Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjuangan untuk Arda

Perjuangan untuk Arda

Arda merupakan seorang pemuda yang memutuskan untuk meninggalkan kampung halamannya demi mengadu nasib di Yogyakarta. Sebagai anak rantauan, ia harus menghadapi berbagai tantangan hidup di kota yang asing baginya. Cerita ini mengikuti perjalanan emosional Arda dalam berjuang demi masa depan yang lebih baik, sembari menavigasi kehidupan barunya di tengah dinamika budaya Yogyakarta yang khas serta rintangan yang menguji keteguhan hatinya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku sadar, aku tahu, aku tak akan bisa menggantikan posisinya di hatimu.

***

Sore berganti malam. Kicauan burung hantu mulai terdengar. Arda melangkahkan kakinya menuju kost-an barunya yang akan ia tinggali selama kurang lebih empat tahun. Ya, Arda merupakan anak rantauan dari Jombang yang merantau ke Jogja. Ia terus melangkah sampai akhirnya sampai ke tempat yang ia tuju. Ia mengusap wajahnya yang terkena keringat dengan tangannya.

"Akhirnya sampai juga," desah Arda. Cowok itu membuka pintu dengan kunci yang ibu kost tadi berikan padanya. Akhirnya pintu terbuka dan ia masuk ke dalam kamar kostnya sambil menenteng bawaannya dari kampungnya.

Kamar kosnya terbilang cukup luas, berukuran 6x6 dengan fasilitas berupa ac, televisi, kasur, kamar mandi dan lain-lain.

Arda langsung meletakkan barang bawaannya dan langsung merebahkan badannya di kasur.

"Lihat aja, aku bakal buktiin ke orangtua kamu kalau aku pantas buat kamu," ucap Arda sambil memiringkan senyumnya. Karena kelelahan setelah perjalanan yang terbilang lama, Arda terlelap dalam tidurnya.

Tok

Tok

Tok

Terdengar ketukan pintu. Arda mendengarnya dan ia bangkit dari kasurnya menuju depan pintu dan membukanya.

"Hoii, bro," sapa teman Arda berambut keriting, bertubuh standar bernama Akmal.

Arda mengacak rambutnya frustrasi, "apaan sih. Ganggu aja," gerutu Arda sedikit kesal. Ia merasa terganggu dengan kedatangan temannya itu karena menganggu jam tidurnya.

"Sori. gue nggak tahu, lo udah ngebo." Akmal menepuk bahu Arda, "ya udah, gue balik ke kos, kos gue deket selisih dua rumah sama lo." Akmal berlalu sambil melambaikan tangan ke arah Arda.

Akmal merupakan teman Arda SMA. Ya, mereka berdua ke Jogja untuk kuliah dan mengadu nasib. Mereka ingin tahu rasanya mengabdi di kota orang.

"Dasar!" Arda menutup pintu dan kembali ke kamarnya untuk melanjutkan tidurnya. Ia tak boleh datang terlambat karena besok adalah hari pertamanya kuliah.

*

Aku pernah berpikir ketika cinta lamanya menemukan cinta barunya. Ia akan membuka hatinya untukku. Tapi aku salah, sampai kapanpun, aku tak pernah ada di ruang hatinya.

***

Arda melangkahkan kakinya menuju kelas yang tak jauh dari parkiran. Langkah demi langkah ia lewati. Tanpa ia sadari dompet yang ia taruh di belakang jeansnya terjatuh. Sesaat kemudian ada seseorang yang meneriakinya dan menghampirinya.

"Mas, dompetnya jatuh," ucap perempuan berambut panjang berparas lumayan cantik.

Arda mengernyit bingung, ia merogoh saku belakangnya, dan ternyata benar dompet yang ditemukan perempuan itu adalah miliknya.

"Makasih, mbak,"ucap Arda seadanya.

Perempuan itu hanya mengangguk, lalu memberikan dompet tersebut pada cowok itu dan segera pergi dari hadapan Arda.

"Mbak, tunggu..." Arda berlari mengejar perempuan itu bermaksud untuk berkenalan.

Bukan modus, Arda hanya ingin mendapatkan teman yang banyak di kampus. Ia bukan tipe orang yang introvert.

Perempuan itu menengok, "ya, ada apa?"

Arda menjulurkan tangan ke perempuan yang barusan menolongnya. Ia tersenyum manis dihadapan perempuan tersebut.

"Perkenalkan saya Arda dari Jombang. Saya anak rantauan. Kalau mbak?" tanya Arda pada perempuan itu.

"Saya Nana, asli Jogja. Panggil Nana saja, jangan mbak, kelihatan tua. Kamu angkatan tahun berapa?"

"2015," jawab Arda.

"Sama. Panggilnya aku-kamu aja, jangan saya, terlalu kaku, Arda,"gumam Nana sedikit terkekeh.

Arda ikut terkekeh sambil mengangguk tanda mengiyakan.

Seusai berkenalan, mereka ke kelas masing-masing.

Akhirnya, Arda sudah sampai di kelasnya. Ia masuk kelas dan duduk paling depan. Ya, dari dulu Arda tidak suka duduk di paling belakang. Bukan apa-apa, itu hanya masalah kebiasaan.

"Coba si congok Akmal kuliah di sini juga. Tempat kost an doang yang sama,"ucap Arda lirih.

Arda memandangi sekitarnya, tak ada satupun yang ia kenal. Ya, karena hari ini adalah hari pertama kuliah. Hanya satu orang yang ia kenal, siapa lagi kalau bukan perempuan yang tadi menemukan dompetnya.

Seketika ada seseorang yang menepuk bahunya dan cowok itu menengok.

"Nama lo siapa?" tanya seorang cowok berambut cepak, berkulit putih dan beralis tebal.

"Gue Arda, anak rantauan dari Jombang, kalau lo?" tanya Arda sambil menepuk bahu seorang itu, berusaha mengakrabkan diri.

"Gue Ramdan, gue asli Jogja. Jaga pergaulan di Jogja, jangan sampai terjerumus, bro," ucap Ramdan yang langsung mendapat anggukan dari Arda.

"Semoga kita bisa berteman baik, bro." Arda merangkul bahu teman barunya.

Ramdan mengacungkan kedua jempolnya, "kalau butuh apa-apa kasih tahu gue. Insya Allah gue bantu, Da."

Arda senang mendengarnya, ternyata orang Jogja tak hanya terkenal kota pelajar, tapi orangnya juga ramah dan baik.

"Yoi. Thanks," ucap Arda tersenyum.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alice and The Blue Sea
8.6
Alice nyaris tewas terseret ombak sebelum diselamatkan oleh Archer, sosok pria misterius yang ternyata adalah seekor duyung jantan. Meskipun sempat tidak percaya, Alice akhirnya yakin setelah menyentuh langsung ekor Archer yang berotot. Pertemuan ajaib ini berujung pada sebuah permohonan bantuan dari Archer kepada Alice. Akankah kehidupan normal Alice berubah total setelah terlibat dalam takdir sang penghuni laut? Simak kisah fantasi romansa modern yang penuh keajaiban ini.
Sampul Novel Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya
9.4
Evelin selalu dianggap sebagai itik buruk rupa yang diasingkan keluarga. Saat Paramita, saudari tirinya yang sempurna, hendak menikahi CEO Carlos, kejutan besar terjadi ketika Carlos justru memilih menikahi Evelin. Di tengah cemoohan publik, Evelin membongkar rahasia besarnya sebagai ahli keuangan, genius AI, hingga penyembuh ajaib. Saat para pembencinya bersujud memohon maaf, Carlos memamerkan kecantikan asli Evelin yang memukau dunia tanpa perlu persetujuan siapa pun.
Sampul Novel Gita Sukma : Lagu Dari Jiwa
9.4
Narendra Wilaga terjerat dalam pesona melodi misterius yang mengusik hidupnya. Kekuatan magis lagu itu menuntunnya kembali pada Oceana Bluesha, sosok dari masa lalu yang ternyata menyimpan rahasia besar. Pertemuan ini menjadi awal tersingkapnya simpul takdir, mulai dari rekonsiliasi luka lama hingga petualangan berbahaya yang melibatkan benda-benda gaib. Kini, mereka harus menghadapi misteri semesta demi menentukan nasib di masa depan.
Sampul Novel Ia menenggelamkan aku, aku membakar dunianya.
9.7
Pasca kecelakaan, Adrian membangun Nusantara Saga untukku, namun itu hanyalah penjara manipulatif. Dia berselingkuh dengan Dahlia, mencuri identitas virtualku, dan sengaja menghambat kesembuhanku demi kontrol penuh. Setelah dipermalukan secara publik dan dibuang ke air mancur hingga nyaris tewas, aku berhasil bangkit. Kini, dengan kaki yang kembali kuat, aku masuk kembali ke dunianya bukan untuk mengalah, melainkan untuk menghanguskan seluruh kerajaannya.
Sampul Novel JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
9.3
Tiga tahun mendampingi Arsen sebagai asisten detektif spesialis kasus berbahaya, Leina memendam perasaan yang dalam. Meski begitu, pria itu terus menolak cinta Leina karena perbedaan usia dan risiko pekerjaannya yang penuh musuh. Sikap Arsen yang dingin membuat hati Leina terluka, namun ia tetap bersikeras berjuang. Kini, para musuh mulai mengincar Leina sebagai titik lemah Arsen. Akankah Arsen tetap menjaga jarak demi keselamatan Leina atau akhirnya mengakui perasaannya?
Sampul Novel LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
8.4
Lintang, agen elite Telik Sandi 69, menggunakan pesonanya untuk menjebak Bernardo demi mencari petunjuk. Meski targetnya hanya pria mesum, misi ini jauh lebih besar. Bersama empat rekannya, Lintang mengemban tugas kerajaan guna menyelidiki teror di Benua Swarna Dwipa. Perjalanan mereka bermuara di Tanah Kematian, wilayah tanpa hukum yang penuh kebrutalan. Kini, mereka harus membongkar konspirasi gelap yang mengancam seluruh nyawa manusia di Jagad Mayapada.