Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sahabat Masa Kecil Suamiku Adalah Pelakor

Sahabat Masa Kecil Suamiku Adalah Pelakor

Kesetiaan selama delapan tahun runtuh seketika bagi Nindy. Di malam pernikahan Peter dengan wanita lain, kepedihan Nindy berubah menjadi aksi nekat. Tanpa ragu, ia menghancurkan seluruh isi rumah yang telah mereka tinggali bersama selama hampir sewindu tersebut. Mengangkat konflik pengkhianatan yang mendalam dalam hubungan modern, kisah ini menggambarkan batas akhir kesabaran seorang wanita yang dikhianati oleh pasangannya tepat di hari bahagianya bersama orang lain.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kekecewaan yang datang berkali-kali, pada akhirnya hanya butuh sebuah penyelesaian untuk benar-benar menjadi akhir dari sebuah cerita.

Nindy menghapus air matanya, lalu membalas pesan Peter hanya dengan satu kata.

[ Mm. ]

Namun dalam hatinya, dia sudah membuat keputusan.

Tiga hari kemudian, Nindy keluar dari rumah sakit. Selama waktu itu, Peter tidak mengirimkan kabar sedikit pun dan Nindy juga tidak lagi mencarinya.

"Bu Nindy, meskipun ini kehamilan ektopik, kamu tetap harus menjalani masa pemulihan seperti nifas. Setelah pulang nanti jangan kena air dingin, banyak makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup ya," pesan perawat dengan penuh perhatian.

Nindy menahan rasa perih di hatinya, lalu tersenyum tipis sambil berterima kasih. "Terima kasih, Bu. Saya akan menjaga diri."

Setelah berpamitan, Nindy melangkah keluar sendirian. Belum berjalan jauh, tiba-tiba terdengar suara memanggil dari belakang. "Nindy?"

Nindy menoleh dan melihat sahabat baiknya, Elvi, dengan perut yang sudah besar.

"Kamu ngapain di rumah sakit? Wajahmu pucat sekali," tanya Elvi cemas.

"Aku hamil," jawab Nindy datar, ekspresinya tenang seperti biasa. Elvi sempat ingin mengucapkan selamat, tetapi Nindy melanjutkan, "Tapi kehamilannya ektopik. Sudah dioperasi. Hari ini aku keluar dari rumah sakit."

"Kenapa kamu nggak bilang sama aku?!" Elvi sedikit kesal, tapi rasa kesalnya segera berubah jadi iba. Dia langsung menggenggam erat tangan Nindy.

"Eh? Terus Peter mana?"

Di mata teman-teman mereka semua, Peter selalu digambarkan sebagai sosok suami ideal yang sangat menyayangi istri dan tidak pernah tega membuat Nindy menderita. Melihat Nindy sendirian, Elvi jadi sangat terkejut.

"Dia lagi temani ibu Sofie di rumah sakit. Katanya nggak sempat mengurusku."

"Apa?"

Elvi terbelalak. Dia memang pernah mendengar kabar soal Peter dan sahabat kecilnya itu, tapi bagaimanapun juga, istrinya baru saja menjalani operasi kehamilan ektopik. Masalah sebesar ini ... kenapa dia malah tidak muncul?

"Sudahlah, semuanya sudah lewat," Nindy memaksa tersenyum tipis. "Kamu sendiri kenapa sendirian?"

"Hari ini jadwal kontrol terakhir, Kemal lagi ke kasir buat bayar," jawab Elvi.

Elvi sebenarnya masih ingin menanyakan soal hubungan Nindy dan Peter, tapi melihat wajah sahabatnya yang begitu pucat, dia menahan diri. Mobil online yang dipesan Nindy sudah hampir tiba, Elvi pun bersikeras menemaninya turun.

Begitu pintu lift terbuka, pemandangan di depan mata membuat mereka berdua sama-sama tertegun.

Sofie berdiri di sana, merangkul erat lengan Peter.

Keempat pasang mata itu saling bertemu. Keheningan hanya berlangsung sekejap.

Peter buru-buru menepis tangan Sofie dari lengannya, wajahnya langsung menggelap. "Nindy, aku sudah bilang dengan jelas di pesan. Kamu terus-terusan menguntit dan mengawasiku, apa kamu nggak capek? Sejak kapan kamu jadi nggak rasional begini?"

"Ka ... Kak Nindy, tolonglah." Suara Sofie pecah, lalu dia tiba-tiba berlutut di hadapan Nindy di tengah ramainya lobi rumah sakit. Air matanya bercucuran, isak tangisnya menggema.

"Sofie, bangun! Kenapa kamu sampai berlutut begitu?" Peter langsung menunduk dengan panik dan ingin menariknya.

"Peter, jangan halangi aku. Aku dan Ibu yang salah sama Kak Nindy. Tapi Kak Nindy, ibuku sudah hampir meninggal ... tolong kasihanilah, izinkan aku meminjam Peter selama waktu ini," Sofie terisak, bahkan mencoba menundukkan kepala hendak bersujud di depan Nindy.

Peter tidak berhasil menghentikannya, wajahnya justru semakin marah. Dia berbalik menatap Nindy dengan tajam.

"Nindy! Sofie dan Bi Bonita nggak pernah berbuat salah padamu, mereka bahkan nggak pernah menjelekkanmu sekali pun. Tapi kamu malah berbuat begini, mana hati nuranimu? Kamu benar-benar membuatku jijik!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Mauku Menjomlo
9.4
Menjadi wanita lajang di atas usia tiga puluh tahun membuat Hasmi Azzahra kenyang akan cibiran tetangga. Sebagai perawat di desa, ia sering dicap tidak laku, namun Hasmi memilih tetap santai menghadapi tekanan sosial tersebut. Baginya, pernikahan adalah komitmen panjang yang butuh pertimbangan matang, bukan sekadar asal pilih demi status. Meski rindu akan belahan jiwa, Hasmi tetap teguh menanti jodoh yang tepat sambil bertahan di tengah nyinyiran orang sekitarnya.
Sampul Novel Cinta Joanna
9.0
Dunia Joanna Alexander seketika hancur berkeping-keping saat mendapati kekasih yang sangat dicintainya tega berkhianat dengan teman dekatnya sendiri. Namun, penderitaan Joanna tidak berhenti di situ saja. Sebuah rahasia besar yang telah disembunyikan orang tuanya selama belasan tahun akhirnya terungkap ke permukaan. Di tengah badai emosi yang mengguncang hidupnya, mampukah Joanna melapangkan dada dan memaafkan kesalahan besar orang tuanya tersebut?
Sampul Novel DILEMA CINTA SEGITIGA
9.3
Marlon dan Sarah menjalani pernikahan yang hanya berlandaskan urusan bisnis semata. Di balik itu, mereka memiliki pasangan rahasia masing-masing. Sarah sebenarnya berniat menjatuhkan reputasi Marlon demi perceraian kilat, namun ia justru mulai merasa cemburu melihat kemesraan Marlon dengan Natalia. Kini, Marlon terjebak dalam situasi rumit karena istri dan kekasihnya sama-sama enggan melepaskannya. Ia pun bimbang harus memilih siapa di antara mereka.
Sampul Novel Gadis Nakal Miliarder
8.4
Serafhine Ariana menjalani profesi unik di dunia daring dengan menawarkan jasa khusus bagi pria tanpa harus mengorbankan kesuciannya. Meski banyak pelanggan merasa puas dan bersedia membayar mahal, Serafhine memiliki prinsip yang sangat teguh dalam bekerja. Ia hanya melayani satu klien untuk satu malam saja. Baginya, tidak ada kesempatan kedua bagi siapa pun, karena ia secara tegas menolak pesanan berulang meskipun ditawari imbalan yang sangat tinggi.
Sampul Novel Harga Sebuah Keperawanan
9.6
Terdesak kemiskinan, Dinda nekat menjual kehormatannya seharga lima ratus ribu rupiah kepada preman. Namun, razia kepolisian menggagalkan rencananya hingga ia bertemu Sergio, polisi tampan yang menolongnya. Meski Sergio sudah berkeluarga, Dinda tetap mengejar cintanya hingga mereka memulai hubungan terlarang secara sembunyi-sembunyi. Akankah rahasia gelap ini terungkap? Bagaimana reaksi istri Sergio saat mengetahui pengkhianatan suaminya tersebut?
Sampul Novel Marriage Agreement
9.2
Aileen Benyamin terpaksa menerima perjodohan dengan Samuel Manasye demi melunasi utang besar ayahnya kepada Ruben Manasye. Meski baru sekali bertemu, keduanya sepakat menikah dengan rencana rahasia: pura-pura hamil, adopsi anak, lalu cerai. James, kekasih Aileen, merestui pernikahan ini namun mengajukan syarat yang sangat berat. Akankah sandiwara mereka berjalan mulus, atau justru syarat sulit dari James menghancurkan segalanya?