Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Berlandaskan Kontrak

Pernikahan Berlandaskan Kontrak

Rebecca Lusram mengira pernikahan lima tahunnya dengan Adrian Pangestu akan bertahan selamanya, terlebih setelah mereka dikaruniai seorang putra. Namun, kepulangan Irene Wiranto menghancurkan harapan itu. Adrian terus mengabaikan Rebecca demi Irene, bahkan putra kandung Rebecca pun lebih memilih dekat dengan wanita itu. Di tengah rasa tersisih, Rebecca bersyukur karena pernikahan ini hanyalah sebuah kesepakatan kontrak. Dalam waktu satu minggu lagi, dia akhirnya akan bebas sepenuhnya.
Bab
Bagikan

Bab 5

Irene tidak dapat menyembunyikan kepuasannya. Sementara itu, Aiden juga berseru, “Papa dan Bibi Irene memang baik! Nggak seperti Mama jahat yang nggak bersedia belikan es krim untuk Aiden!”

Ucapan Aiden segera menarik perhatian orang lainnya. Semua orang pun mulai membicarakan Rebecca. Hati Rebecca terasa makin dingin. Inilah putra yang sudah dibesarkannya dengan sepenuh hati selama empat tahun.

Di sisi lain, Adrian juga membiarkan Aiden merengek dengan suara kuat. Dia sama sekali tidak berniat untuk menghentikan rengekan Aiden. Pada akhirnya, Irene yang berpura-pura menghibur Aiden sehingga keributan ini akhirnya berakhir.

Seusai berbelanja di supermarket, Adrian, Aiden, dan Irene mengusulkan untuk pergi ke restoran yang terkenal karena hidangan pedasnya. Ngomongnya saja itu hanyalah usulan, sebenarnya mereka sama sekali tidak memberikan Rebecca kesempatan untuk menolak.

Adrian memesan banyak makanan. Selain telur tumis tomat untuk Aiden, hampir setiap makanan lainnya adalah makanan pedas. Tidak ada seorang pun yang menanyakan pendapat Rebecca. Mereka langsung menyerahkan pesanan itu.

“Adrian, aku nggak nyangka setelah berpisah begitu lama, kamu masih ingat semua makanan kesukaanku.”

Irene menyentuh tangan Adrian dengan penuh kemesraan. Sementara itu, telinga Adrian langsung memerah. Setelah semua pesanan keluar, Adrian tidak berhenti mengambilkan makanan untuk Irene.

Rebecca hanya bisa menunduk dan makan nasi putih. Dia sama sekali tidak menyentuh satu pun lauk yang dipesan.

Adrian bertanya dengan bingung, “Kenapa kamu nggak makan lauk?”

Rebecca menjawab dengan tenang, “Aku nggak bisa makan pedas.”

Adrian pun terkejut. Setiap kali, Rebecca selalu memasakkan makanan yang pedas. Dia mengira Rebecca juga menyukai makanan pedas, tetapi sama sekali tidak pernah memperhatikan selera makannya.

Hati Adrian tiba-tiba terasa tidak nyaman. Dia pun mengambil buku menu dan berujar, “Kalau begitu, aku akan pesankan beberapa lauk lagi. Kamu suka makan apa? Katakanlah padaku.”

“Nggak usah. Kalian makan saja.”

Adrian masih ingin mengatakan sesuatu, tetapi seseorang tiba-tiba menunjuk Irene dan berseru, “Kamu itu Irene? Kamu Pak Adrian?”

Melihat Irene yang mengangguk pelan, orang itu berseru dengan penuh semangat, “Aku ini penggemar kalian! Berita kalian di internet benar-benar manis! Kisah kalian mirip banget sama drama romantis! Kalian benar-benar sudah balikan?”

Setelah mendengar pertanyaan itu, Adrian melirik Rebecca, lalu bertemu pandang dengan tatapan penuh harap Irene. Kemudian, dia mengangguk pada penggemar itu dan mengiakannya.

Penggemar itu langsung berseru kegirangan, “Setelah lima tahun penuh lika-liku, kalian akhirnya bersama lagi. Apa lagi ini namanya kalau bukan cinta sejati?”

Irene menjawab sambil tersenyum, “Dulu, aku yang nggak tahu cara menghargai Adrian. Kelak, aku akan menghargainya dengan baik.”

Adrian menatap Irene dengan tatapan penuh kebahagiaan.

Setelah orang itu pergi, Aiden juga bertanya dengan gembira, “Papa, berhubung kamu dan Bibi Irene sudah bersama, apa itu berarti aku sudah boleh ganti mama?”

Adrian buru-buru menutup mulut Aiden dan mengisyaratkannya untuk tidak lanjut berbicara. Kemudian, dia menatap Rebecca dan berkata, “Aiden masih kecil, kamu nggak usah taruh kata-katanya ke hati.”

Melihat Rebecca yang tidak menunjukkan reaksi apa pun, Adrian berujar lagi, “Tadi, aku bilang begitu karena memikirkan karier Irene.”

Rebecca mengangguk. “Aku tahu. Kamu nggak perlu menjelaskannya padaku.”

Melihat Rebecca yang bersikap setenang itu, Adrian merasa agak aneh.

Irene yang berada di samping menggenggam tangan Adrian dengan lembut. “Adrian, cepat makan. Nanti makanannya dingin.”

Setelah mendengar ucapan itu, Adrian pun tersenyum manis. Tidak lama kemudian, dia tenggelam lagi dalam kelembutan Irene dan sama sekali lupa pada Rebecca.

Seusai makan, mereka berjalan ke tempat parkir di seberang jalan. Tiba-tiba, ada sebuah mobil sedan kecil yang melaju keluar dari persimpangan.

Setelah menyadarinya, Adrian secara refleks menarik Irene dan Aiden ke pinggir jalan. Namun, dia malah melupakan Rebecca yang berjalan di jalan raya.

Pada detik berikutnya, terdengar suara berdecit mobil sedan mengerem mendadak dan suara Rebecca jatuh ke lantai. Begitu melihat keadaan ini, Adrian langsung panik. Dia buru-buru melepaskan Irene dan pergi memeriksa keadaan Rebecca.

Sekujur tubuh Rebecca terasa luar biasa sakit. Dia meringkuk di lantai dan keningnya dipenuhi keringat dingin.

Seluruh perhatian Adrian saat ini sedang tertuju pada Rebecca. Suaranya terdengar cemas hingga gemetar. “Rebecca! Gimana keadaanmu? Aku antar kamu ke rumah sakit sekarang juga!”

Rebecca ingin menjawab, tetapi rasa sakit hebat itu membuatnya tidak bertenaga untuk berbicara. Dia mencoba menggenggam tangan Adrian untuk menyuruhnya tidak perlu khawatir.

Baru saja Rebecca mengulurkan tangan, Aiden sudah berseru ke arah Adrian, “Papa, Bibi Irene hampir pingsan! Cepat kemari!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dan CEO Nakal
8.8
Seorang mahasiswi cantik sedang menempuh masa magang di sebuah perusahaan ternama yang sangat besar. Namun, rutinitas dan ketenangan hidupnya mendadak berubah total sejak ia bersinggungan dengan seorang pria hidung belang yang memiliki kekuasaan di sana. Akankah sang gadis mampu menghadapi segala tantangan dan dinamika yang muncul akibat pertemuan tersebut? Ikuti terus perjalanan hidup penuh warna dari sang asisten magang dalam menghadapi sang CEO nakal.
Sampul Novel Akupun Menandatangani Namanya
8.4
Dikhianati oleh suaminya, Marvin Kurniawan, dan diracuni hingga tewas oleh putra kandungnya sendiri demi kekuasaan Irma Fasnitan, sang protagonis mendapatkan kesempatan kedua. Ia terbangun tepat di hari sumpah pernikahannya dua puluh tahun lalu. Bertekad menyelamatkan keluarganya, ia tidak menandatangani namanya sendiri di perjanjian nikah, melainkan nama Irma. Ia memilih membawa lari seluruh harta warisan peninggalan orang tuanya dan menghilang, menolak mati sia-sia untuk kedua kalinya.
Sampul Novel CEO lumpuh itu, suamiku
9.5
Rachel Martinique, seorang dokter bedah, terjebak dalam pernikahan paksa sebagai alat penebus hutang keluarganya. Ia harus bersuami dengan seorang CEO lumpuh yang tidak ia kenali sebelumnya. Kehidupan baru ini penuh ketegangan karena sang suami menyimpan kebencian mendalam terhadap dirinya. Tanpa landasan cinta, Rachel harus menghadapi ketidakpastian dalam rumah tangga mereka. Akankah kasih sayang tumbuh seiring waktu, ataukah nasib buruk yang menanti?
Sampul Novel Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
9.1
Sonia terjebak tipu daya calon mertua hingga terpaksa menikahi Verdi, paman tunangannya yang lumpuh dan sakit-sakitan. Meski awalnya mengira hidupnya akan hancur, Sonia justru dihujani kemewahan dan kasih sayang. Namun, rahasia besar terungkap saat ia menyadari Verdi hanya berpura-pura sakit demi mengawasinya. Saat kedoknya terbongkar, pria yang dikenal kejam ini rela berlutut memohon ampun demi menjaga perasaan istrinya yang tengah mengandung.
Sampul Novel Kembaran Obsesinya
8.5
Baskara Adinata menyewaku sebagai pendamping, namun cinta tulusku dibalas pengkhianatan keji. Ternyata, dia memakai teknologi deepfake untuk mengganti wajahku dengan Karininia, kakak tiriku yang ia puja. Saat Karininia memfitnahku, Baskara membiarkanku disiksa hingga tanganku hancur dan memenjarakanku. Demi warisan ibu, aku menerima tawaran ayah tiri untuk menikahi pria asing, Keenan Adiwijaya. Aku pergi menjauh demi memulihkan hidup dari pria yang menganggapku mainan.
Sampul Novel Obsesi Mister Daniel
7.9
Daniel, CEO Walmart di San Francisco, sangat terobsesi pada Elena, seorang pramusaji yatim piatu. Karena terus ditolak, Daniel nekat menculik dan merenggut kesucian gadis itu secara paksa. Ia bahkan mengancam keselamatan keluarga Elena agar sang gadis bersedia menikahinya. Elena akhirnya menyerah dengan satu syarat: pernikahan harus digelar di masjid dengan paman sebagai walinya. Akankah sang CEO memenuhi permintaan Elena demi ambisi memilikinya?