Sampul Novel Rahasia di Dalam Toilet

Rahasia di Dalam Toilet

8.1 / 10.0
Dalam novel misteri Rahasia di Dalam Toilet, seorang pelaku menyembunyikan jasad pacar sahabatnya di saluran pembuangan air pada tahun 2008. Setelah tiga hari menutupi pembunuhan pertamanya, kehadiran polisi di sekolah mengancam rahasianya. Baca buku online gratis bergenre novel horor modern ini.
Ringkasan Rahasia di Dalam Toilet
Sebuah tragedi berdarah terjadi pada malam tahun 2008 ketika aku nekat menghabisi nyawa kekasih dari sahabatku sendiri. Peristiwa mengerikan ini menjadi pengalaman pertamaku dalam melakukan pembunuhan. Selama tiga hari penuh yang menegangkan, aku berjuang keras melenyapkan jasad korban dengan cara membuangnya ke dalam saluran pembuangan air. Namun, kepanikan luar biasa melanda pada hari keempat saat aku mendapati tiga mobil polisi telah terparkir di luar gedung pengajaran.
Baca Selengkapnya

Rahasia di Dalam Toilet Bab 1

Pada malam tahun 2008, aku membunuh pacar sahabatku dan memasukkannya ke dalam saluran pembuangan air.

Itu adalah pertama kalinya aku membunuh seseorang.

Butuh waktu tiga hari bagiku untuk berhasil membuang tubuhnya ke saluran pembuangan.

Namun, pada hari keempat, aku melihat tiga mobil polisi di luar gedung pengajaran.

Saat melihat mobil polisi, sekujur tubuhku gemetaran saking paniknya.

Guru memperhatikan keanehan pada diriku, lalu dia bertanya kepadaku.

"Kamu lagi nggak enak badan?"

Saat aku hendak menjawab, wali kelas muncul di pintu.

"Shelly Winata, sini keluar sebentar."

Mendengar wali kelas memanggil namaku, aku berjalan keluar kelas dengan gemetar.

Ada dua orang berseragam polisi berdiri di samping wali kelas.

Begitu melihat polisi, jantungku makin berdebar kencang. Tubuhku gemetaran, telapak tanganku pun terus berkeringat dingin.

"Apakah benar kamu Shelly Winata? Apa hubunganmu dengan Yolanda Sander?" tanya salah satu petugas polisi.

"Teman ... kami adalah teman baik." Aku menundukkan kepalaku melihat ke lantai dan menjawab dengan suara rendah.

Polisi itu tidak berkata apa-apa, tetapi aku bisa merasakan dia sedang menatapku.

Pada akhirnya, mereka tidak mengajukan pertanyaan lagi dan memintaku untuk kembali ke kelas.

Aku menghela napas lega.

Telapak tanganku sudah basah. Aku terus mengusapkannya ke permukaan celanaku.

Aku melirik ke samping dan tanpa sadar melihat keluar jendela. Wali kelas masih berkomunikasi dengan polisi. Entah apa yang dikatakan polisi kepada wali kelas. Dia langsung menoleh dan menatapku dengan tatapan aneh.

Batinku kembali merasakan ketakutan yang luar biasa. Apa sebenarnya yang mereka bicarakan?

Aku menjadi gugup lagi.

Di sepanjang pelajaran, aku sama sekali tidak memiliki minat untuk mendengarkannya. Tatapan wali kelas yang tidak dapat dipahami itu terus terlintas di benakku.

Apa yang mereka bicarakan? Apa hubungannya dengan Yolanda?'

Setelah selesai pelajaran, aku dibawa keluar kelas lagi.

Di bawah sinar matahari yang terik, kepalaku mulai terasa pusing.

Saat berada di dalam ruang kantor, wali kelas dan polisi duduk di hadapanku.

Bu Claudia, wali kelasku, merendahkan nada suaranya. Setelah berdeham dua kali, dia berkata, "Shelly, jangan gugup. Aku hanya ingin menanyakan masalah kamu dan Yolanda?"

"Oke ... oke." Aku membalasnya dengan suara gemetar.

"Apa yang kamu lakukan pada tanggal 15 Juli malam?"

"Main ... jelangkung."

"Apa yang telah terjadi saat itu?"

Kupikir kejadian itu sudah terungkap, ternyata mereka hanya menanyakan padaku tentang rumor hantu perempuan perenggut nyawa. Aku menghela napas lega dan menceritakan keseluruhan cerita hari itu kepada polisi.

Namaku Shelly. Yolanda adalah sahabatku. Dia mempunyai pacar yang bernama Tristan Suganda.

Tristan adalah seorang anak laki-laki bertubuh tinggi yang sangat jago bermain basket.

Sosoknya yang memukau di lapangan basket selalu bisa membangkitkan sorakan dari sekelompok gadis.

Setiap ada waktu, aku akan menontonnya bermain basket, tetapi aku menontonnya bersama Yolanda. Sesekali aku melirik ke arah Yolanda, yang ada di sebelahku, tatapan matanya penuh dengan kekaguman.

Pada tanggal 15 Juli, untuk merayakan kemenangan Tristan karena berhasil mendapatkan juara pertama dalam kompetisi bola basket, beberapa gadis yang biasanya akrab dengan Yolanda pergi makan di kios makanan bersama anggota tim bola basket.

Sekelompok orang makan dan minum bersama. Saat sedang asyik-asyiknya, entah siapa yang memberi ide untuk pergi ke sekolah bermain jelangkung.

Patrick dan Hendy dari tim basket sangat ingin mencobanya. Setelah mendengar ini, Laura pun merasa ini sangat seru dan ingin mencobanya. Dia juga mengungkit legenda hantu wanita perenggut nyawa di SMA. Konon pertengahan bulan Agustus, akan ada gadis yang bunuh diri dengan melompat dari atap gedung asrama.

Tentu saja aku tidak percaya ini.

Yolanda merasa sedikit takut. Melihat Yolanda begitu ketakutan, aku menyarankan agar tidak pergi.

Siapa sangka, Laura bangkit dan menarik kami untuk pergi bersama. Dia mengatakan bahwa permainan akan lebih seru jika banyak orang yang ikut.

Karena tidak dapat menolak ajakan semua orang, Yolanda dan aku pun mengiyakan ajakan mereka.

Namun, aku tidak menyangka keputusan ini pada akhirnya akan menyebabkan kematian Yolanda.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Rahasia di Dalam Toilet

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Balas Dendam Seorang Adik yang Tersakiti
9.2
Aura, penyanyi dangdut yang kesulitan finansial, terpaksa mengungsi ke rumah kakaknya, Maya, setelah diusir dari kos. Di sana, ia bertemu Baskara, kakak iparnya yang dingin. Ketertarikan Aura pada Baskara memicu insiden kamar yang melanggar batas moral. Setelah dihina dan dianggap rendah, Aura tak tinggal diam. Ia bertekad membalas rasa sakit hatinya dan membuktikan kekuatannya, menciptakan konflik yang mengguncang kehidupan sempurna keluarga sang kakak.
Sampul Novel Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
8.9
Pamela nekat menyatakan cinta pada Zero, sahabat posesifnya, namun malah dihina dan ditinggalkan. Saat trauma itu sembuh berkat kasih sayang Tirta, Zero mendadak muncul kembali untuk mengacaukan rencana pernikahan mereka. Meski ada gangguan dari mantan kekasih Tirta, Zero tetap menjadi ancaman utama. Dengan segala kegilaan dan kekuasaannya, putra konglomerat itu berusaha menjerat kebebasan Pamela serta menghancurkan kebahagiaan yang baru ia bangun.
Sampul Novel Dibenci Keluarga Mertua
8.1
Ayu selama ini tegar menghadapi kebencian ibu mertua dan adik iparnya. Namun, kesabarannya runtuh saat Wahyu, suaminya, terbukti berselingkuh. Meski Wahyu menyesal dalam diam, sang ibu justru mendesaknya menceraikan Ayu demi wanita lain bernama Vina. Merasa dikhianati dan terus dihina sebagai wanita kampungan, Ayu akhirnya memilih pergi. Ia pun meluapkan kemarahan besar dan bersumpah bahwa hidup keluarga yang menyakitinya tidak akan pernah tenang lagi.
Sampul Novel Gadis Perawan Untuk CEO
8.6
Devanka hampir kehilangan kesuciannya akibat ulah tetangganya, sebuah tragedi yang bisa mendatangkan kutukan karma bagi keluarganya. Di tengah kemelut itu, ia bertemu CEO arogan yang sedang mencari istri perawan. Pria kaya tersebut harus memenuhi wasiat sang kakek di ulang tahun ke-80. Bagi keluarga besar Hamzah yang berkuasa, menikahi gadis yang masih suci adalah kehormatan mutlak. Kini, nasib Devanka terikat pada ambisi keluarga konglomerat tersebut.
Sampul Novel Kakak Ipar Rasa Pacar
7.9
Nadia berniat memberi kejutan ulang tahun untuk Raka, namun justru memergoki tunangannya itu berselingkuh dengan kakaknya sendiri, Tania. Pengkhianatan ini menghancurkan rencana pernikahan mereka. Terusir dari rumah, Nadia menemui Darren, sang kakak ipar, untuk mengungkap kebenaran tersebut. Bersama-sama, dua orang yang tersakiti ini sepakat bekerja sama demi membalas dendam. Namun, kedekatan mereka justru menumbuhkan benih cinta yang tak terduga di tengah rumitnya rencana mereka.
Sampul Novel Menjadi Korban Manipulasi Kekasih Kakakku
7.9
Nadia harus menghadapi kepahitan ketika wanita idaman kakaknya memfitnah dirinya atas tuduhan perundungan. Sang kakak yang murka memutuskan untuk mengirim Nadia ke sebuah sekolah khusus perempuan demi memperbaiki perangainya. Di sana, Nadia bertransformasi menjadi sosok adik impian yang patuh, tanpa tuntutan maupun rasa iri. Namun, kepatuhan dingin ini justru menyimpan luka mendalam. Saat lembar laporan medis Nadia akhirnya terbongkar, sang kakak didera penyesalan hebat dan memohon agar Nadia sudi memanggilnya "Kakak" sekali lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan