Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Proses penyusunan surat cerai di hadapan pengacara justru memicu gairah yang lama padam. Di bawah meja, sentuhan jemari yang lembut membawa kehangatan bagai embun manis menyirami bunga layu. Secara mengejutkan, sensasi dingin kursi kerja berubah menjadi dekapan hangat dari tubuh pria yang kokoh. Sentuhan lembut pria itu mulai menjalar di atas kulitnya, menghidupkan kembali hasrat yang selama ini terkubur dalam kehampaan hubungan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mungkin sudah terlalu lama aku tak merasakan kehangatan pria, sampai-sampai aku tak bisa menahan diri untuk menantikan sentuhan Dikta lagi.

Sehari sebelum pulang kerja, Dikta menambahkan pertemanan denganku di WhatsApp, bilang ingin menyusun draft perjanjian cerai yang baru.

Aku menyeruput kopi yang dibawakan asistennya, Jasmin Lewis, sambil melihat foto-foto fitness Dikta di feed WhatsApp-nya.

Bentuk tubuhnya yang terpampang jelas di balik celana ketat itu benar-benar membuat pikiranku kacau balau.

Aku menurunkan kursi kerjaku, lalu menyembunyikan pinggang rampingku di bawah meja, dengan stoking hitam menggantung di betis.

Jari-jariku sudah tahu apa yang harus dilakukan, dengan lincah membuka pintu menuju dunia kenikmatan.

Tiba-tiba, seorang pria berdiri di depanku.

Suara godaannya terngiang di telinga, penuh canda “Pengacara Anna, kamu lagi ngapain sih?”

Ternyata Dikta.

Dia tampak seperti habis minum, matanya tak lepas menatap jari-jariku yang basah.

Begitu saja, dia tanpa malu-malu menatap leherku yang terbuka, tangannya yang besar mengelap lengketnya jari-jariku.

Aku segera menarik tanganku kembali.

“Kamu banyak air di tanganmu.” Dia mengulurkan jari tengah, memberi isyarat.

Aku mengerti maksud tersiratnya.

Perasaan malu dan geli yang bercampur aduk karena ketahuan langsung di tempat membuatku merasa canggung dan ingin segera melarikan diri dari situasi ini.

Namun saat itu aku terjebak oleh Dikta di bawah meja kerjanya, dia menarikku dengan kuat sampai aku terjerat di pelukannya.

Aku terjatuh di atas pahanya, dan saat dia menahan tubuhku, telapak tangannya dengan kasar menyapu area yang lembut.

Dari pinggang ke bawah, terasa sentuhan keras dan hangat yang hanya sekilas, lalu menghilang.

Dalam sekejap, seperti sumbu yang terbakar hingga ujungnya, kembang api meledak indah di dalam pikiranku.

Rasa berdebar yang lama terpendam akhirnya ingin meledak seperti letusan gunung berapi.

Karena itu, aku sedikit mengangkat pinggang dan bersandar pada bahunya.

“Bukankah kita harus buat rantai bukti?” Suaraku terdengar menggoda.

“Tentu saja, aku akan tunjukkan bukti bahwa dia selingkuh.”

Tatapan Dikta yang membara menelusuri tubuhku, seolah menjadi sesuatu yang nyata, meninggalkan sensasi geli di setiap titik yang disentuhnya.

Tiba-tiba aku teringat alasan mereka bercerai, dan seketika aku memahami kata-katanya!

“Kalau begitu, bolehkah aku lihat?” aku menjilat bibirku pelan.

Dikta pun segera menanggapi harapanku itu.

Nafas yang saling berpadu milik kami berdua bergema di ruang kantor, bergantian dan selaras, seperti pertunjukan simfoni yang indah.

Akhirnya, dia tak tahan lagi, menekan tubuhku ke meja dan menggerakkan aku seperti penari profesional yang sedang memamerkan kelenturan otot pahanya.

Aku membiarkan tangannya melewati batas yang dinamakan ujung rok.

Harapan dalam hatiku melonjak tinggi, menanti saat jiwa terdalamku dibuka dan disentuh…

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B71129" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B71129
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anugerah Cinta
9.3
Dila, putri Gus Wirto, terjebak dalam perjodohan dengan Fabian, mantan pecandu yang sedang memperbaiki diri di pesantren. Hati Dila sebenarnya terpikat pada Prima, seorang hafiz yang saleh. Meski berupaya membatalkan taaruf, Dila tak kuasa melawan harapan orang tuanya. Namun, saat kesepakatan tercapai, rahasia kelam Fabian mulai terkuak satu per satu. Akankah Dila bertahan dengan pilihannya? Mampukah Fabian benar-benar lepas dari masa lalunya yang kelam?
Sampul Novel Berpisah Karena Game Online
9.0
Kehidupan rumah tangga Rani hancur berantakan akibat kegemaran sang suami bermain game online. Tak pernah terbayangkan olehnya bahwa hobi tersebut menjadi pemicu keretakan hubungan mereka yang semula harmonis. Kenyataan pahit harus dihadapi Rani saat ia mengetahui suaminya telah mengkhianati komitmen pernikahan mereka. Lewat dunia virtual itu, sang suami tega berselingkuh hingga akhirnya Rani terpaksa memilih jalan perpisahan yang menyakitkan.
Sampul Novel Cinta Terlarang & Rahasia
9.4
Karina, gadis dari keluarga retak, terjebak asmara terlarang dengan Evan, kakak sahabatnya yang sudah beristri. Saat hubungan rahasia ini terungkap, ia pun dihujat dan dimusuhi Siska. Karina memilih pergi sambil mengandung buah hati mereka tanpa sepengetahuan siapa pun. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali ke Jakarta membawa seorang putra. Kini, rahasia besar mengenai ayah biologis sang anak terancam terbongkar. Sanggupkah ia terus menutupi fakta dari masa lalunya?
Sampul Novel Get Pregnant Please!
8.3
Hidup Caca selalu dirundung nasib buruk hingga seorang peramal menyarankan agar ia segera memiliki anak demi mengubah takdirnya. Sayangnya, suami misterius yang menikahinya setahun lalu tak pernah menampakkan diri, meski ia hidup mewah di rumah elit. Menduga suaminya adalah pria tua yang buruk rupa, Caca nekat mencari pria idaman di klub malam untuk dihamili. Tak disangka, pria tampan yang menjadi targetnya justru adalah suaminya sendiri yang selama ini ia hindari.
Sampul Novel Kenapa Kalian Membuang Ibu?
8.2
Minah awalnya hidup tenang dalam asuhan Eliza dan Agung. Namun, situasi berubah drastis saat putri bungsunya itu harus pergi merantau. Minah terpaksa pindah ke rumah Edo, putra sulungnya. Di sanalah penderitaan bermula akibat perlakuan buruk sang menantu yang kejam. Masa tua Minah berakhir tragis di sebuah panti jompo. Ia akhirnya mengembuskan napas terakhir dalam kesendirian yang memilukan, tanpa kehadiran satu pun anak kandung di sisi tempat tidurnya.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.1
Sepulang berwisata dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular misterius yang diyakini bisa memberikan kemudaan abadi. Syaratnya mengerikan: patung itu harus diberi sesembahan darah menstruasi gadis perawan. Ibu memaksaku memberikan darah serta memotong rambutku untuk dililitkan pada kepala ular tersebut. Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah tidak perawan sejak kuliah. Dua bulan berlalu, petaka pun tiba saat kulit ibu mulai ditumbuhi sisik biru dan dia mulai berganti kulit layaknya ular.