Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Tinggal setengah bulan lagi sebelum Cecil Wijaya dan Bryan Jayadi resmi menikah. Namun, Bryan justru berniat menunda hari bahagia yang telah dipersiapkan selama dua tahun tersebut. Alasan Bryan adalah karena penyakit Yovita Baskara, adik tirinya, kambuh kembali. Yovita menangis dan memohon agar Bryan meninggalkan segalanya demi menemaninya melihat laut di Malde. Enggan menunggu lebih lama lagi atas ketidakpastian ini, Cecil mengambil keputusan nekat untuk mencari mempelai pria pengganti.
Bab
Bagikan

Bab 6

Cecil terbaring di rumah sakit selama dua hari, sementara Bryan tidak pernah muncul lagi.

Cecil membuka status WhatsApp Bryan. Benar saja, Bryan sedang bersama dengan Yovita, tampak tak terpisahkan.

Di status WhatsApp Bryan ada foto Yovita. Setiap unggahan di status WhatsApp-nya selalu berkaitan dengan Yovita tanpa terkecuali.

Sungguh konyol. Cecil yang adalah pacar resminya saja tidak pernah muncul di status WhatsApp Bryan.

Dulu setiap kali Cecil memikirkan hal ini, emosinya akan melonjak. Selama enam tahun bersama Bryan, dia sudah disiksa hingga menjadi seorang wanita yang suka mengeluh.

"Melepaskan hubungan yang buruk seperti ini juga bisa dianggap sebagai pembebasan." Cecil tersenyum pahit.

Kondisi tubuhnya sudah hampir pulih, jadi Cecil membereskan barang-barangnya, lalu mengurus prosedur untuk keluar dari rumah sakit.

Sebentar lagi Cecil akan meninggalkan Kota Havana, jadi dia harus bertemu dengan Melisa.

Melisa Sutaji adalah sahabat terbaik Cecil. Setelah lulus, dia dan Cecil sama-sama tinggal di Kota Havana. Cecil melakukannya demi cinta, sementara Melisa demi bisnisnya. Mereka berdua menjalankan sebuah kedai kopi bersama.

"Melisa, bisakah aku menjual sahamku di kedai kopi ini padamu dengan harga murah? Aku sudah berjanji pada orang tuaku untuk pulang kampung dan menikah. Aku nggak akan kembali lagi ke Kota Havana lagi," ujar Cecil.

"Aku nggak salah dengar, 'kan? Kamu ingin meninggalkan Bryan dan menikah dengan orang lain?" tanya Melisa.

Melisa menatap Cecil dengan wajah terkejut. Dia hampir tidak percaya dengan telinganya sendiri.

Cecil sudah menduga bahwa Melisa akan bereaksi seperti ini. Siapa suruh dulu Cecil terlalu mencintai Bryan, selalu mengatakan bahwa dia hanya akan menikah dengan Bryan di kehidupan ini. Jika memikirkannya sekarang, Cecil merasa seperti sedang menampar wajahnya sendiri.

Cecil berpura-pura tersenyum santai sambil membalas, "Ya. Setelah menyelesaikan urusan yang ada selama beberapa hari ini, aku akan langsung pulang. Nanti kamu harus datang untuk menjadi pengiring pengantinku."

Mereka sudah mencurahkan banyak usaha untuk kedai kopi ini. Melisa berpikir bahwa karena Cecil bersedia mengalihkan saham kedai kopi padanya, berarti dia sudah bertekad untuk pergi.

"Baiklah. Karena kamu sudah berpikir untuk nggak menggantungkan diri pada satu pohon saja, aku sebagai teman merasa senang untukmu," kata Melisa.

Melisa meminta Cecil untuk membuat kontrak. Setelah keduanya menandatangani kontrak, Cecil sudah sepenuhnya menyelesaikan semua urusannya di Kota Havana.

Begitu keluar dari kedai kopi, Cecil menerima telepon dari Bryan.

"Ayahku pulang. Dia menyuruhku membawamu pulang untuk makan bersama. Bibi sudah menyiapkan semuanya di rumah. Kamu di mana? Aku akan menjemputmu."

Cecil awalnya tidak ingin pergi. Namun, dia berpikir bahwa tampaknya Ayah Bryan belum mengetahui anaknya ini ingin menunda pernikahan lagi.

Bagaimanapun juga, Cecil akan pergi sebentar lagi. Lebih baik dia menggunakan kesempatan ini untuk memperjelas semuanya dengan Paman Dirga, agar tidak ada kebingungan di kemudian hari.

Tak lama kemudian, Bryan menjemputnya dengan membawa mobil. Cecil sedang berdiskusi dengan ibunya melalui WhatsApp tentang masalah pernikahan.

Ketika ekor mata Bryan menangkap kata "pernikahan", ekspresi di wajahnya sedikit berubah.

"Bukankah aku sudah menyuruhmu memberi tahu orang tuamu kalau pernikahannya ditunda? Apa kamu nggak memberi tahu mereka?" tanya Bryan.

Reaksi Bryan ini membuat hati Cecil terasa sakit. Pria ini tahu bahwa penundaan pernikahan yang berulang kali tidak akan bisa diterima oleh orang tua Cecil. Jadi, Bryan memilih melepaskan tanggung jawab, lalu melemparkan semua masalah pada Cecil.

Ketika bersama dengan Bryan, Cecil yang selalu menghadapi semua badai. Sementara Bryan hanya menonton dengan dingin.

Cecil tertawa pelan. "Aku sudah mengatakannya, kamu tenang saja. Aku nggak memaksa menikah denganmu."

Bryan terdiam sejenak, lalu membuka mulut untuk menjelaskan, "Kamu salah paham, bukan itu maksudku. Aku hanya ...."

"Sudahlah, nggak perlu membicarakannya lagi." Cecil tidak memberinya kesempatan menjelaskan, langsung membuka pintu kursi penumpang depan, lalu masuk.

Cecil naik ke mobil, lalu menurunkan kaca jendela untuk menatap ke luar. Angin yang bertiup membuat bulu matanya yang halus dan panjang bergetar lembut. Di antara mereka berdua, tidak ada lagi percakapan.

Saat Cecil dan Bryan baru bersama, wanita itu selalu punya banyak hal untuk dibicarakan. Namun, sekarang keinginan untuk berbagi dan berkomunikasi dengan Bryan sudah menghilang bersama dengan cintanya.

Sesampainya di kediaman Keluarga Jayadi, Cecil dan Bryan masuk bersamaan satu demi satu.

Ayah Bryan, Dirga Jayadi, adalah seorang pengusaha. Biasanya dia sangat tegas terhadap Bryan, tetapi di depan Cecil, dia adalah seorang Ayah yang penyayang.

"Cecil sudah datang. Aku sudah menyuruh Bibi Sarti membuat banyak makanan kesukaanmu. Makanannya akan disajikan sebentar lagi."

Baru saja Dirga selesai bicara, Paula Laksmana dan Yovita turun dari tangga dengan bergandengan tangan.

Begitu melihat Cecil, pasangan ibu dan anak itu sama-sama tidak menunjukkan ekspresi yang ramah.

Saat makan, Yovita sengaja bersikeras duduk di antara Bryan dan Cecil, bahkan merengek meminta Bryan mengambilkan makanan untuknya.

"Yang tumbuh bersama sejak kecil memang memiliki perasaan yang berbeda." Paula berbicara sambil menatap Cecil dengan penuh makna.

Perut Cecil merasa mual, tidak nafsu makan sama sekali. Dia meletakkan sendoknya, lalu berkata kepada Dirga.

"Paman, pernikahanku dan Bryan nggak jadi diadakan. Bryan sudah mengatakan tentang hal ini pada Paman, 'kan?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dilepas Manajer, Didekap CEO Kaya
9.6
Lima tahun membina rumah tangga dengan Reynald tak membuat Riana bahagia. Alih-alih cinta, ia justru terjebak dalam lingkaran KDRT dan tekanan dari Mayang, ibu mertuanya yang membenci Riana karena belum juga memiliki keturunan. Penderitaannya mencapai puncak saat kehadiran wanita lain merusak pernikahan mereka. Merasa lelah dengan segala pengkhianatan dan kekerasan yang dialaminya, Riana akhirnya mengambil langkah tegas untuk mundur dan pergi.
Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Nyawa Alexa, pewaris dinasti politik, terancam bahaya. Ayahnya menugaskan Rafael, mantan pasukan khusus yang kaku dan disiplin, sebagai pengawal pribadi. Meski Rafael berusaha menjaga batas profesional, pesona Alexa perlahan meruntuhkan pertahanannya. Di tengah intaian musuh, sebuah godaan muncul. Bagi Rafael, melindunginya dari pembunuh adalah tugas rutin, namun tantangan terberatnya justru menahan perasaan agar Alexa tidak jatuh hati padanya.
Sampul Novel FAMILIAR PLACES
9.7
Setelah lima belas tahun terpisah, takdir mempertemukan kembali Byan dan Gemi dalam sebuah pertemuan yang penuh emosi. Di tengah rintik hujan, keduanya melepaskan kerinduan mendalam yang telah lama terpendam. Byan berusaha memberikan segalanya demi kenyamanan Gemi, meski ia tak menyadari sebuah kenyataan pahit bahwa wanita yang ia cintai itu kini telah berstatus sebagai istri orang lain. Hubungan rahasia ini menjadi pelampiasan rasa rindu mereka yang terlarang.
Sampul Novel Gairah Liar Masa Puber
8.0
Berlatar di sebuah kota kecil, kisah ini mengikuti perjalanan Kino dalam mengarungi gejolak masa remaja hingga menjadi pria dewasa. Sebagai pemuda biasa, ia mengalami fase pendewasaan yang sarat akan sensualitas dan drama emosional. Meski pengalaman kehilangan keperjakaan serta pembentukan seksualitasnya adalah hal yang lumrah dialami banyak orang, Kino memiliki sisi unik yang sering kali disembunyikan. Sebuah narasi tentang rahasia di balik kedewasaan.
Sampul Novel Jebakan Lilin Aromaterapi Ibuku
8.7
Mengelola toko perlengkapan dewasa milik keluarga membuat protagonis kelelahan hingga memutuskan beristirahat di sana. Namun, keputusan itu berujung petaka saat dirinya justru tersangkut di atas ranjang seks pajangan. Situasi semakin kacau ketika Charles, pemilik toko sebelah, masuk ke dalam ruangan. Mengira gadis yang tak berdaya itu sebagai produk mainan dewasa model terbaru yang sangat realistis, Charles tanpa ragu mendekat dan langsung melucuti celananya.
Sampul Novel Jodoh Titipan Mama
9.0
Leon meragukan kecantikan Celine saat pertama kali diperkenalkan oleh ibunya dalam rencana perjodohan. Tak tinggal diam, Celine membalas hinaan itu dengan ancaman jenaka yang berani. Meski terpisah jarak antara Papua dan Sumatra, kedua orang tua mereka tetap bersikeras menyatukan dua kepribadian yang bertolak belakang ini. Di tengah perdebatan sengit dan interaksi unik, mampukah benih cinta tumbuh di antara mereka berdua dalam ikatan yang tak terduga?