Sampul Novel Miss Primadona

Miss Primadona

9.1 / 10.0
Dalam romance novel Miss Primadona, Tisa yang cantik dan matre selalu mengejar pria kaya. Namun, rentetan masalah mulai menguji ambisinya. Temukan kisah modern novel ini saat Tisa harus memilih antara memperbaiki hidup atau tenggelam dalam kesalahannya. Baca fiction books menarik ini sekarang.
Ringkasan Miss Primadona
Tisa dikenal sebagai wanita jelita yang hanya mengejar kemewahan melalui pria-pria kaya dalam hidupnya. Namun, pesona dan gaya hidup materialistisnya tidak mampu melindungi dirinya saat berbagai kemelut besar mulai berdatangan secara bertubi-tubi. Terjepit di antara kehancuran dan kenyataan pahit, Tisa kini menghadapi pilihan sulit. Akankah rentetan masalah ini membuatnya sadar untuk memperbaiki diri, atau justru ia akan semakin tenggelam dalam kesalahannya?
Baca Selengkapnya

Miss Primadona Bab 1

Malam itu berbeda dengan malam yang lainnya. Ya, Tisa dan Egi berkencan di sebuah restoran termahal. Dengan nuansa yang sangat romantis mereka menghabiskan malam mereka di sana.

"Kamu mau pesan apa, Sayang?" tanya Egi sambil meyodorkan menu ke Tisa.

"Aku mau steak dan minum orange juice," ucap Tisa.

Egi mengangguk lalu memanggil seorang pelayan restoran dan pelayan restoran itu segera datang.

"Mau pesan apa, Mas?" tanya pelayan perempuan memakai baju hitam dengan rambut dikuncir satu.

"Steak dua sama orange juice dua."

Pelayan itu mengangguk dan beberapa saat kembali dengan pesanan mereka. Ia meletakkannya di meja lalu beranjak dari meja itu.

Akhirnya Egi dan Tisa melahap makanan mereka. Sesaat kemudian mereka selesai dan pulang dengan mobil. Di tengah perjalanan, Egi meminggirkan mobilnya membuat Tisa bertanya-tanya.

"Kok mobilnya berhenti, Sayang?" tanya Tisa mengerutkan keningnya. Egi hanya terdiam dan menyodorkan sebuah tas belanja.

"Ini buat kamu." Tisa terbelalak kaget dan langsung menerima pemberian Egi.

"Ya ampun, Sayang. Pasti ini mahal." Ternyata Egi membelikan Tisa sebuah gaun mahal. Gadis itu sangat senang karena Egi membelikannya barang mahal.

"Nggak mahal kalau buat kamu."

Tisa menyenderkan bahunya di badan Egi dan cowok itu membelai rambut Tisa.

Setelah beberapa saat, Egi melanjutkan perjalanannya untuk mengantar Tisa ke rumahnya.

"Makasih buat malam ini, Sayang. Kamu cinta kan sama aku?" tanya Tisa sebelum keluar dari mobil Egi saat sudah sampai di depan rumahnya.

Egi hanya mengangguk, "pasti.

"Kalau gitu, kamu mau kan membelikan apa yang aku inginkan?" tanya Tisa lagi. Ia paham betul kalau Egi benar-benar sudah jatuh kepelukannya dan pasti akan menuruti apa yang ia mau.

"Iya, Sayang. Pasti. Aku janji. Aku pulang dulu." Egi menutup kaca mobilnya dan melanjutkan perjalanannya.

Dari kejauhan Tisa menatap mobil Egi yang sudah tak terlihat. Ia bergumam dalam hatinya, akhirnya ia bisa menemukan sosok laki-laki kaya yang mau membelikannya barang-barang mahal.

Kevin melangkahkah ke kelas Zara untuk menemui kekasihnya itu. Sesampainya di sana, tak ada sosok Zara, yang ada hanya Tisa dengan beberapa temannya yang lain. Tisa yang mengetahui Kevin langsung menghampirinya.

“Nyari Zara, ya?”

Entah kenapa akal bulus Tisa muncul, memang sikap buruknya selalu iri dengan kebahagiaan orang lain. Ya, tanpa Zara sadari selama ini dia salah memilih teman. Kelihatannya Tisa baik, padahal sebaliknya, dia selalu punya seribu cara untuk menghancurkan kebahagiaan orang lain.

Kevin mengangguk. “Iya, kamu tahu Zara di mana?”

“Belum berangkat. Kamu udah jadian sama Zara?” tanya Tisa menyelidik.

“Kenapa?”

“Nggak apa, sih. Hati-hati aja kalau kamu jadi bahan pelampiasannya Zara,” celetuk Tisa bermaksud jahat dan berusaha menghancurkan hubungan keduanya.

“Maksud kamu apa bilang kayak gitu?” Kevin tak tahu arah pembicaraan Tisa yang menurutnya nyeleneh.

“Kamu nggak paham maksudku?”

Kevin menggeleng.

“Aku jelasin ya, aku tahu dari dulu Zara suka sama Ian, dan sayangnya Ian memilih aku, tapi udah putus. Kemungkinan besar Zara sakit hati, dan melampiaskan sakit hatinya sama kamu, terus dia mau jadian sama kamu. Kasihan, ya!” Tisa tertawa sambil menepuk bahu Kevin. Ucapan Tisa barusan membuat Kevin sedikit emosi. Sebenarnya Kevin juga sudah tahu kalau Zara memang suka dengan Ian yang dimaksud Tisa, tetapi Kevin mencoba tak memedulikan perkataan Tisa. Dia paham tipe perempuan apa Tisa ini, perempuan yang mudah mengobral cinta pada laki-laki. Benar saja, belum lama putus dengan Ian, dia sudah berpacaran dengan Egi, Kevin tahu karena Egi adalah teman satu kelasnya.

“Udah ngomongnya? Aku nggak peduli! Aku yakin Zara bisa nerima aku suatu saat nanti!” ucap Kevin dengan rasa percaya diri. Apapun akan dilakukannya demi mendapatkan cinta Zara.

“Terserah, jangan terlalu percaya diri, nanti kecewa.” Tisa mengibaskan tangan dihadapan muka Kevin. Enggan menanggapi, Kevin memilih pergi meninggalkan Tisa dengan perkataannya yang julid.

***

“Tadi pagi aku nyariin kamu.” Kevin menghampiri Zara di kelasnya saat istirahat tiba.

“Maaf tadi aku belum datang, Vin,” jawab Zara.

“Aku boleh nanya sesuatu?” tanya Kevin, serius.

“Silakan.”

“Kamu masih suka sama Ian?”

Perkataan Kevin membuat Zara bingung apa yang harus dijawab. Di lain sisi, jujur dia masih sedikit menyimpan rasa pada Ian, di lain sisi kalau dia menjawab jujur akan menyakiti perasaan Kevin.

Zara hanya menggeleng tanpa mengucapkan sepatah kata apapun. Kevin mengerti dan mengajak kekasihnya itu pergi ke kantin yang tak jauh dari kelas.

“Kamu mau pesan apa?” tanya Kevin sesampainya di kantin.

“Es jeruk aja, Vin.”

Kevin beranjak untuk memesan dan beberapa saat dia kembali membawa psanan mereka, lalu duduk dihadapan Zara sambil meletakkan minuman pesanan Zara.

Zara hanya terdiam, dia tak tahu harus mulai mengobrol apa dengan Kevin padahal cowok itu adalah pacarnya, tetapi rasa canggung masih menyelimutinya.

“Aku bawa sesuatu buat kamu, Ra.” Kevin mengambil sesuatu dari balik badannya dan menyodorkan sebuah cokelat pada Zara.

Zara langsung menerimanya. “Sejak kapan kamu bawa cokelat?”

“Itu sulapan,” Kevin menjawab pertanyaan gadis itu dengan bercanda.

Zara yang mendengar jawaban Kevin hanya menggeleng dan dalam hatinya tertawa. Kevin ternyata bukan laki-laki yang terlalu buruk untuk dijadikan kekasih, dia baik dan perhatian, selain itu penyabar.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Miss Primadona

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Jangan Rubah Takdirku
9.4
Kebahagiaan pernikahan muda Azalea dan Erik hancur saat Erik bertugas ke perbatasan. Setelah delapan tahun menghilang dan berjuang bangkit dari keterpurukan sebagai yatim piatu, Azalea sukses menjadi dokter berkat bantuan pamannya. Namun, takdir mempertemukannya kembali dengan Erik yang kini bersikap dingin meski tatapannya masih penuh cinta. Di tengah luka lama dan rintangan keluarga, mereka berjuang menyatukan kembali asmara yang sempat padam demi kebahagiaan sejati.
Sampul Novel Let's Watch the Stars Forever
7.9
Seorang gadis muda yang terus bergulat dengan rasa benci pada dirinya sendiri menemukan titik balik saat bertemu pemuda yang berbagi minat mendalam pada astronomi. Melalui keindahan langit malam, Ataya perlahan belajar menghargai jati dirinya. Di tengah proses penyembuhan luka batin tersebut, ia menyadari bahwa perasaannya telah berkembang menjadi cinta yang tulus bagi sang laki-laki yang selalu hadir menemani setiap langkah perjalanannya.
Sampul Novel Rahasia Memalukannya, Perselingkuhan Publiknya
9.0
Malam pengantin yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk bagi sang istri. Bima, suaminya, justru membisikkan nama sahabatnya, Karin, di tengah mabuknya. Sebuah tato berinisial K di dada Bima mengungkap rahasia gelap mereka. Ketegangan memuncak saat Karin sengaja memberi makanan pemicu alergi parah. Bukannya menolong istrinya yang sesak napas, Bima malah membela Karin dengan kasar. Di tengah kondisi hamil dan nyawa terancam, ia harus melawan pengkhianatan ini.
Sampul Novel Rindu Yang Terlarang
9.1
Bagi Alessandra Vega, bertemu mantan kekasih jauh lebih mengerikan daripada melihat hantu. Sialnya, takdir justru mempertemukan kembali Alessandra dengan Fabian Reva, seorang perwira militer yang pernah mengisi hatinya. Tuntutan pekerjaan memaksa mereka untuk terus berinteraksi secara intens. Kini, Alessandra terjebak dalam dilema antara kenangan lama dan realita. Akankah benih cinta lama mereka bersemi kembali, ataukah luka masa lalu justru memicu konflik baru?
Sampul Novel Simpanan Ayah Mertua
8.0
Naya Agustin terjebak dalam dilema menyakitkan. Meski menyayangi suaminya, Kendra Darmawan, ia justru mendapatkan segalanya dari sang ayah mertua. Di sisi lain, Kendra menyimpan dendam mendalam karena menganggap ayah Naya sebagai musuh bebuyutan yang tak termaafkan. Di tengah keretakan ini, Rendi Darmawan hadir menawarkan perlindungan posesif. Naya harus menghadapi kenyataan pahit saat kasih sayang dan perlindungan justru datang dari sosok yang tak terduga.
Sampul Novel Ternyata, Cinta Tidak Semenakutkan Itu
8.8
Aina adalah wanita yang menutup rapat pintu hatinya bagi pria mana pun. Baginya, jatuh cinta hanya akan berakhir dengan luka yang tak sanggup ia hadapi. Untuk melindungi diri, ia selalu bersikap dingin dan ketus demi menjauhkan siapapun yang mendekat. Namun, benteng pertahanan Aina goyah saat seorang pria justru terpikat oleh kepribadiannya yang sulit itu. Di tengah trauma dan ketakutan, Aina mulai mempertanyakan prinsip hidupnya tentang asmara.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan