Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penipuan Lima Tahun, Pembalasan Seumur Hidup

Penipuan Lima Tahun, Pembalasan Seumur Hidup

Alina Wijaya mengira hidupnya sempurna setelah kembali ke pelukan keluarga dan suami tercinta, Bram. Namun, sebuah kejutan di hari ulang tahunnya mengungkap realitas pahit. Bram ternyata memiliki keluarga rahasia bersama musuh Alina, Kiara. Selama lima tahun, cinta dan kasih sayang orang tuanya hanyalah sandiwara demi mendanai kehidupan ganda sang suami. Kini, Alina yang dianggap lemah siap membalas dendam pada mereka yang telah menjadikannya pion dalam kebohongan besar ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Malam itu, aku mendengar Bram pulang, berbau anggur dan parfum Kiara. Seharusnya aku sudah menyiapkan segelas minuman hangat untuknya, seperti kebiasaan kami. Tapi saat dia naik ke atas, dia menemukanku duduk diam di tepi tempat tidur.

Dia bergerak untuk memelukku, tapi aku secara naluriah menghindar. Dia menghela napas, mengira aku masih kesal soal Dunia Fantasi.

“Maaf ya, Al,” katanya, suaranya lembut. “Nanti aku ganti. Aku belikan tas Birkin baru yang kamu mau itu, oke?”

Aku hanya menatapnya, wajahku datar tanpa ekspresi, memikirkan semua ulang tahun yang dia lupakan, semua janji yang dia ingkari.

Dia melingkarkan lengannya di sekelilingku, pelukannya terasa seperti sangkar. “Kamu terlalu keras bekerja untuk naskah baru itu. Kamu perlu istirahat,” gumamnya, setiap kata adalah kebohongan.

Kemarahan yang dingin dan tajam menembus rasa sakit, tapi aku membiarkannya menuntunku ke tempat tidur, ekspresiku tak terbaca saat aku menerima kepedulian palsunya.

Begitu napasnya teratur menjadi tidur nyenyak, aku langsung pergi ke ruang kerjanya.

Ruangan itu selalu terkunci. Dia bilang itu karena dokumen kerja yang sensitif. Dulu aku menghargainya. Sekarang, aku tahu itu adalah brankas untuk rahasianya. Aku mencoba tanggal ulang tahun pernikahan kami. Tanggal kami bertemu. Ulang tahun ibuku. Tidak ada yang berhasil.

Lalu, sebuah pikiran menyakitkan muncul. Jari-jariku gemetar saat aku mengetik tanggal ulang tahunku sendiri—yang juga hari ulang tahun Leo.

Kunci itu berbunyi klik dan terbuka.

Ruangan itu rapi, didominasi oleh meja mahoni besar. Aku mulai dari sana. Di laci terkunci, aku menemukan album foto kecil bersampul kulit. Tanganku gemetar saat membukanya.

Isinya adalah foto demi foto Bram, Kiara, dan putra mereka, Leo. Di taman, di pantai, merayakan ulang tahun dengan kue dan lilin. Sebuah keluarga yang sempurna dan bahagia. Di salah satu foto, orang tuaku juga ada di sana. Ibuku menggendong Leo, berseri-seri, sementara ayahku berdiri dengan lengannya melingkari Kiara. Mereka tampak lebih bahagia di momen curian itu daripada yang pernah kulihat bersama aku.

Buktinya memberatkan, tapi aku butuh lebih banyak. Aku beralih ke laptopnya. Kata sandinya sama. File-filenya diatur dengan cermat. Aku menemukan folder berlabel “Pribadi.” Di dalamnya, folder lain: “L.”

Isinya segalanya. Video langkah pertama Leo. Kata-kata pertamanya. Pindaian akta kelahirannya, mencantumkan Bram sebagai ayah. Dan subfolder bernama “Keuangan.”

Aku membukanya dan darahku terasa membeku. Ada transfer antarbank bulanan dari rekening gabungan milik orang tuaku, Suryo dan Laras Wijaya, ke sebuah perusahaan cangkang. Keterangan di setiap transfer sama: “Investasi Galeri Anindita.” Jumlahnya fantastis. Miliaran rupiah selama lima tahun.

Mereka tidak hanya memungkinkan ini; mereka mendanainya. Setiap kata manis yang pernah mereka ucapkan padaku, setiap hadiah mahal, setiap janji kosong tentang keluarga, dibayar dengan uang yang sama yang mereka gunakan untuk menopang wanita yang mencoba menghancurknku dan keluarga rahasia yang dibesarkan suamiku bersamanya.

Ilusi cinta mereka bukan hanya kebohongan; itu adalah transaksi. Aku adalah harga yang mereka bayar untuk menenangkan rasa bersalah mereka atas Kiara.

Aku menyalin semuanya ke sebuah flash disk kecil yang terenkripsi. Setiap foto, setiap video, setiap laporan bank. Saat file-file itu ditransfer, aku mengangkat telepon dan menelepon Dewi. Suaraku anehnya tenang.

“Dewi, aku butuh kamu cari tahu semua tentang Kiara Anindita selama lima tahun terakhir. Semuanya.” Aku tahu aku harus menghadapi mereka, tapi aku akan melakukannya dengan caraku sendiri, bersenjatakan kebenaran yang tak terbantahkan.

Ponselku bergetar. Sebuah pesan dari nomor tak dikenal.

Kiara. Dia pasti menyadari aku mengintai di luar galeri.

Dia mengirim sebuah gambar. Itu adalah foto keluarga yang baru saja kulihat, yang ada orang tuaku.

“Terima kasih untuk lukisan indah yang dibelikan suamimu untukku hari ini. Cantik sekali. Katanya pemandangannya mengingatkannya pada hari pertama kita bertemu. Kamu akan selalu jadi orang luar, pengganti yang nyaman.”

Ejekan itu dimaksudkan untuk menghancurkanku. Dan untuk sesaat, berhasil. Aku bersandar di meja, flash disk tergenggam di tanganku, dan setetes air mata panas karena amarah dan duka mengalir di pipiku.

Tapi kemudian, duka itu mengeras menjadi sesuatu yang lain. Sesuatu yang dingin dan jernih.

Dia salah. Aku tidak akan hancur. Aku akan membakar seluruh dunia mereka sampai menjadi abu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tidak Akan Memaafkanmu
9.1
Alea diadopsi oleh pasangan konglomerat, Reynald dan Marina, sejak kecil. Namun di usia dewasa, ketenangan rumah mereka terusik saat Reynald mulai menaruh perasaan terlarang pada putri angkatnya itu. Di tengah ketidaktahuan Marina yang fokus pada terapinya, Alea merasa tertekan oleh obsesi sang ayah. Segalanya berubah saat rekaman rahasia mengungkap skandal yang mengancam keutuhan keluarga mereka. Haruskah Alea bicara atau tetap diam demi membalas budi?
Sampul Novel Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami
8.8
Akibat keegoisan kakak yang membawa seluruh pengawal demi selingkuhannya, rumah kami diserang musuh lama. Ibu terluka parah demi melindungiku. Meski selamat, aku dituduh menjadi penyebab hilangnya selingkuhan kakak melalui surat fitnah. Kakak yang menyimpan dendam akhirnya membunuhku di malam syukuran setelah ayah menyerahkan takhta perusahaan kepadaku. Namun, kematian itu membawaku kembali ke masa lalu. Aku terbangun tepat saat pintu vila mulai didobrak oleh musuh yang ingin membantai kami.
Sampul Novel Dimabukkan Cinta
8.6
Delvina mengorbankan masa depannya dengan berhenti kuliah demi membantu pacar masa kecilnya yang terlilit utang miliaran akibat bisnis yang gagal. Selama sepuluh tahun, ia bekerja keras menjual miras demi menopang keuangan sang kekasih. Namun, tepat setelah lamaran pernikahan yang ia nantikan tiba, sebuah rahasia kelam di ponsel tunangannya terbongkar. Delvina mendapati dirinya dihina sebagai wanita kotor, sementara sang kekasih ternyata telah memiliki anak dengan sekretaris pribadinya.
Sampul Novel Gemintang
8.8
Gemintang Farhana hancur saat Bachdim, cinta pertamanya, memutuskan hubungan secara sepihak. Demi mengobati luka, ia pindah kerja namun justru terpikat oleh Amar Dwirangga, atasan sekaligus seniornya. Meski perhatian Amar menyembuhkan hati Gemintang, takdir berkata lain. Hubungan indah mereka terbentur restu semesta yang memaksa keduanya berpisah. Kini, mereka terjebak dalam kerinduan mendalam tanpa bisa bersatu, menyisakan kenangan manis yang tak selamanya berujung bahagia.
Sampul Novel Hati yang Kau Hancurkan Tak Bisa Kembali
8.6
Pasca penembakan kekasihnya, Rafael Von Ardent berambisi menghancurkan dinasti Elmore. Pemimpin organisasi gelap ini mengincar Lyra Elmore sebagai alat balas dendam. Dijadikan tawanan di The Black Fortress, Lyra ternyata tidak sombong seperti dugaannya. Ketegangan berubah menjadi ketertarikan berbahaya saat benih cinta mulai tumbuh di tengah dendam. Rafael kini terjebak antara amarah dan obsesi mematikan terhadap putri musuhnya yang seharusnya ia musnahkan.
Sampul Novel Ipar Posesifku
8.3
Terjebak dalam takdir yang tak terduga, aku terpaksa menikahi adik dari suamiku sendiri. Pria itu selalu bersikap dingin dan menunjukkan kebencian yang mendalam terhadap kehadiranku selama ini. Namun, saat perjodohan ini direncanakan, ia justru tidak memberikan penolakan sama sekali. Apa sebenarnya alasan di balik sikap diamnya? Mengapa ia bersedia terikat denganku dalam pernikahan ini meskipun hubungan kami penuh dengan ketegangan yang misterius?