Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker

Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker

Keputusan bercerai dalam novel modern Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker dipicu oleh kepindahan sang mertua yang divonis sakit parah ke rumah menantunya. Alih-alih mendapat dukungan, sang istri justru disudutkan oleh suami dan putra kandungnya sendiri untuk merawat sang mertua tanpa syarat. Muak dengan tuntutan sepihak yang mengabaikan luka masa lalunya, ia akhirnya memilih melepaskan tanggung jawab tersebut dan membiarkan suami serta putranya yang mengurusnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tangisan ibu mertuaku membuat Yoga kesal.

Dia tetap harus bersikap baik dan menghibur ibunya. Makin dihibur, makin puas ibu mertuaku, dan tatapannya kepadaku sangat menantang, meskipun nada suaranya terdengar sangat memelas.

"Nak, ayahmu meninggal begitu cepat. Ibu bersusah payah membesarkanmu seorang diri, itu sudah seperti sebuah pencapaian besar!"

"Sekarang, giliran Ibu, orang tua ini, yang akan mati."

"Ibu nggak berharap diperlakukan sebaik ayahmu, tapi Ibu cuma ingin lebih banyak waktu bersamamu dan Hendi. Akhirnya ini semua salah Ibu, Ibu yang bikin kalian suami istri bertengkar. Ibu pergi, Ibu pergi!"

Tentu saja aku tahu ibu mertuaku tidak akan pergi.

Aku maju dan menarik Yoga, melarangnya ikut campur. Ibu mertuaku berjalan ke pintu. Melihat Yoga yang kutahan, dia pun mulai meraung dan menjatuhkan dirinya ke lantai sambil menangis histeris.

"Nggak punya hati nurani!"

"Nak, kamu nggak boleh melupakan ibumu hanya karena punya istri!"

"Huhuhu!"

Ibu mertuaku tidak akan pergi. Ini bukan pertama kalinya dia bertindak seperti ini. Dulu, dia sering berpura-pura lemah untuk mendapatkan simpati, dan selama masa aku tinggal bersamanya, aku sering menjadi korban karena tidak cukup cerdik.

Sekarang.

Dia menggunakan trik lama lagi, tetapi dia tidak bisa lagi menipuku.

Namun, ibu mertuaku tetaplah seorang ibu. Bagaimana mungkin Yoga tidak merasa kasihan? Melihat ibunya menangis seperti ingin mati, ditambah lagi dengan penyakit kankernya, dia langsung melepaskan tanganku, mendekati ibu mertuaku, membantu mengangkatnya, dan berteriak kepadaku,

"Kamu sudah cukup bikin keributan atau belum? Cepat datang dan minta maaf pada Ibu!"

Bahkan anakku, yang selama ini paling kusayangi, menatapku dengan penuh tuduhan.

"Bu, aku sudah dengar dari Ayah dan Nenek. Hal kecil seperti itu apa pantas Ibu dendamkan selama ini, bahkan sampai mengabaikan hidup Nenek!"

Hal kecil seperti itu.

Aku tertegun melihat anakku yang kubesarkan sendiri. Belum sempat aku membuka mulut, dia sudah melanjutkan.

"Kalau Ibu nggak mengizinkan Nenek tinggal di sini, aku nggak akan mengakui Ibu sebagai ibuku lagi!"

Hendi benar-benar mengancamku.

Anak yang kubesarkan sendiri, ternyata mengancamku demi seorang wanita tua yang hampir saja membunuhnya.

Hatiku terasa dingin, dan aku tidak tahan lagi.

"Hari ini, aku akan menyatakan dengan jelas!"

"Di rumah ini, ada dia, nggak ada aku. Ada aku, nggak ada dia!" Aku gemetar karena marah, menatap mata Hendi dengan panas, hampir menangis.

Namun, anakku tidak menyadarinya, bahkan menganggapku kekanak-kanakan, lalu tertawa mengejek.

"Bu, Ibu ini kenapa? Sudah setua ini, tapi masih saja kekanak-kanakan! Kalau begitu, apa nanti kalau aku menikah, Ibu juga akan memaksaku memilih antara istriku dan Ibu?"

"Yana, bisa nggak jangan bikin keributan? Rumah yang seharusnya damai, kamu bikin kacau balau!"

Yoga memelototiku dengan wajah kesal.

"Aku sudah jadi anak yang nggak berbakti selama bertahun-tahun demi kamu. Bahkan untuk menemani ibuku di akhir hidupnya saja kamu nggak mengizinkan?"

Kata-kata Yoga membuatku benar-benar sadar.

Dalam hubungan darah dan diriku, aku bukanlah pilihan mereka. Mungkin dia pernah memilihku, tetapi itu hanya karena situasi saat itu memaksanya.

Dalam hatiku, keinginan kecil untuk dicintai oleh mereka berdua juga padam sepenuhnya.

Ibu mertuaku benar.

Hubungan darah memang tidak terpisahkan.

Mereka adalah keluarga yang sesungguhnya, satu garis keturunan yang sama.

Aku melihat mereka, lalu tersenyum. "Kalau kalian ingin merawatnya, silakan."

Tidak ada gunanya bicara.

Aku malas berdebat lebih lama, lalu berbalik masuk ke kamar.

Namun, kesunyian itu, bagi mereka, dianggap sebagai bentuk menyerahku secara tidak langsung.

Yoga sengaja meninggikan suara, mengejek, "Makanya ada yang bilang wanita itu suka lebay. Dimanjakan terus, malah menganggap dirinya penting!"

Ibu mertuaku berpura-pura menjadi orang baik lagi. "Jangan salahkan Yana."

"Semua ini salahku," suara tangisnya terdengar lagi, "Aku yang datang ke sini, membuat rumah tangga kalian jadi nggak tenang."

"Nenek, jangan bilang begitu."

Anakku mencoba menghibur ibu mertuaku, "Ibuku memang cerewet dan nggak punya hati nurani. Bahkan kepada orang tua pun nggak berbelas kasihan."

"Tenang saja, Nek," anakku dengan tegas menyatakan pendiriannya. "Aku dan Ayah sepenuhnya berada di pihak Nenek! Tinggallah di sini sepuasnya."

"Hari ini Ibu dapat bonus, nanti biar dia traktir makan besar sebagai permintaan maaf. Biar dia beli lobster Australia dan kepiting raja untuk Nenek!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU PELAKOR
9.5
Arum hancur saat ayahnya menceraikan sang ibu demi wanita lain. Ia menyaksikan ibunya berjuang sendirian hingga terpaksa menikahi pemabuk akibat fitnah keji. Penderitaan bertubi-tubi ini hampir membuat Arum mengakhiri hidupnya karena depresi. Kini, luka batinnya berubah menjadi dendam membara terhadap wanita yang merebut ayahnya. Arum bersumpah menuntut balas pada sosok yang menghancurkan keluarganya dan membuat sang ayah mengabaikan tanggung jawabnya.
Sampul Novel CANDU CINTA CEO AROGAN
9.7
Erlan Levin adalah CEO sukses di Jakarta yang terus menghindar dari desakan menikah keluarganya. Namun, hidupnya berubah total saat ia tertangkap basah berada di satu kamar dengan gadis asing. Terjepit situasi memalukan ini, ia terpaksa menikahi wanita yang sangat disukai keluarganya itu. Kini, sang istri harus berjuang memenangkan hati Erlan yang dingin. Akankah cinta tumbuh di antara mereka, atau ia hanya akan menjadi sosok yang terabaikan?
Sampul Novel DI ANTARA DUA HATI
8.2
Seorang wanita karier yang mapan kini berada di persimpangan emosi yang sulit. Kehadiran kembali sosok cinta dari masa lalunya memicu gejolak batin yang hebat, sementara di sisi lain, ada suami setia yang selalu mendampinginya. Ia harus berhadapan dengan dilema besar untuk menentukan pilihan hidupnya. Apakah ia akan mengejar memori indah yang sempat hilang atau tetap menjaga masa depan yang telah ia bangun dengan susah payah bersama pasangannya?
Sampul Novel Dirka & Viona
8.2
Dirka hidup bergelimang harta namun kesepian tanpa orang tua. Ia hanya ditemani para pelayan setia yang mencemaskan masa depan warisannya. Saat mengunjungi tempat penuh kenangan masa kecil, Dirka bertemu seorang gadis misterius yang berniat mengakhiri hidup. Pertemuan itu membangkitkan memori kelam masa lalunya. Meski sang gadis membisu, Dirka tak tega membiarkannya sendiri. Ia pun memutuskan membawa gadis itu pergi demi menyelamatkannya dari keputusasaan.
Sampul Novel I Stuck On You
7.9
Pasca patah hati, penulis amatir Nadya Ivanka terpikat oleh Ethan Sullivan, pria tampan asal Australia. Nadya tak menyangka bahwa Ethan adalah bos media besar dan pemilik resor mewah. Meski trauma masa lalu menghantuinya, pesona Ethan di Bali mulai meruntuhkan pertahanan Nadya. Sementara itu, Ethan yang biasanya dingin karena luka lama justru terobsesi pada kesederhanaan Nadya. Akankah keduanya mampu melupakan pedihnya masa lalu demi memulai lembaran cinta yang baru?
Sampul Novel Mantan Pacar
8.4
Clara mendatangi kebun anggur tunangannya demi memulai hidup mewah. Namun, calon suaminya lenyap misterius dua hari sebelum pernikahan. Di tengah pencarian, ia justru terikat dengan saudara laki-laki sang tunangan yang kaku namun memikat. Terjebak dalam pusaran rahasia gelap keluarga dan godaan terlarang, Clara menyadari bahwa pengungkapan kebenaran bisa menghancurkan hidupnya atau justru memberinya kekuasaan besar yang selama ini ia dambakan.