Sampul Novel Pelaminan Tanpa Mempelai

Pelaminan Tanpa Mempelai

9.3 / 10.0
Dalam novel Pelaminan Tanpa Mempelai, seorang wanita harus menghadapi pengkhianatan di hari pernikahan akibat dosa masa lalu orang tuanya. Ia justru terjebak menikahi putra musuh besarnya. Baca romance novel ini untuk mengikuti konflik takdir dalam kisah modern novel yang penuh intrik.
Ringkasan Pelaminan Tanpa Mempelai
Melanjutkan kisah Enam Tahun Tanpa Malam Pertama, sekuel ini menyoroti penderitaan seorang wanita yang menanggung beban dosa masa lalu orang tuanya. Ia harus menelan pil pahit saat ditinggal pergi kekasihnya tepat di hari pernikahan. Takdir justru membawanya terikat dalam rumah tangga bersama putra dari musuh bebuyutan keluarganya sendiri. Bagaimanakah ia akan menghadapi kehidupan pernikahan penuh konflik dan dilema batin yang tak terduga ini?
Baca Selengkapnya

Pelaminan Tanpa Mempelai Bab 1

"Ya Allah, bagaimana ini, Pa? Zamir tidak bisa dihubungi. Nomor ponsel kakaknya juga tidak aktif. Apa yang harus kita lakukan pada Siwi? Tamu undangan sudah hadir semua dan ini sudah telat satu jam." Ria merasakan sesak di dadanya. Belum pernah dia dipermalukan dengan sadis seperti ini. Bagaimana mungkin dia membatalkan semuanya? 

"Aji sedang menyusul ke rumah Zamir. Kita tunggu saja kabar darinya. Semoga calon menantu kita dan keluarganya baik-baik saja," ujar Teja masih berusaha berpikiran positif. 

Posisinya sebagai kepala keluarga tidak boleh panik. Walau jujur saja, kondisi hati dan perasaannya sedang tidak baik-baik saja. Nalurinya sebagai lelaki mengatakan, ada yang tidak beres dengan Zamir. Teja menoleh pada sang putri yang tengah menunduk dan terisak dalam. Diremasnya dalam ujung kebaya yang menjuntai hingga mata kaki. Pakaian pernikahan yang sudah sangat cantik dikenakan oleh putrinya. Teja berjalan mendekat pada Siwi, lalu merangkul pundak gadis yang masih bergetar sampai saat ini.

"Semoga semuanya baik-baik saja," bisik Teja pada putrinya.

Drt

Drt

"Pa, ini Aji!" Ria memberikan ponselnya pada suaminya, saat muncul nama Aji di layar.

"Halo, assalamualaykum, Ji. Bagaimana?"

"Kacau, Pa. Lelaki itu bre***k! Mereka sekeluarga tidak ada ada di rumah, Pa. Kata tetangga, tengah malam semuanya pergi naik mobil yang menjemput. Barang di rumahnya juga sudah tidak ada. Mereka kabur, Pa. Bagaimana ini?" Wajah Teja memucat. Matanya mengerjap beberapa kali menahan air mata agar tidak tumpah. Hatinya sakit melihat sang putri yang dengan mulut setengah terbuka, menanti kabar yang keluar dari bibirnya. Mata gadis itu basah, dengan make up yang sudah amat berantakan

"Pa ... bagaimana?" Ria saja menahan napas mengajukan pertanyaan yang dia sudah tahu jawabannya.

"Siwi ... mm ... Zamir dan keluarganya kabur dari rumah. Tidak akan ada pernikahan hari ini, Nak," ucap Teja dengan suara gemetar. Tangannya terkepal menahan amarah yang membakar hati dan juga kepalanya. Siwi jatuh terduduk di kursi dalam ruangan ganti. Begitu pun Ria, yang merasakan seluruh tulang dalam persendiannya terlepas dari tempatnya.

"Saya bersedia menikah dengan Siwi. Biarkan saya menggantikan Zamir." Suara bariton yang berasal dari pintu ruang ganti, membuat Teja, Ria, dan juga Siwi menoleh dengan mata terkejut.

"Raka ... kamu ...."

Bersambung

Next tidak?

Sebelum membaca judul ini, pastikan kalian membaca terlebih dahulu cerbung "Enam Tahun Tanpa Malam Pertama" ya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pelaminan Tanpa Mempelai

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dinodai Calon Kakak Ipar
8.1
Hidupku hancur setelah calon kakak iparku sendiri menodai kesucianku tepat sebelum hari pernikahan. Alih-alih dibela, aku justru difitnah sebagai penggoda dan diusir dari keluarga. Demi bertahan hidup, aku terpaksa menjual diri kepada pria kaya raya. Bertahun-tahun berlalu, tak disangka pria brengsek itu muncul kembali sebagai pelangganku. Ia bahkan menyewaku secara eksklusif selama sebulan penuh. Apa sebenarnya rencana licik yang ia siapkan kali ini?
Sampul Novel Hidden Tea
8.2
Saat menghadiri pesta di Negeri Suwarna, Putri Mahkota Manggalya menerima kabar duka atas wafatnya sang ayah. Karena takhta tak boleh kosong, Pangeran Rahagi yang berusia sepuluh tahun pun naik takhta menggantikannya. Sang Putri yang terpukul memilih mengasingkan diri demi menenangkan jiwa. Namun, di bawah kuasa raja muda yang baru, Manggalya justru berubah menjadi kerajaan agresif yang terus memperluas wilayah kekuasaannya secara membabi buta.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Muda!
7.8
Anna terjebak dalam skenario licik keluarganya untuk menggantikan sang kakak yang kabur dari pernikahan. Kini, ia resmi menjadi istri Zain, tuan muda tampan namun berkepribadian dingin yang harus duduk di kursi roda. Meski awalnya penuh penekanan dan peringatan keras, Zain menjanjikan perlakuan baik jika Anna patuh padanya. Sebagai wanita yang lama terasing, Anna harus beradaptasi dengan status barunya sebagai istri dari pria yang menuntut pengabdian penuh tersebut.
Sampul Novel Jodoh Terpilih
8.4
Mentari yang memiliki keterbatasan terpaksa menanggung beban kesalahan saudarinya, Bulan. Setelah tertangkap basah oleh warga saat bermesraan dengan Arjuna, Bulan justru menghindar dari pernikahan dengan menunjuk Mentari sebagai pengantin pengganti. Padahal, Bulan dan Arjuna sebenarnya saling mencintai namun belum siap berumah tangga demi mengejar karier. Akankah Mentari menemukan kebahagiaan dengan pria asing tersebut saat cinta Bulan dan Arjuna teruji?
Sampul Novel Melupakan Pria Berengsek
9.5
Tepat sebelum hari pernikahan, sebuah kecelakaan tragis yang didalangi oleh teman masa kecil tunanganku hampir merenggut nyawaku. Ironisnya, tunanganku dan kekasih sahabatku—seorang selebritas terkenal—justru mengabaikan kami demi merawat wanita yang sama. Setelah berhasil melewati masa kritis di rumah sakit, kami berdua sepakat untuk membatalkan rencana pernikahan kami. Keputusan sepihak ini seketika membuat kedua pria yang mengkhianati kami kehilangan akal sehat mereka.
Sampul Novel Yang Belum Terucap
8.1
Mora memutuskan untuk menampung seseorang di apartemennya demi niat baik. Namun, bantuan tersebut justru menyeretnya ke dalam rangkaian masalah rumit. Saat berusaha membereskan segalanya, tantangan yang lebih besar muncul ketika Mora mulai jatuh cinta. Di tengah kesendirian karena ditinggalkan orang-orang, ia berjuang keras memperbaiki keadaan. Tanpa rasa penyesalan sedikit pun, Mora terus bertahan hingga seluruh hidupnya kembali pulih seperti sediakala.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan