Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sang Pewaris: Bangkit dari Bayang-Bayang

Sang Pewaris: Bangkit dari Bayang-Bayang

Dua puluh tahun Brenna dieksploitasi keluarga angkatnya sebelum akhirnya dibuang karena dianggap membebani. Mereka mengira orang tua kandung Brenna miskin, padahal sebenarnya mereka adalah kaum elit yang sangat berkuasa. Rahasia besar terungkap bahwa Brenna adalah ahli keuangan dan insinyur jenius dengan banyak identitas tersembunyi. Saat sang tunangan memutuskan hubungan, Brenna bertemu saudara kembarnya, sementara mantan kekasihnya justru datang memohon cinta.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di kediaman Keluarga Barrett di Kota Shirie.

Ruang tamu besar di lantai pertama ramai dengan percakapan, para tamu memegang gelas sampanye di tangan sambil berbasa-basi. Spanduk menjulang tinggi bertuliskan "Selamat Datang di Rumah, Putri Tercinta" terbentang di pintu masuk.

Sementara itu, di loteng yang sempit dan pengap di lantai tiga, Brenna Harper sedang mengemasi barang-barangnya.

Alec Barrett, ayah angkat Brenna, berdiri di hadapannya dengan sebuah amplop di tangannya. Dia meletakkannya dengan lembut di hadapan Brenna, wajahnya dipenuhi dengan keengganan palsu.

"Brenna, kenapa harus sampai seperti ini?" ucapnya. "Ya, kami telah menemukan putri kandung kami, tapi itu tidak berarti kamu harus pergi. Kamu juga tahu bagaimana kekayaan keluarga kita, menghidupi satu orang lagi bukanlah masalah besar. Menurutku, kamu sebaiknya jangan pergi. Aku dan ibumu tidak akan memperlakukanmu berbeda dari sebelumnya, kami tetap akan memperlakukanmu sama seperti putri kandung kami sendiri. Tapi kalau kamu bertekad untuk pergi, aku tidak akan menghentikanmu. Hanya saja, keluargamu itu benar-benar sangat miskin, aku ragu mereka bisa mengirim mobil untuk menjemputmu. Ambillah sedikit uang ini, anggap saja sebagai ongkos perjalananmu."

Mata Brenna melirik amplop tipis itu dengan tenang. Dia menebak isinya tidak lebih dari 2 juta rupiah. Tanpa ragu sedikit pun, dia mendorongnya kembali ke arah Alec, ekspresinya tampak dingin. "Aku tidak membutuhkannya. Orang tuaku sudah mengirimkan mobil untukku."

Dia mendengus dalam hati. Membujuknya untuk tinggal sekaligus menawarkan ongkos perjalanan? Apa ini yang disebut ketulusan untuk membuat dirinya tetap tinggal?

Keluarga Barrett mengadopsinya saat dia baru berusia 2 tahun, sebagai pengganti putri Ruby Boston yang telah hilang—seorang anak yang dicuri dari rumah sakit pada hari dia dilahirkan. Tenggelam dalam kesedihan, Ruby memiliki gagasan untuk mengadopsi, meyakinkan dirinya sendiri bahwa adopsi akan meringankan rasa sakit karena kehilangan putrinya.

Namun, Brenna tidak pernah menjadi putri sesungguhnya bagi Keluarga Barrett, itu hanya sekadar nama. Dia menghabiskan masa kecilnya dengan membeli barang-barang bekas dari rak diskon, bertahan hidup dengan sisa makanan sambil melayani seluruh anggota Keluarga Barrett sebagai pembantu.

Saat Brenna beranjak dewasa, Alec menemukan bakat alamiahnya dalam desain. Bahkan sketsa yang dibuatnya secara asal mampu mengungguli sketsa para profesional berpengalaman, nilai pasarnya sangat tinggi.

Saat itulah segalanya berubah. Keluarga Barrett melarangnya bersekolah. Dia telah menjadi aset tersembunyi mereka, dikurung untuk membuat rancangan suku cadang mobil dan bahkan seluruh kendaraan. Mereka tahu persis berapa banyak kekayaan mereka yang dihasilkan olehnya.

Tanpa Brenna, mereka tidak akan pernah masuk ke dalam lingkaran elite Kota Shirie, tidak akan pernah memiliki sarana untuk menggelar jamuan penyambutan mewah untuk putri kandung mereka, yang dihadiri tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai lapisan masyarakat.

Dan sekarang setelah peruntungan mereka baru saja mulai berkembang, mereka tidak ingin mempertahankan Brenna lagi. Keluarga Barrett ingin mengusirnya dari keluarga, sifat mereka yang benar-benar egois sepenuhnya terungkap.

Alec menghela napas dan memasukkan amplop itu ke dalam tas Brenna. Dia berkata, "Mereka mengirim mobil untuk menjemputmu? Sulit bagiku untuk memercayainya. Aku sudah menyelidiki keluarga kandungmu. Orang tuamu memiliki dua orang putra, dan satu-satunya pamanmu terbaring di tempat tidur, tidak mampu mengurus dirinya sendiri. Mereka tinggal di desa yang miskin—hampir tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Mereka tidak memiliki kemampuan untuk datang menjemputmu. Kamu hidup nyaman di sini, menghabiskan uang dengan bebas. Sesampainya di sana, kamu mungkin akan tidak terbiasa. Ambil saja uang ini ...."

Brenna mengeluarkan amplop itu dari dalam tasnya dan meletakkannya di atas meja, lalu berbicara dengan nada tenang, "Selamat tinggal."

Dia tidak menyadari bahwa Isabella Barrett, putri kandung Alec dan Ruby, sedang menyelipkan sesuatu ke dalam saku samping ranselnya.

Tanpa melirik lagi, Brenna mengangkat ransel hitamnya di satu bahu dan melangkah menuruni tangga, meninggalkan Keluarga Barrett di belakang.

Melihat Brenna menghilang menuruni tangga, Ruby mengatupkan rahangnya. "Lihat itu! Bahkan anjing yang dipelihara pun tahu bagaimana cara untuk menunjukkan rasa terima kasih! Aku memberinya tempat tinggal dan makanan selama 20 tahun, dan dia tidak mengucapkan sepatah kata pun terima kasih sebelum pergi dari sini? Orang seperti itu pasti akan berakhir menjadi pengemis di jalanan!"

Isabella melingkarkan lengannya di lengan Ruby, suaranya lembut, hampir menenangkan. "Ibu, jangan biarkan dia merusak suasana hati Ibu. Dia bahkan tidak pernah menyelesaikan sekolah dan langsung terjun ke dalam lingkungan sosial pada usia 10 tahun. Bagaimana mungkin dia bisa memiliki sopan santun? Dia sekarang meninggalkan kehidupan yang istimewa, dia sudah sangat beruntung jika dia tidak kelaparan. Wajar saja jika dia sedang dalam suasana hati yang buruk, jadi aku akan pergi mengantarnya!"

Ruby mengerutkan kening, meraih pergelangan tangan Isabella untuk menghentikannya. "Untuk apa kamu repot-repot mengantarnya? Dia tidak tahu berterima kasih. Dia tidak pantas menerimanya."

"Ibu," ucap Isabella dengan senyum manis, "sejak aku kembali, Kak Brenna memperlakukanku dengan baik. Ini mungkin terakhir kalinya kami bertemu. Sudah sepantasnya aku mengucapkan selamat tinggal padanya dengan baik."

Dia menggoyangkan kotak perhiasan di tangannya, tampak penuh perhatian saat dia tersenyum tipis. "Lagi pula, aku sudah membeli hadiah perpisahan untuk Kak Brenna."

Setelah mengatakan itu, dia bergegas mengejar Brenna, sementara Alec dan Ruby mengikutinya dari belakang.

"Kak Brenna!" panggil Isabella, suaranya hangat dan manis saat dia sedikit berlari ke depan. "Jalanmu cepat sekali. Aku belum memberimu hadiah yang kupersiapkan untukmu."

Dia mengulurkan telapak tangannya, memperlihatkan sebuah kotak merah berbentuk persegi. Di dalamnya ada sebuah gelang giok putih, permukaannya halus dan bercahaya. Tidak diragukan lagi, kualitasnya sangat tinggi.

Brenna melihatnya sekilas. Dia menyadari kualitas gelang itu lumayan, harganya mungkin cukup mahal.

Namun, dia menolak dengan dingin, "Tidak perlu. Kamu simpan saja sendiri."

Ekspresi Isabella tidak berubah saat dia menyodorkan kotak itu ke tangan Brenna. "Kakak harus mengambilnya. Aku menghabiskan lebih dari 200 juta untuk gelang ini. Kalau suatu hari nanti kamu menjalani hidup yang sulit dan tidak punya uang, kamu dapat menjualnya untuk keadaan darurat. Gelang itu mungkin juga bisa berguna untuk mas kawinmu suatu hari nanti."

Sebelum Brenna bisa menolak lagi, Isabella menutup kotak itu dan memasukkannya ke dalam ransel Brenna.

Tepat pada saat ini, seorang pelayan yang panik bergegas menghampiri dan berseru, "Nona, gawat! Kalung pertunangan yang diberikan Pak Jordy untuk Anda hilang!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Cinta Biasa
9.7
Demi melunasi utang sang ayah angkat, Maya yang baru berusia 22 tahun terpaksa mengorbankan karier dan masa depannya untuk menjadi istri ketiga seorang CEO dingin di Negara A. Pengusaha ternama ini dikenal tak pernah puas hanya dengan satu wanita. Di tengah kehidupan rumah tangga yang penuh rintangan dan misteri yang terus menghantui, Maya tetap berusaha mempertahankan kebaikannya meski sering dipandang rendah. Akankah ia mampu bertahan dalam pernikahan ini?
Sampul Novel Cinta yang Kukira Abadi, Ternyata Ilusi
8.0
Tiga belas tahun membina hubungan sejak masa sekolah hingga pernikahan, Valen rela menentang keluarganya sendiri demi memberikan sebuah perusahaan publik kepada sang suami. Namun, ilusi pernikahan bahagia itu hancur saat sebuah buku catatan usang jatuh dari laci rahasia. Di dalamnya tertulis kalimat menyakitkan bahwa suaminya sangat muak dengannya. Valen akhirnya menyadari cinta sejati yang ia percayai hanyalah dusta. Kini, ia mulai mempertanyakan ketulusan suaminya, termasuk motif di balik kepemilikan perusahaan tersebut.
Sampul Novel DI ANTARA NODA DAN CINTA PRASASTI
8.4
Nasib malang Prasasti kian pelik saat terlibat dengan tiga putra keluarga Adisurya yang kaya raya. Cintanya pada si bungsu, Prasetya, harus kandas setelah sulung keluarga itu, Pramudya, nyaris menodainya hingga Sasti dicap buruk. Demi nama baik, Prahara sang putra kedua justru menikahinya. Namun, pernikahan ini mengundang amarah wanita lain yang nekat mencelakainya. Di tengah ancaman maut dan kembalinya Pras, mampukah Sasti bertahan dalam rumah tangganya?
Sampul Novel Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
8.6
Dikhianati oleh Roy, suaminya sendiri, Shanty kehilangan hak asuh anak setelah rahimnya diangkat. Demi membalas dendam pada mantan mertua dan suaminya yang licik, ia nekat menyerahkan jiwanya kepada pewaris Halim Group yang dingin dan berbahaya. Menjadi nyonya muda di keluarga konglomerat ternyata penuh intrik mematikan. Di tengah rahasia gelap sang suami baru, mampukah Shanty merebut kembali kebahagiaannya atau justru hancur dalam permainan kekuasaan?
Sampul Novel HASRAT, CINTA, DAN PENGORBANAN
9.1
Inara, gadis office girl di perusahaan migas milik keluarga Dhananjaya, terpaksa menjadi asisten pribadi Raka yang arogan setelah melakukan kesalahan. Saat persahabatannya hancur karena cinta segitiga dengan Bara dan Alexa, Raka hadir mengisi kekosongan hati Inara. Namun, hubungan mereka terancam oleh kembalinya mantan istri Raka dan paksaan ibu tiri. Daniel, kakak Raka yang cacat, juga mulai memanfaatkan Inara demi kepentingan pribadinya sendiri.
Sampul Novel Scandal Married With CEO
8.9
Pernikahan Sean Gibert dan Qiena William tampak sempurna sebagai penyatuan dua dinasti bisnis besar. Sean adalah pemimpin ambisius, sementara Qiena dikenal sebagai direktur cerdas sekaligus ibu yang berbakti. Namun, di balik citra ideal itu, tuntutan Sean memicu keretakan. Qiena justru menemukan cinta sejati untuk pertama kalinya pada sosok Jack. Kini, ia terjebak dalam dilema besar: tetap setia demi keutuhan keluarga atau mengejar kebahagiaan bersama pria lain.