Sampul Novel Pria Bajingan Itu Ayah Anakku

Pria Bajingan Itu Ayah Anakku

9.0 / 10.0
Dalam novel Pria Bajingan Itu Ayah Anakku, Ninda harus melindungi hak asuh Leon dari Fino, seorang billionaire yang tiba-tiba muncul. Sebagai wali sah, Ninda terjebak konflik perebutan anak dalam romance novel ini. Baca kisah selengkapnya di webnovel yang penuh ketegangan ini.
Ringkasan Pria Bajingan Itu Ayah Anakku
Hidup Ninda berubah total demi memenuhi wasiat Yani, sahabatnya, untuk membesarkan Leon yang baru berusia empat tahun. Sebagai selebgram, Ninda bekerja keras demi masa depan anak itu. Namun, ketenangannya terusik saat Fino Vasikal Gantara, pria berpengaruh yang juga ayah kandung Leon, muncul menuntut hak asuh. Meski diancam, Ninda teguh melindungi Leon sesuai janjinya. Kini, ia harus berhadapan dengan kekuatan Fino demi mempertahankan putra sahabatnya.
Baca Selengkapnya

Pria Bajingan Itu Ayah Anakku Bab 1

Ninda selalu berada di sisi sahabat baiknya ini yang bernama Yani. Sahabatnya sedang berusaha untuk melawan kanker getah bening ini selama 2 tahun. Sahabat karibnya yang mana sudah seperti saudara kandungnya sendiri. Harus berjuang melawan kanker ini dan terus berada di rumah sakit.

"Ninda," ucap Yani dengan suara yang parau.

"Iya?" jawab Ninda seraya mengupas apel yang ada di genggaman tangan dirinya ini.

"Maafkan aku."

"Behenti mengatakan kalimat itu," sahut Ninda yang masih sibuk mengusap apel ini.

Hiks.. hiks.

Ninda menoleh ke arah ranjang rumah sakit yang ditempati sama Yani. "Berhentilah menangis, elu membuat gue juga mau menangis."

"Ninda maafkanku yang selalu saja merepotkan dirimu. Bahkan aku benar-benar seperti hama didalam kehidupan kamu." Yani berkata sambil terus saja menangis.

"Berhentilah mengatakan kalimat itu!!" tegas Ninda dengan kedua matanya yang berkaca-kaca.

"Aku selalu menyusahkan kamu dalam segala hal. Bahkan membiayai rumah sakit saja aku tidak mampu. Hiks… hiks kamu juga mengurus putraku sedari masih bayi. Aku benar-benar menyusahkan kamu sekali."

"Kita saudara, jadi sudah sepatutnya saling membantu. Kamu juga sudah sering membantu aku."

"Aku benar-benar minta maaf ya Ninda. Masa muda kamu telah hilang karena harus mengurus Leon, bahkan kamu bekerja untuk membiayai rumah sakit ini dan juga kehidupan Leon. Ini semua karena wanita lemah ini yang selalu sakit-sakitan."

"Berhentilah bicara. Makan sana nih apel. Aku juga tidak mau, kalau Leon melihat kita berdua menangis. Pasti Leon akan sedih."

Ninda menyerahkan apel yang sudah dikupas dan dipotong ke Yani. Sedangkan Yani nerima potongan kecil apel tersebut dan memakannya, tapi dengan kedua matanya yang masih terus menangis.

"Terima kasih Ninda," lirih Yani yang masih sesegukan saat mengatakan kalimat tersebut.

Ninda menatap sahabatnya tersebut. Memberikan pelukan dan mengusap punggung sahabatnya yang sudah seperti saudara kandung bagi dirinya ini.

"Kamu tidak menyusahkan aku sama sekali Yani. Jadi jangan pernah berpikir hal itu lagi. Apa salahnya membantu saudara sendiri, lagian kamu juga dulu sering membantu aku. Oh satu hal lagi, Leon juga anakku. Sudah sepantasnya aku merawat Leon dalam segala. Aku juga tidak kehilangan masa mudaku, malah masa muda aku sangat indah karena ada kau dan Leon si pria tampan."

Yani semakin menangis mendengar ucapan dari Ninda. "Terima kasih terima kasih Ninda. Aku harap kalau di masa depan nanti, kebaikan yang kamu lakukan ini mendapatkan hadiah yang besar dari Tuhan. Aku hanya bisa berdoa saja, agar suatu hari nanti kamu akan bahagia."

"Kita akan bahagia bersama-sama. Bertahanlah sebentar lagi. Bertahan demi Leon, kamu harus optimis kalau kamu bisa sembuh dan bisa kembali ke kehidupan yang normal macam dulu. Setelah itu kita akan melakukan banyak hal bersama-sama. Sungguh menyenangkan sekali tentunya," tutur Ninda dengan senyuman tulus.

Huak…. Huak… hiks.

Ninda dan Yani sontak saja melepaskan pelukan yang terjadi ini disaat mendengar suara yang sudah sangat familiar sekali bagi mereka berdua.

"Ada apa sayang?" tanya Yani lembut seraya menghapus air matanya dengan cepat saat melihat kehadiran anaknya di ruang Vvip rumah sakit ini.

"Mamah dan Bunda kok saling berpelukan. Kenapa ga mengajak aku juga? Leon sedih deh kalau gitu," ucap Leon. Bocah laki-laki yang sudah berumur 4 tahun.

"Anakmu benar-benar pintar bicara sekali. Sangat beda darimu Yani. Aku semakin penasaran siapa Ayah anakmu itu," bisik Ninda kepada Yani dengan suara yang pelan.

Yani tidak menanggapi ucapan dari sahabat karibnya ini. Pandangan matanya fokus menatap ke anaknya. "Kemarilah sayang. Biar Mamah memeluk kamu," ucap Yani.

Leon mendekati Mamahnya yang ada di tempat tidur. Memeluk Mamahnya dengan erat. "Mamah, Bunda ga diajak berpelukan? nanti Bunda nangis kaya Leon tadi."

Ninda adalah orang yang disebut Bunda sama Leon. Kenapa Leon memanggilnya seperti itu karena Ninda sudah merawat Leon dari bayi sampai sekarang, oleh karena itu Ninda mengajukan permohonan kalau Leon bisa memanggil Ninda dengan sebutan Bunda dan Yani dengan senang hati sekali menerima kalau Ninda dipanggil Bunda sama Leon.

"Bunda!!" ucap Leon dengan tinggi.

"Leon, kalau di rumah sakit jangan teriak-teriak ya!" ucap Yani kepada putra kanduangannya ini.

"Iya Mah," jawab Leon seraya tersenyum lebar.

"Leon tidak berteriak Yani. Hanya saja putramu itu terlalu sering lihat aku buat video, yang mana aku bicara harus keras di depan kamera. Makannya Leon macam itu," tutur Ninda.

Yani menganggukan kepalanya mengerti. "Leon," panggil Yani.

"Iya Mamah?" sahut Leon memandang raut wajah ibu kandungnya ini.

"Jangan mengikuti sikap Bundamu itu. Kamu bukan selebgram," tutur Yani.

"Tidak Mamah. Leon selebgram macam Bunda," jawab Leon dengan lantang.

"Tidak Leon!! Kamu bukan selebgram," ujar Ninda cepat mendengar ucapan dari bocahnya tersebut.

"Kenapa?" Leon dengan wajah kesal mendengar bantahan dari kedua Ibunya itu.

"Kamu jangan mengikuti Bunda. Lakukan apa yang benar-benar mau kamu lakukan Leon," tutur Ninda seraya mengusap puncak kepala Leon.

"Aku mau jadi selebgram Bunda," sahut Leon.

"Jangan Nak. Cukup Bunda saja yang jadi selebgram dengan pengikut Instagram dan Tiktok yang banyak. Di balik itu semua ada hatters dengan kata-kata pedes mereka dan terus menghujat Bunda. Cukup Bunda saja yang mengalami hal ini, kamu jangan sampai di hina sama orang lain yang bahkan belum mengenal kita dengan baik," tutur Ninda sambil menatap tulus ke arah Leon yang sudah dirinya anggap anaknya sendiri.

Kedua mata Leon berkedip-kedip mendengar ucapan Bundanya yang sama sekali tidak dipahami sama Leon.

"Bunda, aku ga paham ucapan Bunda," ucap Leon dengan polosnya.

"Kamu akan mengerti ucapan Bunda kamu seiring berjalannya waktu," tutur Yani seraya mengusap kedua mungil anaknya ini.

"Jangan buru-buru besar ya Leon karena jadi orang dewasa tidak terlalu menyenangkan, tapi ada kalanya senang," ujar Ninda.

"Leon ga mau jadi orang dewasa Bunda. Aku mau jadi anak kecil terus biar di sayang sama Mamah dan Bunda," ucap Leon dengan suara yang lantang disaat mengatakan kalimat itu.

"Anak pintar," jawab Ninda.

Setelah mengatakan kalimat itu. Ninda pergi ke arah sofa seraya membuka laptop yang sudah Ninda bawa sedari tadi.

Yani melihat Ninda yang membuka laptop, itu tandanya kalau wanita itu akan mengedit video yang sudah dibuatnya tersebut. Lalu menguplodnya di media sosial yang dimiliki sama Ninda.

Yani kembali menatap putra kandungnya yang masih ada di dalam pelukan dirinya ini. "Leon pintar dan tampan. Kalau sudah besar nanti jaga Bunda kamu dengan baik ya."

"Iya Mamah," jawab Leon seraya menatap raut wajah Mamahnya dengan seksama.

"Jaga Bunda kamu dan sayangi Bunda kamu dengan tulus. Bunda Ninda sangat sayang sekali sama Leon, jadi Leon harus sayang juga," tutur Yani seraya mengusap lembut puncak kepala anaknya ini.

"Iya Mamah. Aku akan menjaga Mamah dan Bunda dengan baik sekali!!!" ujar Leon dengan semangat.

Yani menatap putranya dengan dalam-dalam. "Kamu sangat pintar sekali seperti Papah kandung kamu Leon. Padahal umur kamu baru 4 tahun, tapi sudah mengerti banyak hal," ujar batin Yani yang terus menatap putra tersebut.

Pandangan mata Yani beralih melihat ke arah Ninda yang sedang bekerja keras. "Terima Ninda atas segalanya. Maaf sepertinya aku akan meninggalkan dunia ini."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pria Bajingan Itu Ayah Anakku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2
8.2
Kehamilan pertama Adiba yang menginjak usia lima bulan justru dihantui teror mencekam di rumah baru mereka. Meski tetangga memperingatkan tentang kutukan kematian saat pembangunan kolam renang, Syden tetap mengabaikannya. Di tengah tekanan mistis yang makin gencar, mental Adiba kian terguncang oleh rumor perselingkuhan suaminya. Syden dikabarkan memiliki simpanan yang juga tengah mengandung lima bulan, memicu konflik batin hebat bagi sang istri sah.
Sampul Novel Dua Hati, Satu Kehancuran
8.5
Menjelang hari pernikahan, sebuah pengkhianatan menghancurkan segalanya. Radit menuntut untuk menjalani program bayi tabung bersama Lisa, putri profesornya, demi alasan bakti yang tidak masuk akal. Menolak menjadi yang kedua sebelum pernikahan dimulai, protagonis mengambil keputusan nekat. Lewat sebuah unggahan media sosial, ia mengumumkan pencarian pengantin pria baru untuk menggantikan posisi Radit. Kisah romansa modern ini penuh dengan ketegangan emosional dan keputusan berani.
Sampul Novel Istri Kontrak Tuan CEO
8.4
Hidup Scarlett Piers hancur saat ayah dan ibu tirinya menjebaknya untuk dijual kepada duda tua kaya. Di tengah keputusasaan, Xanders Rilley hadir menyelamatkannya. Pengusaha dingin nan misterius itu menawarkan perlindungan, namun dengan syarat pernikahan kontrak selama satu tahun. Kini Scarlett harus memilih: menerima tawaran Xanders demi membalaskan dendam pada keluarganya, atau justru terjerumus ke dalam lingkaran masalah yang jauh lebih berbahaya.
Sampul Novel MyEnemy MyHusband
8.2
Anna dan Rasya telah terjebak dalam perseteruan sengit sejak masa SMA akibat sebuah insiden masa lalu. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali saat duduk di bangku kuliah. Di tengah dinamika pertemuan tersebut, sebuah kejutan besar menanti. Kedua orang tua mereka tiba-tiba mengumumkan rencana perjodohan yang menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan. Kini, dua musuh bebuyutan ini harus menghadapi kenyataan pahit bahwa lawan mereka akan menjadi pasangan hidup.
Sampul Novel Rahasia Tubuh Serena
8.1
Divonis mengidap sindrom MRKH membuat Serena Queen Adhisty hancur hingga sengaja menyakiti Adibara Erlangga agar dibenci. Sebelas tahun berlalu, Serena bertransformasi menjadi wanita angkuh yang menghindari pernikahan. Namun, takdir membawanya kembali pada Adibara di tempat kerja. Situasi kian pelik saat kakak Adibara muncul, memicu dendam lama yang belum tuntas. Akankah Adibara menerima kekurangan Serena, atau justru ada sosok lain yang ditakdirkan untuknya?
Sampul Novel Sentuh aku Mas (Kuserahkan istriku pada adik lelakiku)
9.2
Lisa menghadapi kenyataan pahit saat suaminya yang dulu perhatian berubah menjadi kasar setelah menikah. Keinginan memiliki anak justru dianggap beban, bahkan kewajiban malam pertama pun diabaikan tanpa alasan jelas. Setelah berbulan-bulan menderita dalam ketidakpastian, Lisa akhirnya mengungkap rahasia menyakitkan di balik penolakan sang suami. Alih-alih memperbaiki hubungan, ia justru diserahkan kepada adik iparnya sendiri dalam sebuah keputusan yang sangat menghancurkan hati.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan