Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengantin Rahasia CEO

Pengantin Rahasia CEO

Demi menyelamatkan aset keluarga dari ancaman penagih utang yang kejam, Ranti terpaksa menerima tawaran pernikahan kontrak dari Reno, seorang CEO kaya. Reno membutuhkan istri formalitas untuk menghindari gangguan mantan kekasih serta desakan sang paman. Meski awalnya hanya kesepakatan bisnis demi uang dan perlindungan, kebersamaan mereka justru menumbuhkan perasaan tulus. Di balik pernikahan rahasia ini, benih cinta mulai mengikis batasan kontrak yang mereka buat.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tiba-tiba dia mendengar suara perempuan menangis di dalam toilet. 

Ranti mencoba mendengarkan. 

"Udah, cowok bajingan kayak gitu ga usah lo tangisin ga pantes," ucap suara salah satu perempuan dalam toilet. 

"Gue ga nyangka aja dia tega sama gue. Dia ninggalin gue gitu aja, padahal gue udah berkorban banyak buat dia, hiks hiks hiks …," ucap seorang perempuan yang menangis. 

Ranti lagi-lagi menghela napasnya, dan menunjukkan ekspresi wajah malasnya. 

Lalu tiba-tiba terdengar pintu toilet dibuka, dan kedua gadis yang berada di dalam toilet itu pun keluar. Lalu Ranti pun ikut keluar dari toilet. 

Gadis itu masih menangis. 

"Udah, mending sekarang kita ke kantin kita makan, lo belum makan kan. Kalo lo terus-terusan nangis kayak gini yang ada lo malah sakit," ucap seorang perempuan yang menjadi temannya. 

"Ehh, lo ngapain sih buang-buang air mata lo cuma buat nangisin cowok kayak gitu. Pake ga mau makan segala lagi," ucap Ranti tanpa basa-basi. 

"Lo apaan sih, Ran. Ga usah ikut campur deh sama urusan orang," ujar  gadis yang menangis itu. 

"Gue bukannya mau ikut campur, gue cuma ngingetin lo aja kalo lo buang-buang waktu nangisin cowok kayak gitu. Gue kasih tau ya, di luar sana itu banyak cowok-cowok yang lebih baik, lo ga usah lah pake nangis-nangis kayak gini segala," ujar Ranti. 

"Lo ga ngerti, Ran, karena lo ga pernah ada diposisi gue. Lo ga pernah kan disakitin sama cowok? Selama ini cowok-cowok kan yang sering ngejar lo," tutur teman kampus Ranti yang masih menangis. 

"Iya Ran, lo sih enak dikejar-kejar terus sama cowok-cowok," ucap teman yang satunya. 

"Lahh enak dari mana, yang ada gue keganggu kali. Gue juga ga minta tuh cowok-cowok itu ngejar-ngejar gue," ujar Ranti. 

"Yaudah deh mending kita keluar aja, dari pada di sini terus," ucap temannya. 

Kedua gadis itu pun pergi dari toilet, meninggalkan Ranti yang masih berdiri. Lalu tiba-tiba Siska masuk ke toilet lalu melihat teman kampusnya yang keluar dalam keadaan sedih. 

"Ran, lo di sini ternyata gue cari cariin. Ehh itu kenapa kayak abis nangis gitu?" tanya Siska. 

"Galau," jawab Ranti singkat. 

"Galau? Galau kenapa?" tanya Siska. 

"Ya gara-gara cowok lah, apalagi," jawab Ranti. 

"Lo ngapain jadi ke sini sih? Bukannya tadi lo bilang mau ke kantin?" tanya Siska. 

"Gue males ah, gue mau makan di luar aja," ucap Ranti 

"Lo kenapa sih? Lo tadi ngehindar kan, dari Rama?" tanya Siska. 

"Elo tuh ya, udah tau pake nanya," ucap Ranti. 

"Lo kenapa sih, Ran? Padahal. Rama itu cowok baik-baik loh," ucap Siska. 

"Ehh gue ga pernah bilang yah, kalo Rama itu bukan cowok baik-baik," ujar Ranti. 

"Terus kenapa lo ngehindarin dia terus? Rama kan cuma ngajak ngobrol doang, terus tadi kayaknya mau ngajak makan bareng, lagian kan lumayan kita bisa makan gratis, iya ga?" ucap Siska sambil mengangkat alisnya. 

"Aduh, Ka. Gue tuh ga suka yah manfaatin orang kayak gitu, kasihan apalagi cuma soal makan doang," ucap Ranti. 

"Tapi kan mereka yang ngajak, Ran, bukan kita yang minta kan?" tanya siska. 

"Ya sama aja. Kalo kita setuju sama aja manfaatin juga. Lagian gue ga mau ngasih harapan apa pun," ucap Ranti. 

"Jadi dari sekian cowok di kampus yang ngejar-ngejar lo, ga ada yang lo suka gitu?" tanya Siska. 

Ranti pun menoleh dan menatap Siska. 

"Ga ada," ucap Ranti singkat. 

"Ga ada, karena lo sukanya sama gue," ucap Siska sekenanya 

Ranti mengeryitkan dahinya dan berdesis. 

"Ga jelas tau ga lo," ucap Ranti dan langsung pergi meninggalkan Siska. 

"Ehh Ran …," ucap Siska lalu menyusul Ranti. 

"Ran, tungguin gue," ucap Siska. 

"Apalagi sih lo. Lo kalo mau bahas soal cowok lagi, engga deh," ucap Ranti langsung berjalan. 

"Ngga ngga gue ga bakal bahas cowok lagi. Gue cuma mau ikut lo, lo mau makan kan?" tanya Siska. 

"Ya tapi gue mau makan di luar kampus," jawab Ranti. 

"Yaudah gue ikut," ucap Siska. 

Ranti pun langsung berjalan, lalu disusul oleh Siska. 

Sementara itu. Soraya masih di dalam kamarnya, lalu Soraya pun menelpon seseorang.

"Halo, Om," ucap Soraya.

"Iya, ada apa?" tanya laki-laki di sebrang sana.

Soraya menghela napasnya dengan kasar.

"Om, aku ga tau lagi nih cara buat ngedeketin Reno. Aku udah berusaha ngehubungin dia, ngajak dia makan tapi tetep aja Reno ga mau, kayaknya dia masih sakit hati karena dulu aku pernah ngekhianatin dia," ucap Soraya.

"Kamu tenang aja, Om juga akan terus berusaha ngebujuk Reno biar dia mau balikan sama kamu. Yang penting sekarang kamu yakinin Reno kalo kamu bener-bener sudah berubah dan tulus sayang sama Reno. Kamu juga ga perlu terlalu memaksa Reno, kasih kebebasan sama Reno. Setelah itu kamu pikirin gimana caranya supaya Reno bisa suka lagi sama kamu," ucap seorang laki-laki paruh baya yang sedang bermain biliard.

"Tapi gimana caranya, Om, bikin Reno suka lagi sama aku?" tanya Soraya.

"Kamu bisa memakai trik pas kamu pertama kali bertemu Reno di Jerman. Kamu juga bisa manfaatin momen kamu dan Reno pacaran dulu agar Reno bisa mengingat kembali kenangannya sama kamu. Dan kamu juga tau kan, bagaimana sifat Reno. Om yakin kamu tau gimana caranya ngedeketin Reno, dan bikin Reno balik lagi sama kamu," ujar laki-laki itu di telepon.

Soraya pun langsung berpikir, matanya tajam mengarah ke jendela kamarnya.

"Oke, Om, aku akan berusaha ngerebut hati Reno lagi. Om liat aja, Reno akan jatuh ke tangan aku lagi," ucap Soraya dengan mata yang penuh dengan keyakinan.

"Bagus, om tunggu hasilnya. Bye, Sayang," ucap laki-laki tersebut.

"Bye, Om," ucap Soraya dengan senyum sinisnya lalu mematikan sambungannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asal kalian puas
9.3
Dalam kegelapan, seorang asisten rumah tangga terjebak dalam situasi mencekam saat Pak Karmin, Pak Darmaji, dan Pak Doyo mulai menjamah tubuhnya secara bergantian. Di tengah perlakuan liar yang membangkitkan gairah sekaligus rasa takut, sang majikan bernama Pak Arga justru merencanakan siasat jahat. Merasa tak puas dengan istrinya, ia berniat membawa pembantunya pergi ke tempat jauh untuk memuaskan nafsu pribadinya tanpa kecurigaan siapa pun. Akankah ia berhasil?
Sampul Novel Baby Daddy
8.2
Bastian Cokro, CEO F&B berusia 30 tahun, diterpa isu miring mengenai kemandulan yang membuatnya tetap melajang. Sementara itu, Eva Sania adalah penyiar berita sukses yang menikmati hidup bebas bersama pasangan FWB-nya. Namun, dunianya jungkir balik saat sang ibu memberikan perintah tak terduga. Alih-alih mendesak Eva untuk menikah, ibunya justru meminta Eva segera memiliki anak tanpa perlu mencari suami. Kini, pencarian pria sehat untuk membuahinya pun dimulai.
Sampul Novel Bukan Sekadar Figuran
7.9
CEO Narendra Hasan terancam batal menikah dengan Bella setelah kecelakaan membuatnya lumpuh. Tak sudi bersuamikan pria cacat, Bella kabur di hari pernikahan. Sebagai gantinya, Narendra menunjuk Sheilla, keponakan Bella, untuk menjadi pengantin pengganti. Sheilla yang terikat utang budi pada pamannya terpaksa setuju. Namun, pernikahan ini mengungkap misteri besar terkait kecelakaan orang tua Sheilla dan hilangnya penulis ternama. Siapa dalang sebenarnya?
Sampul Novel CEO & Sekretaris
8.0
Tasya memberanikan diri melangkahkan kaki ke kantor pusat Adityaswara dengan harapan besar. Sambil menahan debar di dada, ia segera menghampiri meja resepsionis untuk mencari tahu ketersediaan lowongan pekerjaan di sana. Ia sangat berharap keberuntungan berpihak padanya sehingga bisa diterima bekerja di perusahaan bergengsi tersebut. Langkah awal ini menjadi penentu masa depannya dalam mengejar karir di bawah pimpinan CEO perusahaan yang sangat berkuasa.
Sampul Novel Dibuang, Bangkit, Menang!
8.1
Tiga tahun Cindy berbakti sebagai istri, namun sang suami menceraikannya demi wanita lain hingga ia jadi bahan hinaan kota. Pasca perpisahan, Cindy bangkit menunjukkan bakat terpendamnya hingga meraih sukses besar. Saat mantan suaminya menyesal dan mengemis ingin kembali, Cindy tegas menolaknya. Di tengah momen itu, seorang pria tampan yang kini menjadi suaminya muncul melindungi Cindy, memperingatkan sang mantan agar tidak lagi mengganggu hidup mereka.
Sampul Novel Istri Kontrak: Penebusan Thorne
8.8
Clara kehilangan bayinya akibat ulah kejam Marko, suaminya sendiri. Bukannya berduka, Marko justru menyodorkan surat cerai demi menikahi sahabat Clara yang sedang mengandung anaknya. Diancam akan dijebloskan ke RSJ, Clara terdesak hingga pengacara orang tuanya datang membawa kunci rahasia. Kunci itu mengungkap kontrak kuno yang menjodohkannya dengan Julian Aditama, miliarder tangguh yang sangat ditakuti Marko. Kini, Clara memiliki peluang untuk membalas dendam.