Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sang Pewaris Terkaya

Sang Pewaris Terkaya

Hidup dalam kemiskinan selama 18 tahun, aku terbiasa melihat ayah bekerja keras dengan pakaian lusuh dan mobil tua demi kuliahku. Namun, saat ulang tahunku tiba, segalanya berubah drastis. Sosok ayah yang dulu sederhana mendadak tampil mewah dengan setelan mahal dan Rolls Royce. Ternyata, keluarga kami adalah yang terkaya di dunia. Kini, aku menerima uang saku seratus miliar sebagai kompensasi atas penderitaan masa laluku yang penuh kekurangan.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Aku akan menunjukkan padamu betapa kuatnya diriku!"

Setelah mengatakan hal itu, Larson langsung mengulurkan tangannya dan mengambil sebuah barang dari laci meja Garry.

Barang yang Larson ambil adalah sebuah boneka porselen berwarna putih yang indah dan menggemaskan. Boneka itu menunjukkan pose seorang gadis kecil yang tengah memetik bunga.

Meskipun gayanya agak sedikit ketinggalan jaman, tapi permukaan boneka itu masih tampak berkilau dan baru. Dari tampilan luar, terlihat jelas bahwa pemiliknya telah merawat boneka itu dengan sangat baik.

"Tidak!"

Kedua mata Garry dipenuhi oleh amarah dan hatinya berada di ambang ketakutan.

Boneka porselen putih ini adalah hadiah dari Shelly saat mereka masih kecil.

Sedikit banyak, boneka itu mewakili semua kenangan dan emosi masa kecil yang dimiliki oleh Garry.

"Hahaha…"

Larson merasa sangat puas setelah melihat betapa cemasnya Garry. Dia tertawa sambil melemparkan boneka porselen putih itu langsung ke lantai.

Karena refleks, Garry menerjang ke depan dan menangkap boneka porselen putih di tangannya. Tapi saat dia melakukannya, dia terjatuh dengan keras ke lantai hingga membuat sebuah suara yang sangat keras.

Rasa sakit yang hebat menjalar ke seluruh tubuh Garry, tapi ketika dia melihat boneka porselen putih itu baik-baik saja, hatinya seketika merasa lega.

Larson merasa sedikit terkejut dengan tindakan Garry yang begitu tiba-tiba dan melangkah mundur dengan sendirinya. Ketika dia akhirnya sadar apa yang telah terjadi, dia tampak sedikit malu dan merasa kesal.

"Kamu ternyata benar-benar dungu. Mengapa kamu memandang benda yang tidak berharga itu seperti harta karun? Cih!"

Melihat Garry yang sedang terbaring di lantai, Larson mencibir dan mengangkat satu kakinya untuk memberikan Garry sebuah tendangan keras di tubuhnya.

Setelah itu, dia berjalan keluar dari kamar asrama.

Garry mengangkat kepalanya dan mengamati sosok punggung Larson yang mulai menghilang dari pandangannya dengan gigih, kedua matanya dipenuhi dengan amarah dan keluhan, tapi dia tidak bisa melakukan apa pun pada Larson yang lebih kuat darinya.

Dengan langkah yang terhuyung-huyung, Garry berjalan keluar dari asrama dan meninggalkan gedung kampus di belakangnya.

"Uang! Yang kubutuhkan adalah uang! Lebih banyak uang! Mengapa terasa begitu sulit untuk menjalani kehidupan yang normal tanpa uang?"

Saat berjalan di jalanan yang ramai, Garry mencengkeram erat boneka porselen putih di tangannya, merasa sangat sedih dan kebingungan. Dia tidak mengetahui kesalahan apa yang telah dia lakukan. Mengapa Larson memperlakukannya dengan begitu kejam?

"Apa hanya karena aku tidak berasal dari keluarga kaya?"

Di saat bersamaan, ponsel Garry berdering. Itu adalah Ayahnya.

Garry kemudian mengeluarkan ponselnya dari sakunya. Itu adalah sebuah ponsel tua dan bukan sebuah ponsel pintar.

"Halo, Ayah. Ada apa?" Garry berusaha sebisa mungkin untuk menekan emosinya dan bersikap seperti biasanya di depan Ayahnya.

"Nak, hari ini kebetulan adalah hari ulang tahunmu yang ke-18. Sekarang, aku akan datang ke Kota Lingate dan bertemu denganmu di kampus secara langsung. Aku telah menyiapkan sebuah hadiah untukmu. Hadiah itu pasti akan mengejutkanmu!"

Kali ini, suara Ayahnya dipenuhi dengan kegembiraan dan semangat hidup, sangat berbeda dari nada bicara biasanya yang terbebani oleh kehidupan.

Setelah terdiam selama beberapa detik, Garry akhirnya memutuskan untuk tidak mengatakan apa pun tentang masalah dirinya yang kekurangan uang. Dia malah berkata, "Ayah, aku sudah dewasa sekarang. Aku tidak perlu merayakan ulang tahun. Lebih baik Ayah menyimpan uang itu dan membeli suplemen vitamin. Ayah dan Ibu bekerja di kota lain, kalian sudah bekerja keras dan harus menjaga kesehatan kalian. Kumohon, jagalah diri kalian dengan baik."

"Kamu benar-benar seorang anak yang berbakti! Tidak sia-sia Ayah sangat mencintaimu. Baiklah, Ayah tutup dulu teleponnya."

Kemudian, Ayahnya memutuskan panggilan teleponnya.

Saat ini, sebuah teriakan bisa terdengar dari orang-orang yang lewat di jalan.

"Lihat, aku tidak bisa memercayai mataku! Itu sebuah mobil Rolls Royce!"

"Wah, kamu benar!"

"Model termurah dari merek ini saja akan menelan biaya miliaran rupiah. Dia pasti orang yang sangat kaya."

Garry menoleh tepat pada waktunya untuk melihat sebuah mobil yang sedang melaju dengan perlahan. Sedikit demi sedikit, dia bisa melihat bentuk yang elegan dengan dewi emas kecil yang memesona di kap mobil.

Di sebelahnya, sebuah rombongan mobil melaju di sekitarnya seolah-olah mereka sedang mengawal raja mereka.

"Pasti enak mempunyai banyak uang."

Saat itu, Garry berpikir dalam hatinya, 'Jika keluargaku mempunyai uang, apakah Shelly dan Larson akan memperlakukanku secara berbeda?'

Saat Garry sedang merasa tidak bersemangat, Rolls Royce itu tiba-tiba berhenti tepat di hadapannya. Pintu mobil itu terbuka dan keluarlah sosok pria yang tidak dia duga sama sekali.

"Masuklah."

Seorang pria paruh baya dengan wajah bermartabat dan mengenakan setelan pakaian yang elegan melambai ke arahnya.

Garry menatap pria paruh baya itu dengan tatapan terkejut dan tidak percaya di kedua matanya.

"Ayah? Apa itu benar-benar kamu?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta, Kebohongan, dan Anjing yang Mematikan
9.7
Dunia wanita ini runtuh saat ibunya sekarat akibat serangan anjing milik Helena. Bukannya peduli, Bara sang tunangan justru membela hewan itu dan pergi demi urusan bisnis. Namun, saat ibunya wafat, terungkap bahwa Bara berbohong. Alih-alih ke Singapura, ia justru berpesta mewah di Maladewa bersama Helena. Di depan pusara sang ibu, ia menyadari bahwa cinta dan janji miliarder itu hanyalah kepalsuan belaka. Pengkhianatan kejam ini mengakhiri segalanya.
Sampul Novel Gairah Panas Tuan Arion
9.5
Arion Harold dikenal sebagai casanova dingin yang menyembunyikan perasaan mendalam pada sekretaris pribadinya, Emily. Meski sering bersikap ketus, sebuah malam penuh gairah akhirnya mengungkap emosi terpendam mereka. Namun, hubungan sahabat masa kecil ini hancur seketika akibat situasi tak terduga. Emily yang terluka memilih menjauh demi melindungi hatinya. Mampukah Arion memenangkan kembali cinta Emily, ataukah pesonanya tak lagi cukup untuk memperbaiki keretakan itu?
Sampul Novel Istri Keempat Sang Tuan Tanah
9.7
Demi melunasi utang, Lila terpaksa menjadi istri keempat Tuan Thakur, seorang tuan tanah kaya yang sangat dominan. Pria itu menegaskan bahwa pernikahan mereka bukanlah kontrak drama televisi yang mudah diakhiri. Tanpa ada kata cerai, Lila terjebak dalam komitmen seumur hidup kecuali maut memisahkan atau sang suami sendiri yang melepaskannya. Kini, Lila harus menghadapi kenyataan pahit dalam pernikahan penuh intimidasi ini. Sanggupkah ia bertahan hidup bersamanya?
Sampul Novel Jodoh Pengganti
7.9
Shanaya menderita akibat perlakuan buruk keluarga kandungnya. Dianggap bak pembantu oleh ayah dan ibu tirinya, ia dipaksa menggantikan sang adik untuk menikahi putra keluarga Hartono. Sang adik menolak lamaran itu karena rumor mengerikan tentang sifat calon mempelai pria yang dikenal sangat kejam dan dingin. Tanpa pilihan, Shanaya harus menghadapi takdir baru yang penuh misteri. Akankah ia bertahan menghadapi pria yang ditakuti tersebut di dalam pernikahannya?
Sampul Novel Kesetiaan Yang Dikhianati
8.1
Sembilan tahun menikah, rumah tangga Lily hancur setelah ayah David wafat dan meninggalkan wasiat mutlak. David harus memiliki anak dengan Elvy demi menguasai seluruh warisan. Lily memergoki perselingkuhan mereka di ranjangnya sendiri. Berdalih demi harta, David berjanji akan menikahi Lily setelah warisan cair. Sejak itu, David kerap membawa Elvy ke rumah mereka dan menggantung lonceng di pintu sebagai penanda pertemuan mereka, yang kini telah berbunyi sembilan puluh sembilan kali.
Sampul Novel Penjara Cinta Sang Taipan
9.7
Bening hanya mendambakan kasih sayang orang tua, namun kenyataan pahit justru datang dari ibu kandungnya. Hidupnya hancur saat ia dijual ke tangan germo, hingga terjebak pernikahan kontrak dengan Jaasir Arga Ramiro, sang pewaris tunggal kaya raya. Pernikahan paksa ini mengubah segalanya, terutama saat rahasia besar sang ibu mulai terungkap. Akankah Bening mampu bertahan dalam jeratan takdir dan mengungkap kebenaran yang selama ini sengaja disembunyikan darinya?