Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pedang Ikatan Darah

Pedang Ikatan Darah

Demi mengobati adik angkatnya, orang tua kandung protagonis menuntutnya ke pengadilan untuk merebut jantungnya. Dengan teknologi komputer terbaru, memori sang anak diekstraksi di hadapan seratus panelis juri. Jika tuntutan dikabulkan, organ tubuhnya akan disita. Orang tuanya mengira ia terlalu pengecut dan jahat untuk hadir. Namun, ia justru datang menghadapi persidangan. Saat rekaman ingatannya diputar, kebenaran emosional yang terungkap justru membuat seluruh ruang sidang menangis.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tapi Ayah dan Ibu tidak pernah peduli.

Tidak lama setelah itu, ibuku memasukkanku ke pabrik lewat orang dalam yang dikenalnya agar aku bekerja dan menghasilkan uang.

"Kerja yang betul dan kirim uangnya ke rumah. Cindy masih SMA, butuh banyak uang."

Ibuku selalu perhatian kepada Cindy di setiap kalimatnya. Tidak pernah ada aku satu kali pun. Padahal aku sangat pucat dan celanaku merah karena baru mengalami menstruasi pertama.

Kerja di pabrik sangat melelahkan, tapi ada sebuah perpustakaan dengan semua jenis buku pelajaran yang sudah rusak dan buku-buku bekas.

Setiap waktu istirahat, aku pergi ke sana untuk membaca dan belajar sendiri.

Ada seorang karyawan di pabrik yang pernah sekolah SMA. Melihatku sangat muda dan bersemangat untuk belajar, dia membantu mengajariku dengan senang hati. Dia bahkan berusaha menghubungi sebuah sekolah untukku.

Aku mengirim sebagian besar gajiku ke rumah dan menabung sedikit, karena aku ingin sekali bersekolah.

Tapi suatu hari, aku mengalami demam tinggi dan terlambat mengirimkan uang. Sehingga ayah ibuku datang ke pabrik, bergegas memarahi dan memukulku.

Rekan-rekan kerjaku datang untuk menghentikan. Dan di tengah kekacauan itu, buku serta uang yang aku selipkan di antara buku-buku itu terjatuh.

Ayahku menendang perut aku dengan keras.

"Sialan, kamu berani menyembunyikan uang? Aku harus menghajarmu sampai mati, dasar anak durhaka!"

Sedangkan ibuku merobek-robek buku pelajaranku.

"Anak bodoh, masih mimpi belajar dan pergi sekolah? Buat apa!"

Aku berlutut dan memohon kepada ibuku. "Ibu, berhenti, aku mohon .... Ini bukan punyaku, aku susah-susah pinjam ...."

Tamparan Ayah mendarat di wajah aku.

"Berani membantah? Ibumu berhak melakukan apa pun yang dia mau. Kamu punya uang, tapi malah dipakai buat yang nggak-nggak!"

Mereka merobek-robek buku-buku itu, melemparkannya ke dalam air, dan menginjak-injaknya.

Mereka menggeledah kamar asramaku dan mengambil semua uangku. Tidak satu koin pun tersisa.

Sebelum pergi, ibuku berkata dengan kasar, "Kalau memang waktumu terlalu luang, cari pekerjaan lain sana biar dapat uang. Cindy butuh uang banyak buat les."

Aku tidak punya uang sepeser pun.

Ayah dan ibuku selalu memikirkan Cindy. Tidak pernah memikirkan apakah aku bisa makan tanpa uang.

Karena tidak dapat mengembalikan buku-buku yang kupinjam, aku harus mencari pekerjaan paruh waktu untuk mendapatkan uang dan mengganti kerugian.

Aku bekerja sebagai buruh bangunan serabutan.

Lebih melelahkan daripada bekerja di pabrik.

Suatu ketika, aku sedang menstruasi dan tubuhku sangat lemah. Ember yang berisi adukan beton sangatlah berat.

Ember itu terjungkal ke tanah dan mengenai kakiku. Mandor hanya menggeleng dan menyarankan agar aku berhenti bekerja.

Aku berlutut dan memohon penuh air mata, "Saya bisa lebih hati-hati lagi, tolong beri saya kesempatan."

Mandor itu mendesah dan ingin membantuku berdiri, tapi adukan beton itu mengeras sangat cepat sampai kakiku tidak bisa bergerak.

Mereka harus menggunakan palu untuk memecah beton. Akibatnya, kakiku terluka.

Mandor tetap memberhentikanku, tapi memberiku tambahan 600 ribu untuk biaya pengobatan kakiku serta biaya makan untuk memulihkan tubuh kurusku.

Aku berjalan terpincang-pincang. Uang ini kudapat dengan susah payah, tapi ini hari ulang tahunku. Aku ingin merayakannya sendiri.

Jadi, aku masuk ke sebuah toko mi ayam dan memesan satu mangkuk.

Tepat pada saat itu, ayah dan ibuku datang bersama Cindy.

Mereka hanya mengajaknya ke restoran seperti biasa. Siapa sangka, kami akan bertemu di sini.

Ayahku marah besar. "Kamu curi-curi uang lagi, 'kan! Anak durhaka!"

Ibuku menyerang dan menjambak rambutku sampai aku menangis. "Sudah merasa dewasa dan punya uang sendiri, hah? Nggak peduli lagi orang tuamu hidup susah?"

Mereka berpakaian bersih dan rapi. Cindy bahkan mengenakan gaun cantik seperti tuan putri.

Sedangkan aku ditendang sampai meringkuk di tanah. Rambut awut-awutan, mengenakan baju lama yang jelas-jelas kekecilan. Sepatuku pun sobek dan luka di kakiku terbuka lagi. Darah segar membasahi sepatuku.

Aku memegangi mangkuk mi di depanku dan makan dengan lahap.

Sangat enak! Aku belum pernah makan mi seenak ini seumur hidupku. Mi ini membantuku lupa akan semua rasa sakit yang kurasakan saat ini.

Aku melihat Cindy menutup hidungnya dan memalingkan kepala karena jijik.

Orang tuaku semakin marah saat melihat ini. Ibu memukul tanganku, lalu Ayah mengambil mangkuk mi itu dan menumpahkan isinya ke kepalaku.

"Makan! Makan sebanyak-banyaknya!"

Mereka kemudian membawa Cindy keluar. Sebelum pergi, ibuku tidak lupa menggeledah sakuku dan mengambil seluruh uangku.

Aku menutupi kepalaku dan menatap kosong, menyaksikan kepergian mereka.

Mereka benar-benar seperti satu keluarga kandung.

Penjual mi ayam itu sudah menerima uangku dan menyajikan satu mangkuk mi.

Aku menggeleng dan menolak, lalu berjalan tertatih-tatih keluar dari warung mi.

Di luar, hujan rintik-rintik turun.

Di layar persidangan, punggungku perlahan-lahan tenggelam tertutupi hujan.

Panel sidang yang beranggotakan seratus orang itu sangat hening. Orang tuaku memalingkan muka untuk menghindari tatapan hakim. Sementara Cindy menunduk, tidak menatap siapa pun.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B49446" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B49446
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta di Jalur Cepat
7.8
Dahulu Deddy menyelamatkan Nayla, hingga saat Deddy koma, Nayla membalas budi dengan menikahinya dan menyembuhkannya. Namun, kembalinya cinta pertama Deddy memicu perceraian. Meski diremehkan, Nayla ternyata peretas jenius, pembalap, dan dokter ahli. Saat Deddy memohon untuk kembali karena menyesal, seorang CEO tampan muncul mengklaim Nayla sebagai istrinya. Nayla pun terkejut menghadapi situasi tak terduga ini di tengah pembuktian jati dirinya.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel KUBALAS SAKIT HATIKU
8.4
Lima tahun membina rumah tangga tanpa anak, Kienan akhirnya mengandung. Namun, sukacita itu hancur saat ia memergoki perselingkuhan Akbar. Suaminya tersebut ternyata memiliki simpanan yang tengah hamil tua. Tak hanya dikhianati secara perasaan, Kienan harus menghadapi kenyataan pahit bahwa perusahaan keluarganya di ambang kehancuran akibat ulah korup sang suami. Kini, ia harus berjuang menyelamatkan diri dan warisannya dari kehancuran total.
Sampul Novel My Doctor genius Wife
8.6
Pasca tragedi bayi meninggal dan dijebak ke RSJ oleh keluarganya, Bella dipaksa menggantikan adiknya menikahi Axelthon, pria bangsawan yang sakit-sakitan. Namun, mereka tidak menyadari bahwa Bella adalah tabib jenius dengan identitas rahasia yang mengguncang dunia. Saat dendam masa lalu dibalas dengan keahlian medisnya, Axelthon justru menolak menceraikannya. Di tengah intrik dan perebutan kekuasaan, Bella membuktikan bahwa dirinya jauh lebih berharga dari sebuah negara.
Sampul Novel My Possessive CEO
8.3
Sinta adalah gadis malang yang berulang kali nyaris menjadi korban pelecehan seksual. Beruntung, Biru yang merupakan seorang CEO muda selalu muncul untuk menyelamatkannya. Meski awalnya hanya kebetulan, Biru ternyata telah jatuh hati sejak pandangan pertama. Namun, Sinta justru merasa sangat takut untuk memulai hubungan asmara karena trauma masa lalu yang menghantuinya. Akankah kegigihan Biru mampu meluluhkan hati Sinta yang penuh luka? Simak kisah romansa dewasa ini.
Sampul Novel Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin
9.6
Nadine Arwen terjerat dalam nasib kelam saat ayah tirinya menjualnya kepada muncikari. Hidupnya berubah total ketika Leonardo Ethan, seorang miliarder sukses, membelinya demi memenuhi syarat pernikahan dari sang kakek. Leonardo yang hanya menginginkan istri suci ternyata menyimpan motif tersembunyi. Di balik kemewahan, Nadine justru menderita karena sikap dingin dan obsesi misterius suaminya. Akankah Nadine sanggup bertahan dalam jebakan kontrak tanpa cinta ini?