Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saat Cinta Menyerah

Saat Cinta Menyerah

Pernikahan yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berubah menjadi badai nestapa. Tepat pada hari ulang tahun pernikahan yang ketiga, sang istri harus menelan pil pahit. Zayn Evander, suaminya sendiri, tidak lagi menyembunyikan hubungannya dengan wanita lain. Lewat jagat maya, Selena Vireya, perempuan yang secara terang-terangan dicintai oleh Zayn, tanpa ragu memamerkan kemesraan mereka berdua di media sosial, menghancurkan sisa-sisa harapan dalam rumah tangga yang retak ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tubuhku seolah kehilangan sisa tenaga terakhir, tapi justru merasa lega.

Keputusan sudah dibuat, lalu untuk apa menyiksa diri sendiri?

Dia punya obsesi pada kebersihan, tapi aku tidak.

Aku meletakkan alat kebersihan sembarangan.

Dengan menahan nyeri di kaki, aku mencuci muka seadanya, lalu merebahkan tubuhku ke atas ranjang yang empuk. Entah karena nyeri di kaki atau alasan lain, malam itu aku tak bisa tidur dengan nyenyak.

Saat terbangun dengan mata panda, Zayn masih belum juga pulang. Tak ada pilihan lain, aku pergi mengurus urusanku sendiri.

Luka di kakiku mulai bernanah, bengkak di punggung kaki membuatku harus pergi ke rumah sakit.

Aku duduk di kursi plastik yang dingin, menunggu perawat datang mengobati lukaku.

Di balik tirai yang tipis, aku melihat Zayn dengan penuh perhatian merawat Selena.

Tangan kiri Selena dibalut perban, tampaknya bekas menyakiti dirinya sendiri.

Zayn menyuapinya bubur perlahan, sesendok demi sesendok. Gerakannya begitu lembut dan penuh perhatian.

“Buburnya panas banget,” rengek Selena manja.

Zayn langsung meniup bubur itu perlahan. Cara dia memperlakukan Selena persis seperti dulu saat dia bersamaku.

Zayn memang punya obsesi terhadap kebersihan, tak pernah makan jajanan kaki lima. Tapi dia mau menemaniku.

Aku masih ingat saat itu, saat tahu crispy panas yang baru digoreng menyentuh lidahku, membuatku melompat kesakitan. Ekspresinya justru lebih panik dariku.

Satu tangannya memegang bungkus tahu crispy-ku, sementara tangan lainnya buru-buru mengeluarkan susu dari dalam tas.

Dia memasukkan sedotan ke dalam kotak susu, lalu dengan hati-hati menyodorkannya padaku. Susu dingin itu langsung meredakan panas di mulutku.

Tatapan matanya penuh perhatian. Begitu rasa sakit di lidahku mereda, barulah dia tersenyum lega.

Sampai sekarang, aku tidak pernah meragukan cintanya. Hanya saja, cinta itu berubah dalam sekejap. Dan kini, kelembutan itu menjadi milik orang lain.

Perutku berbunyi di waktu yang tidak tepat.

Selena menoleh dan melihatku. Tatapan matanya tertuju pada kakiku yang dibalut dengan perban sembari tersenyum penuh arti.

“Menurut Bang Zayn, aku menyebalkan nggak, sih? Aku nggak bisa ngapa-ngapain, nggak seperti Mbak Manda. Dia wanita yang kuat, dari keluarga kaya lagi,” celetuk Selena.

“Apa bagusnya dia? Dia cuma wanita kasar dan kampungan. Intinya, kamu yang terbaik, Selena. Kamu lembut dan pengertian. Jangan pikirin hal-hal kayak gitu lagi, ya? Fokus saja sama kesehatanmu,” ucap Zayn penuh sayang.

Selena menatapku dengan pandangan tajam, seakan ingin menunjukkan kemenangannya.

“Bang Zayn, jangan ngomong kayak gitu tentang Mbak Manda, nanti dia marah,” ucap Selena.

“Dia nggak punya hak untuk marah sama kamu. Kalau dia berani bikin masalah lagi, aku yang akan beri dia pelajaran.” Nada suara pria itu terdengar dingin dan tegas.

Saat hendak pergi dari lokasi panas itu, seorang perawat justru memanggilku, “Ibu Amanda, luka Anda belum diobati.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Sampah
8.1
Trauma kekerasan seksual mengubah Berlian menjadi sosok tomboi yang nakal. Merasa dirinya kotor dan tak berharga, ia menutup hati serta menghindari hubungan dengan pria mana pun. Berlian yakin tidak akan ada lelaki yang tulus menerimanya. Namun, takdir membawanya bertemu seorang pria kaya raya yang mengubah segalanya. Akankah kehadiran sosok miliarder ini menyembuhkan luka masa lalunya yang kelam, atau justru memberikan penderitaan baru yang lebih menyakitkan?
Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Ajeng bertekad kuat untuk kabur demi menghindari acara pertunangan dari perjodohan yang tidak pernah ia inginkan. Ia merasa sangat terdesak hingga mencari segala cara untuk melarikan diri. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga justru berpihak padanya. Saat waktu yang ditentukan tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya ternyata tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa telah memenangkan situasi sulit tersebut karena rencana itu gagal total.
Sampul Novel Berlian yang Tersamarkan
9.3
Dahulu pewaris manja, Evelyn jatuh miskin setelah dijebak putri asli dan diusir orang tua angkatnya. Namun, ia bangkit dengan mengungkap identitas rahasianya sebagai peretas, desainer, dan dokter jenius. Saat orang tua angkatnya menuntut hartanya, Evelyn menolak dengan tegas. Ia pun mencemooh mantan tunangannya yang memohon kembali. Di tengah kemenangannya, seorang pria berkuasa datang melamar, menawarkan masa depan baru yang tak terduga bagi sang berlian.
Sampul Novel Diawali Dengan Penceraian
8.2
Setelah diusir dari Keluarga Wilton, Gerald harus menjalani hidup penuh kemiskinan selama lima belas tahun. Nasibnya kian terpuruk saat ia dicap sebagai menantu tidak berguna dan diceraikan oleh Clarisa setelah dua tahun mereka membina rumah tangga. Namun, siapa sangka bahwa perpisahan pahit tersebut justru menjadi titik balik besar dalam hidupnya. Inilah awal dari babak baru perjalanan Gerald yang penuh kejutan setelah statusnya sebagai suami berakhir.
Sampul Novel Diperas Mafia Tengil
8.6
Hidup Rania penuh cobaan, mulai dari gagal menikah hingga diceraikan karena tak punya anak lelaki. Saat ingin berhenti menjadi asisten pribadi, ia justru diperas oleh bosnya yang seorang mafia, Radin. Namun, Radin malah melindungi Rania dan putrinya dari gangguan sang mantan suami. Sikap kontradiktif ini membuat Rania bingung akan niat asli Radin. Ternyata, Radin menyimpan rahasia besar tentang masa lalu mereka yang menjadi alasan di balik kebaikannya.
Sampul Novel Ditinggal Nikah, Aku Langsung Menikahi Putra Mahkotan
9.3
Hari pernikahan impianku hancur saat tunanganku kabur bersama asistennya, sementara sahabat masa kecilku justru mempermalukanku di depan umum demi menyenangkan wanita itu. Mereka mengira aku tidak akan berani pergi dan menerima penghinaan ini begitu saja. Namun, mereka salah besar. Di tengah kekacauan itu, adik mantan tunanganku mengajakku ke kantor catatan sipil. Tanpa ragu, aku langsung menghubungi putra mahkota Keluarga Lessy untuk meresmikan pernikahan kami di hari yang sama dengan mereka.