Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Tinggal setengah bulan lagi sebelum Cecil Wijaya dan Bryan Jayadi resmi menikah. Namun, Bryan justru berniat menunda hari bahagia yang telah dipersiapkan selama dua tahun tersebut. Alasan Bryan adalah karena penyakit Yovita Baskara, adik tirinya, kambuh kembali. Yovita menangis dan memohon agar Bryan meninggalkan segalanya demi menemaninya melihat laut di Malde. Enggan menunggu lebih lama lagi atas ketidakpastian ini, Cecil mengambil keputusan nekat untuk mencari mempelai pria pengganti.
Bab
Bagikan

Bab 5

Beberapa hari ini Cecil tidak mengirim pesan kepada Evan. Hal ini membuat Evan merasa sedikit tidak tenang.

Evan mencoba bertanya dengan hati-hati, "Cecil, aku sudah mulai mempersiapkan pernikahannya. Bagaimana denganmu? Apa kamu sudah menyelesaikan urusanmu?"

Sebelum Cecil membuka mulut, hati Evan merasa sangat gelisah. Dia sangat takut mendengar Cecil memberitahunya bahwa dia menyesal, serta tidak ingin pulang untuk menikah dengannya.

Cecil segera menyesuaikan emosinya, berusaha agar Evan tidak mendengar ada yang aneh.

Cecil menarik napas, lalu menjawab, "Ya, aku sudah hampir selesai. Aku akan menyelesaikan urusan bisnis dulu dalam beberapa hari ini, lalu aku akan pulang. Terima kasih karena kamu sudah mengurus persiapan pernikahannya."

Ketika mendengar jawaban Cecil, Evan menghela napas lega. Namun, Evan yang perhatian tetap merasakan ada yang berbeda dari Cecil.

"Kenapa suaramu serak? Apa kamu sedang nggak enak badan? Suhu di Kota Havana cukup rendah selama beberapa hari ini, kamu harus ingat untuk memakai baju yang lebih tebal kalau keluar. Aku ingat kesehatanmu memang nggak terlalu baik sejak kecil," kata Evan.

Setelah mendengar nasihat lembut Evan, kehangatan menyebar di hati Cecil.

"Hmm …. Kalau kamu menemui masalah, ingatlah untuk meneleponku. Jangan menyimpan semuanya sendiri di dalam hati. Aku ada di sini, nggak akan membiarkanmu sedikit pun menderita," lanjut pria itu.

Cecil menjawab dengan nada lembut, "Aku akan menjaga diriku sendiri dengan baik. Kamu tenang saja."

Setelah menutup telepon, Cecil menatap ke luar jendela. Entah sejak kapan, langit yang awalnya penuh dengan awan gelap sudah menjadi cerah, sama seperti perasaannya pada saat ini.

Bryan mengantarkan Yovita pulang. Sepanjang perjalanan, dia seperti mendapat firasat bahwa ada hal buruk yang akan terjadi. Kelopak mata Bryan terus berkedut tanpa henti.

Bryan berkata kepada Yovita dengan nada serius, "Yovita, kamu nggak bisa selalu bersikap seperti ini. Bagaimanapun juga, Cecil adalah kakak iparmu di masa depan."

Ketika mendengar kata "kakak ipar di masa depan", air mata Yovita mengalir deras.

Yovita bertanya kepada Bryan dengan bibir bergetar, "Kakak, apa bagimu sekarang aku sudah menjadi orang yang nggak berguna?"

Bryan paling takut melihat Yovita menangis. Hatinya melunak, lalu dia menjelaskan dengan lemah lembut, "Bukan itu maksudku. Dia sudah bersamaku selama enam tahun. Kalau aku nggak bertanggung jawab padanya, aku akan dicemooh orang."

Baru pada saat ini Yovita tersenyum di antara air matanya. Kemudian, dia merangkul lengan Bryan dengan mesra sambil berujar, "Jadi, Kakak ingin menikahi wanita itu hanya untuk menutup mulut orang-orang? Di dalam hatimu, aku selamanya adalah orang yang paling penting, selamanya lebih diutamakan daripada wanita itu, 'kan?"

Bryan bergumam menjawab tanpa sadar. Sebenarnya, hatinya juga sangat bimbang.

Mungkin di awal Bryan memilih bersama Cecil karena dorongan hati impulsifnya. Namun, selama enam tahun ini dia bisa melihat semua ketulusan hati Cecil padanya.

Bryan tahu bahwa Cecil adalah pasangan yang paling cocok untuk menikah dengannya.

Dalam hal perasaan, Cecil mencintainya tanpa syarat. Dalam hal karier, Cecil juga bisa memberikan bantuan terbesar.

Jadi, ketika Cecil mengusulkan untuk menikah, Bryan menyetujuinya.

Namun, setiap kali Yovita menangis, Bryan tidak bisa menahan hatinya yang melunak. Lagi pula, mereka tumbuh bersama sejak kecil. Bryan tidak tega melihat Yovita bersedih dan terluka.

Di dalam hatinya, Bryan selalu menganggap Cecil lebih kuat dari Yovita. Jadi, dia selalu memilih untuk menghibur Yovita.

Bryan selalu berpikir bahwa dia bisa menikahi Cecil dengan tenang begitu penyakit Yovita sembuh.

Seiring waktu, Bryan sepertinya melupakan satu hal. Keberpihakannya pada Yovita akan melukai Cecil.

Namun, Bryan yakin bahwa Cecil tidak akan meninggalkannya. Orang yang dicintai selalu tidak mengenal kata takut.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dilepas Manajer, Didekap CEO Kaya
9.6
Lima tahun membina rumah tangga dengan Reynald tak membuat Riana bahagia. Alih-alih cinta, ia justru terjebak dalam lingkaran KDRT dan tekanan dari Mayang, ibu mertuanya yang membenci Riana karena belum juga memiliki keturunan. Penderitaannya mencapai puncak saat kehadiran wanita lain merusak pernikahan mereka. Merasa lelah dengan segala pengkhianatan dan kekerasan yang dialaminya, Riana akhirnya mengambil langkah tegas untuk mundur dan pergi.
Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Nyawa Alexa, pewaris dinasti politik, terancam bahaya. Ayahnya menugaskan Rafael, mantan pasukan khusus yang kaku dan disiplin, sebagai pengawal pribadi. Meski Rafael berusaha menjaga batas profesional, pesona Alexa perlahan meruntuhkan pertahanannya. Di tengah intaian musuh, sebuah godaan muncul. Bagi Rafael, melindunginya dari pembunuh adalah tugas rutin, namun tantangan terberatnya justru menahan perasaan agar Alexa tidak jatuh hati padanya.
Sampul Novel FAMILIAR PLACES
9.7
Setelah lima belas tahun terpisah, takdir mempertemukan kembali Byan dan Gemi dalam sebuah pertemuan yang penuh emosi. Di tengah rintik hujan, keduanya melepaskan kerinduan mendalam yang telah lama terpendam. Byan berusaha memberikan segalanya demi kenyamanan Gemi, meski ia tak menyadari sebuah kenyataan pahit bahwa wanita yang ia cintai itu kini telah berstatus sebagai istri orang lain. Hubungan rahasia ini menjadi pelampiasan rasa rindu mereka yang terlarang.
Sampul Novel Gairah Liar Masa Puber
8.0
Berlatar di sebuah kota kecil, kisah ini mengikuti perjalanan Kino dalam mengarungi gejolak masa remaja hingga menjadi pria dewasa. Sebagai pemuda biasa, ia mengalami fase pendewasaan yang sarat akan sensualitas dan drama emosional. Meski pengalaman kehilangan keperjakaan serta pembentukan seksualitasnya adalah hal yang lumrah dialami banyak orang, Kino memiliki sisi unik yang sering kali disembunyikan. Sebuah narasi tentang rahasia di balik kedewasaan.
Sampul Novel Jebakan Lilin Aromaterapi Ibuku
8.7
Mengelola toko perlengkapan dewasa milik keluarga membuat protagonis kelelahan hingga memutuskan beristirahat di sana. Namun, keputusan itu berujung petaka saat dirinya justru tersangkut di atas ranjang seks pajangan. Situasi semakin kacau ketika Charles, pemilik toko sebelah, masuk ke dalam ruangan. Mengira gadis yang tak berdaya itu sebagai produk mainan dewasa model terbaru yang sangat realistis, Charles tanpa ragu mendekat dan langsung melucuti celananya.
Sampul Novel Jodoh Titipan Mama
9.0
Leon meragukan kecantikan Celine saat pertama kali diperkenalkan oleh ibunya dalam rencana perjodohan. Tak tinggal diam, Celine membalas hinaan itu dengan ancaman jenaka yang berani. Meski terpisah jarak antara Papua dan Sumatra, kedua orang tua mereka tetap bersikeras menyatukan dua kepribadian yang bertolak belakang ini. Di tengah perdebatan sengit dan interaksi unik, mampukah benih cinta tumbuh di antara mereka berdua dalam ikatan yang tak terduga?