Sampul Novel Rahasia Asrama Seni

Rahasia Asrama Seni

9.8 / 10.0
Setelah menyelesaikan masa ospek yang melelahkan, seorang mahasiswa baru akhirnya bisa melepas rindu dengan kekasihnya yang sudah terpisah selama setengah bulan. Sang pacar yang tidak sabar segera memintanya datang ke asrama putri secara sembunyi-sembunyi. Dibantu oleh teman sekamar sang pacar, ia harus menyusun rencana rahasia agar bisa lolos dari pengawasan ketat ibu penjaga asrama. Mereka pun berhasil mengelabui petugas dan menghabiskan malam bersama di dalam kamar asrama tersebut.

Rahasia Asrama Seni Bab 1

Aku seorang mahasiswa baru. Pelatihan ospek baru selesai kemarin. Pacarku yang sudah menahan rindu hampir setengah bulan, langsung tak sabar memanggilku ke asrama putri. Dengan bantuan dia dan teman asramanya yang membantuku bersembunyi, aku berhasil lolos dari pemeriksaan ibu penjaga asrama dan diam-diam menginap semalam di sana ….

“Ya ampun, nikmatnya ….”

Di dalam asrama putri, seorang gadis telanjang mengeluarkan suara yang nyaris seperti tangisan. Tubuh mungilnya mencondong ke depan, kedua tangannya mencengkeram sprei erat-erat, lalu seluruh tubuhnya menegang di tempat.

Aku memeluknya erat, sampai akhirnya dia terkulai lemas seperti tak bertulang di atas ranjang ….

Namaku Tyson, seorang mahasiswa baru.

Pelatihan ospek baru saja selesai kemarin. Setelah hampir setengah bulan menahan rindu, pacarku langsung tak sabar mengajakku masuk ke asrama putri.

Dengan bantuan dia dan teman asramanya yang kompak membantuku bersembunyi, aku berhasil lolos dari pemeriksaan ibu penjaga asrama dan bermalam di sana.

“Hei nakal, aku sudah menginginkannya ….”

Begitu lampu asrama dipadamkan, pacarku langsung menarik tanganku dan menyelipkannya ke dalam dasternya, lalu menciumku penuh hasrat.

Aku meremas bokong kecilnya dan berkata, “Mereka masih belum tidur.”

“Jangan pikir aku nggak tahu ….”

Dia menggeliat manja di pelukanku, pinggangnya yang ramping melenggok lincah seperti ular. Lalu satu kakinya naik melingkari pinggangku. “Setiap kali kamu buat aku puas setengah mampus, bukannya itu sengaja biar mereka mendengar … kalau kamu lagi bercinta denganku ….”

Kata-kata terakhir itu dia bisikkan di telingaku, sambil menggigitnya pelan.

“Dasar genit! Kamu sudah begitu menginginkannya?”

Begitu lidahnya yang basah menyentuhku, gairahku langsung membuncah. Aku langsung menarik dasternya, mengangkat kedua tangannya ke atas dan menekannya ke kasur dengan satu tangan, lalu menindihnya dari atas.

“Iya … aku memang genit … bukannya kamu memang suka yang genit begini?” ujarnya sambil menggoyangkan pinggulnya, terus menggoda, “Aku cukup genit nggak malam ini? Hmm?”

“Genit! Genit sekali!”

Akhirnya, aku tak tahan lagi. Aku menekannya dari belakang, kedua tanganku menggenggam pinggang rampingnya, lalu menungganginya seperti kuda liar.

Namun, tiba-tiba, aku melihat Sella, gadis yang tidur di seberang bergerak sedikit.

Dia mengintip?

Aku melirik diam-diam ke arahnya dan jelas melihat dadanya naik turun cepat karena napasnya yang terengah-engah. Mulutnya sedikit terbuka, pipinya memerah, tatapan matanya menatap ke arahku, tangannya masuk ke celana tidur sambil bergerak pelan.

Tatapan kami berpapasan, awalnya aku kaget, tapi kemudian malah jadi makin terangsang.

Sella kelihatannya polos dan pendiam, tapi siapa sangka ternyata dia perempuan yang penuh kejutan.

Sambil menonton kami begituan, dia malah asik memuaskan dirinya sendiri.

Aku tak peduli pacarku sadar atau tidak soal Sella yang mengintip. Aku langsung mengangkat kaki pacarku dan menyibaknya, lalu seperti kuda liar yang lepas kendali, aku kembali menindih dan mengguncangnya tanpa ampun.

“Ahh … aku nggak kuat lagi … ampuni aku ….”

Suaranya makin serak, bercampur isak dan akhirnya dia benar-benar lemas terkapar di ranjang.

Keesokan paginya, langit baru saja terang, aku sudah ditarik dari ranjang oleh ibu penjaga asrama.

Setelah dimarahi habis-habisan dan keluar dari kantor kaprodi, jam makan siang pun sudah lewat.

Yang paling menyiksa, aku seharian belum buang air kecil, rasanya kandung kemihku sudah mau meledak.

Aku langsung lari ke kamar mandi di gedung administrasi.

Namun, saat sampai di depan kamar mandi pria, kulihat ada papan bertuliskan,

[Sedang dalam perbaikan, mohon pengertiannya.]

Aku menoleh, lorong sepi tak ada orang. Terpaksa, aku harus masuk ke kamar mandi wanita.

Namun, tak kusangka, begitu kubuka bilik paling dalam, ada seorang gadis mungil yang baru saja selesai buang air kecil. Celananya masih melorot sampai ke lutut dan dia sedang menunduk hendak menarik celana dalamnya.

Dan gadis itu … ternyata Sella.

Mungkin sama denganku, dia juga terkejut dan terdiam di tempat, bahkan lupa menarik celana dalam, hanya bengong selama belasan detik.

“Tap tap tap.”

Saat itu juga, terdengar langkah kaki cepat dari luar.

Tanpa pikir panjang, aku langsung melangkah masuk ke dalam bilik sempit itu, tubuhku pun menempel erat dengan tubuh Sella.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Rahasia Asrama Seni

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.6
Hari pernikahan yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk. Secara sepihak, orang tua dan tunanganku memutuskan untuk mengganti posisi mempelai wanita dengan kakak kandungku yang sedang sakit keras. Karena aku menolak mentah-mentah keputusan tidak adil ini, mereka tega mengikatku di dalam rumah agar pernikahan tetap berjalan tanpa hambatan. Namun, kemalangan tidak berhenti di situ. Saat mereka pergi merayakan pesta, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawaku dengan kejam. Ketika keluargaku akhirnya kembali untuk melepaskanku, mereka hanya mendapati jasadku yang telah membusuk.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan