Sampul Novel Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

7.8 / 10.0
Kekasihku selalu enggan menemui orang tuaku, namun diam-diam dia menyamar sebagai calon istri mantannya di hadapan para kerabat. Pertemuan itu bahkan digelar di rumah yang kusiapkan untuk pernikahan kami. Tanpa dia sadari, aku adalah sepupu jauh dari mantannya. Saat dia berpura-pura tidak mengenalku dan mengancam akan putus jika aku mengacau, aku justru tersenyum sinis. Kutawarkan hadiah pernikahan atas kesamaan selera kami, yang seketika membuatnya panik.

Pacarku Adalah Mantan Sepupuku Bab 1

Pacarku selalu menghindar jika disuruh bertemu dengan orang tuaku. Namun, dia malah diam-diam menyamar sebagai calon istri mantannya dan bertemu dengan semua kerabat mantannya. Ironisnya, tempat pertemuan mereka adalah di rumah pernikahan yang kupersiapkan untuk kami.

Yang tidak dia sadari, aku ternyata adalah sepupu jauh dari mantan pacarnya.

Pacarku berpura-pura tidak mengenaliku. Dia merangkul mantannya dengan mesra sambil berkata, "Rumah ini dibeli suamiku dengan tunai." Semua kerabat memuji mereka sebagai pasangan yang harmonis.

Takut rahasianya terbongkar, pacarku mendekatiku dan memberikan peringatan, "Aku cuma bantu teman supaya dia nggak didesak nikah. Kalau kamu berani mengacaukan ini, kita putus."

Dengan senyuman sinis, aku memberinya ucapan selamat yang tulus, "Kalau ternyata aku dan sepupuku punya selera yang sama soal rumah dan wanita, aku sudah persiapkan beberapa perlengkapan pernikahan yang pasti disukai sepupuku. Akan kuhadiahkan untuk kalian."

Akhirnya, pacarku terlihat panik.

[ Aku berjodoh sekali sama sepupu jauhku ini. Rumah pengantinnya di kompleks yang sama, bahkan lantai dan nomor rumahnya juga sama. Apa aku yang salah lihat gedungnya? ]

Diam-diam aku mengirim pesan kepada pacarku, Dewi, sambil mengeluh tentang kebetulan yang aneh ini.

Baru saja pesan itu dikirimkan, sepupu jauhku, Rayhan, keluar dari kamar bersama calon istrinya. Suara sorak-sorai terdengar dari para kerabat yang hadir, sementara calon pengantin wanita menutupi wajahnya karena malu. Namun, hanya aku yang berdiri terdiam di tempat.

Sampai ibuku menyikut lenganku dan berkata dengan nada kecewa, "Tuh lihat, adik sepupumu saja sudah mau nikah. Kamu kapan? Selalu saja ngomong mau bawa pacarmu yang entah benaran atau nggak itu datang. Kapan kamu benar-benar mau tunjukkin pacarmu itu?"

'Bu, sebenarnya Ibu sudah pernah lihat pacarku. Yang berdiri malu-malu di samping pria lain sekarang, itulah pacarku, Dewi.'

Aku tidak berani mengatakannya karena takut ibuku akan terkena serangan jantung di tempat.

Saat masuk ke kompleks ini tadi, aku sudah merasa aneh. Kenapa aku dan sepupu jauh ini bisa begitu kebetulan, sampai-sampai rumah pernikahan kami berada di kompleks yang sama?

Semakin lama aku berjalan, rasanya semakin aneh. Ternyata bukan hanya gedung yang sama, tapi juga lantai dan unit yang sama. Sekarang aku sadar, ternyata itu adalah rumah yang sama.

Kunci rumah pernikahan itu sudah kusimpan baik-baik di rumahku, jadi seharusnya tidak mungkin bisa tersebar kemana-mana. Itu sebabnya, aku mengira mungkin aku salah lihat gedung. Namun ketika Dewi muncul, semuanya menjadi jelas bagiku.

Hal seperti ini biasanya dilakukan oleh pengkhianat dari kalangan sendiri. Sebab, kita tidak pernah mewaspadai orang yang kita cintai. Alasan itu jugalah yang membuat mereka lebih mudah menusukkan pisau ke titik terlemah di hati kita.

Sekarang, Dewi dan Rayhan, pasangan "calon pengantin" itu, terlihat begitu mencolok di antara para kerabat yang mengelilingi mereka. Tangan Rayhan melingkari pinggang Dewi dengan mesra. Dewi yang seakan-akan merasa pelukan itu masih kurang dekat, menarik tangan Rayhan lebih erat lagi.

Adegan itu seolah-olah diputar dalam gerakan lambat di hadapanku. Setiap detailnya terlihat sangat jelas. Dalam diriku, kepedihan dan kemarahan bercampur menjadi satu. Aku ingin segera pergi dari tempat ini.

Namun, yang terdengar di telingaku hanyalah ucapan selamat dari kerabat untuk mereka.

"Rayhan beruntung banget ya bisa dapat istri secantik ini. Semoga langgeng sampai tua."

"Calon pengantinnya memang serasi banget sama Rayhan. Sepertinya mereka sudah pacaran sejak kuliah. Aku bahkan pernah lihat foto mereka, mesra banget."

Kata-kata itu membuat kakiku terasa seperti terpaku di tempat.

Barulah aku teringat, Dewi pernah punya pacar yang bernama Rayhan saat kuliah. Teman-temannya pernah bercanda padaku dengan menceritakan betapa menggebu-gebunya cinta Dewi dan Rayhan kala itu.

Ternyata hubungan mereka memang begitu sulit dilupakan, bahkan berlangsung sampai sekarang. Sementara itu, aku hanya dijadikan lelucon dalam kisah mereka.

Dari kejauhan, Dewi dan Rayhan mulai menyapa kerabat satu per satu, hingga akhirnya mereka tiba tak jauh dariku.

Saat Dewi melihatku, terlihat jelas ekspresi terkejut dan canggung di matanya. Namun, dia buru-buru menutupi perasaannya dan tetap tersenyum cerah seperti seorang calon pengantin yang siap menikah. Dia berpura-pura tidak mengenaliku dan mencoba untuk mengobrol dengan orang lain.

Namun, yang diraihnya malah tangan ibuku. "Terima kasih, Tante. Nanti harus makan dan minum yang banyak ya," ucapnya penuh keramahan.

Ibuku yang tidak tahu bahwa Dewi adalah pacarku, memberikan ucapan selamat yang tulus dan kagum pada kerabat jauhnya, "Wah, kamu beruntung sekali, Nak. Rayhan ini memang luar biasa, rumah pernikahannya pun sudah disiapkan."

Dewi yang juga tidak mengenali ibuku, mengira beliau adalah kerabat Rayhan. Dengan nada bangga, dia berkata, "Rumah ini dibeli suamiku sebagai hadiah untukku."

"Oh, ya ampun! Mesranya sudah panggil suami sekarang!" Ibuku tertawa sambil bercanda, lalu menyikutku lagi seolah-olah berkata, "Lihatlah, mereka bahkan sudah beli rumah."

'Tapi, Bu, rumah ini sebenarnya dibeli oleh anakmu.'

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menyelamatkan adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar senilai 100 juta rupiah. Namun, takdir mempertemukannya dengan Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket secara tidak sengaja. Kini, Daiva terjebak dalam dilema cinta ketika kedua pria tersebut mulai mengejar hatinya. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Daiva sebagai pendamping hidup di tengah bayang-bayang masa lalunya?
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan