Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Prahara Uang Kompensasi

Prahara Uang Kompensasi

Indra Djatmoko berpaling pada Ceani Janeta, seorang janda yang tinggal di lantai bawah. Bagi Indra, kehangatan Ceani yang menyajikan sarapan spesial jauh lebih berharga ketimbang istrinya sendiri yang dianggap kaku layaknya robot. Merasa diperlakukan seperti manusia seutuhnya oleh Ceani, Indra bahkan iri pada mendiang suami janda tersebut. Sang istri yang menyadari perselingkuhan batin ini pun mengambil keputusan dingin: dia akan mengabulkan impian Indra sebelum sang suami tersadar dari ilusinya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Indra Djatmoko tergoda oleh Ceani Janeta, seorang janda yang tinggal di lantai bawah.

Itu karena Ceani bisa membuatkan sarapan spesial untuknya, tidak peduli kalau dia berjalan membungkuk dan makan mengecap.

Dia berkata, "Wanita di rumahku seperti robot, rasanya seperti dapat tugas kalau dekat-dekat dengannya."

"Nggak seperti Ceani. Dia pengertian dan membuatku hidup seperti manusia."

Dia bahkan iri pada suami Ceani yang sudah meninggal, merasa suaminya beruntung karena bisa menikah dengannya.

Aku pun memutuskan untuk mengabulkan keinginannya.

Kalau sampai terlambat, aku khawatir dia akan tersadar.

Aku tahu Indra tidak pergi ke kantor setelah pihak perusahaannya menelepon dan menanyakan keberadaannya.

Indra sudah keluar sebelum fajar, mengatakan kalau dia akan pergi sarapan.

Dia tidak menjawab panggilanku, jadi aku bergegas kembali.

Beberapa nenek yang tengah berjemur di depan rumah menatapku dan tersenyum sambil mencibir.

Ini bukan yang pertama kalinya, jadi aku menghentikan langkah kakiku karena emosiku terpengaruh.

Mata mereka menatapku dan toko yang menjual sarapan bergantian.

Pintu toko yang biasanya ramai, saat ini ditutup.

Nenek Risma ragu-ragu sejenak, lalu melambaikan tangannya padaku.

Dia berbisik di telingaku, "Pergi dari belakang dan lihatlah."

Hatiku yang sudah cemas makin tidak karuan saat ini.

Saat melewati toko dan melihat melalui jendela yang terbuka, aku melihat dua orang tengah tidur telanjang bersama.

Hanya dengan melihat punggung putihnya yang menghadap jendela, aku tahu kalau laki-laki itu Indra.

Aku menahan keinginan untuk menendang pintu, mengeluarkan ponsel dan mengambil foto mereka.

Ceani Janeta yang dalam keadaan acak-acakan membuka matanya sedikit dan menatap mataku.

Namun, dia meringkuk, tersenyum dan melingkarkan lengannya di leher Indra.

Dia tampak sangat percaya diri.

Aku pergi dengan tangan dan kaki yang hampir mati rasa, menaiki tangga untuk pulang ke rumah.

Aku duduk lama di ruang tamu dan termenung cukup lama. Selain marah, aku hanya merasa sedih.

Bahkan orang seperti Indra pun sudah pintar berselingkuh.

Ponselku berdering, membuka foto dari kontak yang mengirimiku pertemanan.

Setelah menerima permintaan pertemanannya, dia mengirimkan dua video pendek yang tidak enak dipandang.

Sepertinya itu adalah rekaman kamera pengintai di rumah.

Dalam video tersebut, Indra tersenyum sambil memeluk Ceani.

Dia berkata, "Wanita di rumahku seperti NPC, rasanya seperti dapat tugas kalau dekat-dekat dengannya."

Ceani tersenyum, meringkuk dalam pelukan Indra. "Kalau laki-laki melakukan semuanya, lalu apa gunanya istri?"

"Iya. Aku makan saja dia protes. Dia memintaku jangan mengecap saat makan."

Ceani tertawa keras. "Makin sering kamu mengecap, aku makin bahagia."

"Kalau makanannya enak aku baru mengecap. Istriku memang nggak waras."

Aku mencengkeram ponsel dengan erat, berharap menamparnya beberapa kali melalui layar.

...

Indra baru kembali saat siang. Begitu melihatku, dia bersikap seperti melihat hantu.

Dia berkata gagap, "Kamu ... kamu nggak kerja?"

Aku menatapnya. "Perusahaanmu telepon, katanya kamu nggak berangkat kerja."

Tatapannya menghindar ke sana ke mari, ternyata Ceani tidak memberitahunya kalau aku memergoki mereka melalui jendela.

Dia membuka sepatunya dengan perlahan, mencoba menghindari tatapanku.

"Aku cuma terlambat. Aku pulang mau ganti baju, terus ke kantor. Aku nggak berangkat setengah hari."

Dia bilang saat dalam perjalanan ke kantor, dia terkena cipratan air dari mobil yang melaju. Bahkan ponselnya basah.

Saat mengatakan itu, dia juga menyodorkan ponselnya kepadaku. "Mana mungkin aku sengaja nggak berangkat kerja?"

Dia mengatakannya dengan penuh keyakinan, tetapi tatapannya menghindari tatapanku.

Melihatku tidak merespons, dia menggaruk-garuk kepalanya karena malu dan melangkah ke kamar.

Pakaian di tubuhnya memang basah, jelas sekali bahwa dia memang sudah punya rencana buat berbohong kepadaku sebelum kembali.

Aku melihat ke sekeliling rumah, dari peralatan besar hingga panci dan wajan kecil.

Itu adalah semua yang aku beli sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun, mana bentuk kepedulian Indra terhadap rumah ini?

Dia berganti pakaian bersih dan keluar dari kamar, mengenakan sandal dan menyalakan sebatang rokok.

Perutnya yang buncit terlihat jelas bahkan melalui pakaiannya dan rambutnya berminyak.

Dia berbaring dengan posisi tengkurap di sofa, menghirup rokoknya dengan sangat menikmati.

Kakinya direntangkan di sampingku, terus bergoyang tidak mau diam.

Aku memukulnya tanpa berpikir panjang, "Jangan goyangkan kakimu."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Love Escape
8.4
Harapan Ghena untuk dilamar saat anniversary hancur ketika Bastian justru memutuskan hubungan 15 tahun mereka demi perjodohan orang tua. Berusaha bangkit, Ghena pindah ke Singapura untuk bekerja sebagai pemandu wisata. Namun, setahun kemudian Bastian muncul kembali bersama tunangannya dan mengaku masih mencintai Ghena. Kini Ghena terjebak dalam dilema besar: tetap tegar menolak atau menyerah pada perasaan lama dan menjadi orang ketiga.
Sampul Novel Pembalasan Winter
7.9
Dunia Kimberly Feodora, model papan atas yang sukses, runtuh seketika akibat skandal fitnah pembunuhan sahabatnya. Karena dikucilkan dan putus asa, ia mengakhiri hidup dengan melompat dari lantai tujuh belas. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua melalui tubuh Winter, seorang gadis obesitas yang lemah dan terkhianati. Meski memiliki keluarga yang suportif, hidup Winter penuh penderitaan. Kini, Kimberly bangkit untuk membalas dendam dengan cara yang tak terduga.
Sampul Novel Pemuas Nafsu Sang Casanova
8.6
Aletta Casandra, gadis cantik dengan fisik sempurna, harus menghadapi kenyataan pahit saat pamannya sendiri menjadikannya sebagai alat penebus hutang. Masa mudanya hancur seketika saat ia dipaksa menjadi pemuas nafsu bagi Leonardo Pradungganegara. Leonardo adalah pengusaha muda ternama yang kaya raya namun memiliki kepribadian yang sangat kejam. Kini, Aletta terperangkap dalam kehidupan kelam sebagai budak dari pria berdarah bangsawan tersebut.
Sampul Novel Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya
9.1
Tunanganku, dokter bedah ternama, tega merancang tiga puluh tiga kecelakaan demi menunda pernikahan kami. Ia terobsesi pada Kayla, residen baru, hingga membiarkanku jatuh dari atap dan menyebabkan kematian ibuku di penjara. Puncaknya, ia membiarkan Kayla menghancurkan pita suaraku saat operasi. Meski ayahku dulu menyelamatkan keluarganya, ia membalasnya dengan kekejaman. Kini, dalam kondisi lumpuh dan bisu, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya.
Sampul Novel Perempuan Lain Di Pemakamanmu
8.2
Duka Ayna atas kepergian suaminya, Afnan, berubah menjadi tanda tanya besar saat seorang wanita asing bernama Maria muncul di pemakaman. Dengan tangis yang begitu histeris, Maria mengungkap rahasia kelam bahwa ia adalah istri kedua yang dinikahi Afnan secara siri selama tiga puluh tahun. Kehadiran Maria bersama putra mereka, Riko, seketika menghancurkan kenyataan Ayna, memaksa ia menghadapi pengkhianatan panjang yang tersembunyi rapi selama ini.
Sampul Novel Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku
9.8
Hanum dan Hardi terjebak dalam kemiskinan setelah Hardi kehilangan pekerjaan. Meski Hardi menjadi kuli cangkul dan Hanum menjadi buruh cuci, mereka tetap bersyukur mendidik dua anaknya. Keharmonisan tujuh tahun pernikahan mereka menjadi teladan di tengah keterbatasan ekonomi. Namun, ketenangan hidup ini mendadak hancur saat sebuah malapetaka besar datang menghampiri. Hanum kini harus berjuang sendirian menghadapi penderitaan hebat demi melindungi buah hatinya.