Sampul Novel Perjalanan Menuju Cinta Sejati

Perjalanan Menuju Cinta Sejati

8.7 / 10.0
Novel romantis miliarder Perjalanan Menuju Cinta Sejati mengisahkan akhir pahit hubungan tanpa status selama tujuh tahun. Handi Wenas memilih menikahi putri konglomerat dan membuang gelang cendana ke loteng yang terbakar. Baca novel online modern ini untuk mengungkap perjuangan cinta yang pilu.
Ringkasan Perjalanan Menuju Cinta Sejati
Tujuh tahun tanpa status bersama Handi Wenas berakhir ketika pria itu memilih menikahi putri konglomerat Barata. Demi pernikahan tersebut, Handi tega membuang gelang manik-manik cendananya ke loteng tetangga yang terbakar. Sang wanita nekat menerobos kobaran api demi menyelamatkan gelang tersebut, sebuah benda berharga yang belakangan diungkap netizen didapatkan dengan berlutut di Candi Dharma saat hujan deras.
Baca Selengkapnya

Perjalanan Menuju Cinta Sejati Bab 1

Selama tujuh tahun aku menjalin hubungan tanpa status dengan Handi Wenas, dan dia juga tidak pernah berpikir untuk menikahiku. Kini, dia memutuskan untuk menikahi putri keluarga konglomerat Barata. Hanya ada satu syarat dari mereka, yaitu agar Handi melepaskan untaian gelang manik-manik cendana yang selalu dipakainya. Handi hanya terdiam tanpa ekspresi dan berkata dengan tenang, "Itu cuma benda biasa, aku juga sudah bosan memakainya." Lalu dengan santai dia melemparkannya dari balkon ke loteng di sebelah. Kebetulan, loteng itu terbakar, dan tidak ada yang menyangka aku akan nekat masuk untuk mengambil gelang manik-manik cendana itu. Kemudian, seorang netizen mengungkapkan bahwa gelang manik-manik cendana itu aku dapatkan dengan berlutut di Candi Dharma pada saat hujan deras.

Saat membawakan kopi ke balkon, aku mendengar Handi dan Chintia yang sedang mengobrol.

"Cuma sebuah gelang manik-manik cendana saja, kenapa kamu benci banget?"

Handi menyulut sebatang rokok sambil memicingkan matanya, melihat Chintia.

"Aku memang nggak suka barang-barang seperti itu. Aku nggak mau kalau nanti setelah menikah, aku lihat benda itu setiap hari."

Chintia memegang segelas anggur merah, mendekat sambil tersenyum tipis.

"Atau mungkin, calon suamiku tersayang, sebenarnya nggak rela?"

Aku terdiam, tanpa sadar aku menahan napas, menunggu reaksi Handi.

Bagaimana reaksinya, ya?

Sepertinya dia terpaku.

Alisnya berkerut, tangan kirinya tanpa sadar menyentuh pergelangan tangan kanannya.

Sejenak, aku kira dia akan menolaknya.

Ternyata dia hanya mengerutkan dahinya, lalu berkata dengan nada datar.

"Ini cuma barang biasa, aku juga sudah bosan."

Setelah itu, tanpa ragu dia melemparkan gelang itu ke arah loteng di samping balkon.

Aku menggigit bibir bawahku dengan keras, rasa perih mulai terasa dan bibirku berdarah.

Namun, yang aku rasakan hanya sakit hati yang begitu tajam, dan kepedihan yang mendalam menyiksa pikiranku.

Gelang manik-manik cendana itu adalah hadiah yang aku beri untuk Handi.

Tahun lalu, proyek properti yang diinvestasikan oleh perusahaan Handi bermasalah, dan para investornya kabur ke Asia Tenggara.

Demi perusahaan, Handi membawa orang untuk mengejar mereka ke Asia Tenggara, tetapi di sana dia malah dikhianati.

Selama tiga hari penuh, kami sama sekali tidak bisa menghubunginya.

Polisi juga tidak bisa berbuat apa-apa.

Aku panik, mencari cara di internet, sampai akhirnya aku menemukan informasi yang mengatakan bahwa berdoa di Candi Dharma itu sangat ampuh.

Aku buru-buru ke Tibera semalam, berjalan menaiki tiga ribu anak tangga batu menuju Candi Dharma, dan setiap langkahku diiringi dengan sembah sujud.

Waktu itu sedang musim hujan. Hujan turun deras, aku berdoa sepanjang malam di luar, dan keesokan harinya akhirnya aku mendapat kabar bahwa dia kembali dengan selamat.

Sebelum pergi, aku meminta seutas gelang manik-manik kayu cendana dari seorang penunggu di candi itu.

Katanya, gelang itu bisa melindungi seseorang agar tetap aman, sehat, dan segala urusannya lancar.

Setelah kembali, aku sendiri yang memakaikan gelang manik-manik itu di pergelangan tangan kanan Handi.

Sejak saat itu, dia tidak pernah melepasnya.

Saat itu, orang-orang di sekitar tidak tahu apa isi pikiranku.

Selama bertahun-tahun, Handi tidak pernah mengakui keberadaanku di depan umum. Orang-orang juga hanya tahu bahwa aku sekretaris utama yang mengurus segala hal kecil untuknya.

Melihat Handi melemparkan gelang manik-manik cendana itu tanpa ragu, Chintia tersenyum lebar.

Seketika, aku hampir tidak bisa bernapas.

Ternyata, doa yang dengan tulus aku panjatkan bisa begitu saja dibuang tanpa rasa beban?

Tiba-tiba, entah dari mana, tercium bau menyengat.

Secara spontan Handi berteriak memanggil seseorang.

Tak lama kemudian terdengar suara dari pengurus rumah tangga.

"Ada korsleting listrik di loteng, dan terjadi kebakaran kecil. Aku sudah menghubungi pemadam kebakaran. Keadaannya nggak parah, nggak apa-apa."

Kami yang ada di balkon langsung menengok ke arah loteng.

Ternyata benar, mulai terlihat ada asap.

Chintia menutup hidungnya sambil mengeluh.

"Kapan semuanya bisa beres? Bau banget!"

Tidak sempat bicara dengan mereka, aku buru-buru menuju loteng.

Chintia memandangi aku dengan tatapan bingung, kemudian bertanya kepada Handi.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Perjalanan Menuju Cinta Sejati

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Kabut Cinta Riana
9.2
Riana yang cantik jelita harus menelan pil pahit saat harapannya hancur berkeping-keping. Sang kekasih justru memilih wanita lain, meninggalkan luka mendalam yang mengubah hatinya menjadi sedingin es. Meski dikhianati, ia terus berjuang dengan ketabahan dan pengorbanan yang luar biasa. Akankah ketulusan Riana mampu menyibak kabut duka dan menuntunnya menemukan cinta sejati yang selama ini ia dambakan di tengah dinginnya kesendirian?
Sampul Novel Luka Tak Terbantahkan Seorang Istri
8.6
Tujuh tahun menikah, kehamilan kedua adalah mukjizat bagiku. Namun, kebahagiaan itu hancur saat aku melihat Brama, suamiku, bersama Kania dan putra mereka yang berusia empat tahun. Ternyata, selama ini Brama menjalani hidup ganda dengan wanita yang dulu mencelakaiku hingga keguguran. Puncaknya, Brama yang tertipu sandiwara Kania justru menyuruh orang menculikku. Tanpa mengenali istrinya sendiri, dia menyiksaku hingga aku kembali kehilangan janinku yang berharga.
Sampul Novel Mantan yang Tak Terlupakan
8.9
Tepat di hari jadi ketujuh, Divya menemukan rahasia menyakitkan di media sosial Liam. Ternyata, selama ini suaminya memendam cinta untuk wanita bernama Destinee. Inisial di cincin nikah mereka pun bukan untuk Divya, melainkan bukti kerinduan Liam pada sang mantan. Bahkan, tanggal pernikahan mereka dipilih hanya untuk meniru hari bahagia Destinee. Saat Liam meremehkan temuannya, Divya dengan tenang memilih mengakhiri segalanya dan meminta berpisah.
Sampul Novel Mendadak menjadi Istri
8.8
Hidup Wulan berubah drastis saat Wisnu muncul dan mengaku sebagai suaminya yang sah. Padahal, Wulan sangat yakin bahwa dirinya masih melajang dan sudah berencana menikah dengan kekasihnya, Rayyan. Situasi semakin membingungkan ketika sang Bunda justru membenarkan pengakuan lelaki asing tersebut. Terjebak dalam misteri identitas yang janggal, Wulan menolak menyerah begitu saja. Ia bertekad menyelidiki kebenaran tersembunyi di balik status pernikahan mendadak ini.
Sampul Novel Terjebak Cinta di Melbourne
8.4
Daniel, arsitek sukses di Melbourne, ditantang oleh Ayana yang mengaku telah ia tiduri. Meski ragu, Daniel terpojok saat Ayana menunjukkan bukti foto hingga ia terpaksa menampung gadis itu di gudang apartemennya. Situasi kian rumit ketika Ayana berbohong kepada ibu Daniel bahwa mereka sepasang kekasih. Atas desakan sang ibu, Ayana menyusul Daniel ke Melbourne. Di tengah dinginnya kota tersebut, benih cinta mulai tumbuh tulus di antara mereka berdua.
Sampul Novel Tetap mencintaimu
9.6
Keyzia Khanza mencintai Yahya Al-Zayyan dengan ketulusan yang menguras energi. Di tengah dukungan sahabat, ia sadar berharap pada manusia hanya membawa luka. Pernikahan bagi mereka adalah ikatan sakral yang melampaui sekadar pacaran, di mana takdir Tuhan menjadi penentu akhir segalanya. Meski badai mengancam dan perpisahan membayangi, Keyzia dan Yahya tetap memilih untuk saling mencintai dalam diam dan doa, berharap rasa ini abadi hingga ke jannah tanpa ada hati yang tersakiti.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan