Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sahabatku Merebut Kekasihku

Sahabatku Merebut Kekasihku

Lyana Mahesa terbiasa berpindah kota mengikuti tugas ayahnya yang seorang polisi. Di Bandung, ia bersahabat erat dengan Alenka dan jatuh hati pada ketua OSIS populer, Rafa Elvardio. Namun, hatinya hancur saat menyadari Rafa adalah kekasih Alenka. Setelah pindah ke Jawa Timur, komunikasi mereka terputus total. Tujuh tahun berselang, takdir mempertemukan kembali Lyana dengan Rafa dalam situasi yang sangat berbeda. Apakah perasaan masa lalu yang terpendam itu akan benar-benar tuntas?
Bab
Bagikan

Bab 2

Lyana berdiri terpaku di sudut ruangan, menatap Rafa Elvardio yang kini berdiri di tengah keramaian reuni sekolah mereka. Wajahnya masih sama-tampan, penuh pesona, dengan senyum yang mampu menyejukkan hati siapa pun yang memandangnya. Tapi ada sesuatu di matanya yang berbeda, sesuatu yang membuat Lyana merasakan gelombang emosi campur aduk di dalam dadanya.

Sudah tujuh tahun berlalu sejak terakhir kali mereka bertemu. Tujuh tahun yang penuh dengan penantian, rasa rindu yang tak pernah sepenuhnya hilang, dan pertanyaan yang tak pernah terjawab. Kini Rafa ada di depan matanya, nyata dan tak terduga.

"Lyana?" suara Rafa memecah lamunannya.

Lyana mengangkat wajahnya, bertatapan langsung dengan mata cokelat Rafa yang dulu pernah membuatnya terpikat. Ia terkejut sekaligus gugup, tetapi berusaha tersenyum.

"Rafa, ya? Lama sekali kita tidak bertemu," jawabnya dengan suara lembut.

Rafa tersenyum, namun ada sedikit kesedihan tersimpan di baliknya. "Iya, aku sering berpikir tentang kamu... dan tentang semuanya."

Lyana mengangguk, merasakan dada sesak. "Aku juga. Banyak yang berubah, tapi aku masih menyimpan kenangan itu dengan sangat jelas."

Kerumunan mulai menyusut ketika acara reuni semakin malam, meninggalkan mereka berdua di ruang yang mulai sepi. Rafa mengajak Lyana duduk di sebuah sofa di pojok ruangan. Obrolan mereka mengalir perlahan, bercerita tentang kehidupan masing-masing selama tujuh tahun terakhir.

Rafa kini sudah melanjutkan kuliah dan aktif di berbagai kegiatan sosial, sementara Lyana memilih bekerja di sebuah lembaga swadaya masyarakat di kota itu. Namun, di balik kesibukan itu, ada rasa yang tak terucapkan. Sebuah ketegangan halus yang mengikat mereka berdua tanpa mereka sadari.

"Aku sering bertanya-tanya," kata Rafa pelan, "kenapa kamu menghilang begitu saja setelah kelulusan? Kenapa kita kehilangan kontak?"

Lyana menunduk, tak sanggup menjawab secara langsung. "Ayahku dipindah tugas ke Jawa Timur. Aku tidak punya pilihan selain ikut dia. Dan... komunikasi kami terputus."

Rafa mengangguk, memahami kesulitan yang ia sendiri rasakan. "Aku juga merasa kehilangan kamu, Lyana. Tapi aku juga punya rahasia yang selama ini aku simpan."

"Rahasia?" tanya Lyana, matanya membulat.

Rafa menarik napas dalam-dalam. "Dulu, saat aku menolongmu di sekolah, aku sebenarnya sedang berada dalam masalah besar. Aku harus menjaga hubungan dengan Alenka, tapi aku juga... merasakan sesuatu yang berbeda denganmu."

Lyana terdiam. Ia tahu Rafa dan Alenka adalah pasangan yang dikenal semua orang, tapi ternyata perasaan Rafa tak sesederhana yang ia kira.

"Kenapa kamu tidak pernah bilang apa adanya?" suara Lyana bergetar. "Aku merasa kita kehilangan kesempatan... kesempatan yang tidak akan pernah datang lagi."

Rafa memandangnya dengan tatapan penuh penyesalan. "Aku takut. Aku takut kehilangan semuanya, termasuk persahabatan dengan Alenka dan citra yang sudah aku bangun. Aku tidak tahu harus bagaimana."

Mereka berdua terdiam, suasana menjadi hening penuh makna. Namun, di sudut hati Lyana, ada rasa yang lebih dari sekadar penyesalan-ada juga kemarahan yang terpendam. Kemarahan karena ia harus menerima kenyataan pahit bahwa pria yang dulu ia kagumi ternyata terbelah dalam kesetiaan yang rumit.

"Kamu tahu kan, Alenka adalah sahabatku?" suara Lyana bergetar. "Aku tidak pernah mau menyakitinya. Tapi aku juga tidak mau terus-terusan menjadi bayang-bayang yang tak pernah dianggap."

Rafa mengangguk, dan akhirnya berkata, "Aku mengerti, Lyana. Tapi aku ingin kau tahu bahwa aku tidak pernah berhenti memikirkanmu."

Hari itu berakhir dengan janji samar-samar dari Rafa untuk tetap berhubungan, tapi bagi Lyana, hatinya masih terombang-ambing antara rasa rindu dan luka lama yang belum sembuh.

Keesokan harinya...

Lyana tidak bisa fokus pada pekerjaannya. Pikiran tentang Rafa terus mengganggu. Ia teringat kembali masa-masa ketika mereka masih di sekolah, saat Rafa masih menjadi pahlawan kecil yang menolongnya. Kenangan itu terasa seperti luka lama yang dibuka kembali.

Di lain sisi, Alenka yang kini tinggal di Jakarta juga merasakan kegelisahan. Meski sudah bertahun-tahun mereka tidak berkomunikasi, perasaan campur aduk masih menghantui dirinya. Ketika ia mendengar kabar reuni dan pertemuan Rafa dengan Lyana, jantungnya seolah diremas.

Alenka mulai bertanya-tanya apakah Rafa menyimpan rahasia yang selama ini ia tidak tahu. Ia merasa ada sesuatu yang hilang, sebuah potongan puzzle yang belum lengkap.

Beberapa hari kemudian, pertemuan tak terduga

Di sebuah kafe kecil yang sering dikunjungi para alumni, Lyana dan Rafa bertemu lagi. Kali ini, suasana lebih tegang. Rafa tampak serius, dan Lyana menunggu kata-kata yang mungkin akan mengubah segalanya.

"Aku harus jujur," kata Rafa membuka pembicaraan. "Selama ini, aku menyimpan rahasia besar. Rahasia yang bisa mengubah segalanya antara kita."

Lyana menahan napas. "Apa itu, Rafa?"

Rafa menatap mata Lyana dalam-dalam. "Aku bukan hanya pacar Alenka waktu itu. Ada hal lain yang selama ini aku sembunyikan, sesuatu yang aku takutkan akan menghancurkan hidup kita semua."

Hening. Ruangan seolah membeku. Lyana menunggu dengan penuh cemas.

Rafa melanjutkan, "Aku terlibat dalam sebuah kejadian yang membuatku harus menjauh dari kalian semua. Aku takut itu akan membuat kalian terluka."

Lyana merasa dunia berputar. Ia ingin tahu, tapi juga takut akan kebenaran yang mungkin datang.

Tujuh tahun memisahkan mereka, tapi masa lalu membawa bayang-bayang yang belum sirna. Lyana, Rafa, dan Alenka kini harus menghadapi kenyataan yang lebih rumit daripada sekadar kisah cinta remaja.

Siapa yang sebenarnya Rafa? Apa rahasia besar yang selama ini ia sembunyikan? Dan bagaimana nasib persahabatan Lyana dan Alenka yang mulai retak?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Sang Paranormal
8.6
Intan adalah desainer sukses yang terlalu fokus berkarier hingga melupakan asmara. Di usia 30 tahun, status lajangnya memicu gunjingan tetangga dan tekanan dari sang ibu, Sukma. Merasa terbebani, Intan mencurahkan kegelisahannya pada Luna. Melihat sikap dingin Intan pada pria, Luna curiga sahabatnya itu terkena pengaruh sihir dan menyarankannya mencari pengobatan alternatif. Benarkah ada kekuatan gaib yang menghambat jodoh Intan selama ini?
Sampul Novel Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri
9.7
Baskara Aditama, jaksa ternama yang kupikir penyelamat, nyatanya dalang yang menjebloskanku ke penjara demi melindungi Valerie. Usai tiga tahun menderita di Lapas Cipinang, aku bebas hanya untuk dipermalukan di pesta mereka hingga nyaris tewas akibat pendarahan internal. Baskara justru memalsukan medisku demi menutupi kekejamannya. Kini, harapanku telah sirna, berganti ambisi balas dendam. Aku akan menghancurkan karier, reputasi, dan segala yang ia cintai tanpa sisa.
Sampul Novel Foto Bayi di Ponsel Suamiku
9.1
Monalisa adalah istri setia hingga ia menemukan foto bayi misterius di ponsel Bayu, suaminya. Meski Bayu berdalih gambar itu dari internet, kecurigaan Mona menuntunnya pada kenyataan pahit: suaminya telah memiliki anak dengan wanita lain. Hancur karena dikhianati, Mona menolak terpuruk dalam kesedihan. Ia justru bangkit dan menyusun rencana matang untuk membalas dendam, berniat menghancurkan hidup Bayu serta selingkuhannya dengan rasa sakit yang jauh lebih hebat.
Sampul Novel Gulai Daun Singkong Untuk Mertua
7.8
Nek Syam mengalami kepedihan mendalam setelah diusir oleh Jannah, putri kandungnya, hanya karena menginginkan gulai daun singkong. Merasa terhina di rumah sendiri, ia memilih pergi dan berlindung di kediaman putra bungsunya, Ahmad. Mengetahui perlakuan buruk sang kakak terhadap ibu mereka, Ahmad pun naik pitam. Ia langsung bertindak tegas dengan membawa bukti kepemilikan tanah dan balik mengusir Jannah dari rumah tersebut sebagai pembalasan.
Sampul Novel HILDA PERAWAN TUA
7.9
Hilda mencapai puncak karier berkat kecerdasannya, namun kehidupan asmaranya justru hancur akibat campur tangan sang ibu. Sifat materialistis ibunya yang terlalu pemilih membuat Hilda dijuluki perawan tua. Tak hanya soal jodoh, Hilda harus menghadapi sikap pilih kasih ibunya yang selalu mengutamakan sang adik dengan alasan penyakit jantung bawaan. Di tengah perlakuan tidak adil dan badai konflik keluarga yang nyaris menghancurkan hidupnya, mampukah Hilda menemukan kebahagiaan sejati?
Sampul Novel I Love You Pak Tua
8.7
Viona tak menyangka akan jatuh hati pada bosnya yang berusia 47 tahun, Raka. Perasaan ini muncul saat ia menyamar menjadi kekasih bayaran demi menyenangkan ayah Raka yang sakit. Meski cinta bertepuk sebelah tangan, Viona tetap berjuang. Namun, orang tuanya menentang hubungan beda usia tersebut karena takut ia menyesal. Mereka pun menjodohkannya dengan Revan, sahabatnya sendiri. Akankah Viona mengejar cinta Raka atau justru menyerah pada perjodohan itu?