Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Dibalik Sempurna

Rahasia Dibalik Sempurna

Vincent dan Audrey Dawson dikenal sebagai pasangan pebisnis paling sempurna di Negara X. Sejak menikah empat tahun lalu, citra harmonis mereka selalu memukau publik tanpa ada isu miring. Namun, di balik kemewahan itu tersimpan rahasia besar. Pernikahan mereka hanyalah kontrak bisnis demi keuntungan pribadi masing-masing. Seluruh kemesraan yang selama ini mereka tunjukkan ke dunia hanyalah akting belaka demi menjaga nama baik dan ambisi finansial mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tepat pukul sepuluh malam Audrey menginjakkan kakinya di kediamannya bersama dengan Vincent. Rumah itu terlihat sepi, hal itu sendiri dikarenakan Vincent yang memang sejak awal telah mengatakan pada dirinya bahwa pria itu tidak suka dengan keramaian, dia benar benar mengutamakan privasinya.

Bahkan dirumah ini hanya ada dua Pelayan, dua supir, serta dua satpam yang bertugas, semuanya telah diatur sedemikian rupa untuk mengurusi rumah mewah dengan tampilan yang begitu modern ini.

Namun meskipun demikian, setiap Audrey menginjakkan kakinya dirumah ini, gadis itu hanya merasakan sepi dan mencekam. Setiap pukul sembilan malam, pelayan di rumah itu akan beristirahat di rumah khusus yang telah disiapkan di belakang rumah utama.

Saat Audrey telah menginjakkan kakinya dilantai dua, saat dia melewati salah satu pintu kamar menuju kamarnya, dia mendengar suara menjijikan dari salah satu pintu tersebut. Spontan Gadis itupun langsung tersenyum sinis ketika mendengar suara itu. Tak ingin ambil pusing, dia pun langsung bergegas kembali melangkahkan kakinya menuju kamarnya sendiri.

Sesampainya dikamar, gadis itu langsung mengunci pintu kamar tersebut dan memutuskan untuk segera membersihkan tubuhnya. Hari ini dia benar benar lelah, dia adalah seorang dokter bedah di salah satu rumah sakit terkenal di negara X tersebut.

Sebelum dia menikah dengan Vincent, tidak pernah ada yang tau bahwa dia adalah putri dari seorang pengusaha yang juga cukup sukses di negara tersebut. Meskipun tidak masuk ke dalam sepuluh kategori pengusaha sukses seperti Vincent, namun tak seorangpun yang tak mengenal ayahnya Andrew Xavier.

Kini ayahnya sendiri telah beralih menjadi seorang politikus sekaligus wali kota di kota A tersebut, sudah empat tahun ayahnya menjabat, dan tahun depan adalah tahun terakhir ayahnya untuk mengemban jabatan tersebut. Entahlah jika nantinya ayahnya itu ingin kembali mencalonkan diri untuk periode yang kedua, Audrey sendiri tidak ingin tahu tentang itu semua.

Masih teringat jelas olehnya, alasan ayahnya menjodohkan dirinya dengan pria dingin tak bermoral itu.

Flashback...

"Kenapa aku harus menikah dengannya ayah?! Ayah tau bukan kalau aku sudah mempunyai kekasih?!" Kesal Audrey pada ayahnya yang masih duduk dengan tenang di kursi kebesarannya itu.

Gadis itu kesal bukan main ketika membaca pesan dari ayahnya tadi sore. Pria paruh baya itu mengatakan bahwa dia akan dijodohkan dengan seseorang, dan dia tidak boleh membantahnya.

Alhasil gadis itupun kesal bukan main dan jauh jauh pulang dari kota B untuk segera menemui ayahnya tersebut dirumah. Dia pun langsung menuju ke ruang kerja ayahnya itu untuk mengkonfirmasi pesan tersebut.

"Kau harus menikah dengannya, itu saja. Aku rasa tidak ada yang perlu dipermasalahkan." Ucap Andrew dengan santai.

Audrey pun menggeram kesal, spontan gadis itupun langsung maju menuju meja kerja ayahnya itu dan menggebrak meja itu dengan keras.

"Ayah!!!"

"Apa alasannya sehingga aku harus menikah dengan pria itu ha? ayah tau kan bahwa Pria itu bukanlah orang yang baik. Dia terkenal Dingin, kejam, dan juga suka mempermainkan hati wanita."

"Lalu mengapa ayah tega sekali menjodohkan ku dengan pria itu?" Ucap Audrey dengan nada yang sudah mulai melemah. Dia benar benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran ayahnya itu, apakah ayahnya itu tidak memikirkan dirinya nanti ketika menikah dengan pria itu?

"Bisakah kau bersikap sopan?" Ucap Andrew dengan nada dingin pada Audrey.

"Aku telah mengatur dan memikirkan semuanya dengan baik. Aku yakin pernikahan kalian akan baik baik saja nantinya. Cukup menurut dan mengikuti semua yang aku katakan Audrey! Aku tidak ingin mendengar protes apapun lagi. Kau mengerti?!"

Mendengar perkataan ayahnya yang terkesan begitu memaksa, alhasil Audrey pun mau tidak mau harus menuruti perintah pria itu. Dia tahu benar, jika ayahnya telah menurunkan titah, maka dia tidak akan pernah bisa menolaknya.

Namun betapa terkejutnya Audrey ketika mendengar pengakuan dari Vincent saat malam pertama mereka seusai pernikahan.

Tak ada kejadian yang bahagia bagi Audrey layaknya gadis lain ketika baru menikah, yang ada hatinya justru terasa sakit ketika mengetahui ayahnya seperti menjual dirinya hanya untuk suatu jabatan semata.

"Jangan berharap lebih pada pernikahan ini. Karena aku tidak benar benar serius terhadap pernikahan ini, aku hanya menuruti keinginan papaku saja."

"Ayahmu melakukan kerja sama dengan ku untuk jabatan sebagai wali kota di kota ini. Aku membutuhkan seorang perempuan yang bisa ku jadikan istri sebatas status untuk mendapatkan warisan dari papaku."

"Dan ayahmu menawarkan dirimu sebagai solusi untuk permasalahan ku. Namun sebagai gantinya aku harus membantu ayahmu menang dalam pemilihan walikota." Jelas pria itu dengan nada dingin dan datar pada Audrey yang duduk diam membisu diatas ranjang pernikahan yang telah dihias dengan indah.

Gadis yang masih menggunakan gaun pernikahan itu terlihat kelelahan, terkejut, sedih, kecewa dan marah disaat yang bersamaan. Dia hanya menatap lurus ke depan dengan pandangan yang terlihat kosong.

"Kau harus mengikuti semua aturan yang aku buat dalam hubungan ini, aku tidak ingin repot repot membuat kontrak pernikahan atau semacamnya."

"Bahkan ku rasa tidak masalah jika kita menikah sampai seterusnya, hanya saja aku tidak akan membiarkan dirimu mengatur diriku. Kau tidak berhak mencampuri urusanku."

Audrey pun mengalihkan pandangannya pada Vincent yang masih setia duduk di sofa yang tak jauh dari tempat tidur tersebut. Pria itu duduk dengan santainya sembari menghisap rokok miliknya dengan tenang.

"Lalu bagaimana dengan ku? Kau juga tidak berhak mencampuri urusan ku kan?" Ucap Audrey dengan penuh keberanian, meskipun sejujurnya gadis itu saat ini tengah menahan rasa gugupnya untuk menantang pria yang kini telah menjadi suaminya itu

Vincent yang mendengar pertanyaan Audrey yang memang terkesan menantang itu pun tersenyum sinis.

"Apakah kau berniat selingkuh dariku?" Ucap pria itu dengan tenang, namun entah mengapa rasanya Audrey tiba tiba saja merasa tidak nyaman dengan cara bicara pria itu.

Melihat Audrey yang sepertinya tidak ingin menjawab pertanyaannya pun membuat Vincent kembali melanjutkan perkataannya.

"Tidak masalah jikalau kau masih ingin tetap berhubungan dengan kekasih mu itu." Perkataan pria itu spontan membuat Audrey kembali menatap pria itu dengan penuh tanya.

"Aku serius. Asalkan jangan sampai kau dan kekasih mu itu terpergok oleh media atau siapapun, karena itu akan mencoreng nama baik ku." Ucap pria itu sembari beranjak dari duduknya menuju ke arah Audrey.

Setelah tepat berada di hadapan Audrey, barulah Vincent kembali melanjutkan perkataannya. "Dan, kau dan aku harus selalu bisa bersandiwara di depan orang banyak bahwa kita adalah pasangan yang bahagia dan romantis. Dan Jika sampai ada yang mengetahui hubungan gelap mu itu, maka aku akan membuat mu dan pasangan gelap mu itu merasakan akibatnya." Ancam Vincent pada Audrey.

"Aku tidak suka ada kecacatan apapun pada diriku atau apapun yang menyangkut tentang ku. Jadi Karena dirimu yang terikat dengan ku, maka kau harus tetap mengikuti apapun yang aku katakan."

"Kau mengerti?!"

Audrey pun mau tidak mau hanya mengangguk kecil sebagai balasannya.

Vincent yang melihat Audrey sedikit ketakutan pun langsung tersenyum sinis. Pria itupun menundukkan tubuhnya untuk mendekat pada wajah Audrey yang kini langsung beringsut mundur.

"Apa yang ingin kau lakukan?!" Tanya Audrey yang merasa kesal namun takut secara bersamaan.

"Apa kau takut? Bagaimana jika kita melakukan 'itu' sekarang? kurasa tidak salah bukan?" Ucap pria itu dengan santai tanpa memperdulikan tatapan Audrey yang kini langsung menajam ketika mendengar perkataannya barusan.

"Kenapa? Apa aku salah?" Ucap pria itu lagi dengan polos, lebih tepatnya berpura-pura polos.

"Bukankah kau mengatakan bahwa kau tidak menganggap pernikahan ini serius? Lalu mengapa kini kau meminta ku untuk melakukan 'itu' dengan mu?"

Vincent pun langsung tertawa kecil mendengar pertanyaan gadis dihadapannya itu, lalu Setelahnya wajah pria itu langsung kembali datar dan dingin.

"Jika aku ingin tetap meminta kau melayani ku apakah itu salah? Secara hukum dan agama Kita telah sah menjadi sepasang suami istri bukan, kita telah melakukan pemberkatan serta mendaftarkan pernikahan kita secara resmi. Lalu apa salahnya?"

"Dan lagipula, apa salahnya juga jika aku ingin mencoba bermain dengan mu? Aku telah mengeluarkan biaya yang besar untuk mendapatkan mu, jadi tentu saja aku harus mendapatkan keuntungan juga bukan dari itu?"

Audrey pun merasa sakit hati ketika mendengar perkataan pria yang ada dihadapannya ini. Audrey tidak terima dengan pernyataan tersebut yang terkesan menuduh dirinya layaknya sebuah barang yang dijual, gadis itu merasa harga dirinya begitu direndahkan oleh pria dihadapannya ini.

"Aku tidak menyangka bahwa mulut mu seperti seorang wanita Tuan Dawson. Seharusnya orang berpendidikan tinggi sepertimu mengerti caranya berbicara dengan baik pada orang lain, minimal kau tidak perlu mengatakan hal tersebut pada orang lain, khususnya seorang wanita."

"Aku tau kau jugalah seorang Casanova yang suka mempermainkan hati seorang wanita, tapi aku bukanlah seperti wanita yang sering kau gunakan itu tuan Dawson. Meskipun ayahku menukar ku dengan jabatan walikota tersebut, namun itu semua diluar kemauan ku dan diluar sepengetahuan diriku."

"Asal dirimu tahu saja, aku lebih memilih lari saat itu dibandingkan harus menikah dengan mu jika saja aku tau ternyata aku ditukar dengan sebuah jabatan. Saat itu aku mencoba untuk berpikir lebih positif, mungkin saja ayahku berpikir bahwa kau adalah orang yang baik atau semacamnya yang aku juga tidak mengerti. Namun ternyata aku salah, aku sangat naif dalam hal ini."

"Jadi kuharap kau tidak lagi merendahkan ku seperti ini tuan, karena aku bukanlah wanita murahan atau gampangan seperti yang kau pikirkan." Balas Audrey dengan dingin pada pria dihadapannya itu.

Vincent sendiri cukup terkesiap ketika mendengar suara Audrey yang terkesan dingin, entah mengapa rasanya dia menjadi sedikit merasa bersalah ketika mendengar perkataan Audrey barusan. Namun secepat mungkin pria itu langsung menghilangkan perasaan itu dari hatinya, ia kembali menetralkan wajahnya seperti semula.

"Baiklah kalau begitu nyonya Dawson, lain kali aku akan lebih menjaga perkataan ku padamu, dan-- mungkin jika aku tidak bisa mendapatkan dirimu hari ini, mungkin lain kali bisa. Kalau begitu sampai nanti istri ku, aku pergi dulu, kau bisa beristirahat terlebih dahulu."

Cup...

Pria itu berhasil mencuri ciuman pada bibir Audrey sebelum dia melangkah pergi meninggalkan kamar tersebut. Vincent tersenyum senang ketika melihat wajah Audrey yang menegang dan memerah bak tomat ketika dia mengecup bibir gadis itu. 'Hanya persekian detik saja dia sudah gugup, bagaimana jika aku mengecupnya lebih lama?' Pikir pria itu saat melangkah keluar.

Setelah Audrey sadar dari keterkejutannya, ia pun langsung menatap nanar pintu kamar yang telah tertutup beberapa menit lalu. "Dasar pria kurang ajar!!!" Geram gadis itu.

Flashback off...

Kurang lebih begitu lah kisah awal dari hubungan sandiwara keduanya. Dan empat tahun sudah Audrey telah dapat beradaptasi dengan baik menjadi istri dari seorang Vincent Dawson.

Bersambung.....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Don Juan
8.9
Don Juan adalah pria asal Italia yang memiliki segalanya, mulai dari paras tampan hingga kesuksesan finansial yang luar biasa. Baginya, wanita hanyalah objek sementara yang bisa dibuang setelah digunakan. Namun, hidup sang miliarder ini berubah total saat ia bertemu dengan seorang gadis misterius. Sosok ini berhasil menaklukkan hatinya yang dingin dan membuatnya berlutut dalam cinta. Siapakah perempuan yang mampu mengubah prinsip hidup Don Juan selamanya?
Sampul Novel Tidak Pernah Melihat Kembali: Hati Menginginkan Apa yang Diinginkannya
8.0
Lorenzo dianggap mencintai Gracie hingga ia tega memberikan donor jantung putri mereka kepada wanita lain. Kecewa berat, Gracie menggugat cerai dan bersekutu dengan Waylon, paman Lorenzo, untuk membalas dendam. Rencana itu sukses menghancurkan hidup Lorenzo hingga ia memohon ampun dalam penyesalan. Namun, saat Gracie mengira urusannya selesai, Waylon justru menolak melepaskannya. Kini ia terjerat dalam dominasi pria yang membantunya bangkit tersebut.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Muda!
7.8
Anna terjebak dalam skenario licik keluarganya untuk menggantikan sang kakak yang kabur dari pernikahan. Kini, ia resmi menjadi istri Zain, tuan muda tampan namun berkepribadian dingin yang harus duduk di kursi roda. Meski awalnya penuh penekanan dan peringatan keras, Zain menjanjikan perlakuan baik jika Anna patuh padanya. Sebagai wanita yang lama terasing, Anna harus beradaptasi dengan status barunya sebagai istri dari pria yang menuntut pengabdian penuh tersebut.
Sampul Novel Kesalahan Semalam : Manisnya Suami Miliarder
9.0
Hidup Alina hancur saat tunangannya berkhianat dengan sahabatnya sendiri. Beban hutang keluarga pun memaksanya menyerahkan kesucian pada pria asing. Kini, ia terjebak pernikahan tanpa cinta dengan Nathaniel, miliarder dingin penuh rahasia. Di tengah dendam dan perebutan harga diri, tembok hati Alina mulai goyah oleh sikap suaminya. Haruskah ia menuntaskan misi balas dendamnya, atau justru kembali jatuh cinta pada sosok yang menyimpan masa lalu kelam itu?
Sampul Novel Malaikat dalam Gaun Baru
9.0
Keajaiban pertukaran jiwa membawa seorang wanita masuk ke tubuh istri miliarder ternama. Meski hidup bergelimang harta, ia justru menghadapi sikap dingin sang suami. Saat kekasih lama suaminya kembali, permintaan cerai pun diajukan. Ia setuju untuk pergi tanpa beban, namun takdir cinta berkata lain. Perpisahan itu justru menjadi awal dari babak baru yang tak terduga dalam hubungan mereka. Kisah romansa penuh kejutan ini baru saja dimulai.