Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Sentuhan dingin tangan seorang pria di balik pakaiannya membuat wanita ini terpaku tanpa berani bergerak dalam dekapan hangat tersebut. Bisikan menggoda yang menanyakan keinginannya terdengar begitu dekat di telinga. Sementara itu, suara keintiman majikan dan kekasihnya dari kamar sebelah justru kian memicu gejolak gairah yang terpendam di dalam dirinya. Terjebak dalam situasi yang membingungkan, ia mulai mempertanyakan kewarasannya saat hasrat serupa yang begitu kuat mulai menguasai akal sehatnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku seorang wanita sehat secara fisik, tetapi sejak hamil, suamiku khawatir akan memengaruhi janin, sehingga dia bersikeras untuk menahan diri dari berhubungan intim. Kalau dipikir-pikir, sudah beberapa bulan aku tidak merasakan sensasi yang begitu menggairahkan itu.

"Ah… Cepat! Aku nggak tahan lagi…"

Nada suara Mia menggema penuh gairah. Dia melampiaskan hasratnya dengan gila, seakan lupa kalau ada dua orang yang mendengar dari kamar sebelah atau barangkali justru karena sadar ada yang mendengar, dia jadi makin bersemangat.

Seolah tiba-tiba teringat sesuatu, aku segera bangkit dari lantai, mengambil earphone dari tas, dan menyambungkannya ke ponsel untuk dipakai tuan rumah.

Sejujurnya, saat itu aku merasa kasihan padanya...

Tidak ada pria yang sanggup menanggung aib diselingkuhi istrinya, apalagi ketika mereka begitu angkuh dan sengaja mempermalukannya.

'Sepertinya, satu-satunya yang bisa kulakukan hanyalah membuatnya tidak mendengar apa pun.'

Keesokan paginya, Mia keluar dari kamar dengan wajah merah berseri. Pria yang semalam berduel dengannya tampak santai memeluk pinggang Mia. Saat melihat aku menatap pria itu, pria itu membungkuk dan mencium Mia dengan mesra.

Saat melihat tatapanku, mereka tetap santai, sebaliknya malah aku yang merasa canggung dan perlahan mundur.

Mungkin karena suaminya kini dalam kondisi koma, Mia merasa kesepian. Bagaimanapun, ini urusan keluarga majikanku, aku tidak ingin ikut campur.

Aku tetap sadar sepenuhnya, menyelesaikan tugas dengan baik dan menerima upah adalah hal utama bagiku.

Hingga malam tiba, Mia belum pulang. Aku menyiapkan air hangat dan berencana membersihkan dan merawat tuan rumah sebelum tidur.

Namun, tepat saat itu, pintu depan terbuka, dan Mia pulang!

Dia tidak sendiri, ada seorang pria bersamanya, tetapi pria itu bukan pria yang aku lihat tadi pagi.

"Anya, kelak kalau nggak ada urusan, jangan keluyuran di ruang tamu!"

Pria di samping Mia memang memeluknya, tetapi tatapannya mengamatiku dengan niat tidak baik. Mia tampaknya menyadari hal itu dan dia menegurku dengan nada kesal.

"Baik."

Aku memang berharap tidak bertemu dengan mereka. Baguslah, aku pun cepat kembali ke kamar dan menutup pintu.

"Sayang, dia cuma pelayan yang kubayar. Di rumahku, pandanganmu harus dijaga! Kalau nggak, aku akan marah."

Tak lama kemudian, suara Mia yang tidak senang terdengar.

"Tentu saja, dia nggak sebanding denganmu! Nggak ada yang seseksi dan menawan sepertimu! Nanti biarkan aku memanjakanmu dengan baik."

Pria itu mengiakan dengan nada manis.

"Ayo cepat, aku sudah nggak sabar. Lakukan dengan lebih kuat, yang penting jangan sampai aku terluka. Aku sudah menunggu momen ini."

Suara Mia yang tanpa malu terdengar sangat menggoda, aku bisa membayangkan betapa bergairahnya dia saat ini.

Padahal vila ini sangat mewah, tetapi kualitas isolasi suaranya buruk sekali. Sungguh membingungkan!

Tak lama kemudian, dari kamar sebelah terdengar jelas suara Mia yang terengah-engah, bercampur dengan bunyi ranjang bergoyang. Suara itu begitu jelas, membuatku seolah benar-benar ada di sana, menyaksikan semuanya secara langsung.

Aku berusaha sebisa mungkin untuk tetap fokus merawat pasien.

Setelah memeras handuk, aku perlahan-lahan menyeka wajahnya yang tegas dan menawan. Dalam hati, aku berpikir, kalau saja kecelakaan itu tidak terjadi, dia pasti termasuk pria langka yang punya segalanya, kaya dan tampan.

Mungkin dia tak pernah mengira istrinya akan berselingkuh. Namun, saat ini, setiap hari dia harus menanggung rasa malu dari orang yang tak setia. Memang, musibah bisa datang kapan saja dan pada siapa saja.

Aku tak kuasa menghela napas dalam hati.

Suara dari kamar sebelah makin terdengar jelas, membuatku tersipu. Walau mencoba mengabaikannya, hasrat yang tersimpan dalam hati perlahan bangkit.

"Apa yang sedang kupikirkan!"

Aku hampir kehilangan akal, tampaknya orang yang seharusnya memakai earphone justru aku sendiri!

Aku tersenyum pahit, menepuk kepala sendiri, lalu meletakkan handuk dan bangkit untuk mengambil earphone.

Tepat saat itu, tubuhku tiba-tiba tertarik oleh suatu kekuatan. Aku tidak siap sama sekali, dan karena tarikan, aku terjatuh ke tempat tidur. Tubuhku menempel erat pada dada yang kuat itu.

Aku masih terkejut hingga belum sempat bereaksi. Detik berikutnya, aku buru-buru berusaha bangkit, tetapi tubuhku sudah terkurung erat dalam pelukannya.

"Kamu… bagaimana bisa?"

Aku menatap wajahnya yang begitu dekat dengan panik.

Bukankah dia vegetatif?

Namun, pria di depanku kini tampak sangat berbeda dibanding siang tadi yang hanya berbaring tak bergerak di tempat tidur.

"Iri dengan kamar sebelah, ya? Apa kamu juga ingin mencobanya?"

Sebuah suara dalam dan berkarisma, mengabaikan kepanikanku, mulai membisikkan kata-kata yang memikat di telingaku.

Napas hangatnya menyapu leherku, membuat bulu kudukku meremang.

Kemudian, sepasang tangan menyentuh punggungku dengan lembut, dari balik pakaianku.

Aku ketakutan dan tak berani bergerak, hanya bisa menarik napas dalam-dalam sambil melawan perasaan yang mulai sulit diabaikan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B52160" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B52160
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akhir dari Penantianku
9.8
Menjalani hubungan bertahun-tahun membuat seseorang yakin telah menemukan pasangan hidup yang ideal. Namun, realita pernikahan jauh lebih rumit saat dua kepribadian asing harus menyatu dalam satu atap. Ujian demi ujian mulai menggoyahkan fondasi rumah tangga mereka hingga konflik tak lagi terbendung. Meski telah lama bersama, perbedaan yang tajam memicu kegagalan fatal yang membuat perpisahan menjadi satu-satunya jalan keluar yang tak terelakkan.
Sampul Novel Balas Dendam Seorang Janda
9.6
Ardena Alverio, anggota pasukan khusus yang dikhianati hingga tewas, terbangun dalam tubuh Lyra Elvine, seorang janda bisu dengan tiga anak kembar. Dunia terkejut saat Lyra yang dianggap lemah tiba-tiba mampu bicara dan menunjukkan otoritasnya. Mantan tentara bayaran hingga peretas jenius kini tunduk di hadapannya. Meski tangguh dalam strategi dan tempur, Ardena kini menghadapi tantangan tersulit: belajar menjadi ibu bagi anak-anaknya di tengah intrik berbahaya.
Sampul Novel Cinta yang Melintasi Waktu
9.0
Sepuluh tahun pernikahan Lestari diwarnai kebencian Atmaja yang berduka atas kematian cinta pertamanya. Namun saat kebakaran melanda, Atmaja justru tewas demi menyelamatkan Lestari, meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang. Didorong rasa bersalah dan keputusasaan, Lestari melompat dari Menara Bintang dan terbangun di masa sepuluh tahun lalu. Di kehidupan kedua ini, ia bertekad mengakhiri hubungannya dengan Atmaja demi mencegah tragedi masa depan dan mengabulkan keinginan semua orang.
Sampul Novel Garis Cinta
8.2
Diza sontak melayangkan protes saat merasakan perlakuan kasar dari kekasihnya. Menanggapi keluhan tersebut, Rayden segera meminta maaf dengan nada lembut. Pria itu berjanji akan melanjutkan interaksi mereka secara lebih perlahan dan berhati-hati. Sembari menenangkan suasana, Rayden mulai melonggarkan dasi yang telah melilit lehernya selama berjam-jam demi memberikan kenyamanan lebih bagi mereka berdua dalam momen intim yang penuh dengan ketegangan romantis tersebut.
Sampul Novel Jay and her Odd Daddy
8.9
Jayashri alias Chai terjepit di antara himpitan ekonomi dan prinsip ibunya untuk tidak menjual harga diri. Di titik terendah saat ingin mengakhiri hidup, seorang pria asing menyelamatkannya dan menawarkan posisi sugar baby. Meski awalnya menolak keras, takdir mempertemukan mereka kembali. Sang pria menawarkan kontrak kerja sama tanpa pelecehan yang saling menguntungkan. Kini Chai bimbang, haruskah ia berpegang pada prinsip atau menyerah pada realita?
Sampul Novel Kembang Desa
8.4
Bagi Lasmini, paras cantik bukanlah anugerah melainkan awal dari petaka yang menghancurkan hidupnya. Di usia yang masih sangat belia, ia harus menelan kenyataan pahit akibat pengkhianatan kekasih yang tidak bertanggung jawab. Kini, ia berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal demi membesarkan buah hatinya di tengah kerasnya dunia. Mampukah Lasmini bangkit dari masa lalu yang kelam, menemukan belahan jiwa sejati, dan meraih kebahagiaan yang selama ini ia impikan?