
Pernikahan tanpa cinta.
Bab 2
Semenjak saat itu Intan dipindahkan ke sekolah yg lokasinya lebih dekat dari rumahnya.
Karena sekolahan yg lama. dirasa terlalu jauh Menurut papahnya, jadi terkadang Intan terlambat masuk kelas. karena sering terjebak macet.
kadang pula Papa juga sibuk dengan kerjaannya di toko miliknya.
Di sekolahan baru. Intan mendapatkan Kaka kelas yg suka ngebuli adik kelas nya ,dan termasuk kan murid baru disana otomatis kena buli juga. Namun Intan tidak tinggal diam dengan segala perlakuan mereka kepada dirinya.
Sebut saja nama nya Heni kaka kelasnya Intan, Intan kemudian dipanggil guru BP karena melakukan keributan disekolahan.
Ternyata guru BP nya itu Teman dekat Mamanya Intan.,jelas Heni kaget bukan kepalang menyadari hal tersebut.
"Heni!. apa yg kamu lakuin kepada intan?" tanya bu guru Lisa
"Aku tidak melakukan apa-apa kok bu." jawab Heni menunduk.
Intan langsung menjawab dengan penuh Amarah akibat Perlakuan Heni kepada Dirinya.
"Ini si Heni sho banget Bu. mentang-mentang dia tuh kaka kelas Aku. Aku di permalukan didepan umum sho cantik lah, sho kaya lah, dia iri banget sama Aku bu!," Ujar Intan memerah menahan rasa kesalnya.
"BENARKAH APA YANG DIUCAPKAN OLEH INTAN.HENI!.?" tanya Bu Lisa dengan penuh penekanan.
"Hmmmm hmmm Enggak kok bu." jawab Heni dengan penuh rasa takutnya.
"Kalau kamu seperti ini lagi ke murid lain!,kamu akan ibu SKORS!." tekan Bu Lisa kepada Heni.
Heni langsung terdiam seribu bahasa tidak dapat berkelik lagi hadapan Bu Lisa.
Intan kemudian keluar dari ruangan BP bersamaan dengan heni.
Heni tanpa sungkan langsung meminta maaf kepada intan atas apa yang telah diperlakukan olehnya.
Dengan lapang Dadanya. Intan memafkan Heni dengan syarat tak berbuat ulah lagi kepada dirinya.
intan kemudian masuk kembali kedalam kelasnya. Teman sebangkunya yang menunggu sedari tadipun seolah penasaran dengan apa yang terjadi diruangan BP.
"Gimana Tan tadi di ruangan BP?. kamu ditegur kah?." tanya IKA temen baru nya di sekolah tersebut.
"Enggak kok aku cuman di tegur aja,cuman si Heni aja tuh yg kena semprot guru BP."
mereka kemudian melanjutkan sesi belajar mengajar dikelas,
Tibalah waktunya untuk pulang. papa Zay menjemput intan tepat didepan gerbang sekolahannya.
aku langsung naik mobil papah,
"bagaimana sekolah barunya Nak!.nyaman kah?" tanya Papa Zay.
"Allhamdulilah nyaman Pah." jawab intan tanpa menceritakan apa yg sudah terjadi disekolahannya tadi pagi.
"Ya sudah kita langsung pulang saja. Papa sudah siapin sesuatu buat kamu."
Intan bingung dan bertanya-tanya dengan apa yang dibicarakan oleh papa Zay padanya.
"Siapin apa pah?" tanya Intan dengan penasarannya.
"Sudah. mending kamu liat sendiri saja nanti nak." Ujar Papa Zay.
Sesampainya dirumah. ramai dengan saudara intan yang berkumpul dirumahnya.
Intan khawatir terjadi sesuatu dengan Mamanya, dan ternyata hari ini adalah hari ulang tahunnya.
Papa Zay yang sudah mempersiapkan surprise buat Intan hadiah mobil BRIO, membuat hati Intan berbunga-bunga.
Sebagai ucapan terimakasihnya. Intan memeluk Papa & Mamanya.
Sebelumnya Intan sudah pernah belajar mengemudi sewaktu Intan sedang disekolahan yg lama,
Tapi tak disangka ternyata papa beliin intan mobil.
Lalu Intan disuruh melancarkan menyetir ditempat kursus mengemudi untuk mendapatkan SIM.
Setelah lulus kursus mengemudi dan mendapatkan SIM. dirinya mendapatkan Izin dari kedua orangtuanya untuk membawa Mobil ke sekolahan.
Teman-teman Intan semuanya terheran-heran melihat dirinya membawa mobil barunya.
Namun dirinya tak merasa sombong sedikitpun, dengan senang hatinya, Intan malah mengajak teman-temannya untuk ikut pulang bersama dengannya.
***
Di lain hari. Mobil yang dibawa Intan malah ada baret bekas goresan seseorang dengan sengaja.
Merasa tak tenang. dirinya lantas melaporkan hal tersebut kepada Papanya.
Papa langsung menghadap ke kepala sekolah dan melaporkan hal tersebut.
Kepala sekolah memberitahu Papa supaya besok-besok mobil nya Intan mendingan di parkirkan di depan kantor sekolahan saja biar terpantau cctv.
Besoknya Intan memarkirkan mobilnya didepan kantor sekolahan yang bersampingan dengan mobil kepala sekolah.
Setelah itu aman-aman saja tidak ada lagi tragedi sebelumnya.
Lanjut kekenaikan kelas 12 , Intan merayakan kenaikan kelas bersama sahabat dekantnya ke mall.
Makan bareng disana. sebelumnya Intan sempet izin ke Papa dan Mama. agar tidak khawatir kalau Intan pulangnya telat, Papa dan Mama pun mengizinkan hal itu.
Intan bersama temennya makan bareng dan saling bercerita masalah percintaan,
Dirinya kurang begitu tanggap dengan obrolan seperti itu. yg Intan fikirkan saat ini adalah nilai sekolah yang tinggi,
Supaya kedua orang tuanya bangga dengan prestasi yang didapat.
Agar bisa meraih cita-citaku untuk masuk kesekolah penerbangan yg lebih tinggi. dengan mendapatkan gelar yg berguna kedepannya,
Selang beberapa waktu kedepan, Intan di tembak oleh seorang cowok yg bernama RENDI disekolahannya.
Namun tidak ada rasa sesikitpun padanya. meskipun memang dia secara fisik cukup tampan.
Intan kemudian mencoba menjalin hubungan dengannya. walaupun belum memiliki rasa sedikitpun.,
Setiap hari Intan bertemu dengannya, meskipun belum pernah jalan bareng, karena tidak ada waktu untuk pacaran.
Tapi yasudahlah jalanin saja dulu,
Meskipun terasa hampa. teman dekatnya mengetahui hubungan Intan dengan rendi,
"Kamu kok bisa dapetin hatinya Rendi sih Tan."
"Bukan Aku yang dapetin dia, Tapi dia yang dapetin Aku!." tegas Intan.
Tak lama sekolah mengadakan acara liburan ke pantai, liburan tengah semester Intan bersama temannya Hepi saja di sana.
Namun Rendi terlihat ingin dekat denganku.
Namun Dirinya tidak terlalu menggubris tingkah Rendi.
"Kita foto bareng yuk buat kenang kenangan" sahut Rendi padanya.
"Ah males Ren" jawabnya singkat.
"Sekali aja tidak akan lama kok" ajak nya mendesak.
Mereka Berdua kemudian berfoto dengan hanya diberi satu kesempatan oleh Intan.
Para Guru meng-intruksikan agar seluruh murid segera kembali masuk kedalam Bus
Perjalanan pulang berlangsung cukup membosankan. karena Bus yang ditumpangi Intan terjebak macet.
"Anak Mama sudah pulang berlibur ya. Gimana liburannya?. Heppy kan? " tanya Mama kepada Intan.
"Biasa saja Mah. malahan Intan merasa bosan, mending dirumah nonton Drakor. " sahutnya dengan wajah masam.
"Tumben Nak kamu tidak Heppy dengan liburanmu kali ini. tidak seperti biasanya kalau liburan kamu anak yang paling bahagia. " ujar Mama sedikit heran.
"Entahlah Mah. Intan mau ke atas saja deh mah. mau mandi terus lanjut rebahan sambil Drakoran. " ujarnya sambil berjalan meninggalkan Mama.
"Setelah kamu mandi. nanti makanlah dulu Nak. Mama sudah masakin buat kamu tuh!. " teriak Mama kepada Intan yang sudah menaiki anak tangga yang menuju kamarnya.
Setelah didalam kamar. Intan kemudian Mandi di kamar mandi yang berada didalam kamarnya.
Selesai mandi dan berpakain. dirinyapun menyantap masakan Mama dengan menikmati Drakor kegemarannya.
Anda Mungkin Juga Suka





