Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sahabatku Calon Suamiku

Sahabatku Calon Suamiku

Shila adalah wanita karier sukses yang hancur setelah memergoki Steven, kekasihnya, berselingkuh dengan temannya sendiri di apartemen yang ia biayai. Selama ini, Steven hanyalah parasit yang memanfaatkan cinta buta Shila. Di tengah luka itu, orang tua Shila datang menagih rencana pernikahan. Terdesak demi menghindari perjodohan, Shila nekat meminta Devan, sahabat setianya yang ternyata memendam rasa sejak lama, untuk menjadi calon suami pura-puranya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Walaupun Devan tak kalah tampan dari Steven, tapi Shila sudah menganggap Devan sebagai sahabatnya.Bertahun-tahun Devan mencoba menyembunyikan perasaannya terhadap Shila.

Siang ini mereka ada meeting dengan klien mereka dari Australia, kemampuan Shila berbahasa asing patut diacungi jempol. Sehingga tak salah jika Shila di pilih untuk menduduki jabatan sebagai direktur.

Hasil meeting kali ini sukses, perusahaan mereka berhasil mendapatkan proyek besar lagi,atas hasil kerja Shila yang memuaskan ia diberikan bonus yang sangat besar dari perusahaan.

Sebelum kembali ke kantor Shila dan Devan merayakan keberhasilan mereka, lalu tiba-tiba seorang pria mendekati Shila dan langsung meminta Shila untuk menjadi pacarnya.

Shila yang heran mengapa semenjak dia mendapatkan buku itu ia ini kedua kalinya seorang lelaki yang tak ia kenal ingin jadi pacarnya.

Sementara itu kabar Shila memenangkan tender besar terdengar oleh Steven membuat Steven menyesal sudah menduakan Shila.

Karena jika ia masih bersama Shila sudah pasti dia ikut menikmati bonus Shila yang jumlahnya sangat fantastis itu.

Steven mencoba kembali untuk merayu Shila, tapi kali ini lebih bisa dibilang mengemis.

Dia mencoba ingin menemui Shila di ruangan nya. namun kali ini Devan melarang Steven untuk masuk.

Devan sangat mengenal Shila, Shila akan luluh jika berkali-kali di rayu, apalagi Steven yang sangat pandai sekali bersandiwara.

Steven masih memaksa untuk masuk,setelah Devan mengancam untuk memecatnya, nyali Steven langsung ciut.

Dengan kesal Steven pergi dan tak jadi menemui Shila,tapi ternyata keributan tadi di dengar oleh Shila.

"Ada apa, sih Dev, kok ada ribut-ribut tadi, " tanya Shila.

"Tadi ada orang mau minta sumbangan aku usir, tapi masih maksa masuk, " ucap Devan.

"Yakin itu tadi orang minta sumbangan, Dev, " ucap Shila.

"Iya, jawab Devan sambil menahan tawa.

Shila yang tahu Devan berbohong langsung menatap Devan dengan tajam.

"Iya, deh aku jujur, tadi itu Steven, mau ketemu sama kamu, " ucap Devan.

"Oh, kenapa gak disuruh masuk aja tadi. "jawab Shila.

" Aku takut nanti kamu kemakan rayuan dia lagi, dan balikan, "ucap Devan.

Shila langsung tertawa mendengar ucapan dan ekpresi sahabatnya itu.

Saat Shila sedang menuju ke parkiran Steven datang menghampiri Shila.

" Shila aku mohon berikan aku kesempatan sekali ini saja, "ucap Steven.

Shila melihat wajah Steven yang memelas, walau bagaimana pun Steven pernah jadi orang yang sangat dia cintai.

Shila kemudian berpikir apa yang harus dia lakukan.kemudian Shila berkata kepada Steven.

" Berikan aku waktu untuk berpikir,"

Setelah itu Shila pun masuk ke dalam mobilnya, saat memikirkan ucapan Steven tadi Shila teringat buku yang diberikan oleh wanita tua kemarin.

Ia mencoba mencari buku itu, di dalam mobilnya, tapi tidak ketemu Shila langsung bergegas pulang dia berpikir mungkin buku itu ada di kamarnya.

Sesampainya di rumahnya Shila langsung menuju kamarnya untuk mencari buku tersebut.

Setelah lama mencari akhirnya buku itu pun ia temukan.

Dia lalu meletakkan tangannya pada buku itu dan mengucapkan apa yang sedang ia pikirkan dalam hati.

Selanjutnya dia membuka buku itu, di lembaran buku itu tertulis setelah gelap akan ada cahaya terang, seseorang yang sudah lama menantimu akan datang.

Dari tulisan dalam lembaran itu Shila yakin bahwa orang tersebut bukan lah Steven, tapi siapa? batin Shila pun bertanya-tanya.

Dia kemudian meletakkan buku itu kembali ke tempat dimana dia menemukannya tadi.

Setelah itu Shila langsung membersihkan diri lalu bersiap untuk makan.

Setelah selesai mandi, ponsel Shila berdering, Shila menebak pasti itu dari Steven.

Shila mengambil ponselnya yang dia letakkan di atas ranjang.

Benar saja itu adalah panggilan telepon dari Steven, Shila yang sedang tidak berminat untuk berbicara dengannya membiarkan ponselnya itu berdering lalu dia pun keluar kamar menuju meja makan.

Sementara itu Devan kini sudah tak bisa lagi menahan perasaan nya kepada Shila.

Selama bertahun-tahun dia memendam rasa cintanya terhadap Shila.

Devan berencana untuk mengajak Shila untuk dinner besok malam.

Namun Devan tak punya keberanian untuk mengatakan nya kepada Shila.

Devan mondar-mandir sambil memegang ponselnya, dia bingung bagaimana caranya berbicara kepada Shila agar Shila mau menerima ajakan nya.

Kemudian ponsel Devan berdering, ternyata itu adalah panggilan telepon dari Shila.

Devan langsung menjawab panggilan telepon itu.

"Besok pagi jemput aku ya, " ucap Shila.

"Tumben minta di jemput,Shil, " jawab Devan.

"Steven besok pagi mau jemput aku pergi ke kantor aku males, mau nolaknya aku takut dia tersinggung sama ucapan aku, " ucap Shila.

Ternyata setelah panggilan nya diabaikan Shila, Steven mengirimkan pesan bahwa besok dia akan menjemput Shila.

Devan langsung berpikir mungkin ini jalan yang ditunjukkan Tuhan untuk dia.

"Oke, deh, besok pagi aku jemput kamu, tapi malamnya temenin aku dinner ya, " jawab Devan.

"Oke, " ucap Shila.

Panggilan itu pun terputus.

Setelah itu Devan kemudian berpikir bagaimana cara agar Shila menerimanya jadi pacar.

Karena sibuk memikirkan Shila mata Devan sulit untuk di pejamkan, takut akan terlambat menjemput Shila besok. Devan langsung membuat alarm jaga-jaga bila dia ketiduran,tak lama kemudian Devan pun tertidur.

Keesokan harinya, alarm pun berbunyi, tapi Devan tak mendengarnya, beruntung Bi Asih asisten rumah tangga Devan masuk karena mendengar alarm Devan yang terus berbunyi.

"Den, bangun sudah jam tujuh, Den, " ucap Bi Asih.

Devan masih belum terbangun, Bi Asih membangun kan Devan lagi hingga akhirnya Devan pun terbangun.

"Bi,ini sudah jam berapa ya, apa saya sudah kesiangan, " tanya Devan.

"Jam tujuh lebih sepuluh menit, Den, ayo, buruan nanti telat ke kantor, " ucap Bi Asih.

Bi Asih sudah lama bekerja di keluarga Devan, sehingga Devan sudah menganggap Bi Asih seperti keluarganya.

Devan langsung bergegas mandi takut terlambat menjemput Shila.

Setelah mandi dia langsung bersiap-siap dan langsung menuju mobilnya.

"Mudah-mudahan belum terlambat, bisa ngomel nanti Shila, " ucap Devan sambil menyetir.

Devan kemudian melajukan mobilnya menuju ke rumah Shila, ketika tiba di halaman rumah Shila terlihat sudah ada mobil yang terparkir di halaman itu.

"Itu bukan mobil milik Shila sudah pasti itu mobil Steven,batin Devan.

Devan lalu memarkirkan mobilnya dan langsung masuk ke dalam rumah Shila.

Saat masuk ke dalam rumah Shila, Devan melihat Steven, saat melihat Devan masuk Steven memandang Devan dengan tatapan tak suka.

" Mau apa loe ke sini, "ucap Steven sinis.

" Ya jelas mau jemput Shila, emangnya kenapa, "ucap Devan.

" Shila akan pergi ke kantor bersama gue, mending loe pergi aja, deh, "jawab Steven.

" Kita lihat saja, Shila bakalan pergi dengan siapa, "ucap Devan.

Tak lama Shila pun keluar dari kamarnya, melihat Devan sudah sampai membuat Shila lega. karena dia tak harus pergi bareng Steven.

" Yuk, Dev berangkat entar kita telat, "ucap Shila sambil berlalu.

Devan langsung tersenyum penuh kemenangan,di liriknya Steven yang kesal karena di acuhkan oleh Shila.

"Shila,tunggu.Aku yang duluan sampai di sini jemput kamu.kenapa kamu pergi bareng dia, Shil, " ucap Steven kemudian.

"Maaf Steven,semalam aku sudah bilang sama kamu, aku bakalan pergi bareng Dev, " jawab Shila.

Shila langsung masuk mobil Devan karena dia malas harus melihat wajah memelas Steven.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayah Mertuaku, Musuhku
8.3
Kehidupan Laras hancur setelah sang suami tiada, namun kasih sayang mertuanya menjadi pelipur lara. Di balik itu, Rizqan, kakak iparnya, menyimpan rasa yang lebih dari sekadar keluarga. Saat hujan menderu suatu malam, kebersamaan mereka di ruang tamu memicu percakapan intim yang tak terelakkan. Rizqan akhirnya mengakui perasaan terpendamnya, membuat Laras bimbang. Dalam sunyi, mereka menyerah pada ketertarikan terlarang yang menghapus duka lewat kehangatan rahasia.
Sampul Novel Cinta untuk Yessie
8.6
Yessie Montghomory, guru SMA berumur 25 tahun, terjebak pesona Austin McDowell hingga mengandung anaknya. Ia terkejut saat tahu Austin hanyalah siswa nakal yang brengsek. Demi sang bayi, mereka menikah dan tinggal di apartemen Atlantic Ave. Namun, Austin tetap bandel dan masih menjalin hubungan dengan Erica. Di tengah konflik tanpa cinta, Yessie mulai menuliskan kepedihan hidupnya ke dalam sebuah novel tanpa judul yang emosional.
Sampul Novel Cinta Wanita Malam
9.8
Sania memulai hari dengan terburu-buru saat Gevan, kakak kelas populer, menjemputnya di kos. Kedatangan mereka di SMA Brawijaya memicu kehebohan, membuat Sania merasa jadi pusat perhatian. Namun, suasana tenang di kelas XI IPS 2 terusik oleh Bara, murid baru pindahan yang dingin dan misterius. Pertemuan pertama mereka diawali ketegangan saat Bara membongkar kebohongan Sania di depan guru. Di antara pesona Gevan dan sikap sinis Bara, kehidupan sekolah Sania kini tak lagi sama.
Sampul Novel Dendam Sang Pelukis: Cinta yang Ditebus
8.6
Alana Maheswari terjebak dalam pernikahan ketiga yang tragis. Damian, sang tunangan, justru menyiksanya demi menenangkan Elina. Setelah karier melukisnya dihancurkan dan tubuhnya ditinggalkan bersimbah darah di hutan, Alana menolak menyerah. Demi melindungi keluarga dan bisnisnya, ia menghubungi sosok misterius dari masa lalu. Ia sepakat menyerahkan seluruh asetnya dan melakukan pernikahan kontrak demi pelarian dan balas dendam yang setimpal.
Sampul Novel Kemarau Kapan Berlalu?
9.0
Sam Rahardja nekat menjadi kurir narkoba demi biaya sekolah keponakannya, meski upahnya dipotong oleh Galih. Saat Galih memutuskan berhenti, Sam terdesak masalah finansial. Di tengah kebuntuan, sosok misterius bernama Sena muncul mengancam akan melaporkan masa lalu ilegal Sam ke polisi. Terpojok demi masa depan Renaldi, Sam terpaksa menerima tawaran kerja dari Sena. Namun, ia justru terjebak dalam penyesalan mendalam karena pekerjaan tersebut adalah menjual diri.
Sampul Novel Kesempatan Ketujuh
8.6
Selama tujuh tahun, seorang wanita biasa tanpa lelah mengejar Vincent meski terus diabaikan. Sebagai pria yang menjunjung norma sosial, Vincent justru sering bersikap kasar dan melontarkan cacian tajam karena merasa jijik padanya. Namun, sebuah rahasia besar terungkap saat Mira tanpa sengaja melihat daftar kontak di ponsel Vincent. Di balik sikap dingin dan kebencian yang ia tunjukkan selama ini, Vincent ternyata menyimpan nomor Mira dengan nama Sayangku.