Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Asrama Seni

Rahasia Asrama Seni

Setelah menyelesaikan masa ospek yang melelahkan, seorang mahasiswa baru akhirnya bisa melepas rindu dengan kekasihnya yang sudah terpisah selama setengah bulan. Sang pacar yang tidak sabar segera memintanya datang ke asrama putri secara sembunyi-sembunyi. Dibantu oleh teman sekamar sang pacar, ia harus menyusun rencana rahasia agar bisa lolos dari pengawasan ketat ibu penjaga asrama. Mereka pun berhasil mengelabui petugas dan menghabiskan malam bersama di dalam kamar asrama tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

”Dia sakit?” tanyaku terkejut.

Tina balik bertanya, “Kamu nggak tahu?”

“Nggak tahu. Setelah lampu dimatikan, aku panjat jendela ke asrama buat melihat dia.”

Aku langsung panik, sampai melupakan soal Sella.

Beda dari kemarin, biasanya aku menyelinap dulu ke asrama putri, bersembunyi di ranjang pacarku. Setelah pengecekan kamar selesai, barulah kami bersenang-senang.

Tapi setelah aku ketahuan pagi ini, penjagaan di asrama putri pasti semakin ketat. Aku tak mungkin bisa bersembunyi lagi di waktu pengecekan.

Jadi, satu-satunya cara biar bisa tetap bermalam di asrama putri adalah … memanjat jendela.

Begitu pengecekan selesai, aku langsung panjat teralis jendela di gedung asrama.

“Cepat buka jendelanya!”

Pacarku membuka jendela, sambil mengomel, “Kamu sudah gila? Ini lantai tiga, lho!”

“Demi kamu, lantai tiga puluh pun aku bersedia!”

Suasana di dalam kamar langsung penuh bisikan heboh. Tina dan temannya sampai menyeletuk gombalanku.

“Sudah merasa lebih enak?” tanyaku.

Pacarku kelihatan sangat terharu, sampai hampir menangis, “Hanya flu biasa saja.”

Tiba-tiba, terdengar suara langkah kaki dari luar. Ternyata, penghuni asrama di lantai dua tadi belum tidur, dikira ada maling, jadi langsung melapor ke penjaga asrama.

Semuanya langsung panik. Baru saja aku mau sembunyi di ranjang pacarku, tapi dia malah menarikku turun.

“Aku sudah pernah ketahuan, kalau kamu sembunyi di ranjangku lagi, pasti bakal ketahuan. Sembunyi di tempat Sella saja.”

Akhirnya, aku buru-buru pindah ke ranjang Sella.

Penjaga asrama pun berhenti di depan ranjang pacarku, lalu mengintip dengan bantuan cahaya bulan.

Sementara itu, aku sudah rebahan di ranjang Sella, sampai tak berani napas kuat.

Masalahnya, gadis sebelahku hanya memakai pakaian dalam. Kami nyaris tidur berpelukan. Dalam situasi seperti ini … mana bisa ditahan?

Aku diam-diam meletakkan tanganku di bokong Sella, lalu meremasnya perlahan.

Tubuhnya gemetar pelan, tapi dia tak mengeluarkan suara sedikit pun.

Melihat reaksinya, aku jadi semakin berani. Tanganku yang satu lagi menyibakkan bagian bawah celana dalamnya.

“Benaran nggak ada orang yang datang ke asrama kalian?” tanya ibu penjaga asrama.

“Nggak ada!”

“Kenapa jendelanya nggak ditutup?”

“Tadi gerah sekali, jadi dibuka biar ada udara masuk.”

Situasi di bawah ranjang semakin panas, tapi pikiranku hanya tertuju pada gadis yang sedang kupeluk ini. Aku perlahan membuka kaki kanannya dan memiringkan badan, lalu menempel lebih dekat.

“Hmm ….”

Akhirnya, Sella tak tahan dan mengeluarkan suara lirih. Itu membuat ibu penjaga langsung menoleh curiga dan bertanya, “Ada apa itu?”

“Ah … aduh!”

Pacarku memang cepat tanggap, begitu melihat situasi yang tidak beres, dia langsung jongkok di lantai dan mengerang kesakitan, “Aduh … perutku sakit … ugh ….”

Dua gadis di ranjang sebelah juga langsung turun, “Dia lagi sakit, cepat bawa dia ke klinik.”

“Kenapa nggak bilang dari tadi? Ayo cepat!” teriak petugas buru-buru, mereka semua pun keluar dari asrama dengan langkah cepat.

Sekelilingnya kembali sunyi dan gelap.

Kemudian, aku memegang pinggang rampingnya, kuangkat kuat-kuat, bokong mungilnya pun terangkat tinggi dan kusobek celana dalamnya.

“Hmm … sudah kutebak … ada yang beda dengan dirimu dan Sella … ah ….”

Sambil meraba perutku, gadis dalam pelukanku menolehkan kepalanya, menunjukkan wajahnya yang memerah seperti langit senja, dengan tatapan yang penuh kekesalan, tapi juga malu-malu.

Suara yang terdengar menjadi sangat manja dan tidak tertahankan, “Kamu … kamu benar-benar … sepanjang 22cm ….”

Aku langsung terkejut, terpana tidak bisa berkata-kata.

“Tina? Kok kamu ada di sini?”

“Kenapa? Kecewa? Atau … takut? Kau bukan mau perkosa aku?”

Tak ada pria yang sanggup menahan diri melihat tatapan genit dan menggoda seperti itu. Aku berdiri dan mendorong bra Tina hingga ke lehernya, meraih kakinya dan meletakkannya di bahuku, lalu menekannya.

“Aku tetap akan melakukannya, meski salah orang. Kalau nggak menghajarmu sampai minta ampun malam ini, anggap aku kalah ….”

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B70493" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B70493
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AYO, Kawin Kontrak!
8.2
Chilla adalah wanita karier sukses yang mapan, namun nasib asmaranya tak seindah pekerjaannya. Trauma melihat kegagalan pernikahan sang kakak membuatnya pesimis akan cinta. Meski begitu, keinginan kuat memiliki anak mendorongnya mencari pria berkualitas untuk menjalani pernikahan kontrak. Rencana yang semula murni demi keturunan ini berubah rumit saat nafsu dan perasaan cinta mulai tumbuh, membawa Chilla ke dalam pusaran emosi yang tak terduga dalam hidupnya.
Sampul Novel Ciuman Ular Berbisa: Balas Dendam Seorang Istri
8.6
Leo nyaris tewas terpanggang di mobil, namun Bramantyo justru lebih peduli pada kendaraan klasiknya daripada nyawa putranya. Pengkhianatan terungkap saat sang istri tahu dirinya hanya alat untuk memicu kecemburuan Saskia. Meski telah menggugat cerai, ia terus disiksa hingga perusahaan dicuri dan nyawanya terancam oleh gigitan ular berbisa. Kini, amarahnya meluap. Ia bangkit dari ambang maut untuk menuntut balas atas segala kekejaman suami dan saudara tirinya.
Sampul Novel Ditalak Tiga Lewat Telepon
8.3
Atira melepas impian karier demi mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya berakhir tragis saat sang suami menjatuhkan talak tiga hanya melalui telepon. Di tengah penderitaan tanpa nafkah, ia harus menghadapi kenyataan pahit: ibu mertuanya koma dan anak sulungnya hilang diculik. Kini, Atira berada di titik terendah hidupnya. Mampukah ia bangkit dari kehancuran ini untuk membuktikan kekuatannya kepada dunia? Simak perjuangan emosionalnya dalam kisah ini.
Sampul Novel Kali ini, Kita Tak Terpisahkan
8.9
Rosa awalnya memercayai bahwa Bobby, tunangannya yang dijuluki sebagai putra Buddha, adalah sosok yang sepenuhnya kebal terhadap godaan duniawi dan asmara. Namun, keyakinan itu runtuh saat Rosa menyadari bahwa Bobby sebenarnya bisa merasakan getaran cinta, hanya saja bukan untuk dirinya. Menghadapi kenyataan pahit bahwa ia tidak akan pernah menjadi wanita yang dicintai Bobby, Rosa akhirnya memilih untuk menyerah. Ia menetapkan batas waktu selama tujuh hari saja demi menghapus seluruh perasaannya pada pria itu.
Sampul Novel Kesengajaan Berakhir Sengsara
8.1
Sejak pandangan pertama di sebuah toko buah, perhatian sang protagonis langsung tersita oleh sosok pemilik toko yang bertubuh tinggi, tegap, dan maskulin. Ketertarikan yang mendalam membuatnya rutin berkunjung setiap hari demi bisa melihat pria tersebut. Hingga suatu hari, sang pemilik toko memanggilnya dan menawarkan sebuah metode unik untuk menikmati buah anggur agar terasa jauh lebih lezat. Setelah bersedia mencobanya, ia menyadari bahwa ucapan pria misterius itu bukanlah kebohongan belaka.
Sampul Novel Masih Adakah Cinta Untukku
8.8
Sonya Maharani Iskandar terpaksa menikahi Daffin, sang sopir pribadi, setelah Ken menolak janin di rahimnya. Delapan tahun berlalu, rahasia besar Daffin mulai terkuak tepat saat Ken muncul kembali. Di tengah ambisi balas dendam, ada Darren, bodyguard setia yang mencintainya dalam diam. Setelah berpisah dari Daffin, akankah Sonya memilih cinta lama atau perlindungan Darren? Terlebih saat ia sadar seluruh hidupnya hanyalah pion dalam rencana besar seseorang.