Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sang Dewa Cinta

Sang Dewa Cinta

Terhimpit biaya kuliah, Radit nekat menjadi simpanan wanita kaya dan mendekati para perempuan kesepian demi uang. Target utamanya adalah Deska, adik kelas yang juga pewaris tunggal harta ayahnya. Meski Deska membenci Radit karena telah merusak keluarganya melalui hubungan gelap dengan ibu tirinya, benih cinta tetap tumbuh di antara mereka. Namun, rencana ini memicu murka sang ibu tiri yang siap menghancurkan hidup keduanya saat rahasia mereka terungkap.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Nyonya, turunlah dari tubuh saya. Anda sudah menindih saya dan itu … berat sekali,” kata Radit blak-blakan.

“Oh, maaf. Aku nggak sengaja,” sesal wanita itu. Dia segera menyingkir dari tubuh Radit dan menjaga jarak dengannya.

“Nyonya, apa Anda baik-baik saja sekarang?” tanya petugas keamanan itu sekadar memastikannya.

“Tidak apa-apa. Kalian pergilah!” usir Nyonya itu pada petugas keamanan.

“Baiklah kalau begitu. Jika Anda memerlukan sesuatu panggil kami saja, Nyonya.” Para petugas keamanan segera meninggalkan apartemen milik Nyonya itu. Sementara, di apartemen itu kini tinggal Radit dan Nyonya itu. Mereka hanya berduaan.

Perlahan-lahan, perasaan wanita itu kini mulai tenang. Setelah Radit berhasil menyelamatkannya dari maut. Oh iya, mereka belum sempat berkenalan. Wanita itu memanfaatkan waktu untuk berkenalan dengan Radit.

Nyonya manis itu memperkenalkan dirinya. Namanya Serafina. Dia adalah pemilik gedung apartemen itu. Suasana di sana agak canggung. Karena mereka tinggal berdua saja. Tidak lama kemudian, seorang pria tua sekitar umur enam puluhan datang menemuinya di apartemen.

“Sayang, apa kamu baik-baik saja?” tanya pria tua itu sambil menghampiri Serafina. Apa pria tua itu adalah suaminya? Pikir Radit sambil mengernyitkan dahinya.

“Aku baik-baik saja, Sayang,” sahut Serafina yang mendadak bersikap manis di depan pria tua itu.

“Syukurlah. Tapi, apa yang sebenarnya terjadi?” tanya pria tua itu mencemaskan Serafina, istrinya. “Kamu tidak terluka, kan?” pria tua itu memastikannya lagi.

“Aku tidak apa-apa,” sahut Serafina. Pria tua itu menghela napas lega mendengar penjelasan dari sang istri.

Jadi, pria tua itu adalah suami dari Serafina. Seorang pria dengan penampilan luar biasa dan terlihat begitu hebat. Radit melihat dengan mata kepalanya sendiri. Pria itu kelihatan seperti salah seorang konglomerat yang paling berpengaruh di dunia bisnis internasional. Atau jangan-jangan salah satu crazy rich fenomenal yang sering wara-wiri di berita online. Mungkin saja, pikir Radit.

“Siapa pria itu?” tanya pria itu pada istrinya.

“Namanya Radit. Dialah yang menyelamatkanku tadi,” Serafina mengenalkannya pada sang suami.

Pria itu mengulurkan tangannya pada Radit, “Leonardo. Panggil saja Tuan Leo.”

Astaga! Apa pria itu Leonardo, salah satu pria terkaya di negeri ini? terka Radit.

Radit buru-buru menjabat uluran tangan dari pria terhormat itu. Tidak lupa, dia juga menampilkan sikap seramah mungkin dan menunjukkan sopan santunnya pada orang yang lebih tua darinya. Apalagi pria itu adalah Tuan Leonardo yang sangat terkenal.

“Di mana kamu tinggal, Nak? Apa pekerjaanmu? Siapa orang tuamu?” tanya Leo.

Pertanyaan beruntun yang ditujukan pada Radit membuat pria muda itu kebingungan harus menjawabnya dari mana dulu.

“Ah, saya seorang yatim piatu. Saat ini, saya tidak punya tempat tinggal dan pekerjaan. Saya masih mahasiswa tingkat akhir, Tuan,” kata Radit mencoba jujur. Tuan Leo mengerutkan keningnya.

Mendengar perkataan Radit membuat Serafina iba kepadanya. Wanita itu merasa prihatin dengan keadaan Radit yang malang. Serafina berbisik pada suaminya untuk memberinya hadiah berupa tempat tinggal. Sebelum Tuan Leo mengabulkan permintaan istrinya, dia ingin mendengar sedikit cerita tentang Radit, katanya.

Serafina menceritakan aksi heroik ketika Radit menyelamatkannya. Sang suami pun menanggapi cerita dari istrinya itu. Tak tanggung-tanggung, Tuan Leo pun mengucapkan terima kasih pada Radit dan berencana memberikannya hadiah. Sesuai dengan permintaan Serafina, sang istri.

“Kenapa kamu mencoba melompat tadi? Apa yang ada di dalam pikiranmu, Sayang?” tanya Leo.

“Aku frustasi. Pria brengsek itu mengancamku akan menyebarkan video tidak senonoh tentangku dan memviralkannya di sosial media jika aku tidak memenuhi permintaannya. Dia meminta uang yang sangat banyak untuk membeli obat-obatan terlarang. Aku terpaksa memberinya agar dia tutup mulut, Sayang. Tapi, dia tetap mengancam akan menyebarkannya,” tutur Serafina.

“Jadi, kamu masih berhubungan dengan berandalan itu?” Tuan Leo menanggapinya dengan santai.

Radit mendengar pembicaraan mereka dan mulai menemukan kejanggalan antara hubungan suami istri itu. Apa Serafina memang sering berhubungan dengan pria-pria lain di luar sana meski Tuan Leo mengetahuinya? Radit jadi menebak-nebak sendiri.

“Apa pria brengsek itu kekasih barumu, Sayang?” tanya Tuan Leo. Serafina mengangguk pelan. Radit diam saja mendengarkannya.

Sudah Radit duga. Bahkan, Tuan Leo membiarkan istrinya bermain hati dengan pria lain yang bukan suaminya. Pantas saja, Radit menjadi sasaran Serafina selanjutnya.

Serafina bercerita panjang lebar. Dia merasa tertekan dengan sikap kekasihnya itu. Wanita itu jadi gelap mata dan memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya. Dia malu sekali pada suaminya karena sudah berani membantah dan melawan sang suami demi pria brengsek yang sudah menipunya itu.

Serafina menjalin hubungan dengan pria lain selain suaminya hanya untuk bersenang-senang. Sekadar memuaskan hasratnya karena sang suami sangat sibuk mengurus bisnisnya di luar negeri. Tuan Leo mengizinkan Serafina, istrinya untuk mendua, atau bahkan bergonta-ganti pasangan sesuai dengan keinginannya.

Hah! Ironi sekali mendengarnya. Rasanya tabu di benak Radit. Tetapi, jujur saja, Serafina memang wanita anggun yang sangat cantik. Pesonanya sangat luar biasa bahkan Radit pun sempat tergoda olehnya tadi.

Apa wanita konglomerat itu sudah terbiasa tidur dengan lelaki lain? Di saat suaminya tidak bisa memuaskan nafsunya. Radit makin penasaran dengan sosok Serafina.

“Aku akan memberinya pelajaran. Semua akun bank milikmu akan dibekukan sementara, Sayang. Agar pria itu tidak mengambil uangmu lagi. Aku akan mencari orang untuk memblokirnya.”

Radit masih berdiam diri, mendengar pembicaraan suami istri yang tak lazim itu. Sepertinya, Radit harus pergi. Dia merasa tidak enak menguping pembicaraan mereka.

“Maaf, saya permisi dulu,” pamit Radit.

“Tunggu sebentar, Anak muda!” cegah Leo.

Tuan Leo melihat layar ponselnya. Ada sebuah informasi penting masuk ke dalam pesan singkatnya. Tiba-tiba, Tuan Leo menoleh ke arah Radit dengan tatapan curiga.

“Aku akan memberimu imbalan yang pantas karena kamu sudah menyelamatkan nyawa istriku. Aku akan memberimu hadiah yang cukup fantastis. Sebagai ucapan terima kasihku,” kata Tuan Leo.

“A-Apa?” Radit membelalak. Bahkan, dia tidak mengharapkan akan diberi hadiah oleh pria konglomerat itu.

“Sudah, terima saja Radit. Suamiku memang baik hati. Mana mungkin dia membiarkan orang yang berjasa sudah menolongku tanpa memberinya imbalan,” bujuk Serafina.

Radit tersenyum agak dipaksakan. Dia tidak tahu harus berkata apa saat ini. Di sisi lain, dia juga memang sangat membutuhkannya untuk bertahan hidup.

“Nah, Radit. Mulai malam ini, kamu boleh menginap di apartemen ini. Pilih saja salah satu yang membuatmu merasa nyaman,” kata Tuan Leo menawarkan.

“Sa-saya merasa tidak pantas menerima hadiah sebanyak ini dari Anda, Tuan,” balas Radit agak merendah.

“Jangan menolaknya, Radit! Aku akan mempersiapkannya untukmu. Mulai besok, kamu akan tinggal di sini. Jadi, sekarang beristirahatlah di apartemenmu,” kata Tuan Leo.

Sumpah. Radit tidak pernah bermimpi ketiban rejeki nomplok seperti ini. Bagaimana bisa dia menolak kebaikan Tuan Leo yang sudah mengizinkannya menempati apartemen mewah hanya karena sudah menyelamatkan istrinya yang cantik itu?

Karena Tuan Leo dan Serafina memaksa, akhirnya Radit tidak akan menolak lagi. Tidak sopan jika terus-terusan menolak kebaikan hati mereka. Meski sebenarnya dia merasa tidak enak hati pada Tuan Leo yang sudah bersikap baik kepadanya. Radit akan memilih apartemennya kalau begitu. Dia akan dibantu petugas keamanan.

Sementara itu, Tuan Leo berpamitan. Dia harus segera ke bandara untuk penerbangan ke Kanada yang sempat tertunda akibat insiden tadi. Suami istri itu saling berpelukan mesra, tanda perpisahan. Dalam waktu sepekan, Serafina ditinggalkan sang suami dalam perjalanan bisnisnya.

“Radit,” Serafina mendekati Radit sambil tersenyum genit ke arahnya. “Aku akan menagih janjimu nanti.”

Deg!

Gawat!

Nyonya cantik itu mulai melakukan serangan duluan. Dia akan menggoda Radit yang polos itu untuk melampiaskan nafsunya yang tak tersalurkan pada sang suami. Bagaimana ini? Radit sempat menelan salivanya bulat-bulat dan dia ketakutan didekati wanita buas yang siap memangsanya itu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95MCP" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95MCP
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Terlarang Sang Janda
8.7
Rio Darmawan adalah CEO muda sukses yang jenuh dengan tekanan perjodohan dari orang tuanya. Selama ini ia selalu menolak setiap calon pilihan keluarga karena merasa tidak ada yang serasi. Namun, pendiriannya goyah setelah bertemu Denanda Kusuma, seorang ibu tunggal yang tangguh dan memikat. Meski mendapat tentangan keras dari keluarganya, Rio bertekad memperjuangkan cintanya pada Denanda. Kini ia terjebak dalam dilema antara mengikuti kata hati atau patuh pada kewajiban keluarga.
Sampul Novel Dignity ( Demi Harga Diri)
9.4
Delapan tahun menikah, Suri Hidayah menghadapi kehancuran rumah tangga karena Prasetyo, suaminya, berubah angkuh sejak menjadi direktur. Pras kerap merendahkan Suri dan membandingkannya dengan Murni, atasan yang dianggapnya sempurna. Di tengah luka, Suri bangkit memperbaiki diri dan merintis usaha rajut. Takdir mempertemukannya dengan Damar Adhiyatna, pengusaha benang sekaligus mantan suami Murni. Lewat kerja sama barter, Suri berjuang memulihkan harga dirinya di tengah konflik cinta yang rumit.
Sampul Novel Menikah dengan Pria Lain Setelah Tunanganku Menunda Pernikahan
9.7
Tepat tiga hari sebelum hari bahagia, Eliana dikhianati oleh kekasihnya yang memilih menikahi teman masa kecilnya dengan alasan penyakit Alzheimer. Pacarnya meminta Eliana menunggu hingga wanita itu lupa segalanya. Tanpa air mata, Eliana mengambil langkah drastis dengan menghubungi keluarganya. Ia setuju menikahi pewaris keluarga Barton yang dikenal dingin melalui perjodohan lama. Eliana memastikan pria itu akan muncul di pelaminan bersamanya.
Sampul Novel Menikah Akibat Salah Culik
7.8
Kirana, pengemudi ojek daring, terdesak biaya operasi ayahnya hingga diculik oleh miliarder Rasta Emilio yang salah sasaran. Rasta mengira Kirana adalah musuhnya, Chloe, hingga melakukan tindakan keji yang berujung luka fisik. Meski salah paham terungkap, penderitaan Kirana berlanjut saat ia difitnah di rumah bordil tempatnya bekerja demi melunasi utang. Rasta kembali hadir menyelamatkannya, namun justru terjebak nafsu hingga Kirana hamil dan menyimpan dendam mendalam.
Sampul Novel Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar
7.9
Pemakaman keluarga berubah kacau saat seorang wanita asing melabrak sang istri sah dan menuduhnya sebagai simpanan. Di depan kerabat yang acuh, wanita itu merobek pakaian sang istri. Menolak ribut, sang istri memancingnya ke arah guci abu seharga hampir 20 miliar yang dibeli pacar wanita itu. Karena murka, wanita itu menghancurkannya berkeping-keping. Dia tidak tahu bahwa guci tersebut berisi abu ibu mertua sang istri, yang tidak lain adalah ibu kandung dari pacarnya sendiri.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.