Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Kontrak Berakhir

Pernikahan Kontrak Berakhir

Althea terpaksa mengakhiri pernikahan kontraknya dengan Darius lebih awal setelah menemukan kenyataan menyakitkan. Kehadiran Liora, wanita yang mengandung anak Darius, memicu rasa dikhianati yang mendalam. Meski Althea hancur oleh amarah dan kekecewaan, Darius justru melepaskannya tanpa bertanya. Kini Althea harus berjuang menghadapi luka batin karena menyadari bahwa dirinya bukanlah satu-satunya wanita di hati Darius dalam hubungan yang penuh kepalsuan ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Althea berdiri di depan cermin, matanya menatap kosong pada bayangannya sendiri yang terpantul di permukaan kaca. Rambut hitamnya terurai bebas, dan wajah yang biasanya begitu tenang kini tampak penuh beban. Pikirannya berputar-putar, berusaha menyusun kepingan-kepingan rasa yang kini membanjiri hatinya. Ada kekecewaan, ada kemarahan, ada juga kebingungan yang saling bersaing untuk mendapatkan perhatian. Dan yang paling mendalam-ada perasaan terluka yang sulit diungkapkan.

Pernikahan kontraknya dengan Darius sudah berjalan selama dua tahun. Awalnya, itu hanya sebuah kesepakatan yang dipaksakan, sebuah hubungan tanpa cinta yang dibangun di atas kepentingan pribadi masing-masing. Althea tahu betul bahwa Darius tidak pernah menganggapnya lebih dari sekadar istri yang sah di atas kertas, sebuah nama yang bisa dijadikan pelindung untuk dirinya di tengah dunia yang penuh intrik dan kekuasaan. Namun, seiring berjalannya waktu, perasaan yang tak diinginkan itu mulai tumbuh-sesuatu yang lebih dari sekadar kewajiban.

Dia tidak tahu kapan tepatnya perasaan itu mulai muncul, namun ia menyadari bahwa dirinya telah mulai menginginkan lebih. Darius, dengan segala kesibukan dan caranya yang terkadang penuh misteri, tetap mampu menarik perhatian. Meski tak pernah ada kata cinta yang diucapkan, ada kenyamanan dalam kebersamaan mereka. Kebiasaan berbicara di malam hari, tertawa dalam kebisuan, dan bahkan diam yang terkadang terasa lebih berarti daripada seribu kata.

Namun, semua itu hancur dalam sekejap.

Althea mengingat percakapan singkat yang mengubah segala sesuatu. Cika, wanita yang selama ini hanya ia anggap sebagai teman dekat Darius, ternyata memiliki lebih banyak rahasia yang disembunyikan dari dirinya. Cika datang kepadanya di sebuah sore yang panas, dengan ekspresi yang sulit dibaca. "Althea," kata Cika dengan nada rendah, "aku hamil anak Darius."

Bola mata Althea membelalak, darahnya terasa beku di pembuluh darahnya. Kejutan yang datang begitu mendalam, seolah-olah bumi terbelah di bawah kakinya. Hanya ada dua hal yang mampu dipikirkan oleh Althea saat itu-kenapa Cika memberitahunya, dan apa yang sebenarnya terjadi antara Darius dan wanita itu.

Sejak saat itu, segalanya berubah. Tidak ada lagi ruang untuk pengharapan, tidak ada lagi alasan untuk bertahan dalam pernikahan yang tidak pernah sepenuhnya diinginkan. Althea tahu bahwa ia harus mengakhiri segalanya, meskipun keputusan itu terasa seperti sebuah pisau yang menancap dalam. Sebuah pernikahan yang dimulai dengan kontrak, kini harus berakhir dengan keputusan yang lebih menyakitkan daripada yang bisa dia bayangkan.

Althea menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan dirinya. Tangannya meraih telepon di meja samping tempat tidurnya. Darius. Panggilan terakhirnya sudah terlambat. Hari itu, ia akan memberitahunya bahwa pernikahan mereka berakhir. Keputusan ini bukan hanya tentang Cika, atau anak yang dikandungnya, tapi tentang harga diri yang hancur, dan perasaan yang kini dipenuhi dengan rasa pengkhianatan.

Dia menekan tombol untuk menghubungi Darius, suaranya yang dalam dan tak terduga langsung terdengar di ujung sana. "Althea," kata Darius, suara pria itu terdengar dingin, seolah tidak ada kekhawatiran sama sekali. "Ada apa?"

Ada begitu banyak yang ingin Althea katakan, tapi kata-kata itu terasa berat di bibirnya. "Aku ingin mengakhiri pernikahan ini," katanya akhirnya, suaranya tidak lebih dari bisikan. Setiap kata yang keluar dari mulutnya bagaikan belati yang menancap, meninggalkan bekas yang dalam di hatinya.

"Kenapa?" Darius bertanya, tanpa rasa terkejut, tanpa emosi. Hanya sebuah pertanyaan datar yang membuat hati Althea semakin hancur.

"Aku tahu tentang Cika," jawabnya, matanya menatap kosong pada bayangannya yang kini terpantul di cermin. "Dan aku tidak bisa melanjutkan ini lagi."

Ada keheningan di seberang sana, hanya ada suara napas Darius yang terdengar berat. "Baiklah," jawabnya akhirnya. "Kalau itu yang kamu inginkan."

Althea merasa ada yang hilang setelah kalimat itu diucapkan. Tidak ada penolakan, tidak ada usaha untuk mempertahankan. Tidak ada apapun. Hanya kata-kata kosong yang menggantung di udara, menambah berat beban yang sudah begitu sulit untuk ditanggung.

Dia menutup telepon dengan tangan yang gemetar, tubuhnya merasa lelah seolah-olah beban dunia baru saja dipikulnya. Althea tahu ini adalah keputusan yang tepat, meski hatinya remuk dan hatinya hancur. Cika mungkin telah menghancurkan pernikahan mereka, tetapi Darius-lelaki yang seharusnya menjadi suaminya-sama sekali tidak memperjuangkannya. Mungkin, pernikahan ini memang sudah seharusnya berakhir. Namun, sebuah perasaan pahit menggantung di dadanya. Apakah ia pernah berarti lebih dari sekadar formalitas dalam kehidupan Darius?

Dengan langkah yang berat, Althea meninggalkan kamar itu. Langit di luar tampak kelabu, seakan menggambarkan perasaannya yang kini terpecah dan hampa. Apa yang telah ia perjuangkan selama ini, ternyata hanyalah ilusi yang dibangun dari kebohongan dan ketidakpedulian.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
9.5
Adara Paramitha dan Garen Wijaya hidup bahagia hingga kecelakaan tragis mengancam nyawa Garen. Di ambang keputusasaan, Adara bertemu konglomerat Rian Kusuma yang menawarkan bantuan dana medis. Namun, bantuan itu menuntut imbalan yang mempertaruhkan kesetiaan Adara. Sementara itu, Kirana Senja, kekasih Rian, mulai merasakan ancaman pada hubungannya. Kini, mereka terjebak dalam pusaran rahasia dan pengorbanan yang menguji keteguhan cinta serta keutuhan rumah tangga.
Sampul Novel CANDU CINTA CEO AROGAN
9.7
Erlan Levin adalah CEO sukses di Jakarta yang terus menghindar dari desakan menikah keluarganya. Namun, hidupnya berubah total saat ia tertangkap basah berada di satu kamar dengan gadis asing. Terjepit situasi memalukan ini, ia terpaksa menikahi wanita yang sangat disukai keluarganya itu. Kini, sang istri harus berjuang memenangkan hati Erlan yang dingin. Akankah cinta tumbuh di antara mereka, atau ia hanya akan menjadi sosok yang terabaikan?
Sampul Novel Fulfi
8.6
Fulfi, model cerdas berusia 20 tahun yang hidup sebatang kara, mendirikan yayasan wanita demi mencegah penderitaan serupa menimpa orang lain. Namun, hidupnya hancur setelah menjadi korban pemerkosaan hingga hamil. Saat berjuang menata ulang karier di tengah sabotase pihak yang membencinya, Fulfi justru berhadapan dengan ancaman besar yang menyeretnya bertemu dalang di balik tragedi masa lalunya. Mampukah ia bertahan dan kembali meraih kesuksesan di dunia modeling?
Sampul Novel Kekayaan Setelah Pengkhianatan
7.9
Tepat di usia ke-20, Tristan dikhianati oleh kekasihnya hingga hancur secara emosional. Namun, tetesan darahnya tanpa sengaja mengaktifkan detektor garis keturunan kuno pada cincinnya yang telah lama mati. Rahasia besar terungkap, mengubah nasibnya dari mahasiswa miskin menjadi miliarder penguasa berbagai bisnis global. Kini, sang pemuda terkaya di dunia menghadapi mereka yang dulu menghina dan mengkhianatinya saat mereka datang bersujud memohon ampun padanya.
Sampul Novel Kesucianku Ternoda
8.7
Dalam perjalanan hidup yang penuh dengan lika-liku, setiap insan hanyalah mampu menyusun rencana dan impian masa depan mereka. Namun, pada akhirnya, ketetapan Tuhanlah yang memegang kendali penuh atas segala sesuatu yang terjadi. Melalui kisah romansa modern ini, kita akan melihat bagaimana takdir bekerja dengan cara yang tidak terduga, melampaui segala niat serta usaha keras manusia dalam menentukan jalan hidup dan akhir dari sebuah perjuangan cinta.
Sampul Novel Langit Jam 4 Sore
8.2
Divia Putri Gayatri adalah gadis pemimpi yang mengagumi kedamaian langit pukul empat sore. Ia berharap takdir hidupnya akan seelok cakrawala itu. Tanpa diduga, Divia justru menemukan tambatan hati saat ia tidak sedang mencari cinta. Pertemuannya dengan Arman yang begitu sinematik meninggalkan kesan mendalam yang tak terlupakan. Namun, ketika bayang-bayang masa lalu mulai mengancam kebahagiaan mereka, mampukah cinta mereka bertahan melawan ujian takdir yang berat?