Sampul Novel Jodoh Titipan Mama

Jodoh Titipan Mama

9.0 / 10.0
Leon meragukan kecantikan Celine saat pertama kali diperkenalkan oleh ibunya dalam rencana perjodohan. Tak tinggal diam, Celine membalas hinaan itu dengan ancaman jenaka yang berani. Meski terpisah jarak antara Papua dan Sumatra, kedua orang tua mereka tetap bersikeras menyatukan dua kepribadian yang bertolak belakang ini. Di tengah perdebatan sengit dan interaksi unik, mampukah benih cinta tumbuh di antara mereka berdua dalam ikatan yang tak terduga?

Jodoh Titipan Mama Bab 1

"Iya Naya, ini kita udah di jalan kok. Kita baru aja keluar dari Bandara. Ntar kalo udah sampe kita kabarin."

Dita tertawa saat mendengar celoteh sahabatnya di seberang sana. Wanita paruh baya itu terdengar tidak sabar untuk segera bertemu dengannya. Bagaimana tidak, terhitung sudah puluhan tahun lamanya mereka berpisah sejak mereka menikah selepas lulus dari kuliah. Menjadi istri seorang abdi negara memaksa mereka untuk mendampingi suami mereka yang ditugaskan di pulau yang berbeda. Begitu pun mereka tetap berhubungan baik melalui telepon atau sosial media. Hingga di penghujung tahun ini, pertemuan mereka berhasil terealisasikan dengan Dita yang berencana datang ke rumah Naya di Tanah Papua, untuk kemudian liburan bersama.

Setelah sekian lama, akhirnya dua sahabat itu bisa melepas rindu.

"Iya, iya. Aku juga gak sabar. Anak kamu udah pulang kan dari Jakarta? Aku sampe maksa Celine buat ikut loh, kita kan rencananya mau jodohin mereka."

Celine, wanita cantik berusia 20 tahun yang berstatus sebagai putri satu-satunya Dita itu hanya menghela napas kasar. Lagi-lagi perjodohan. Topik itu selalu saja dibahas jika sang ibu sudah teleponan dengan seseorang yang katanya adalah sahabat lama. Padahal Celine sudah menolak. Demi Tuhan, Celine sudah punya kekasih dan dia sangat mencintai kekasihnya itu. Bagaimana mungkin ia menerima perjodohan konyol yang dilakukan ibunya? Omong kosong.

"Bahagia banget yang mau jodohin aku," rungut Celine setelah ibunya selesai melakukan panggilan.

Dita tertawa mendengar ujaran putrinya itu. Ia yang gemas mencubit pelan pipi Celine hingga akhirnya pipi gembil dengan kulit putih itu berubah merah bak buah tomat yang matang.

"Kamu mana paham. Mama sama tante Naya itu udah temenan puluhan tahun dari kita SMA, kuliah bahkan sampe sekarang. Sayang aja kita harus pisah setelah nikah. Terus kamu tau gak? Mama sama tante Celine itu kayanya bener-bener ditakdirkan buat jadi sahabat. Soalnya setelah mama pacaran sama papa kamu, eh seminggu kemudian dia juga dapet pacar polisi juga, sama kaya papa kamu. Keren kan?"

Celine merengut kesal sambil mengusap pipinya yang memerah.

"Keren sih keren, Ma, tapi, gak sampe jodohin aku juga. Aku kan udah bilang kalau aku udah—"

"Ssstt! Berisik!" potong Dita. Ia tak peduli dengan celotehan putrinya yang berkali-kali menolak keinginannya itu. Ia tidak mau tahu, pokoknya Celine harus menikah dengan Leon, anak Naya, kelak.

"Udah ... kamu turutin aja dulu maunya Mama kamu."

Celine terbelalak saat mendengar sang ayah malah berpihak pada mamanya. Baru saja gadis itu ingin protes, sebuah kejadian mengejutkan terjadi di depan matanya.

"Papa awas! Aaaaakh!"

***

Seorang wanita paruh baya berlari cepat menuju ruangan ICU, ruangan di mana sahabat yang ia tunggu kedatangannya sejak tadi malah terbaring lemah karena kecelakaan yang menimpanya.

Air mata tak kunjung berhenti mengalir di pipi Naya saat perawat mempersilakannya masuk karena tak ada harapan atas keadaan sang sahabat.

"Hiks, Dita!" lirih Naya saat dengan mata kepalanya ia melihat sendiri bagaimana sahabatnya itu terbaring lemah dengan banyak perban menutupi beberapa bagian tubuhnya, bagaimana bekas darah masih tersisa di tubuhnya dan bagaimana alat-alat penunjang kehidupan dipasangkan padanya. Air mata Naya kian deras.

"Kenapa bisa gini? Kamu udah janji bakal ke rumah. Kita bakal kenalin anak kita. Kamu ingatkan? Kenapa kamu ingkar?"

Isakan Naya semakin keras saat air mata nampak mengalir dari sudut mata sang sahabat. Gumaman maaf terlihat dari gerak bibir wanita paruh baya yang terbaring lemah itu. Ia yang frustasi dan tak tahu harus apa, hanya bisa memegang erat tangan Dita.

Naya mendekatkan telinganya ke arah Dita saat wanita itu menggerakkan bibirnya berusaha berbicara.

"Nay, aku titip anak aku. Dia gak punya siapa-siapa selain aku dan papanya. Kamu harus janji, Nay. Kamu harus janji buat jagain Celine," ujar Dita dengan suara begitu pelan, bahkan hampir tidak terdengar jika saja Naya tidak menajamkan pendengarannya.

"Iya, aku bakal lakuin semuanya buat Celine, tapi kamu harus sembuh dulu Dit, kamu harus sembuh!"

Tak terdengar jawaban dari Dita. Hanya gerakan bibir yang menggumamkan maaf.

Jeritan disertai tangisan keras keluar dari mulut Naya tatkala elektrokardiograf berbunyi panjang menandakan bahwa detak jantung pasien tidak lagi terdeteksi.

Hari itu seorang wanita kehilangan sahabatnya dan seorang anak kehilangan ayah dan ibunya.

***

Pandangan kosong terlihat di mata Celine, saat gadis cantik berusia 20 tahun itu dihadapkan dengan dua gundukan tanah yang dihiasi nisan bertuliskan nama kedua orang tuanya. Setelah berdiskusi dengan keluarga ayahnya di Sumatra, juga dengan pihak kepolisian, di mana tempat ayah Celine bertugas, gadis itu akhirnya memutuskan untuk mengizinkan ayah dan ibunya dikebumikan di bumi cendrawasih ini. Meski awalnya ia tak setuju karna akan sangat jauh baginya singgah ke makam mereka saat ia rindu, tapi mengingat rumitnya urusan pemulangan jenazah mereka, ia akhirnya hanya mengangguk lesu.

Celine melangkah menyusul Naya yang memanggilnya. Celine dengan berat hati memasuki mobil keluarga Naya dan ikut pulang dengan mereka. Untuk sementara Celine akan tinggal bersama keluarga Naya sebelum memutuskan untuk kembali pulang ke Sumatra.

Sampai di rumah, Naya menyajikan makan siang. Meski dalam keadaan berduka, Naya tidak ingin perut Celine kosong, jadi ia harus tetap memperhatikan makanan gadis itu. Bagaimana pun, Naya tahu, pasti berat rasanya ditinggalkan oleh kedua orang tua.

Keheningan menghiasi keluarga Naya dan Celine saat itu. Hanya dentingan sendok bertemu piring yang terdengar diantara mereka.

"Celine, ini mungkin terlalu tiba-tiba, tapi kamu pasti udah denger dari almarhumah mama kamu soal perjodohan kamu sama Leon kan?"

Celine tercekat. Ia tersadar dari lamunannya dan menatap lamat ke arah Naya.

"Tante ... Aku tau soal perjodohan itu, tapi ... bagi aku pernikahan itu gak mudah, Tan. Aku belum terlalu mengenal anak Tante, pun dengan anak Tante. Lagi pula aku belum siap nikah," tolak Celine sopan.

"Hah ... terima aja. Ribet banget."

Celine terbelalak saat mendengar celetukan dari pria tampan yang duduk di seberangnya. Baru saja ia berniat menyahut ujaran itu, Naya lebih dulu meminta pria muda itu untuk diam.

"Maaf ya, Leon emang suka gitu. Oh, kamu belum kenalan sama anak tante kan? Kenalin, dia anak Tante, Leon."

Naya tersenyum canggung saat melihat Leon dan Celine malah memberikan tatapan datar satu sama lain.

"Ini yang kata Mama mau dijodohin sama Leon? Mama bilang orangnya cantik. Ini gak cantik-cantik banget kok."

Celine menggigit bibir dalamnya kuat. "Tahan Celine tahan! Kamu harus bersikap sopan!" batin gadis itu.

"Orangnya juga kayanya emosian. Terus ... keliatannya gak pinter. Dia juga—"

Brak!! Celine menggebrak meja di hadapannya.

"Kamu jelekin aku sekali lagi, bibir kamu kutarik sampe Sumatra ya! Berani?" Celine berteriak dengan amarahnya!!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Jodoh Titipan Mama

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita cantik dengan reputasi buruk sebagai perusak hubungan, memutuskan untuk bertobat. Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Namun, Amber dirampok dan terdampar di hutan beku. Satu-satunya harapan hidupnya adalah pria misterius bernama Tuan Dingin. Duda yang membenci wanita ini dicap kanibal oleh warga sekitar. Akankah Amber mampu meluluhkan hatinya atau justru menjadi korban kebencian sang pria?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan