Sampul Novel Pembalasan Sang Istri Tertindas

Pembalasan Sang Istri Tertindas

9.3 / 10.0
Dalam Pembalasan Sang Istri Tertindas, Amara kembali ke masa lalu demi membalas pengkhianatan Rafael dan Isabella. Genre romance modern fantasy ini mengisahkan misi merebut kehormatan keluarga. Baca web novel penuh intrik ini untuk melihat akhir perjuangan Amara menuntut keadilan.
Ringkasan Pembalasan Sang Istri Tertindas
Amara bangkit dari kematian tragis untuk menuntut balas atas pengkhianatan Rafael dan kekejaman selingkuhannya, Isabella. Kembali ke masa lalu, ia bertekad menghancurkan mereka yang merampas harta serta nyawa anaknya. Di tengah misi balas dendam untuk membuat Rafael berlutut memohon ampun, Amara justru menemukan sosok pria masa lalu yang menawarkan perlindungan tulus. Kini ia harus memilih antara menuntaskan kebenciannya atau membuka hati bagi cinta yang baru.
Baca Selengkapnya

Pembalasan Sang Istri Tertindas Bab 1

Amara membuka matanya perlahan, dan dunia seakan berhenti berputar. Langit-langit putih polos dengan lampu gantung kecil yang pernah ia benci begitu akrab di matanya. Hidungnya mencium aroma mawar lembut dari jendela yang sedikit terbuka. Dia mengenali tempat ini. Sangat mengenalinya.

Tangannya yang gemetar meraba seprai kasur. Seprai ini, warna biru pudar dengan bordir bunga melati di pinggirannya, adalah favorit ibunya. Perlahan, ia turun dari tempat tidur, berdiri dengan kaki yang terasa lemah. Jantungnya berdegup kencang ketika matanya menangkap bayangan dirinya di cermin kecil di sudut kamar.

Rambut hitam panjangnya yang pernah patah-patah karena stres kini kembali sehat dan berkilau. Wajahnya, yang dulu dipenuhi garis-garis luka karena tangisan malam panjang, kini tampak mulus tanpa cela. Tapi yang paling mengejutkan adalah matanya-mata itu bukan lagi mata seorang wanita yang kalah, tapi mata seorang gadis berusia 22 tahun, penuh dengan kemungkinan.

"Tidak mungkin..." bisiknya, suaranya gemetar.

Amara berlari ke jendela. Pandangannya menyapu halaman rumah kecil yang dulu ia tinggali bersama mendiang ibunya sebelum menikah dengan Rafael. Setiap sudut tampak sama persis seperti delapan tahun lalu-sebelum hidupnya berubah menjadi neraka yang tak berujung.

Tubuhnya lunglai. Lututnya jatuh ke lantai dengan gemeretak pelan. "Ini... mimpi? Tidak mungkin... aku sudah mati! Aku meminum racun itu. Aku mati sambil memeluk guci abu anakku!" Air matanya tumpah tanpa bisa ditahan, tetapi kali ini bukan hanya air mata kesedihan. Ada rasa lega, rasa harapan yang muncul perlahan di antara isakannya.

"Aku diberi kesempatan kedua..."

Namun, rasa lega itu tak berlangsung lama. Amara teringat semua kengerian yang pernah ia alami. Ingatan akan suara Rafael yang memaki dirinya sebagai istri tak berguna, wajah Isabella yang pura-pura tak bersalah saat merebut tempatnya sebagai istri sah, bahkan bayangan terakhir putrinya, Kayla, yang meninggal karena kelalaian Rafael, menghantam benaknya seperti gelombang badai.

Amara meremas lantai kayu di bawahnya, kuku-kukunya meninggalkan bekas yang dalam. "Tidak lagi," desisnya dengan suara rendah, hampir seperti ancaman pada dirinya sendiri. "Aku tidak akan membiarkan mereka menghancurkan hidupku lagi. Rafael, Isabella... kalian akan menyesal pernah meremehkanku."

Amara membersihkan wajahnya dan mengganti pakaiannya dengan gaun sederhana yang tergantung di lemari. Dia berjalan keluar kamar, melewati ruang tamu yang penuh dengan kenangan masa kecilnya. Ibunya, Siti, sedang duduk di meja makan, menyiapkan sarapan dengan senyum hangat yang sama seperti dulu.

"Amara? Kamu kenapa, Nak? Kok nangis?" suara ibunya memecah lamunannya.

Amara menatap wanita itu dengan mata memerah. Dia ingin memeluk ibunya, mengatakan betapa dia merindukannya, betapa dia menyesal karena dulu tidak cukup memperhatikan wanita itu di tengah perjuangannya melawan kanker. Tapi dia menahan diri. Dia tidak bisa membiarkan emosinya menguasai rencana besarnya.

"Tidak apa-apa, Bu," jawab Amara, suaranya nyaris bergetar. "Aku cuma... mimpi buruk tadi malam."

Ibunya tersenyum, meski tatapannya penuh rasa khawatir. "Sudah, duduk sini. Sarapannya masih hangat."

Amara mengangguk dan duduk di meja makan, memandangi wajah ibunya dengan hati yang penuh tekad. Di kehidupan ini, dia akan melindungi ibunya. Tidak akan ada lagi malam-malam panjang penuh rasa bersalah karena kehilangan satu-satunya orang yang benar-benar mencintainya tanpa syarat.

Selesai sarapan, Amara mengunci diri di kamar. Dia mulai merencanakan langkah-langkahnya dengan hati-hati. Pernikahannya dengan Rafael belum terjadi, dan ini adalah peluang emas untuk menghancurkan pria itu sebelum dia bisa menyentuh hidupnya.

Dia tahu apa yang harus dilakukan. Rafael, dengan wajah tampan dan kekayaan keluarganya, adalah pria yang banyak diidamkan wanita. Namun, di balik semua pesonanya, dia adalah pria dingin dan egois yang hanya peduli pada dirinya sendiri. Amara tersenyum dingin. Kali ini, dia yang akan memainkan Rafael seperti boneka di tangannya.

Lalu ada Isabella. Wanita itu berpura-pura menjadi teman baiknya hanya untuk menusuknya dari belakang. Di kehidupan sebelumnya, Isabella mencuri desain perhiasan Amara dan membuatnya dituduh plagiat hingga kehilangan reputasi di dunia desain. Amara mengepalkan tinjunya. Kali ini, dialah yang akan merusak reputasi Isabella, menghancurkan hidup wanita itu hingga tak ada yang tersisa.

Namun sebelum itu, ada satu orang lagi yang harus dia pikirkan-Andre, sahabat lamanya yang selalu hadir di saat-saat sulit. Di kehidupan sebelumnya, Amara telah mengabaikan perhatian tulus Andre, terlalu sibuk mengejar cinta Rafael yang tak berharga. Kali ini, dia bertekad untuk memperbaiki kesalahan itu.

Amara menatap dirinya di cermin. Mata itu kini menyala penuh dengan kebencian dan tekad. "Hidupku adalah milikku. Tidak ada yang bisa menghancurkannya lagi."

Babak baru telah dimulai, dan Amara siap memainkan perannya dengan sempurna.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pembalasan Sang Istri Tertindas

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel BUKAN CINTA LOKASI
8.1
Naomi Clara, seorang aktris menawan, terjebak dalam perasaan mendalam saat terlibat proyek film bersama Azka Dananjaya. Meski sempat menepis perasaannya, kepedulian Azka yang tulus akhirnya meruntuhkan pertahanan Clara. Namun, ikatan mereka diuji oleh restu keluarga Azka yang menentang status Clara karena bukan berasal dari kalangan ningrat. Azka berjanji akan terus mencintai Clara apa adanya, meskipun rintangan perbedaan kasta mengancam hubungan mereka.
Sampul Novel Janjinya, Penjaranya
9.6
Kebebasan yang dinanti justru menjadi awal derita baru bagi sang protagonis. Tujuh tahun mendekam di penjara demi menanggung dosa Keysha, kakak angkatnya, ia justru dibuang oleh orang tua kandung dan tunangannya, Dion. Alih-alih disambut hangat, ia diasingkan ke gudang berdebu demi kenyamanan Keysha. Namun, sebuah email rahasia berisi tawaran kerja dan identitas baru muncul sebagai penyelamat. Tanpa ragu, ia memilih pergi demi membalas segala pengkhianatan.
Sampul Novel Kau Rebut Ayahku, Aku Rebut Suamimu
9.5
Kehancuran keluarga Arlena bermula saat wanita lain merebut ayahnya, hingga sang ibu wafat karena duka mendalam. Dendam membara mendorong Arlena untuk membalas rasa sakit itu dengan cara yang tak terduga. Ia menemukan celah saat mengetahui bahwa perusak rumah tangganya adalah istri dari Rafael Vallenzo, bosnya yang sangat berkuasa. Kini, Arlena bertekad merebut Rafael demi pembalasan, namun ia justru terjebak dalam risiko yang mengancam hatinya.
Sampul Novel Ketika Dendam Berbicara
9.0
Tiga tahun membina rumah tangga, sang suami akhirnya berhasil menciptakan obat khusus demi menyembuhkan migrain bawaan istrinya, Nadya. Namun, niat tulus mengantarkan obat itu ke kantor justru berujung petaka. Di sana, seorang sekretaris malah menuduhnya sebagai selingkuhan yang mencoba menggoda atasannya. Pakaiannya disobek, makanan tumpah di kepalanya, dan obat berharga itu diinjak-injak hingga hancur. Fitnah keji ini dilaporkan kepada sang istri sebagai sebuah prestasi, memicu konflik tajam yang menguji hubungan mereka.
Sampul Novel Pacar Online-ku Adalah Bosku
8.8
Bagaimana jadinya jika kekasih virtual yang baru saja Anda putuskan ternyata adalah atasan Anda sendiri? Dalam novel romantis miliarder ini, seorang karyawan wanita harus menghadapi konsekuensi tak terduga setelah mengakhiri hubungan online dengan pacarnya yang terus menuntut untuk bertemu. Keputusan tegas tersebut membuat sang bos patah hati, merusak suasana hatinya, dan memaksa seluruh staf kantor ikut lembur. Demi menyelamatkan kesehatan fisik dan mentalnya dari amarah sang atasan, ia kini terjebak dalam dilema besar untuk balikan dengannya.
Sampul Novel Suamiku Menukar Nyawa Anakku Dengan Kekasih Gelapnya
9.5
Demi menyelamatkan putrinya yang mengidap kanker pankreas, seorang ibu rela mengambil keputusan ekstrem dengan menukarkan sisa umurnya kepada sistem demi mendapatkan obat penawar ajaib. Naas, pengorbanan nyawa tersebut sia-sia ketika suaminya sendiri menuduhnya hilang akal. Sang suami justru merebut obat mujarab itu dan memberikannya kepada cinta pertamanya hanya untuk memulihkan bekas luka di wajah wanita tersebut. Kisah fantasi modern bernuansa LitRPG ini mengupas pengkhianatan fatal yang mempertaruhkan nyawa sang anak.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan