Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

Kehidupan manusia penuh dengan kejutan, mulai dari keberuntungan hingga kemalangan yang datang tiba-tiba. Melalui antologi kisah para penghuni Perumahan Bejo 23, pembaca diajak menyaksikan perjuangan tokoh-tokohnya dalam menghadapi konflik tanpa menyerah. Setiap cerita mengandung pesan moral tentang kegigihan dan keyakinan bahwa setiap ujian pasti ada jalan keluarnya. Temukan hikmah positif di balik dinamika sosial dan romansa modern dalam karya penuh inspirasi ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bab 1

Cerita ini murni fiktif , kemiripan apapun murni kebetulan dan tidak ada maksud untuk menyindir atau mendeskripsikan peristiwa ,orang ,tempat atau entitas nyata dalam latar cerita ini .

Rumah Dahlia no 1, rumah dengan taman di penuhi bunga dahlia.

Nama pemilik rumah ini adalah Bapak Handjoyo dan Ibu Titi. Pasangan Politikus dan Aktris. Mereka memiliki tiga orang anak, dua putri dan seorang putra. 

Putri sulungnya bernama Tiara, putra keduanya Haris dan putri bungsunya bernama Tatiana. Selisih usia Tiara dan Haris hanya 1,5 tahun kalau Haris dengan si bungsu Tatiana berbeda 15 tahun. Hanya tinggal si bungsu Tatiana saja yang belum menikah, kalau Tiara dan Haris sudah berkeluarga.

Tiara menjadi seorang pengusaha kosmetik terkenal dan memiliki satu orang putra. Sedangkan Haris berprofesi sebagai aktor, bintang film, sama seperti ibunya dahulu, hanya nama nya tidak sebesar dan terkenal seperti Ibunya. 

Haris sudah menikah tetapi belum memiliki anak, Haris dan istrinya masih tinggal di kediaman orangtuanya. Sedangkan si bungsu Tatiana saat ini masuk kelas tiga di salah satu SMA di kota ini.

Setiap pagi yang rutin sarapan di meja makan hanyalah Tatiana di temani Duke, anjing Husky, peliharaan nya. 

Ayahnya jarang pulang kerumah dan Ibunya sibuk dengan dunia sosialita dan teman sesama artis.

Pagi ini Pak le Narto pamit mau pulang kampung untuk berobat tradisional agar penyakit Istrinya cepat membaik. Jadi Kang Narji (anaknya) yang akan menjadi sopir keluarga mereka, sementara saja sampai Pak le Narto kembali.

Tatiana pun berangkat di temani Kang Narji. Pemuda ini cukup sopan juga, penampilannya rapi, bersih dan harum. Cukup sesuai untuk jadi sopir pengganti.

“Permisi apa pak Haris ada di rumah?” tanya seorang security.

“Ada pak tapi masih istirahat diatas, ada yang bisa di bantu?” tanya Tatiana kemudian.

“Begini semalam ada yang antar paket, karena sudah larut jadi saya berinisiatif untuk mengantarnya pagi ini," kata security tersebut sambil menyerahkan sebuah amplop coklat besar.

“Nanti saya sampaikan ke Haris, terimakasih ya pak," kata Tatiana.

“Baik non " ucap security sambil berlalu pergi.

Amplop tadi dia serahkan ke bi Inah. Setelah itu langsung berangkat ke sekolah.

Sore hari,

Sepulang sekolah Tatiana berpapasan dengan Hilda, istri Haris, di depan pintu masuk rumah. Dia melihat ada airmata di pipinya, keliatannya mereka habis bertengkar deh. kak Hilda bergegas pergi sambil membawa mobilnya, melaju dengan kencang. Meninggalkan rumah.

Saat sudah masuk ke dalam rumah, terdengar suara teriakan Haris di sertai bunyi benda yang berjatuhan. Kurasa kak Haris sedang membanting barang-barang di lantai atas. 

Semoga saja bukan guci antik kesayangan Ayah yang di rusaknya. Begitulah kak Haris kalau emosi akan menghancurkan barang. Tatiana takut sekali kalau guci antik itu pecah, di rumah pasti akan terjadi perang dunia Ketiga. Ayahnya memang pendiam tapi kalau marah dia lebih kejam daripada hilter.

Bi Inah menahannya, Menyuruh dia tetap di bawah dan lebih baik makan dulu, karena kakaknya masih marah-marah di atas. Bi Inah takut Tatiana terkena pecahan beling atau amukan amarahnya, karena Haris masih terus membanting barang di atas.

Hampir 30 menit peristiwa banting barang  berlangsung dan beberapa teriakan terdengar. Tatiana jadi semakin penasaran, sebenarnya apa yang terjadi pada suami istri itu. Memang sih mereka sering bertengkar tapi baru kali ini kak Hilda sampai pergi dari rumah.

Biasanya hanya diam saja di rumah melawan kak Haris lewat perang mulut. Setelah situasi agak aman dan tenang, tidak ada teriakan lagi. Barulah dia bersama bi Inah naik ke atas. Saat akan membuka pintu kamar, tiba-tiba ada suara Haris memanggil nama mereka berdua.

"Tatiana, bi Inah, kemarilah dahulu," panggil Haris.

"Ada apa kak, tunggu sebentar. Tatiana mau berganti pakaian dulu yah, gerah nih baru pulang sekolah," ucap Tatiana.

"Ya sudah selesai ganti pakaiannya, kakak tunggu di ruang Televisi, bi Inah tolong bawakan botol air mineral dingin yah," pinta Haris.

Tak lama, dia pun keluar kamar dan menuju ke ruang televisi.

tok..tok...tok gadis itu pun mengetuk pintu sebelum masuk.

"Kak Haris, Tatiana masuk ya," katanya sambil membuka pintu.

Ternyata di dalam sudah ada bi Inah, sekilas dia melihat kakaknya ini tampak awut awutan, rambut berantakan dan di kemejanya tampak 2 kancing terlepas. Untuk raut wajahnya jangan di tanya jelek dan kelihatan suram.

"Duduklah dek, kak Haris mau membicarakan ini ke kalian. bi Inah juga sudah kakak anggap sebagai orang tua kita juga," ucap Haris.

"Ada masalah apa sih kak? kenapa kak Haris ngamuk tadi?" tanyanya karena penasaran.

Haris meminum habis botol air mineral dulu baru melanjutkan perkataannya,

"Begini, kak Hilda hamil!" Seru Haris.

"Wah bagus dong den, selamat yah tapi kenapa den Haris malah marah-marah?" tanya bi Inah binggung melihat kelakuan tuan muda yang satu ini.

"Begini Bi jelas saja Haris marah karena anak itu bukan anakku, hasil USG dari dokter usia kandungan Hilda baru 2 bulan lebih. Sedangkan Haris  sudah selama 4 bulan ada di luar kota untuk keperluan syuting dan kami tidak pernah bersama, bagaimana bisa dia hamil?" Omel Haris dengan nada suara mulai meninggi.

"Den, coba di pikirkan baik-baik dulu," saran bi Inah mencoba menasehati.

"Iya kak, coba deh di bicarakan dulu dengan baik-baik."

"Sudahlah ngga usah di dibahas baik-baik lihat dari usia kandungan saja sudah ketahuan, aku mau ceraikan dia dan kalian lihat saja isi amplop ini. " hardik Haris sambil menyerahkan amplop coklat yang tadi .

"Orang suruhanku sudah mengikutinya selama ini dan itu bukti perselingkuhannya" lanjut Haris.

"Cerai? kak bicarakan dulu ke Ibu dan Ayah, nanti mereka marah." ucap Tatiana mulai gugup saat sudah melihat isi amplop itu.

"Tenanglah dek, besok kita akan makan malam bersama. Kakak akan pesan di private room di salah satu restoran teman kakak. Nanti kamu diam saja, biar kak Haris yang akan bicara." Tekad Haris.

"Terserah kakak saja, mana yang terbaik."

"Den, kamarnya Bibi bereskan besok saja yah?" Tanya bi Inah

"Ngga usah bi, Haris akan memanggil cleaning servis online ke rumah." jawabnya.

"Baiklah, den Haris coba tenang dulu biar tidak salah mengambil keputusan." Bujuk bi Inah.

"Iya bi, malam ini Haris menginap di luar dulu. kalian tidur saja ,ngga usah menunggu sampai tengah malam," Ujar Haris kembali.

"Hati-hati yah kak di jalan, jangan berbuat hal aneh loh ya," sahut Tatiana yang mencoba menasehati.

"Iya tenang saja adik cantik," kata Haris sambil mengacak rambut di atas kepala adik bungsunya.

Haris pun beranjak pergi meninggalkan rumah mereka.

#PerumahanBejo23

#NezhaHauw

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU DIHAMILI SUAMIKU
8.0
Dunia Alexa Banderas runtuh saat orang tuanya tewas dibunuh sang paman di hari kelulusannya demi dokumen Taurus Corps. Di tengah duka, gadis tangguh ini dipaksa menikahi Martin Snowden, pria kasar yang penuh kebencian. Alexa kini harus memimpin perusahaan besar sembari melindungi suaminya dari kekasih licik yang mengincar aset keluarga. Mampukah ia menuntaskan dendam, mengelola bisnis, sekaligus meluluhkan hati Martin yang sekeras batu?
Sampul Novel Bukan Rahim Istriku
7.9
Aryo terjebak dalam perselingkuhan dengan seorang wanita hingga berujung pada kehamilan. Karena dihantui rasa takut akan kehilangan sang istri tercinta, ia nekat melakukan tindakan di luar nalar dengan memindahkan janin selingkuhannya ke dalam rahim istrinya sendiri. Keputusan fatal ini memicu berbagai komplikasi dan konflik batin yang hebat, yang mengancam keutuhan rumah tangga mereka serta menghadirkan penderitaan panjang dalam kehidupan pernikahan mereka.
Sampul Novel Derita Seorang Gadis Desa
9.4
Alya, gadis yatim piatu lulusan SMP, nekat merantau ke kota demi membiayai neneknya yang sakit. Nasib membawanya bekerja di kediaman Ibu Ratna yang baik hati. Namun, hidupnya hancur saat Arka, putra majikannya, pulang dan merenggut kehormatannya secara paksa. Bukannya bertanggung jawab, Arka justru menghina dan mengusir Alya dengan kejam. Di tengah luka batin yang mendalam, Alya harus berjuang bangkit menghadapi kenyataan pahit demi kelangsungan hidupnya.
Sampul Novel MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU
8.4
Terdesak kebutuhan hidup, Zio terpaksa setuju melayani seorang wanita dalam satu malam. Ia sempat mengira akan bertemu wanita tua, namun justru sosok muda yang sangat cantik muncul di hadapannya. Secara mengejutkan, wanita itu memintanya untuk menghamili sekaligus menikahinya. Di tengah beban hidupnya yang sangat berat, mampukah Zio memenuhi permintaan gila tersebut dan menjadi pendamping sang miliarder cantik yang misterius itu?
Sampul Novel Nathan & Aubree
9.3
Bagi Aubree, Nathan adalah segalanya sejak pandangan pertama. Namun, Nathan masih terjebak dalam bayang-bayang masa lalu dan duka patah hati yang mendalam. Meski cintanya terus bertepuk sebelah tangan dan sering menghadapi penolakan pahit, Aubree enggan menyerah begitu saja. Ia memilih terus berjuang demi meluluhkan hati pria tersebut. Akankah kegigihan Aubree mampu meruntuhkan benteng pertahanan Nathan atau justru ia akan terus terabaikan dalam hubungan yang rumit ini?
Sampul Novel Pembalasan Istri Yang Teraniaya
8.8
Intan kehilangan kontak dengan suaminya, Franz, saat dinas luar. Sekembalinya ke rumah, sikap Franz berubah drastis menjadi kasar dan dingin. Ia bahkan membawa wanita baru sebagai istri kedua dengan alasan amnesia. Setelah pernikahan mereka hancur, Franz tidak menyadari bahwa Intan adalah sosok berkuasa dengan kekayaan luar biasa yang selama ini ia rahasiakan. Kini, saatnya Intan bangkit untuk membalas setiap penderitaan yang telah mereka torehkan padanya.