Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Terhimpit Rahasia

Pernikahan Terhimpit Rahasia

Setengah tahun menikah, Rowena harus menghadapi dinginnya sikap Cassian yang baru pulang bertugas. Tanpa keintiman maupun kasih sayang, hidupnya kian menderita akibat pengkhianatan dan ancaman dari iparnya. Saat mencoba mencari ketenangan, ia justru menyelamatkan seorang wanita tua di tepi jurang. Namun, ucapan misterius wanita itu menyeret Rowena ke dalam pusaran rahasia gelap yang jauh lebih mengerikan dan berbahaya daripada keretakan rumah tangganya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 1

Hujan turun pelan di sore yang kelabu. Langit berwarna abu-abu tua, seolah mengerti kemuraman yang menyelimuti hati Rowena. Dia berdiri di depan pintu besar rumah megah itu, menggenggam undangan pesta yang diberikan oleh adik iparnya tadi pagi.

Selama enam bulan, rumah ini lebih terasa seperti sangkar emas daripada tempat yang bisa disebut rumah. Cassian, suaminya, pergi hanya sehari setelah pernikahan mereka, berangkat untuk tugas penting yang tak pernah dijelaskan secara rinci.

Dan kini, dia kembali.

Bahkan tanpa memberi tahu Rowena langsung.

Dia mengetahuinya dari suara gaduh di ruang tamu ketika ia turun dari kamar tadi pagi. Para pelayan bergegas, suara tawa dan ucapan selamat datang menggema-semua untuk Cassian. Tapi tidak ada satu pun langkah yang menuju ke arahnya, tidak ada panggilan untuknya, tidak ada pertanyaan tentang bagaimana perasaannya setelah ditinggalkan selama berbulan-bulan.

Rowena tidak tahu apakah dia harus tertawa atau menangis.

Dia membuka undangan di tangannya, membaca ulang kata-kata yang terasa lebih seperti perintah:

"Pesta penyambutan Cassian Aldric. Hadir wajib. Jangan buat skandal."

Tanpa tanda tangan. Tanpa sapaan. Hanya secarik kertas putih dengan tulisan dingin dan kaku, yang tentu saja dari adik iparnya, Eleanor.

Rowena mengepalkan undangan itu. Tidak ada yang pernah peduli tentang bagaimana perasaannya. Tidak keluarganya yang telah menjualnya ke dalam pernikahan ini. Tidak suaminya yang bahkan tidak menyadari keberadaannya. Tidak Eleanor, yang sejak awal membencinya tanpa alasan yang jelas.

Dan sekarang, dia harus turun ke pesta itu, mengenakan senyum palsu, dan berpura-pura menjadi istri yang baik?

Sial.

Ruangan itu terang benderang, penuh dengan tamu dari kalangan elite yang bercengkerama sambil mengangkat gelas anggur. Rowena berdiri di sudut ruangan, tangannya menggenggam gelas yang sejak tadi tak disentuh.

Di tengah ruangan, Cassian dikelilingi oleh beberapa pria dan wanita, semua tertawa seolah dia adalah pusat dunia. Dia tampak sama seperti enam bulan lalu-tinggi, tegap, dengan sorot mata tajam yang sulit ditebak. Jasnya sempurna, rambutnya sedikit acak tapi tetap terlihat memikat.

Rowena menelan ludah. Haruskah dia mendekat? Atau tetap di sini, menunggu suaminya menyadari keberadaannya?

Jawabannya datang lebih cepat dari yang ia duga.

Cassian menoleh sekilas ke arahnya. Sekilas.

Hanya satu detik.

Dan dalam satu detik itu, tidak ada kehangatan, tidak ada keterkejutan, tidak ada kerinduan.

Hanya tatapan kosong, seolah dia sedang melihat seorang kenalan lama yang tak begitu penting.

Lalu dia kembali berbicara dengan yang lain, melanjutkan tawa, melanjutkan malamnya, seolah Rowena tidak ada.

Darahnya berdesir, matanya panas.

Dia tidak mengharapkan banyak, tapi... tetap saja, sesuatu di dalam dirinya runtuh.

Eleanor muncul entah dari mana, mendekat dengan seringai kecil di wajahnya. "Oh, kasihan sekali. Sudah enam bulan, tapi dia bahkan tidak tertarik untuk menanyakan kabarmu?"

Rowena mengeratkan genggaman di gelasnya. Dia ingin membalas, ingin mengatakan sesuatu yang bisa membuat Eleanor diam, tapi lidahnya kelu.

Eleanor mendekat, berbisik di telinganya dengan nada penuh kepuasan. "Kau tahu? Mungkin dia memang tidak pernah menginginkanmu."

Rowena membeku.

Jari-jarinya gemetar. Sesuatu di dadanya meledak-amarah, sakit hati, atau mungkin kombinasi keduanya.

Tidak. Dia tidak bisa terus seperti ini.

Sebelum air matanya jatuh, sebelum emosinya meledak di depan semua orang, Rowena membalikkan badan dan berjalan keluar.

Dia membutuhkan udara.

Dia membutuhkan kebebasan, meski hanya untuk satu malam.

Hujan sudah berhenti ketika Rowena sampai di tempat wisata di pinggiran kota. Tempat itu sepi malam ini, hanya diterangi lampu jalan yang temaram. Angin dingin menggigit kulitnya, tapi dia tidak peduli.

Langkahnya membawanya ke tepi tebing, tempat pandangan luas ke kota di bawahnya.

Dan di sanalah dia melihatnya.

Seorang wanita tua berdiri di tepi jurang, tangannya gemetar, matanya kosong seperti kehilangan seluruh harapan.

Jantung Rowena mencelos.

Tanpa berpikir, dia berlari. "Tunggu! Jangan-!"

Wanita itu menoleh perlahan, dan dalam cahaya remang, Rowena melihat sesuatu yang membuat darahnya membeku.

Mata itu.

Tatapan itu.

Dia mengenalnya.

Dan ketika wanita itu berbicara, suara gemetar yang keluar dari bibirnya membuat dunia Rowena terhenti.

"Kau... adalah bagian dari ini semua, bukan?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aisyah (Kisah Pilu Gadis tak Beribu)
8.7
Kehidupan Aisyah mendadak goyah setelah kepergian ibunya dan sikap acuh tak acuh sang ayah. Sebagai gadis piatu, ia harus berjuang sendirian demi meraih cita-cita di tengah kesulitan ekonomi serta kurangnya kasih sayang keluarga. Sebuah pesan penguat dari buku harian peninggalan almarhumah ibunya menjadi lentera bagi Aisyah untuk terus bertahan. Ia percaya bahwa badai pasti berlalu. Simaklah kisah haru perjuangan Aisyah dalam menjemput kebahagiaannya.
Sampul Novel Aku Miskin, tapi Bohong
8.2
Maya adalah pewaris kaya yang memilih menyembunyikan identitas aslinya, namun ia justru mendapat perlakuan kejam dari mertua dan suaminya sendiri. Dirga, sang suami yang dahulu memohon untuk menikahinya, ternyata hanya mengincar harta tabungan Maya dan meremehkannya. Meski menderita, Maya terpaksa bertahan demi melindungi sosok yang ia cintai. Akankah ia mampu melepaskan diri dari belenggu keluarga Dirga, atau selamanya terjebak menjadi budak mereka?
Sampul Novel Boy and Secret
9.2
Kenzo dan Alesha terjebak dalam pernikahan paksa akibat tuntutan orang tua. Hubungan tanpa cinta ini menjadi semakin rumit karena mereka harus menyembunyikan status tersebut dari publik. Situasi kian pelik saat Alesha hamil, memicu ketakutan luar biasa dalam dirinya. Meski penuh tekanan dan lika-liku, keduanya berupaya membangun komitmen di tengah badai emosi. Inilah perjalanan sulit mereka dalam menghadapi rahasia besar serta tanggung jawab yang tak terduga.
Sampul Novel Cinta Dalam Perjodohan
9.4
Sayyidah terjebak dalam pernikahan paksa akibat perjodohan orang tuanya. Ia merasa tidak memiliki ketertarikan pada Abbas, sosok suami yang dianggap jauh dari kriteria impiannya. Abbas hanyalah pria yatim piatu yang pendiam, berpenampilan sederhana dengan gamis, serta memiliki kondisi ekonomi menengah yang biasa saja. Di tengah ketidakcocokan tersebut, mampukah benih cinta tumbuh di hati Sayyidah untuk Abbas? Ikuti perjalanan emosional mereka dalam menghadapi ikatan ini.
Sampul Novel Gairah panas my Daddy
8.6
Aldo Bimantara merupakan pria matang dari keluarga terpandang yang tetap terlihat awet muda meski sudah memasuki usia pernikahan. Sebagai sosok sukses, ia mengelola dua cabang restoran besar yang berlokasi di Medan dan Semarang. Di balik statusnya sebagai putra konglomerat, Aldo berjuang menyeimbangkan tuntutan hidup dengan kariernya yang gemilang. Kisah ini mengikuti perjalanan hidup sang pengusaha kaya dalam menghadapi dinamika romansa modern.
Sampul Novel Hasrat Terlarang Sang Ipar
9.2
Di bawah guyuran hujan, Aris terjebak dalam pusaran gairah bersama wanita lain. Kepergian Wilona dimanfaatkan sepenuhnya oleh Flo untuk menjerat pria yang selama ini ia puja secara rahasia. Hasrat yang telah lama terpendam kini meluap, memicu perselingkuhan panas yang penuh risiko. Namun, cinta ini adalah sebuah pengkhianatan besar yang terlarang, sebab Aris merupakan kakak iparnya sendiri. Flo nekat mengejar ambisinya demi memiliki Aris seutuhnya.