampai habis, lalu menaruh barang itu secara kasar.

"Rusak itu kadang yang cocok untukku," balas Olidia yang masih saja tersenyum, namun hal tersebut malah membuat tatapan tak bersahabat dari Dax semakin terlihat jelas.

"Uang sudah aku kirim, tiba-tiba aku harus pergi!"

Ting!

Sebuah notifikasi terlihat di ponsel milik Olidia, dia mengambil benda sejuta umat itu dan membaca pesan yang tertulis.

"Aku juga masih ada urusan?"

Tiba-tiba saja Dax mengambil benda itu melihat isinya, bukan hal yang aneh bagi wanita itu karena Dax memang suka sekali melihat ponselnya.

Entah mencari apa ia tak tau, dia juga tak terlalu mempermasalahkan karena mereka sudah berhubungan cukup lama sekitar 1,5 tahun yang lalu.

Hal aneh kembali berlanjut kala pria itu malah mengantungi ponselnya.

"Hei Tuan besar, kenapa kau mengantongi ponselku, itu melanggar izin!"

"Kau ikut aku saja pulang!" ujar Dax tiba-tiba menarik wanita itu.

Pria dengan sejuta kejutan ini, kadang begitu baik padanya hingga ia mulai merasa egois untuk memiliki, namun setelah ia merasa semakin jatuh cinta, dengan mudahnya Dax malah berpindah ke lain wanita yang membuat dia sakit hati.

.

.

Pada akhirnya Olidia tidak bisa berbuat banyak, rasa cintanya membuat dia mengikuti semua keinginan pria itu, lagipula tidak ada salahnya numpang tidur di tempat mewah besar itu.

Sesampainya di rumah, Olidia merebahkan diri di Sofa besar milik pria itu, rumah besar bernuansa putih emas itu, membuat suasana nampak terang dan berbau uang.

"Apa kau sudah makan?" tanya Dax yang melihat Olidia yang terlihat seperti Tuan rumah.

Memang kurang ajar, tapi Dax tidak mempermasalahkan hal itu dan malah berbaik hati bertanya tentang keadaan dirinya.

"Apa kau mau masak untukku?" tanya Olidia yang tersenyum sambil mengedipkan matanya beberapa kali.

Bukannya terpesona, Dax malah menatap heran padanya dan terlihat ekspresi jijik di sana.

"Tidak juga, aku mau memesan makanan, siapa juga yang mau masak untuk wanita sepertimu."

Olidia merasa sedikit sakit hati, tapi dia menutupinya dengan senyuman lebar. Wanita itu bangkit dan memeluk tubuh Dax dari belakang. "Tuan Dax, wanita sepertiku mungkin hanya akan kau temuin satu di dunia ini."

Wajahnya memperlihatkan ekspresi datar. "Tidak, ribuan wanita pernah aku lihat dan mereka sama persis sepertimu."

"Kau lihat saja, saat nanti aku tidak ada, kau akan menangis merindukanku dan berkata : 'Olidia, kembalikanlah, aku merindukanmu'."

"Olidia! Berhentilah berkhayal dan cepat mau apa?! Aku juga lapar!"

"Memangnya kau pesan apa? Aku ikut saja, lagipula aku tidak bayarkan?"

Dax menatap kesal. "Dunia memang tidak adil."

Singkat cerita akhirnya makanan mereka datang, Olidia menghirup aroma ayam goreng pedas itu dengan wajah berseri-seri. "Baunya Sangat harum."

"Cepatlah makan lalu tidur!" ujar Dax sambil mengambil bagiannya.

Olidia memakan ayam itu dengan semangat, Dax melihatnya dengan wajah heran. Olidia salah satu orang yang bisa disuap dengan sebuah makanan enak.

Pertemuan pertama yang membuat dia terpikat adalah saat dimana seseorang menawar harga tubuhnya dengan sebuah makanan Korea, hingga akhir Olidia menyetujuinya.

Wanita ini memang pelacur sama seperti yang lain, namun yang membuat dia terasa berbeda, dia tidak menggoda berlebihan juga tidak meminta uang lebih atau berbelanja merek mahal saat bersamanya.

Intinya dia merasa cukup nyaman dengan wanita ini, pertemanan ranjang selama 1,5 tahun itu bukan waktu yang singkat bagi Dax, juga mungkin untuk Olidia.

"Olidia!"

"Hhmmm? Hei kenapa kau tidak makan?" tanya Olidia yang heran, dan selalu seperti ini kenapa pria itu selalu melihat dia saat makan, apa ada yang aneh tentangnya saat makan?

"Jika aku menyelamatkanmu dari malam gelap itu, apa kau mau?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi CINTA SUCI WANITA MALAM

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Pengkhianatan Sang Pria, Kisah Cinta Tak Tergoyahkan Miliknya
8.5
Ulang tahun ke-22 menjadi mimpi buruk saat tabungan kuliahku di ITB dirampas dua kakak kandungku demi operasi plastik Vanya, adik angkat kami. Mereka mengusirku dan menuduhku egois, lalu asyik berlibur ke Bali tanpaku. Di tengah kehancuran, tawaran proyek medis rahasia selama 15 tahun datang sebagai pelarian sempurna. Aku pergi meninggalkan bukti kebohongan Vanya di meja, memutus ikatan keluarga demi masa depan baru tanpa menoleh ke belakang lagi.
Sampul Novel LEMBAYUNG CINTA
9.2
Rangga terjebak dalam obsesi mendalam terhadap Davina. Pria itu rela melakukan segala cara demi mencuri perhatian sang wanita impian. Setiap tindakan yang Rangga ambil dirancang khusus untuk memikat hati Davina agar mau membalas perasaannya. Di tengah ambisi tersebut, ia terus berjuang memancing simpati Davina demi mendapatkan cinta yang ia dambakan. Inilah kisah perjuangan seorang pria yang tak kenal lelah mengejar wanita pilihannya dalam balutan romansa modern.
Sampul Novel Luka Abadi, Cinta Tak Berarti
8.1
Setelah mengetahui bahwa anak angkatnya adalah hasil perselingkuhan suaminya, Yobel, dengan adiknya sendiri, sang protagonis dikhianati oleh seluruh keluarganya yang meminta ia mengalah. Namun saat Yobel menolak bercerai dan memohon ampun, ia berpura-pura memberi waktu tujuh hari untuk membuktikan ketulusan pria itu. Di balik kepatuhan ekstrem Yobel yang mengira akan dimaafkan, sebuah rahasia kelam menanti. Sebenarnya sang istri telah meninggal tujuh hari lalu, dan waktu yang tersisa hanyalah izin dari malaikat kematian untuk berpamitan.
Sampul Novel Mafia in The Morning
9.3
Pasca kontrak kerja berakhir, Mayumi menjadi relawan di acara Jepang demi bertemu idolanya, Mamoru V. Keberuntungan berpihak padanya saat ia terpilih menjadi LO sang cosplayer. Namun, perjalanan menuju studio foto berubah mencekam ketika sekelompok orang bersenjata menyerang mereka. Saat terjebak di gedung tua dalam aksi kejar-kejaran maut, Mayumi terkejut melihat Mamoru mengeluarkan pistol asli. Ternyata, sosok sang idola menyimpan rahasia gelap yang berbahaya.
Sampul Novel MELEPAS JERAT SUAMI PARAS(H)IT
9.7
Elmi dan Damar mengawali asmara sejak kuliah hingga menikah. Namun, lima tahun berumah tangga, Damar justru menjadi parasit yang menganggur dan mengklaim rumah warisan Elmi sebagai miliknya. Konflik memuncak saat Damar menolak punya anak, meski Elmi sangat mendambakannya. Saat mendapat kerja, Damar malah berselingkuh. Di tengah luka, Elmi bertemu kolega yang tulus mendukungnya. Kini ia harus memilih: bertahan dalam kepalsuan atau pergi mengejar kebahagiaan sejati.
Sampul Novel Sekretaris kesayangan CEO
9.7
Menjalin asmara dengan bos kaya bukan hal mudah bagi Yasmin Andara. Sebagai sekretaris cantik, ia harus menghadapi cobaan berat saat dipaksa menjauh dari CEO yang merupakan kekasihnya sendiri. Realitas pahit kini menguji keteguhan hati mereka di tengah tuntutan profesionalisme. Apakah cinta mereka mampu bertahan melewati rintangan ini, atau justru hubungan tersebut harus berakhir tragis? Ikuti perjuangan Yasmin mempertahankan cintanya yang penuh dilema.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan