Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Enam tahun menikah rahasia dengan seorang direktur, sang istri harus menerima kenyataan pahit saat suaminya melarang putra mereka memanggilnya ayah. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretarisnya, keputusan bulat pun diambil. Surat cerai dilayangkan, dan dia pergi membawa putranya selamanya. Kepergian tiba-tiba ini meruntuhkan ketenangan sang miliarder yang seketika kehilangan kendali mencari istrinya. Namun, kali ini penantiannya akan sia-sia.
Bab
Bagikan

Bab 1

Selama enam tahun menikah diam-diam dengan suami yang seorang direktur, suamiku tetap tak mau putra kami memanggilnya ayah.

Saat dia kembali melewatkan ulang tahun putraku karena sekretaris wanitanya, akhirnya aku pun mengeluarkan surat cerai dan pergi selamanya bersama putraku.

Pria yang biasanya tenang itu langsung kehilangan kendali, seperti orang gila masuk ke kantor untuk mencari di mana keberadaanku.

Hanya saja, aku dan putraku tak akan kembali lagi kali ini.

“Pak Rey, aku mau pergi pelatihan keluar negeri bulan depan. Ini surat pengunduran diriku.”

Manajer menatapku dengan heran.

“Kok tiba-tiba sekali?”

Aku pun mengeluarkan alasan yang sudah kusiapkan.

“Suamiku ada di Aussi. Aku berencana membawa anakku ke sana, biar kami bisa berkumpul kembali.”

Manajer mengangguk.

“Baguslah. Mengurus anak sendirian di sini pasti berat. Kami semua mengira kamu itu ibu tunggal.”

Aku tersenyum.

Dulu bukan… tapi sebentar lagi iya.

Begitu keluar dari ruangan, aku langsung berpapasan dengan Jeff dan Luela.

Jeff adalah bosku dan juga ayah dari anakku.

Tujuh tahun lalu, aku masih menjadi sekretaris pribadinya. Karena mabuk malam itu, kami pun punya anak.

Tahun ini adalah tahun keenam pernikahan diam-diam kami.

Dan juga tahun keenam dia melarang anak kami memanggilnya ayah.

Langkah Jeff pelan, seolah sengaja menyesuaikan diri dengan wanita di sampingnya.

Luela memegang laporan dengan satu tangan, tangan lainnya menarik ujung jas Jeff. Mereka terlihat manis, sangking manisnya sampai terasa menusuk mata.

Saat berpapasan, jantungku ikut bergetar. Aku masih tak bisa menahan diri untuk memanggil,

“Jeff….”

Langkah pria itu berhenti, ekspresinya tampak dingin.

“Bu Felicia.”

Panggil Jeff dengan penuh jarak itu seolah membawa peringatan terselubung.

Mengingatkan bahwa ini di kantor dan hubungan kami hanyalah atasan bawahan.

Aku mengerti maksudnya dan menelan kembali semua emosi yang sempat muncul tadi.

“Pak Jeff.”

Jeff hanya menjawab singkat, langkahnya tidak berhenti, seakan diriku hanyalah orang asing.

Aku tersenyum menertawakan diriku sendiri, menelan kembali niat untuk memberitahu soal pengunduran diriku.

Lagipula, dia juga tidak akan peduli.

Layar ponsel menyala, itu pesan dari jam tangan anakku.

[Ibu, ayah bakal pulang untuk merayakan ulang tahunku?]

Aku terpaku, reflek menoleh ke belakang.

Malah melihat Jeff menunduk dan berbicara lembut dengan Luela.

Saat ada orang lewat, dia spontan melindungi Luela di pelukannya. Sorot matanya penuh kelembutan.

Aku menahan rasa perih di dada, tapi tetap mengirim pesan pada Jeff.

[Hari ini ulang tahun Joel, kamu ada waktu malam ini?]

Melalui lorong, aku melihat dia mengambil ponselnya, tak sampai tiga detik, dia meletakkannya lagi. Tidak ada ekspresi apapun di wajahnya.

Melihat layar pesan yang tidak mendapat balasan, aku hanya bisa tersenyum pahit.

Felicia, kamu masih belum sadar?

Sudah tahu hatinya tak akan luluh, apa yang masih kamu harapkan?

Aku memasukkan ponsel ke saku, menarik napas panjang dan melangkah pergi.

Jeff, kamu sudah bebas sebentar lagi.

Setelah keluar dari kantor, aku langsung pergi menjemput anakku di TK.

Melihatku, hal pertama yang dia katakan adalah,

“Ibu, hari ini ulang tahunku.”

Kalimat keduanya,

“Ibu, ayah bakal datang merayakan bersama kita?”

Di tengah keramaian jalan, mataku langsung berkaca-kaca.

“Ayahmu….”

Belum sempat aku menjawab, ponsel pun berdering.

Akhirnya Jeff membalas.

[Aku ada waktu, bisa pulang.]

Seketika, hatiku terasa sangat gembira. Aku pun langsung mengangguk tanpa sadar.

“Tenang saja, Joel. Ayah bakal pulang.”

Anakku menepuk tangannya dan langsung memelukku dengan semangat.

Menikah enam tahun, ini pertama kalinya Jeff mau menemani anak kami di hari ulang tahunnya.

Malam itu, aku memasak banyak hidangan enak. Joel juga cepat-cepat menyelesaikan PR-nya.

Satu jam ….

Dua jam….

Tiga jam berlalu….

Aku terus mengirim pesan padanya.

Seperti biasa, aku tak mendapat balasan.

Sepertinya Joel menyadarinya. Dia pun menatapku dengan tatapan penuh kehati-hatian.

“Ibu, ayah sangat sibuk, ya?”

Dadaku terasa sakit. Ingin menjelaskan, tapi tak ada satu pun kata pembelaan yang bisa keluar.

Akhirnya, hanya berubah menjadi,

“Nggak apa-apa, ibu akan selalu menemanimu.”

Joel pun tak bertanya lagi. Dia mengambil topi ulang tahunnya.

“Ibu, tolong pakaikan untukku.”

Aku mengangguk.

Saat hendak memakaikannya, mataku tak sengaja melihat postingan baru Luela.

[Hari ini sangat luar biasa. Aku sangat menyukai hari ini.]

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU
9.6
Alvino Rakha Satyawidjaya, putra tunggal konglomerat properti Asia, memilih mandiri sebagai guru meski bergelimang harta. Di sisi lain, Rachelia Amora Dirgantara adalah primadona SMA Cakrawala yang menjalin kasih dengan Leonel Grestavio. Hubungan harmonis mereka seketika hancur saat Rachel mengetahui rencana perjodohan dirinya. Tak disangka, sosok calon suaminya adalah gurunya sendiri di sekolah. Konflik pun bermula saat cinta dan kewajiban mulai berbenturan.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Get Pregnant Please!
8.3
Hidup Caca selalu dirundung nasib buruk hingga seorang peramal menyarankan agar ia segera memiliki anak demi mengubah takdirnya. Sayangnya, suami misterius yang menikahinya setahun lalu tak pernah menampakkan diri, meski ia hidup mewah di rumah elit. Menduga suaminya adalah pria tua yang buruk rupa, Caca nekat mencari pria idaman di klub malam untuk dihamili. Tak disangka, pria tampan yang menjadi targetnya justru adalah suaminya sendiri yang selama ini ia hindari.
Sampul Novel Ketika Karma Berbicara
8.5
Setelah delapan tahun menempuh pendidikan di Jerman, kepulanganku untuk memimpin Cakra Group justru disambut kekacauan. Di lobi perusahaan keluarga, seorang wanita tiba-tiba menyerangku secara fisik dan menuduhku menggoda kekasihnya, Bakti Rahadi, yang kini menjabat sebagai direktur di sana. Tak hanya mempermalukanku di depan umum, ia bahkan merusak tas edisi terbatas serta segel berharga dari ayahku, sambil meremehkan barang-barangku sebagai barang palsu. Mereka tidak menyadari bahwa ganti rugi atas seluruh barang asli milikku itu tak akan pernah sanggup mereka bayar seumur hidup.
Sampul Novel Mami, Papi Memintamu Kembali
8.1
Binar Mentari mengakhiri tiga tahun pernikahan pilunya dengan Barra Atmadja, penguasa angkuh yang selalu menghinanya. Setelah lama menghilang, ia kembali sebagai dokter ternama bersama sepasang anak kembar yang cerdas. Meski banyak pria hebat memujanya, Barra justru muncul membawa penyesalan mendalam dan memohon kesempatan kedua. Di tengah upaya mantan suaminya menebus kesalahan masa lalu, mampukah Binar membuka hati kembali demi masa depan keluarga mereka?
Sampul Novel Mendadak Kaya
8.4
Pasca kehilangan pekerjaan, seorang gadis berlesung pipi mendapat tawaran tak terduga yang mengubah nasibnya. Ia diminta berkencan satu malam di rumah seorang pria misterius dengan imbalan fantastis sebesar seratus juta rupiah. Sang pria menjamin bahwa agenda mereka hanyalah makan malam bersama tanpa ada tuntutan lainnya. Bak rezeki nomplok di tengah kesulitan, ia pun menyadari bahwa roda kehidupan memang berputar dengan sangat tidak terduga.