Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Asrama Seni

Rahasia Asrama Seni

Setelah menyelesaikan masa ospek yang melelahkan, seorang mahasiswa baru akhirnya bisa melepas rindu dengan kekasihnya yang sudah terpisah selama setengah bulan. Sang pacar yang tidak sabar segera memintanya datang ke asrama putri secara sembunyi-sembunyi. Dibantu oleh teman sekamar sang pacar, ia harus menyusun rencana rahasia agar bisa lolos dari pengawasan ketat ibu penjaga asrama. Mereka pun berhasil mengelabui petugas dan menghabiskan malam bersama di dalam kamar asrama tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tak lama kemudian, pintu bilik sebelah terbuka. Setelah terdengar suara gesekan seperti orang sedang melepas celana, suara air kencing mengenai permukaan kloset pun terdengar.

Suara itu sebenarnya tidak keras, tapi di kamar mandi yang kosong dan sepi ini, jadi terdengar sangat jelas.

Dengan wajah merah merona, Sella menggeliat tak tenang dalam pelukanku.

Aku menunduk menatap gadis mungil yang lembut dalam pelukanku, mencium wangi dari rambutnya dan teringat hal-hal gila yang kami lakukan di asrama tadi malam. Satu tanganku pun meluncur melewati pinggulnya dan langsung menutupi bokong kecil yang luar biasa elastis.

“Uuhh ….”

Sella tak bisa menahan erangan pelan. Napasnya jadi lebih cepat, tubuhnya sedikit bergetar dan seluruh badannya melemas tak berdaya.

Kalau aku tidak memeluknya erat, dia pasti sudah jatuh lemas ke lantai.

Ternyata dia wanita yang begitu sensitif?

Mumpung dia tak bisa melawan, aku pun menarik celana dan celana dalamnya sekaligus sampai ke pergelangan kaki, lalu menekannya ke dinding bilik dengan bokong terangkat.

“Nggak … nggak boleh ….”

Sella meronta, memegang bokongnya dengan kedua tangannya agar aku tidak berhasil mendapatkannya. Dengan terengah-engah, dia berkata pelan, “Aku … aku masih perawan. Kita nggak boleh melakukannya di kamar mandi ….”

“Kalau begitu, pakai mulut saja.”

Sella langsung menarik tangannya dan menutup mulutnya.

“Pong! Pong!”

Saat itu juga, terdengar suara ketukan dari bilik sebelah, lalu terdengar suara seorang gadis, “Sella, ada apa?”

Itu Tina, teman asrama pacarku.

“Nggak … nggak apa-apa.”

“Kok suaramu aneh? Nggak enak badan, ya?”

“Uhm … aku … aku lihat ada kecoa ….”

Terdengar suara air mengalir dari sebelah, Tina keluar dari bilik untuk mencuci tangan, “Cepat ya, aku tunggu di luar.”

Setelah Tina keluar dari kamar mandi, Sella melepaskan dirinya dari pelukanku dan berkata pelan, “Kita … kita boleh melakukan itu … tapi nggak boleh di tempat seperti ini ….”

Usai bicara, dia berusaha melepaskan diri dari pelukanku, mengenakan celananya dan buru-buru keluar dari bilik.

Aku perlahan menenangkan diriku, menunggu sampai di luar benar-benar sepi, barulah aku keluar diam-diam.

Saat malam tiba, aku duduk sendirian di depan gedung asrama putri, hanya dengan satu tujuan, yaitu melampiaskan emosi.

Namun, pacarku tidak datang, yang datang malah tiga teman sekamarnya.

“Hei, masih belum puas kemarin? Mau tidur di asrama kami lagi malam ini?”

“Dengar-dengar punyamu sepanjang 22cm, lebih panjang dari orang barat, benaran?”

Yang bicara adalah Tina, tingginya sekitar 170cm, suka sekali pakai kaos atasan pendek dan celana jeans ketat, pinggangnya hampir kelihatan jelas, tubuhnya itu tipe yang bisa membuat pria terpesona.

Mengingat kejadian di kamar mandi siang tadi, mendengar suara kekuatan semburannya, hatiku jadi tergoda.

“Tentu saja benar, hati-hati aku salah naik ranjang dan perkosa kamu.”

Tina dan satu teman lainnya tertawa terbahak-bahak, sementara Sella diam. Tiba-tiba, wajahnya terlihat sangat merah, seperti sedang memikirkan sesuatu.

Aku menatap Sella, lalu berpikir kalau pacarku tidak datang, mungkin aku bisa mengajaknya ke hotel saja. Seharusnya tidak masalah.

Tina melambaikan tangan di depan mataku, “Ada apa dengan kalian berdua? Kok saling pandang begitu ….”

Begitu mendengar ucapan Tina, wajah Sella yang mungil langsung memerah sampai keunguan, tadinya masih mirip tomat, sekarang sudah seperti terong.

Ada sesuatu!

Tina melanjutkan lagi, “Kukasih tahu ya, jangan coba-coba mengkhianati pacarmu saat lagi sakit begini.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AYO, Kawin Kontrak!
8.2
Chilla adalah wanita karier sukses yang mapan, namun nasib asmaranya tak seindah pekerjaannya. Trauma melihat kegagalan pernikahan sang kakak membuatnya pesimis akan cinta. Meski begitu, keinginan kuat memiliki anak mendorongnya mencari pria berkualitas untuk menjalani pernikahan kontrak. Rencana yang semula murni demi keturunan ini berubah rumit saat nafsu dan perasaan cinta mulai tumbuh, membawa Chilla ke dalam pusaran emosi yang tak terduga dalam hidupnya.
Sampul Novel Ciuman Ular Berbisa: Balas Dendam Seorang Istri
8.6
Leo nyaris tewas terpanggang di mobil, namun Bramantyo justru lebih peduli pada kendaraan klasiknya daripada nyawa putranya. Pengkhianatan terungkap saat sang istri tahu dirinya hanya alat untuk memicu kecemburuan Saskia. Meski telah menggugat cerai, ia terus disiksa hingga perusahaan dicuri dan nyawanya terancam oleh gigitan ular berbisa. Kini, amarahnya meluap. Ia bangkit dari ambang maut untuk menuntut balas atas segala kekejaman suami dan saudara tirinya.
Sampul Novel Ditalak Tiga Lewat Telepon
8.3
Atira melepas impian karier demi mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya berakhir tragis saat sang suami menjatuhkan talak tiga hanya melalui telepon. Di tengah penderitaan tanpa nafkah, ia harus menghadapi kenyataan pahit: ibu mertuanya koma dan anak sulungnya hilang diculik. Kini, Atira berada di titik terendah hidupnya. Mampukah ia bangkit dari kehancuran ini untuk membuktikan kekuatannya kepada dunia? Simak perjuangan emosionalnya dalam kisah ini.
Sampul Novel Kali ini, Kita Tak Terpisahkan
8.9
Rosa awalnya memercayai bahwa Bobby, tunangannya yang dijuluki sebagai putra Buddha, adalah sosok yang sepenuhnya kebal terhadap godaan duniawi dan asmara. Namun, keyakinan itu runtuh saat Rosa menyadari bahwa Bobby sebenarnya bisa merasakan getaran cinta, hanya saja bukan untuk dirinya. Menghadapi kenyataan pahit bahwa ia tidak akan pernah menjadi wanita yang dicintai Bobby, Rosa akhirnya memilih untuk menyerah. Ia menetapkan batas waktu selama tujuh hari saja demi menghapus seluruh perasaannya pada pria itu.
Sampul Novel Kesengajaan Berakhir Sengsara
8.1
Sejak pandangan pertama di sebuah toko buah, perhatian sang protagonis langsung tersita oleh sosok pemilik toko yang bertubuh tinggi, tegap, dan maskulin. Ketertarikan yang mendalam membuatnya rutin berkunjung setiap hari demi bisa melihat pria tersebut. Hingga suatu hari, sang pemilik toko memanggilnya dan menawarkan sebuah metode unik untuk menikmati buah anggur agar terasa jauh lebih lezat. Setelah bersedia mencobanya, ia menyadari bahwa ucapan pria misterius itu bukanlah kebohongan belaka.
Sampul Novel Masih Adakah Cinta Untukku
8.8
Sonya Maharani Iskandar terpaksa menikahi Daffin, sang sopir pribadi, setelah Ken menolak janin di rahimnya. Delapan tahun berlalu, rahasia besar Daffin mulai terkuak tepat saat Ken muncul kembali. Di tengah ambisi balas dendam, ada Darren, bodyguard setia yang mencintainya dalam diam. Setelah berpisah dari Daffin, akankah Sonya memilih cinta lama atau perlindungan Darren? Terlebih saat ia sadar seluruh hidupnya hanyalah pion dalam rencana besar seseorang.