Sampul Novel Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

7.9 / 10.0
Dalam novel romantis Pembalasan Seorang Ibu, seorang istri kehilangan putrinya dalam kebakaran karena suaminya, seorang pemadam kebakaran, lebih memilih menyelamatkan anak dari cinta pertamanya. Mengusung cerita misteri yang menegangkan, ia bertekad membuat suaminya menyesal seumur hidup.
Ringkasan Pembalasan Seorang Ibu
Saat kebakaran melanda sebuah TK, Nea yang berusia empat tahun terjebak di lantai dua. Sang ibu memohon pada suaminya, Haris, seorang pemadam kebakaran, untuk menyelamatkan putri mereka. Namun, Haris justru menuduhnya egois dan memilih menyelamatkan anak dari Stella Prisa, wanita pujaan hatinya. Haris dipuja sebagai pahlawan saat mendampingi Stella, sementara istrinya mendekap kotak abu putri mereka yang tewas. Rasa duka itu kini berubah menjadi tekad membara untuk membalas dendam.
Baca Selengkapnya

Pembalasan Seorang Ibu Bab 1

Terjadi kebakaran di TK dan putriku yang berusia empat tahun berada di dalamnya.

Aku berulang kali memberi tahu suamiku yang merupakan seorang pemadam kebakaran, "Nea ada di kelas tengah di lantai dua!"

Namun, dia dengan kesal berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

"Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Malam itu, dia keluar dari gedung yang terbakar sambil memeluk putri wanita pujaan hatinya, Stella Prisa, dan menjadi seorang pahlawan.

Saat tengah malam, aku masih memeluk kotak abu putri kami dan menangis sampai pingsan, sedangkan dia tetap menemani Stella.

"Haris, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!"

Terjadi kebakaran di TK dan putriku yang berusia empat tahun berada di dalam.

Aku berulang kali memberi tahu suamiku yang merupakan seorang pemadam kebakaran, "Nea ada di kelas tengah di lantai dua!"

Namun, dia dengan kesal berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

"Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Malam itu, dia keluar dari gedung yang terbakar sambil memeluk putri wanita pujaan hatinya, Stella Prisa, dan menjadi seorang pahlawan.

Saat tengah malam tiba, aku memeluk abu putri kami dan menangis sampai pingsan. Sementara dia terus menemani Stella.

"Haris, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!"

....

Detak jantung lebih cepat dari yang seharusnya saat aku menerima telepon yang mengatakan ada kebakaran di TK. Aku bergegas ke sana tanpa sempat bersiap-siap.

Karena putriku yang berumur empat tahun, Nea, berada di sana.

Dengan tangan gemetar dan rasa panik, aku menelepon suamiku. Sekali, dua kali, tiga kali ....

Tidak peduli berapa kali aku meneleponnya, nomornya tidak dapat dihubungi.

Begitu tiba di depan gerbang TK, aku pun tercekat.

Seluruh TK dikepung api, asap tebal bergulung-gulung, dan udara dipenuhi bau terbakar.

"Anakku! Anakku masih di dalam!" Para orang tua di luar TK terus menangis dan menjerit.

"Nea! Nea ...!" Aku berjalan melintasi kerumunan itu dengan bingung, mencari sosok Nea di antara setiap anak yang dibawa keluar. Suaraku bergetar karena ketakutan, seolah-olah setiap langkah yang kuambil menguras seluruh kekuatanku.

Tepat pada saat ini, aku melihat Haris yang sedang bertugas memadamkan kebakaran. Dia adalah pemimpin tim pemadam kebakaran di kota ini, juga merupakan suamiku.

Aku berteriak memanggil namanya sekuat tenaga sambil menerobos kerumunan dengan sekuat tenaga. Setelah sampai di sampingnya, aku meraih lengannya erat-erat dan berkata, "Sayang! Sayang!"

"Nea! Nea ada di ruang tari kelas tengah di lantai dua!"

Haris tertegun sejenak ketika melihatku, lalu mengerutkan keningnya dengan ekspresi muak dan berkata dengan kesal, "Aku tahu hari ini Nea nggak masuk sekolah."

Hari ini .... Aku tiba-tiba teringat sesuatu. "Sayang, bukan begitu!"

"Pagi ini Nea pura-pura sakit! Dia bilang ingin belajar sebuah tarian di TK dan memberimu kejutan setelah pulang di malam hari!"

"Nea ada di dalam! Kelas tengah di lantai dua! Di kelas tari!"

Aku menggenggam lengannya erat-erat, takut dia tidak akan pergi menyelamatkannya, tetapi itu putrinya, bagaimana mungkin dia tidak menyelamatkannya? Pikirku lagi.

Aku menjelaskan dengan terbata-bata, tangisan para orang tua di sekitarku bagaikan pisau tajam yang menusuk hatiku.

Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi!

Namun, Haris malah melepaskan tanganku dengan kasar, tatapannya dingin, seakan-akan sedang menatap orang asing. "Cukup! Mika! Berhenti berpura-pura di sini! Nea baru empat tahun, dia mengikutimu hanya belajar hal-hal buruk! Bisakah kamu bersikap seperti seorang ibu?"

"Apa maksudmu?" Aku tertegun, menatapnya dengan ekspresi tidak percaya.

"Apa maksudku? Berhenti berpura-pura di sini!" Haris tertawa sinis dan berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

Seketika, aku merasa seperti disambar petir, lalu sekujur tubuhku sedingin es.

Dia benar-benar berpikir aku sengaja berbohong?

Hanya untuk menghentikan dia menyelamatkan putri wanita pujaan hatinya, Stella?

Haris berkata dengan suara dingin, "Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Aku barusan melihat Haris berbicara dengan Stella.

Beberapa menit yang lalu, aku masih berpikir alasan dia tidak mengangkat teleponku karena dia sedang sibuk memadamkan api.

Ternyata bukan itu alasannya.

Aku menatap Haris dengan tatapan kosong, "Lalu bagaimana denganku? Kalau aku kehilangan putriku, apa aku masih ingin hidup?"

Haris mengabaikanku, berbalik dan melanjutkan penyelamatan. "Aku sudah tanya kepala sekolah TK ini, hari ini Sabtu, hanya beberapa kelas di lantai pertama yang dibuka, jadi nggak ada seorang pun di lantai dua!" ujarnya.

Aku bergegas mengejarnya, menarik seragam pemadam kebakarannya, merebut ponselnya dan menghancurkannya. "Haris! Siapa yang memberitahumu nggak ada seorang pun di lantai dua!"

"Putri kandungmu, Nea! Ada di lantai dua!"

"Apa yang harus kukatakan agar kamu percaya!"

Dia malah mendorongku ke samping dengan paksa dan mengernyit. "Minggir!" serunya.

Hatiku terasa seperti dikoyak-koyak, sakitnya tidak tertahankan hingga membuatku sulit untuk bernapas. "Haris! Bagaimana mungkin aku bercanda dengan nyawa putriku!"

Aku terjatuh duduk ke tanah, menatap dengan putus asa ke lautan api yang berkobar, pikiranku dipenuhi sosok Nea.

"Nea! Ibu datang untuk menyelamatkanmu!" Aku berjuang untuk bangkit, berlari seperti orang gila menuju tempat kebakaran.

Asap tebal membuat mataku berair dan kulitku terasa perih karena panas yang menyengat.

Meskipun begitu, aku tetap berusaha menerobos masuk.

Putriku pasti menangis saat ini, memanggilku untuk menggendongnya! Dia membutuhkanku!

Aku tidak boleh ....

"Cukup! Berhenti berpura-pura lagi!" Haris tiba-tiba muncul dan menarikku kembali dengan begitu kuat dan kasar, seakan-akan dia ingin menghancurkanku.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pembalasan Seorang Ibu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Apa Salahku Padamu, Bu?
7.9
Mutia menjalani hidup penuh kepedihan karena kebencian sang ibu yang tak beralasan. Seandainya bisa, ia lebih baik tidak pernah lahir daripada terus menjadi sasaran amarah. Kesulitan ekonomi yang menghimpit membuat ibunya selalu melampiaskan rasa frustrasi kepada Mutia tanpa henti. Setiap tindakan gadis malang ini selalu dianggap salah di mata sang ibu. Bagaimana nasib Mutia dalam menghadapi tekanan batin ini? Ikuti perjuangannya menghadapi kenyataan pahit.
Sampul Novel Balas Dendam Sang CEO
8.8
Dahulu Adnan dicampakkan oleh kekasihnya karena kemiskinan yang ia derita. Wanita itu memilih pergi demi mengejar pria kaya. Sepuluh tahun berlalu, Adnan kembali dengan kekayaan melimpah untuk membalas rasa sakit hatinya. Namun, ia terkejut saat menemukan sang mantan kini justru menjadi wanita panggilan demi menyambung hidup. Rahasia apa yang sebenarnya tersembunyi? Akankah Adnan tetap menjalankan dendamnya saat melihat kondisi tragis wanita itu?
Sampul Novel Merindu Suamimu
9.1
Dahulu Fino dan Melisa adalah sepasang kekasih yang saling mencintai sebelum akhirnya terpisah. Kini, semesta kembali mempertemukan mereka dalam situasi pelik yang menguras emosi. Meski percikan asmara lama mulai berkobar, keberadaan Nadia sebagai istri sah Fino menjadi penghalang besar bagi hubungan mereka. Akankah Melisa terjebak dalam luka lama yang sama, ataukah Fino cukup berani mengambil risiko demi menebus kesalahan masa lalunya itu?
Sampul Novel Nafkah Istri Pertama
9.6
Demi mendapatkan keturunan yang belum juga hadir, seorang istri mengambil keputusan berat dengan mengizinkan suaminya berpoligami. Namun, niat tulus untuk melengkapi kebahagiaan keluarga justru berujung pada penderitaan. Pernikahan kedua sang suami ternyata membawa malapetaka yang menghancurkan kedamaian hidup mereka. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit dari pilihan yang semula ia anggap sebagai solusi bagi masa depan rumah tangganya.
Sampul Novel Silent (Love, loyalty and hurt)
7.9
Nadin hancur saat mengetahui Nathan berselingkuh akibat penyimpangan seksual yang tak bisa ia salurkan padanya. Meski dikhianati, Nadin berupaya bertahan sebelum akhirnya bertemu Devon. Walau Devon tertarik, ia enggan merusak rumah tangga Nadin. Saat karma mulai menghantam Nathan, Nadin memilih bungkam. Namun, diamnya Nadin adalah awal dari keputusan besar yang mengejutkan semua orang. Meski sangat mencintai suaminya, Nadin memastikan tak ada manisnya pengkhianatan.
Sampul Novel The Jerk Billioanire
9.6
Kejadian mengejutkan menimpa Naara saat Aderaldo tiba-tiba menciumnya di area kampus. Aksi lancang miliarder arogan itu memicu amarah Xion yang langsung memukul perut Aderaldo demi membela Naara. Meski dikonfrontasi, Aderaldo tetap tenang dan justru memberi ancaman balik untuk menghancurkan Xion. Tanpa rasa bersalah, ia pergi meninggalkan Naara yang masih terpaku, sembari mengenang rasa manis dari ciuman paksa yang baru saja ia lakukan dengan penuh percaya diri.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan