Sampul Novel Perceraian & Kesuksesan Amara

Perceraian & Kesuksesan Amara

8.9 / 10.0
Dalam Perceraian & Kesuksesan Amara, Siska bangkit dari pernikahan palsu menjadi desainer ternama dan investor sukses. Saat Rafael mencoba kembali, Siska harus menjaga integritasnya di dunia billionaire. Baca kisah romance novel ini sebagai pilihan utama fiction books terbaru.
Ringkasan Perceraian & Kesuksesan Amara
Tiga tahun Siska Amara terbelenggu dalam pernikahan penuh kepalsuan bersama Rafael Prabowo. Usai mengorbankan karier dan keluarga demi pria itu, Siska akhirnya memilih bangkit pasca perceraian. Kini, ia bertransformasi menjadi desainer ternama sekaligus investor sukses yang disegani. Saat Rafael muncul kembali membawa penyesalan dan memohon kesempatan kedua di tengah kejayaannya, Siska dengan tenang menegaskan bahwa pria masa lalunya itu kini hanyalah orang asing baginya.
Baca Selengkapnya

Perceraian & Kesuksesan Amara Bab 1

Siska Ramadhani menatap pemandangan malam Jakarta dari lantai atas gedung perancangannya, sebuah bangunan modern yang menjulang tinggi, berkilau dengan lampu neon di sekelilingnya. Kota yang dulu terasa sesak dan penuh dengan kenangan buruk itu kini seperti dunia yang sama sekali berbeda baginya. Tapi, seberapa pun jauh langkahnya melangkah, bayang-bayang masa lalu tetap saja mengikuti. Seperti malam itu, ketika angin sepoi-sepoi membelai wajahnya dengan kehangatan yang aneh, seolah-olah mengingatkannya pada segala yang telah dia lewati.

Dia memutar tubuhnya, membelakangi jendela besar itu, dan berjalan kembali ke ruang kerja yang sekarang terasa seperti rumah sejati. Di dinding-dindingnya, terpasang berbagai penghargaan dan foto-foto koleksi yang memantulkan kesuksesan yang telah dia raih. Setiap helai kain yang dipilih, setiap jahitan yang diatur dengan teliti, dan setiap desain yang dicetak di atas kertas sketsa adalah bukti bahwa dia telah meninggalkan semua yang dulu mengikatnya, termasuk Rafael.

Siska duduk di kursi kulit hitam yang empuk, menggenggam secangkir kopi panas yang hampir tak terasa di tangannya. Aroma kopi itu, meskipun menenangkan, mengingatkannya pada malam-malam di rumah yang dulu mereka huni bersama, di mana dia duduk di sisi Rafael yang sedang membaca, tangannya dilingkarkan di pinggang Siska dengan lembut, seolah-olah ada yang bisa menghalangi mereka untuk tetap bersama.

Tapi hidup bukan hanya tentang kenangan yang indah. Hidup, katanya, adalah tentang bagaimana seseorang bertahan dalam badai dan menemukan jalan keluar di sisi lain. Siska tidak hanya bertahan, tetapi dia juga tumbuh. Kegigihannya menuntun pada pencapaian yang luar biasa, di mana kini dia berdiri di atas puncak dunia yang telah dia bangun. Terkadang, di tengah kesuksesan itu, dia ingin berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan memastikan bahwa setiap luka di hati telah sembuh, bahwa setiap rasa takut telah ditaklukkan.

Suara pintu yang terbuka dengan lembut membuatnya menoleh. Seorang asisten muda dengan rambut yang diikat rapi masuk ke ruangan, memegang setumpuk berkas. Wajahnya cerah, dan senyumnya mengisyaratkan energi yang tidak terputus. Siska tidak bisa tidak tersenyum kecil melihatnya.

"Semua sudah siap untuk peluncuran malam ini, Nona Siska," kata asisten itu, sebut saja Rina, dengan semangat yang memancar di setiap kata.

"Terima kasih, Rina. Aku hanya ingin memastikan semuanya sempurna. Ini adalah malam yang penting," jawab Siska, suaranya menegaskan keyakinannya. Dia memindahkan pandangannya ke berkas-berkas di tangan Rina, lalu sejenak kembali berpikir tentang keputusan yang dia buat, tentang langkah-langkah yang membawanya ke titik ini.

Rina mengangguk, lalu berjalan menuju meja di sisi ruangan untuk menempatkan dokumen-dokumen tersebut. Siska berdiri, melangkah mendekat, dan memeriksa selembar undangan eksklusif yang didesain dengan tangan, dihiasi motif bunga dan aksen emas. Peluncuran koleksi terbarunya akan dihadiri oleh para tamu terhormat dari kalangan fashion, selebriti, hingga investor ternama. Malam itu, Siska akan sekali lagi menjadi sorotan, membuktikan bahwa dia mampu membangun dunia yang diimpikannya tanpa bantuan siapa pun.

Tiba-tiba, suara ketukan pintu kembali membuatnya terjaga. Rina melirik ke arah pintu, kemudian kembali menatap Siska dengan tatapan yang sulit diartikan. "Ada tamu istimewa yang ingin bertemu denganmu, Nona Siska," katanya, dengan nada yang jauh lebih serius.

Siska mengerutkan kening. Siapa yang begitu penting hingga mengganggu persiapannya? "Tamu? Siapa?"

"Rafael Prabowo."

Siska merasa seolah-olah dinding di sekeliling ruangan itu mendekat, mengepungnya dengan kenyataan yang sama sekali tak terduga. Nama itu meluncur dari bibir Rina seperti sebuah petir yang membelah langit malam, meninggalkan jejak yang membekas di langit-langit pikirannya. Rafael. Pria itu, yang selama ini hanya ada di halaman-halaman kenangan, tiba-tiba muncul kembali di dunia yang telah ia ciptakan. Siska memalingkan pandangannya ke jendela besar, menatap langit malam yang pekat dengan lampu kota yang menyala. Tidak, ini tidak mungkin. Seharusnya Rafael hanya menjadi bayangan yang menghilang seiring waktu.

Rina melanjutkan, "Dia ingin berbicara denganmu. Aku sudah memberitahunya bahwa kau sedang sibuk, tetapi..."

Siska mengangkat tangannya, menghentikan kata-kata Rina sebelum melanjutkan. Matanya bertemu dengan mata asisten itu, yang tampak penuh dengan rasa ingin tahu. "Biarkan dia masuk," Siska berkata, suaranya tidak lebih dari bisikan.

Rina mengangguk, lalu berjalan ke pintu untuk membuka jalan bagi Rafael. Siska menekan gelas kopi di tangannya hingga hampir hancur. Dia berusaha mengingatkan dirinya sendiri untuk tetap tenang. Bagaimana mungkin dia begitu cemas hanya dengan nama itu? Rafael hanyalah bagian dari hidupnya yang sudah lama dia kubur. Dia tahu apa yang harus dilakukan. Dia akan menghadapi pria itu dan membuatnya tahu bahwa tidak ada yang bisa menghancurkan hidupnya lagi.

Pintu itu terbuka, dan sosok tinggi dengan ekspresi yang sulit dibaca melangkah masuk. Rafael, dengan setelan jas hitam yang sempurna, seolah tak pernah berubah. Hanya saja, ada sesuatu yang berbeda kali ini. Mata pria itu tampak lelah, seolah membawa beban yang berat. Siska mengingat betul bagaimana matanya dulu selalu penuh semangat dan keberanian. Sekarang, di hadapannya, ada sesuatu yang lebih manusiawi, lebih rapuh.

"Rafael," Siska mengucapkan namanya, lebih seperti sebuah pertanyaan daripada sapaan. Suara itu keluar begitu saja, tidak terencana, tetapi cukup keras untuk mengisi keheningan di antara mereka.

Rafael mengangguk, matanya menatap ke arah Siska dengan rasa rindu yang hampir tak tertahankan. "Siska... aku tahu aku sudah lama menghilang, tapi aku tidak bisa membiarkan diriku terus pergi begitu saja tanpa mencoba memperbaiki semuanya."

Siska menatapnya, menilai setiap kata yang diucapkan pria itu. Ada rasa sakit di suaranya, tapi itu bukan urusannya. Ia tahu, tak ada kata maaf yang cukup untuk menebus semua yang telah terjadi. "Rafael, sudah lama aku berhenti mengenal siapa dirimu."

Kata-kata itu adalah guncangan. Rafael mundur sejenak, seolah terhempas oleh angin kencang yang datang dari arah Siska. Suara itu, nada yang dingin dan tak mengampuni, membuatnya terdiam. Kenangan-kenangan buruk itu seperti menyatu di dalamnya, menciptakan gumpalan rasa sakit yang sulit diungkapkan.

"Kenapa kau kembali?" Siska bertanya, suara kerasnya seolah memecah keheningan. "Kau hanya ingin mengingatkan aku bahwa aku dulu pernah membuat kesalahan terbesar dalam hidupku? Itu bukan sesuatu yang ingin aku ingat, Rafael. Aku tidak butuh kau di sini untuk mengingatkan aku tentang betapa buruknya aku."

Rafael menatapnya dengan mata yang penuh penyesalan. "Siska, aku tahu aku telah menyakitimu, tetapi aku juga tahu bahwa aku masih bisa menjadi bagian dari hidupmu, jika kau mengizinkannya. Aku ingin memperbaiki semuanya."

Siska menatap pria itu, air mata hampir meluncur di matanya. Kenapa rasanya begitu sulit untuk melawan rasa yang pernah ada? Kenapa dia merasa seperti angin malam itu membawa kembali semua yang dia coba kubur dalam-dalam? Dia menarik napas dalam-dalam, mencoba menghilangkan rasa takut yang merayap di tubuhnya.

"Rafael, aku sudah berubah. Aku telah menjadi wanita yang berbeda dari dulu. Dan aku tidak ingin kembali ke masa itu. Aku tidak ingin memulai dari awal, tidak denganmu."

Kata-kata itu seperti pisau yang membelah hati Rafael, membuatnya terdiam, mencari kekuatan dalam kesunyian yang menyiksa. Siska melihat sekeliling ruangan, menyadari bahwa ia harus membuat pria itu mengerti bahwa waktunya untuk hadir dalam hidupnya telah lama berlalu.

Tapi hati manusia sering kali keras kepala. Bahkan saat dunia berkata tidak, ia tetap mencari alasan untuk bertahan. Dan Siska tahu, apapun yang akan terjadi, dia harus tetap teguh. Karena kali ini, dia tidak hanya melawan Rafael, tetapi juga dirinya sendiri, dan kenangan-kenangan yang ingin dia lupakan selamanya.

Semoga bab ini mengandung emosi dan alur yang menarik untukmu!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Perceraian & Kesuksesan Amara

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ANGKASA [Perjodohan]
9.5
Angkasa Lesmana Regan awalnya menentang keras ide perjodohan yang direncanakan sang ibu. Namun, pendiriannya seketika goyah dan ia langsung setuju saat mengetahui bahwa calon istrinya adalah Meisya. Di balik sikap dingin dan pura-pura tidak kenal saat berada di lingkungan sekolah, Angkasa ternyata memiliki sisi tersembunyi. Saat di rumah, ia berubah total menjadi sosok yang sangat manja bahkan melebihi bayi demi mendapatkan perhatian dari Meisya.
Sampul Novel Cinta Gadis Tanpa Nasab
9.8
Anna Lee, gadis blasteran yang besar di Korea, menghadapi cobaan saat cintanya pada Emran ditentang keluarga karena status kelahirannya. Namun, Shaka yang merupakan adik tiri Emran justru hadir mendekati Anna. Segalanya berubah ketika orang tua Emran menyadari bahwa Anna adalah putri donatur terbesar pesantren mereka. Meski kini mereka berusaha mempersatukan kembali Anna dan Emran, akankah Anna bersedia kembali di saat keadaan dan hatinya telah jauh berubah?
Sampul Novel Hello, My Secret Boyfriend
9.2
Pasca pengkhianatan kekasih dan sahabatnya, Daniar berjuang melewati masa sulit di kampus. Di tengah keputusasaan, ia menemukan kebahagiaan baru melalui kencan anonim dengan akun @heroisme34. Namun, hidupnya kian rumit saat ia harus berurusan dengan Sabda, senior ambisius calon Presiden BEM. Interaksi dengan Sabda memicu keberaniannya melawan ketidakadilan. Kini Daniar terjebak di antara dua pria yang mengubah dunianya. Siapakah yang akan menjadi pelabuhan terakhirnya?
Sampul Novel Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
9.4
Kehidupan Rossa hancur setelah hamil akibat cinta satu malam dengan orang asing. Di tengah kemelut itu, ia terpaksa menikahi tunangan masa kecilnya demi kesepakatan bisnis. Meski awalnya dingin, Rossa perlahan menyerahkan hatinya. Namun saat akan melahirkan, ia justru menerima surat cerai yang menghancurkan jiwanya. Setelah memilih pergi, takdir kembali mempertemukan mereka. Sang suami mengaku sangat mencintainya, tapi akankah Rossa bersedia membuka hatinya lagi?
Sampul Novel Nasib Seorang Wanita Proyek
8.4
Kehidupan di lokasi proyek ternyata jauh dari bayangan privasi yang biasa bagi protagonis Nasib Seorang Wanita Proyek. Tinggal di mes dengan sekat yang sangat minim membuat setiap suara terdengar jelas. Ketika sepasang suami istri di ranjang sebelah—yang jaraknya bahkan kurang dari dua meter—mulai melakukan hubungan intim tanpa henti, keheningan malamnya terusik. Suara yang terus terdengar itu memicu ketegangan dan membangkitkan hasrat tersembunyi yang sulit ia kendalikan sendirian di tengah malam.
Sampul Novel Terjerat Pesona Vampir Tampan
8.2
Shada terjebak dalam delusi erotis saat sesosok vampir tampan bermata merah misterius rutin menyambangi mimpinya. Meski telah bertunangan, Shada tak kuasa menolak sentuhan sensual dan kasih sayang intens yang diberikan sang makhluk abadi setiap malam. Kehadiran pria asing ini mulai mengusik kesetiaannya, menciptakan dilema batin yang membingungkan. Kini, Shada harus menentukan pilihan antara realita komitmennya atau pesona gairah terlarang sang vampir.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan