Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pesona Bodyguard Tampan

Pesona Bodyguard Tampan

Ditinggalkan tepat pada hari pernikahannya membuat July sangat terpukul hingga jatuh sakit dan harus dirawat. Namun, masa kelam itu tidak dibiarkannya berlarut-larut. Setelah kondisinya pulih dan kembali dari rumah sakit, July bertekad bangkit dan menghapus semua memori menyakitkan tersebut. Dalam proses penyembuhan luka hatinya, ia pun mulai menjalin kedekatan yang tak terduga bersama David, pengawal pribadinya yang selalu setia mendampingi.
Bab
Bagikan

Bab 1

PRANG!!     

Suara piring yang berjatuhan dari atas meja prasmanan membuat orang di sekitarnya merasa panik dan ketakutan. satu tarikan dari cengkeraman kuat pada taplak meja tersebut nyatanya memang berhasil menjatuhkan apapun yang berada di atasnya.     

July Agatha, itu lah namanya. Gadis cantik berumur 22 tahun berbalut gaun berekor panjang berbahan satin brokat, tengah mengamuk di sebuah aula luas yang telah di hiasi dengan dekorasi super mewah. sebuah dekorasi yang hanya atau khusus disediakan untuk orang-orang tertentu saja. Cantik, indah, mempesona seperti rupa July saat ini. namun, tidak dengan hatinya. Hatinya saat ini tengah hancur.     

matanya yang merah, tak lagi membuat July peduli dengan sorot mata prihatin dari mereka-mereka. yang ia tahu saat ini, raganya tengah remuk dan hancur.     

"Keluar, kalian semua!" Teriakan lantang itu berhasil membubarkan kerumunan yang tengah berbisik dalam umpatan.     

Berbondong-bondong, para tamu undangan berhamburan keluar dari aula tersebut. tak terkecuali bagi para wartawan yang semula masih bersikukuh untuk tetap bertahan menyaksikan amukan July. huh! wartawan mana yang akan membiarkan berita besar di hadapannya tertinggal begitu saja? tidak ada.     

Kini, gadis berbalut gaun pengantin itu lantas tersungkur memeluk lantai yang kotor. menangis sejadi-jadinya tanpa peduli lagi bagaimana riasan bak seorang bidadari memudarkan senyum cerianya. kecewa, sedih, marah dan malu, tengah bercampur teraduk menjadi satu menghampiri raga ini.     

Para wartawan yang semula terus-menerus mengambil kesempatan untuk mengambil gambar, kini sudah mundur menjauh setelah di usir paksa oleh dua pengawal keluarga Jordan. ya, meskipun mereka sempat merekam sebagian kejadian tersebut. Mungkin saja besok berita tentang gagalnya pernikahan ini akan menjadi topik terhangat di seriap stasiun TV     

"July." Sentuhan lembut mendarat memberi usapan di atas pundak. "Kemari, sayang." Wanita paruh baya yang di sebut Ibu lantas merangkul pundak yang tengah bergetar hebat.     

July tetap menangis. memeluk lututnya rapat-rapat. menyembunyikan betapa kacau dirinya saat ini.     

"Kenapa harus begini?" bersuara tanpa terlihat wajahnya. July masih setia memeluk kedua lutut yang tertutup rapat oleh gaunnya yang basah terkena air mata.     

"Tenang sayang …." hanya bisa berkata demikian karena tak tahu harus bagaimana.     

Bagi seorang ibu, melihat anaknya hancur tentu saja akan ikut merasakan kehancurannya.     

Di ruangan yang terlihat seperti sebuah kapal pecah yang telah di hancurkan sang perompak ini, kini hanya menyisakan Ayah, Ibu dan sebagian para pelayan dan pengawal. Mereka tentu tak bisa berbuat apa-apa selain mengusap dada dan ikut merasa iba dalam kesedihan yang sedang di rasakan Nona Mudanya saat ini.     

Jordan yang berstatus sebagai Ayah dari July hanya bisa memandang wajah sang istri yang tengah memeluk July dengan erat.     

Tesa (istri) berkedip beberapa kali pada sang suami meminta untuk mendekat. meminta bantuan supaya July mau beranjak dari posisinya saat ini.     

"Kenapa ini terjadi, Tuhan. kenapa?" July mendongak sesaat. memandang langit-langit seolah sedang mengadu pada sang pencipta takdir. menelungkup lagi, tangis itu terdengar. "Kenapa?"     

"July sayang…." Jordan ikut bersimpuh. jongkok di hadapan July -memberi usapan lembut di atas lutut yang tertutup gaun pengantin. "Kita pulang yuk. kita lupakan semua ini."     

"Enak saja!" July mendongak. membelakkan mata mengibaskan kedua tangan hingga ayah dan ibunya terjengkang.     

"Eh!" pekik para karayawan dan pengawal secara bersamaan. mereka nampak terkejut dengan apa yang di lakukan July.     

Seorang pria dengan postur tubuh yang tinggi tegap dan berisi, sudah membungkuk dan hendak membantu. Namun, telapak tangan Jordan terangkat memberi kode bahwa dirinya baik-baik saja.     

David, itu lah nama pria tersebut. Pria berumur 27 tahun yang ditugaskan menjadi pengawal kepercayaan Keluarga Jordan yang baru mulai bekerja sekitar satu bulan yang lalu menggantikan ayahnya yang sudah pensiun. Sosok David yang memiliki tubuh seorang tentara, tentu sangatlah cocok di jadikan sebagai pengawal bos besar seperti Jordan.     

Bukan hanya David yang bertugas mengawal di keluarga Jordan, tapi ada Dion yang notabenya adalah ponakan dari Tesa.     

Kembali pada topik utama, kini July sudah berdiri tegak. mengusap kasar wajahnya yang basah, kemudian Juli berlenggak mendekati pecahan piring yang berserakan. ekor gaunnya terlarak kasar mengikuti langkahnya yang semakin dekat dengan hal yang bisa membuat July celaka.         

"Juli! apa yang kau lakukan!" teriak Tesa dengan kedua tangan menjulur mencoba meraih tubuh Juli. sayangnya July langsung mundur.     

"July sayang … kumohon, jangan lakukan itu." Perlahan Jordan mendekat. mencoba meraih lengan July supaya urung untuk mengambil pecahan piring tersebut.     

Sayangnya, kini pecahan piring tersebut sudah berada di genggaman tangan July. menyeringai tanpa rasa takut, bahkan kini Juli sudah mendaratkan pecahan piring itu di atas pergelangan tangan bagian dalam.     

"Juli!" Teriak Tesa. Tak berani mendekat, lantas Tesa hanya bisa menangis sambil mengguncang lengan sang suami. "Lakukan sesuatu."     

"Hei kalian! kenapa diam saja!" Tesa berteriak membentak para pengawalnya yang sedari tadi hanya melongo. Bukan begitu sebenarnya, mereka hanya tak tahu harus berbuat apa. begitu juga dengan David.     

Tak ada yang berani mendekat, David mencoba maju. "Nona, ku mohon jangan lakukan hal bodoh." terus maju berharap bisa menggapai benda yang di pegang July tanpa melukai siapaun.     

"Mundur!!" perintah July dengan mata melotot di kelilingi sisa air mata. "Jangan berani mendekat." July menekan benda tajam itu hingga membuat semua menjerit bersamaan.     

David mundur. mengerjap-kerjapkan mata, meminta Dion untuk membantu berdiri sigap dan waspada. sepertinya David punya rencana.     

"July, ibu mohon. jangan lakukan itu." Tesa sudah menangis sesenggukan. mengguncang lengan suaminya, Tesa menatap iba.     

Memang apa yang bisa dilakukan Jordan? tidak ada. jika mendekat, takutnya malah semakin cepat gerak July untuk melukai tangan.     

Masih mengatur napas yang berderu cepat. dengan beling masih mendarat di atas pergelangan tangan, tanpa July sadari seseorang tengah berdiri di belakangnya. David berkedip bemberi kode dengan isyarat gerak tangan -meminta supaya Jordan mengalihkan sedikit pandangan Juli. mengulur waktu lebih tepatnya.     

"Juli sayang … lepaskan ya. Kalau kau terluka bagaimana?" mencoba membujuk sebisa mungkin supaya David segera melancarkan aksinya.     

"Iya sayang." Tesa mengimbuhi.     

"Tidak!"     

Teriakan itu membuat Tesa refleks mendesis menahan nyilu dan takut. apalagi ketika sedikit goresan berhasil mengeluarkan darah dari balik kulit mulut itu. sontak Santi langsung berteriak histeris.     

Plak!     

Sebelum goresan itu semakin dalam, tampikan cepat yang di lakukan David berhasil membuat beling itu lepas dari tangan July.     

Bugh!     

Tubuh berbalut gaun pengantin itu ambruk tak lama setelah tetesan demi tetesan berjatuhan menyentuh lantai. Juli tersungkur jatuh begitu saja tak sadarkan diri.     

"July!!!" teriakan bersamaan keluar dari mulut Jordan dan Tesa.     

Menghambur menghampiri tubuh tersungkur itu, Jordan lantas membalik tubuh July. meletakkan kepala di atas pangkuan, Jordan lantas berteriak. "Siapkan mobil, cepat!"     

Bergegas, David dan satu temannya yang bernama Dion berlari keluar menyiapkan mobil.     

Kemungkinan bukan dari luka goresan itu yang menyebabkan July tak sadarkan diri. akan tetapi, bisa jadi karena syok menghadapi apa yang tengah terjadi saat ini.     

Sebuah pernikahan termewah yang belum pernah terjadi sebelumya, kini harus berakhir dengan sebuah malapetaka di mana sang mempelai pria tidak hadir dan justru menghilang bersama selingkuhannya.     

Bagaimana July bisa tahu? karena pria brengsek itu yang menghubungi July melalui pesan singkat. sungguh sangat keterlaluan! bahkan, perlu diketahui, ponsel berisi pesan tersebut sudah raib entah menghilang kemana sesaat sebelum July mulai mengamuk.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95JSY" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95JSY
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Berbalas Dusta
9.0
Angel Mudryy adalah model asal Rusia berusia 19 tahun yang membangun karier di Paris. Sebagai tulang punggung keluarga yang lugu, kesuksesan dan kecantikannya memicu rasa iri banyak pihak. Kini, hidupnya terjebak dalam dilema sulit antara dua pria yang terobsesi padanya: seorang bujang hipersex dan duda playboy. Akankah Angel menolak keduanya atau justru terpaksa memilih salah satu? Ikuti perjuangan Angel menghadapi pengkhianatan dan cinta yang penuh dengan kepalsuan.
Sampul Novel Pesona Istri CE0
8.7
Neysa Ayudia tumbuh besar hanya dengan kasih sayang neneknya setelah ditelantarkan orang tuanya. Hidupnya berubah saat ia dipaksa menikahi Alby Delano Prabu, CEO pewaris Prabu Group, demi memenuhi wasiat sahabat neneknya. Meski Alby berusaha keras menggagalkan perjodohan ini, pernikahan tetap digelar. Neysa harus menghadapi kenyataan pahit saat suami dan keluarga besarnya justru membencinya. Mampukah Neysa bertahan dan memenangkan hati keluarga Prabu?
Sampul Novel RAHASIA DI BALIK CINTA
8.9
Pasangan ini selalu terlihat harmonis di hadapan publik, namun kenyataannya mereka menyimpan rahasia kelam tentang perselingkuhan yang dilakukan satu sama lain. Saat tabir kebohongan perlahan tersingkap, keduanya dipaksa menghadapi kenyataan pahit bahwa perasaan cinta yang dulu menyatukan mereka mungkin telah sirna sepenuhnya. Kini, mereka harus menentukan masa depan di tengah hancurnya kepercayaan dan kebenaran yang mulai terungkap.
Sampul Novel Sentuhan Memabukkan Shifa
8.1
Karim Zahid tidak pernah menyangka bahwa mahasiswi baru bernama Shifa Sakinah akan menjeratnya dalam permainan gairah yang berbahaya. Meski Shifa sempat ingin mengubur masa kelamnya, desakan keadaan memaksanya menunjukkan sisi gelap di depan sang asisten praktikum. Kini, Karim terjebak dalam pesona bidadari terlarang yang mengusik prinsip hidupnya. Sentuhan menggoda Shifa tidak hanya menguji iman Karim, tetapi juga mengubah seluruh alur kehidupannya selamanya.
Sampul Novel Silent Wounds
9.1
Trauma mendalam merenggut suara Nala Olivia, mengubahnya menjadi sosok pendiam yang memendam luka sendirian. Hidupnya yang tenang terusik saat Aska Faresta, pria dari masa lalunya yang menjadi pemicu kepedihannya, muncul kembali. Aska justru marah melihat kondisi Nala yang membisu, seolah dia masih menyimpan rasa peduli. Situasi kian rumit ketika Aska nekat membawanya pulang dan mengeklaim Nala sebagai istri di depan ibunya. Mampukah Nala meluruskan kebohongan ini?
Sampul Novel Takdir Yang Tertunda
9.8
Move Herdianata adalah janda mandiri yang terjebak konspirasi di perusahaan logistik tempatnya bekerja. Pasca putus dari kekasih virtualnya, Farhan, ia justru menjadi target skenario dingin Raya Dianata, sang CEO arogan. Demi melindungi Move dari bahaya besar, Ray bekerja sama dengan Feronika Alfarest untuk mengusirnya. Namun, rahasia mengejutkan terungkap saat identitas Farhan ternyata berkaitan erat dengan sosok Ray. Akankah Move selamat dari skema rumit ini?